Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Model Inkuiri dalam Meningkatkan Pembelajaran IPS di Kelas IV SDN 013 Tampan Pekanbaru Musnar Indra Daulay
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016): June, 10 Articles, Pages 01-99
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.48

Abstract

Masalah kualitas pembelajaran IPS di Sekolah Dasar telah lama diperbincangkan. Hal ini menjadi satu syarat bahwa pendidik perlu melakukan inovasi untuk memperbaiki pembelajaran baik yang menyangkut proses maupun hasil. Penelitian dengan judul ”Penerapan Model Inkuiri dalam Meningkatkan Pembelajaran IPS di Kelas IV SDN 013 Tampan Pekanbaru”  ini merupakan salah satu realisasi dari upaya tersebut. Penelitian ini menawarkan alternatif model yang berorientasi pada model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Proses penerapan model dalam penelitian ini berfokus pada lima langkah yaitu: (1) membina suasana responsif, (2) mengemukakan permasalahan, (3) pertanyaan- pertanyaan siswa (4) merumuskan hipotesa (5) menguji hipotesa. Berdasarkan fokus tersebut penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur Penelitian ini mengacu pada Kemmis Targant dalam bentuk siklus. Pada setiap siklus terdiri dari 4 kegiatan pokok yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian tindakan ini mampu  mengembangkan suatu  model pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku dan sesuai pula dengan kondisi lapangan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat mengembangkan aktivitas belajar siswasehingga proses dan hasil belajar siswa akan lebih baik. Oleh karena itu pembelajaran IPS dengan menggunakan model inkuiri terbimbing cukup efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Pada akhirnya penelitian ini merekomendasikan agar dalam proses pembelajaran yang menantang dan menyenangkan siswa, melatih keterampilan siswa dalam pemecahan masalah, rasa ingin tahu dan motivasi belajar siswa lebih merasa tertantang untuk membantu, melayani dan mendorong siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan belajar.
Penerapan Metode Demonstrasi pada Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDS 015 Siabu Musnar Indra Daulay
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2015): June, 10 Articles, Pages 01-82
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v1i1.53

Abstract

The purpose of research to improve student learning outcomes using Demonstration at fourth grade science lessons Private 015 Siabu Salo District of the Academic Year 2013/2014. This study was conducted in 07 to October 21, 2013 with fourth grade students study subjects who were 30 people. The results of this study were obtained by the procedure of collecting and processing the data as needed in order to improve student learning outcomes, in prasiklus obtained average value of 50.0 with 50% mastery, in cycle 1 increase in learning outcomes obtained an average value of 67.7 with the thoroughness of 80 %, and in the second cycle in the improvement of learning the average value of 78.0 with 90% mastery. Data were obtained from the fourth grade with 30 students. It can be concluded that: "The use of the demonstration method can improve learning outcomes in science lessons sisiwa fourth grade 015 Siabu
Developing comics- based history learning media for the fifth grade in Pekanbaru City Musnar Indra Daulay
International Conferences on Educational, Social Sciences and Technology
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/20181114

