Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

LANJUT USIA (LANSIA) PEDULI MASA DEPAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nurul Khotimah; Gunardo Gunardo; Anik Ghufron; Sri Sugiharti; Kanthi Aryekti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 2 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v14i2.13815

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) kondisi lansia di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berdasarkan lima dimensi, yaitu fisik, psikologis, mental, spiritual, sosial kemasyarakatan, dan pengembangan potensi. (2) tingkat peduli masa depan lansia di DIY. Sampel penelitian ini ditentukan secara purposive sampling, dengan pertimbangan wilayah yang berpartisipasi dalam penilaian lomba kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Tahun 2014. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian: (1) Kondisi lansia di DIY: (a) dimensi fisik dan psikologis termasuk kategori sedang, baik peserta BKL maupun non peserta BKL. Kondisi ini dijumpai pada semua kabupaten/kota, kecuali peserta BKL Kabupaten Gunungkidul termasuk kategori tinggi, (b) dimensi mental spiritual, sosial kemasyarakatan, dan pengembangan potensi termasuk kategori tinggi, baik lansia peserta BKL maupun non peserta BKL, pada semua kabupaten/kota DIY. (2) Tingkat kepedulian lansia pada masa depannya berada pada kategori tinggi, baik peserta BKL maupun non peserta BKL. Tingkat peduli masa depan lansia di kabupaten/kota juga berada pada kategori tinggi, kecuali Kota Yogyakarta (lansia peserta BKL) dan Kabupaten Kulonprogo (lansia non peserta BKL) kategori sedang. Kata kunci: lansia, peduli masa depan, Daerah Istimewa Yogyakarta
Pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual remaja anggota pusat informasi konseling remaja SMA Negeri 2 Bantul Sri Agustin Sutrisnowati; Nurul Khotimah; Dyah Respati Suryo Sumunar; Mawanti Widyastuti; Sriadi Setyawati
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.705 KB) | DOI: 10.21831/gm.v17i1.28302

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengetahuan seksual remaja, (2) sikap dan perilaku seksual remaja anggota Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) di SMAN 2 Bantul. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Variabel penelitian meliputi pengetahuan remaja, sikap remaja, dan perilaku seksual remaja. Penelitian dilaksanakan di SMA N 2 Bantul bulan April-Oktober 2016. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMAN 2 Bantul yang berjumlah 830 orang. Sampel ditentukan secara purposive, dengan mengambil siswa kelas X IPA/IPS dan XI IPA/IPS, sebanyak 111 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengetahuan seksual responden adalah “cukup” (55,9%), “baik” (40,5%), dan “kurang” (3,6%), (2) (a) sikap seksual responden semuanya (100%) adalah “negatif” atau cenderung menghindari, menjauhi, dan membenci hal-hal berkaitan seks pranikah, dan (b) perilaku seksual responden untuk mengungkapkan kasih sayang terhadap pacar adalah pegang tangan (55,9%), cium pipi (22,1%), dan cium bibir (7,4%). Semua responden belum pernah mengungkapkan kasih sayang terhadap pacar dengan meraba bagian tubuh sensitif, petting, oral seks, anal seks, dan hubungan seksual.
Lansia Tangguh “7 (Tujuh) Dimensi” di Kota Yogyakarta (Kasus: Lansia di Badran RW XI, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis) Sri Agustin Sutrisnowati; Nurul Khotimah; Mawanti Widyastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 2 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.829 KB) | DOI: 10.21831/gm.v17i2.29624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kondisi lansia tangguh “7 (tujuh) dimensi” di Kota Yogyakarta, dan (2) faktor yang paling berhubungan dengan kondisi lansia tangguh “7 (tujuh) dimensi” di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan peneltian deskriptif yang dilakukan di Kota Yogyakarta dengan mengambil kasus lansia di Badran RW XI, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, yang telah mendapat intervensi BKL. Variabel penelitian ini adalah kondisi lansia tangguh “7 (tujuh) dimensi” dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kondisi lansia tangguh “7 (tujuh) dimensi”. Sampel ditentukan secara kuota sampling, yaitu sebanyak 50 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian selanjutnya dianalisis secara deskriptif berdasarkan data tabel frekuensi dan hasil uji statistik korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi lansia tangguh 7 (tujuh) dimensi di daerah penelitian didominasi dengan kategori sedang, (2) faktor yang paling berhubungan dengan kondisi lansia tangguh 7 (tujuh) dimensi adalah pendidikan lansia, dengan nilai korelasi pearson sebesar 0.385 atau korelasi cukup.
ANALISIS KREDIT BERMASALAH USAHA DAN NON USAHA MIKRO KECIL MENENGAH PADA PERBANKAN INDONESIA Nurul Khotimah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 19, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.868 KB)

Abstract

MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) recently had a very important contribution in the Indonesian economy , in addition to the SME sector most vulnerable rising NPLs. The purpose of this study was to analyze the level of non-performing loan ratio of each - each section of Micro, Small and Medium Enterprises in the sector of SMEs and MSM. Data used is secondary data sourced from the BI report in 2013, the data of Credit and Credit NPL SMEs by Group Bank, Bank Limited, Bank of local government and the National Private Bank in April 2012 to March 2013. Data were processed and analyzed with the help of application SPSS. The analysis tool used is the descriptive statistics, analysis of variance ANOVA different test, the method of LSD (Least Significance Differences). The results showed the development of the NPL ratio period April 2012 - March 2013 at the highest MSME sector on loans disbursed by the Bank of Local Government, then the lowest NPL Owned Banks and Private Banks masional. MSM Sector highest NPL ratio for loans disbursed by the Bank Limited, National Private Bank and Bank lowest NPL on local government.  Keywords: credit risk, foreign exchange banks, non-bank foreign exchange, Micro, Small and Medium Enterprises, GDP
KAJIANEKOLOGISPASIALBENTANGLAHANUNTUKKELESTARIANSITUSSEJARAHDIKECAMATANIMOGIRIDANKRETEKKABUPATENBANTUL Nurul Khotimah
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 10, No 1 (2012): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.749 KB) | DOI: 10.21831/gm.v10i1.3596

Abstract

Landscapeecologyapproachisneededtoinventarizedthehistoricsite,environmentalproblemthatbemakemanagementconstraint,regionpotention,alsodirectionandmanagementpriority,anddevelopmentofhistoricsitesaspopulartourismarea.Theresultoftheresearchshowsthat:(1)HistoricsitesatImogiriDistrictspreadatGirirejo,Wukirsari,Karangtengah,Selopamioro,andImogiriVillages,meanwhileatKretekDistrictgatheringroupatParangtritisVillage;(2)WholelandstatusofhistoricsitesmeansSultangroundlandstatus,withlandprocessingthatisdonebyaroundcommunityforfield,communityforest,miningofCdiggingmaterial,housing,homestay,shop/smallshopthatcanmakethreatenhistoricsitescontinuitythatexist;(3)Theproblemsofenvironmentaroundhistoricsitescanbephysicalandsocialenvironment;and(4)Foranticipatingitneedsmakinghistoricsitescontinuityorganizationorinstitutiontoorganizeandsupportedecosystemapproachastheefforttorganizeanddevelopedthehistoricsitesaspopulartourismplaces.KeyWord:spatialecology,historicsites,continuity
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA DI KAWASAN RAWAN BENCANA III GUNUNG MERAPI DESA MRANGGEN Evi Susanti; Nurul Khotimah
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 1 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.096 KB) | DOI: 10.21831/gm.v14i1.13778