Abstract

The purpose of this study was, therefore, to describe the processes and the results of developing the comic-based learning media on the subjects of Social Science-History for the fifth grade of primary school in Pekanbaru City. Research and Development (R&D) and Instructional Systems Design (ISD) of ADDIE was used to develop the media. Validity, practicality, and effectiveness tests were used to qualify the developed product. The developed comic-based learning media was stated “valid” by two media experts (63.33% and 90.83% respectively); by two material experts (77.92% and 96.67% respectively); whilst media validation was 83.33% and materials’ validation was 93.75%. The results of One-to One, Small Group and Field Trials were 88,54%, 93,23%, and 92,20% respectively. In conclusion, the research findings indicated that the developed comic-based learning media were stated valid and can be used in the intended context for the Fifth Grade of Primary Schools in Pekanbaru City.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak dengan Permainan Ludo Afrianti, Sulis; Daulay, Musnar Indra; Asilestari, Putri
Aulad : Journal on Early Childhood Vol 1 No 1 (2018): December, 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.062 KB) | DOI: 10.31004/aulad.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak. Hal ini diduga disebabkan oleh kurang menariknya media yang digunakan oleh guru Dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui permainan Ludo di paud Kijang rejo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan pembelajaran secara kelompok dengan subjek penelitian peserta didik Paud Kijang Rejo pada kelompok usia 5-6 tahun yang berjumlah 19 peserta didik pada semester II tahun ajaran 2017-2018. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing  3 kali hasil pertemuan dilaksanakan di PAUD Kijang Rejo kecamatan Tapung kabupaten Kampar. Teknik pengumpulan data  menggunaka observasi. Meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui permainan tradisional ludo, Sebelum dilakukan penelitian dengan persentase 31,9%, siklus I mengalami peningkatan dengan persentase 58,7%, dan pada siklus II mengalami peningkatan lagi dengan persentase 77,1%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa melalui permainan tradisional Ludo dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini 5-6 tahun dalam aspek mengenal bentuk geometri, mengenal bilangan, dan mengelompokkan warna.  
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Kolase Media Daun Ketepeng Fitrianingsih, Fitrianingsih; Daulay, Musnar Indra; Pebriana, Putri Hana
Aulad : Journal on Early Childhood Vol 1 No 1 (2018): December, 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.926 KB) | DOI: 10.31004/aulad.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan motorik halusanak di KB Nahdhotut Tholabah. Untuk itu diperlukan suatu penerapan yang konkret untuk dapat menemukan cara tepat berkenaan dengan kemampuan motorik halusanak, yaitu penerapan kegiatan kolase dengan media daun ketepeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui penerapan kegiatan kolase dengan media daun ketepeng dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak di KB Nahdhotut Tholabah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja di munculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama dengan Jumlah anak sebanyak 19 orang anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik persentase. Dari hasil penelitian tindakan kelas dan pembahasan seperti telah diuraikan diperoleh kesimpulan terhadap hasil penelitian ini yaitu kemampuan motorik halus anak anak usia 5-6 di KB Nahdhotut Tholabah  dengan penerapan kegiatan kolase dengan media daun ketepeng mengalami peningkatan setiap siklusnya.
Pengaruh Bermain Kolase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Usia Dini Fazira, Sinta; Daulay, Musnar Indra; Marleni, Lusi
Aulad : Journal on Early Childhood Vol 1 No 1 (2018): December, 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.216 KB) | DOI: 10.31004/aulad.v1i1.7

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di TK Mutiara Kampung Godang terhadap kemampuan motorik halus anak belum berkembang dengan optimal. Sehingga perlu dilakukan penerapan kegiatan bermain kolase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 15 orang anak. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS 16.0. hipotesis penelitian ini adalah kegiatan bermain kolase mempunyai pengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang. Hal ini dapat diketahui dari hasil analisisa data yang diperoleh diperoleh thitung = 17.193 dengan Sig = 0,0000, karena nilai sig 0,000< 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan kemampuan motorik halus anak yang signifikan sesudah kegiatan bermain kolase dalam pembelajaran. Jadi artinya Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah melakukan eksperimen dengan menerapkan kegiatan bermain kolase. Pengaruh  bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang sebesar 47,76%.
The Religious Guidance Efforts to Prevent Student Moral Decadence Musnar Indra Daulay; Pandu Adi Cakranegara; Fauzi Aldina; Supeno Supeno; Achmad Syarifudin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 3 (2021): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v13i3.1531