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) mitigasi bencana yang tepat di Kawasan Rawan Bencana (KRB III) Gunung Merapi Desa Mranggen, 2) tingkat partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga di Desa Mranggen sejumlah 1291 KK. Sampel diambil secara stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data secara deskriptif menggunakan tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan (1) (a) mitigasi struktural berupa pembangunan Check dam, Sabo dam, Operit, Jembatan Gantung, Tanggul/Bronjong, Talud/Drainase, dan Jalur Evakuasi. (b) mitigasi nonstruktural meliputi penyusunan Standar Operasional Prosedur Penanggulangan Bencana Gunung Merapi, Prosedur Tetap Penanggulangan Bencana (Protap PB), Prosedur Evakuasi, Program Sister Village, Peta KRB, OPRB (Organisasi Pengurangan Risiko Bencana), Penghutanan, Sosialisasi PB dan Alat Komunikasi HT (Handy Talky). (2) Tingkat partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana menunjukkan bahwa rata-rata skor nilai keseluruhan responden pada masing-masing tahapan partisipasi 22,64 atau 36% tergolong dalam tingkatan sedang. Kata kunci: mitigasi bencana, Gunung Merapi, partisipasi masyarakat, Kawasan Rawan Bencana
PROFIL USAHA PEMBAKARAN KAPUR TOHOR (TOBONG GAMPING) DI KECAMATAN JETIS BAGIAN TIMUR KABUPATEN BANTUL Nurhadi nurhadi; Nurul Khotimah
Informasi Vol 36, No 1 (2010): INFORMASI
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.024 KB) | DOI: 10.21831/informasi.v1i1.5666

Abstract

Pengolahan kapur tohor tradisional di daerah penelitian mengakibatkan adanya permasalahan lingkungan, baik aspek fisik maupun aspek sosial. Atas dasar kenyataan tersebut penelitian dilakukan untuk memperoleh profil usaha pembakaran kapur tohor yang meliputi: (1) karakteristik usaha; (2) karakteristik dapur pembakaran; (3) karakter kualitas kapur tohor yang dihasilkan; dan (4) persepsi pengusaha dan masyararakat terhadap pencemaran udara akibat pembakaran kapur tohor. Populasi penelitian ini adalah semua pengusaha kapur tohor di daerah penelitian yang berjumlah 20 orang dan kesemuanya dijadikan subyek penelitian. Metode pengumpulan data adalah dengan teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan tabel frekuensi. Hasil penelitian menujukkan bahwa karakteristik usaha pembakaran kampur tohor berdasarkan modal dan sifat usaha, bersifat mandiri 30%, bersifat kelompok 5%, dan bersifat warisan 65%, di pinggir dusun 25%, dan dipinggir sawah 10%; keberadaan cerobong asap 5%; keberadaan pengendali arah asap 0%; bahan bakar kayu 100%; dan keberadaan dapur yang terletak di permukaan tanah 5%. Kualitas kapur tohor yang dihasilkan memiliki warna putih kecoklatan, tekstur butir kasar, dan tidak pekat maupun lekat. Adapun persepsi pengusaha terhadap pencemaran udara sebagian besar menyadari bahwa aktivitas pembakaran menimbulkan polusi udara baik bau maupun asap dan menyisakan limbah padat dan cair. Sedangkan menurut persepsi masyarakat sekitar aktivitas pembakaran menimbulkan pencemaran udara, menyisakan limbah padat, menimbulkan limbah cair, dan tidak memberikan keuntungan pada masyarakat sekitar.   Kata Kunci: Profil Usaha, Kapur Tohor, Tobong Gamping
Persepsi Masyarakat Terhadap Penanaman Cemara Laut (Casuarina Equisetifolia L.) di Lahan Pasir Pantai Selatan Kabupaten Bantul Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Suhadi Purwantara; Nurul Khotimah; Agus Sudarsono
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 2 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.167 KB) | DOI: 10.21831/gm.v17i2.29623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persepsi masyarakat terhadap penanaman cemara di lahan pasir pantai selatan Kabupaten Bantul, (2) persepsi masyarakat terhadap mitigasi bencana, dan (3) persepsi masyarakat terhadap penanaman cemara laut sebagai upaya mitigasi bencana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di pantai selatan Kabupaten Bantul di antara Muara Sungai Opak dan Sungai Progo. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat di wilayah Pantai Samas, Pantai Baru, Pantai Gua Cemara, Pantai Kuwaru, dan Pantai Pandansimo. Sampel penelitian ditentukan secara quota sampling, yaitu sebanyak 60 responden. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) Persepsi masyarakat terhadap penanaman cemara laut di lahan pasir pantai selatan Kabupaten Bantul, yaitu sebanyak 85% responden mengatakan bahwa tanaman cemara laut memberikan manfaat baik, sedangkan sisanya 20% mengatakan manfaat sedang (2) Persepsi masyarakat terhadap mitigasi bencana, yaitu semua responden (100%) mengetahui arti bencana dan mengetahui potensi bencana di wilayahnya, dan (3) Persepsi masyarakat terhadap penanaman cemara laut sebagai upaya mitigasi bencana, yaitu sebanyak 90% responden mengatakan bahwa fungsi cemara laut adalah untuk mitigasi bencana.
Pengenalan Lambang Bilangan Melalui Bermain Ular Tangga Nurul Khotimah; Ari Sofia; Maman Surahman
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem was children low ability to recognize the symbol of number. This study aimed to determine the influence of playing snakes and ladders toward children ability to know the numbers aged 4-5 years at TK Kurnia Bandar Lampung. The reseach used correlation assosiative method. Samples were 20 children. The research was conducted on August 2016. The data were collected by using observation techinque. The research instrument was the observation sheet with scoring rubric form. Data were analyzed by using simple linier regression. The research showed that the snakes and ladders game have an influences toward children ability to know the concept of numbers.Permasalahan penelitian adalah anak-anak yang kurang mampu mengenali simbol angka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain ular dan tangga terhadap kemampuan anak untuk mengetahui angka usia 4-5 tahun di TK Kurnia Bandar Lampung. Korelasi yang digunakan adalah metode assosiatif. Sampelnya adalah 20 anak. Penelitian dilakukan pada Agustus 2016. Data dikumpulkan dengan teknik observasi. Alat penelitian yang digunakan adalah observasi lembar kerja dari rubrik penilaian. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain ular tangga memiliki pengaruh terhadap kemampuan anak mengenal konsep angka.Kata kunci: anak usia dini, permainan, lambang bilangan
PENGEMBANGAN PARIWISATA ALAM BERBASIS LINGKUNGAN Nurul Khotimah
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 6, No 2 (2008): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v6i2.15416

Abstract

Abstrak             Berbagai upaya untuk meningkatkan devisa negara dari aspek pariwisata, terutama pariwisata yang mengeksplorasi alam semakin digencarkan, baik wisata bahari, wisata pegunungan, wisata hutan, suaka alam, dan suaka margasatwa tanpa memperhatikan penurunan kualitas lingkungan yang mengancam kelestarian lingkungan itu sendiri . Penurunan kualitas lingkungan dapat  dilihat dari unsur-unsur lingkungan abiotik, biotik, dan kultur yang terpengaruh oleh aktivitas pariwisata yang berlangsung, misalnya sampah, vandalisme, pendirian hotel, penginapan, perusakan biota alam, maupun dampak yang lain. Oleh karena itu pariwisata yang mengeksploitasi alam harus berbasis lingkungan dan pengelolaan yang terpadu, yaitu dengan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi melalui pendekatan ekosistem. Seluruh kegiatan pariwisata harus mempertimbangkan keberadaan ekosistem yang ada demi kelestarian hidup yang ada dan menjaga kualitas lingkungan. Perlunya kebijakan dan strategi dalam pengelolaan wisata alam yang berbasis lingkungan bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dan tetap mempertahankan berlangsungnya kegiatan pariwisata alam sehingga mampu mendongkrak devisa negara. Kata Kunci : pariwisata alam, lingkungan