Abstract

This study aims to analyze efforts to prevent moral decadence in students through religious development. The research method used is qualitative research with a phenomenological approach. The objects in this research are teachers and their activities, programs, and extracurricular activities. Informants in this study were principals, vice principals, subject teachers, and activity supervisors. Data were collected through observation and in-depth interviews. Data were analyzed by data reduction, data presentation, and concluding. This study concludes that there are three strategies carried out by the school in an effort to prevent the occurrence of adolescent moral decadence, namely teacher exemplary, religious programs, and religious extracurriculars.
Penerapan Pembelajaran Tematik Kelas II Sekolah Dasar Daulay, Musnar Indra; Daulay, Henri Yanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bagaimana guru menerapkan pembelajaran tematik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan juga hambatan-hambatan yang ditemui guru dalam menerapkan pembelajaran tematik. Jenis Penelitan ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas 2 SD Negeri di Kabupaten Kampar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, observasi, catatan lapangan dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk mendapatkan data yang dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya maka digunakan tehnik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan guru belum membuat pemetaan kompetensi seperti yang seharusnya. Pada pelaksanaan pembelajaran masih didominasi oleh guru dan materi masih diajarkan secara parsial. Selain itu, jenis penilaian yang digunakan adalah tes berbentuk isian, pilihan ganda dan uraian. Guru melakukan penilaian hanya pada ranah kognitif saja sedangkan pada ranah afektif dan psikomotor belum dilakukan. Adapun hambatan yang ditemui guru dalam pembelajaran tematik antara lain: guru belum sepenuhnya mampu menyusun RPP pembelajaran tematik, pada pelaksanaan guru masih kesulitan dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan kurangnya media pembelajaran.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Kegiatan Bermain Kartu Angka Kelompok A Tk Plamboyan Mekar Desa Tanjung Sawit Fitri Indriani; Musnar Indra Daulay; Vitri Anggraini Hardi
Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 1 No. 1 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Pendidikan Terintegrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui kegiatan permainan kartu angka pada anak kelompok A TK Plamboyan Mekar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 20 anak Kelompok A TK Plamboyan Mekar yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi (chek list) dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan setelah pembelajaran melalui kegiatan permainan kartu angka. Hasil observasi pada Pra tindakan diperoleh 31,66% dalam kriteria belum berkembang selanjutnya pada Siklus I diperoleh 54,16% dalam kriteria mulai berkembang, pada Siklus II diperoleh 66,25% dalam kriteria berkembang sesuai harapan dan pada Siklus III diperoleh 81,25% dalam kriteria berkembang sangat baik. Langkah yang ditempuh sehingga dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak adalah guru mempersiapkan media permainan kartu angka. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan permainan kartu angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A TK Plamboyan Mekar Desa Tanjung Sawit..
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Kegiatan Bermain Puzzle ABC Kelompok B di RA. Habiby Desa Kusau Makmur Kecamatan Tapung Hulu Mariana Jumaida; Musnar Indra Daulay; Citra Ayu
Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Terintegrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui kegiatan bermain puzzle abc Kelompok B di RA Habiby Desa Kusau Makmur Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar, dalam kenyatan yang peneliti lihat bahwa kemampuan mengenal huruf anak masih rendah. Hal ini disebabkan karena guru mengajarkan mengenal huruf kepada anak dengan menuliskan huruf satu persatu di papan tulis dengan media dan alat permainan seadanya sehingga membuat anak menjadi bosan dan kurang berminat dalam mengenal huruf. Salah satu upaya yang diperkirakan dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf ini anak dalam pembelajaran anak usia dini adalah dengan menggunakan metode bermain, bernyanyi dan puzzle dalam pembelajaran. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemampuan mengenal huruf dengan metode kombinasi bernyanyi dan puzzle huruf abc di Kelompok B di RA Habiby Desa Kusau Makmur. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata persentase kemampuan mengenal huruf dalam puzzle abc anak dalam proses pembelajaran anak kategori mampu sebelum tindakan adalah 25%, pada siklus I rata- ratanya 50% sedangkan pada siklus II rata- ratanya 90%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf pada kegiatan bermain puzzle abc anak mengalami peningkatan dari sebelum dilakukan tindakan sampai dilakukan siklus II. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan dengan metode kombinasi bermain dan puzzle abc dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada siswa.