Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Urgensi Beracara di Pengadilan Perdata Terhadap Hukum Acara perdata Oyaldi Puhi; Rustam Hs Akili; Ibrahim Ahmad; Roy Marthen Moonti; Muten Nuna
PLENO JURE Vol 10 No 1 (2021): Pleno Jure, April
Publisher : LL-DIKTI Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/plenojure.v10i1.554

Abstract

Hukum acara perdata merupakan hukum perdata formil, yang pada dasarnya berfungsi mempertahankan atau menegakkan hukum perdata materiil melalui pengadilan apabila terjadi pelanggaran terhadap hukum perdata materiil atau terjadi sengketa. Bahkan hukum acara perdata juga mengatur bagaimana tata cara memperoleh hak dan kepastian hukum manakala tidak terjadi sengketa melalui pengajuan “permohonan” ke pengadilan. Artikel ini ingin menjelaskan bagaimana mekanisme beracara di pengadilan perdata terhadap hukum acara perdata, dengan menggunakan metode penulisan secara normatif. Sebagai kesimpulan, artikel ini menjelaskan bahwa didalam beracara hukum acara perdata dapat ditinjau dalam dua aspek yakni dalam arti luas dan dalam arti sempit, dalam arti luas beracara meliputi segala tindakan hukum yang dilakukan, baik di luar maupun di dalam persidangan di pengadilan guna menyelesaikan suatu perkara menurut ketentuan hukum acara perdata. Sedangkan dalam arti sempit, beracara meliputi tindakan beracara di dalam persidang di pengadilan dari sidang pertama sampai dengan hakim menjatuhkan putusannya. Sedangkan untuk prosedur dalam pengajuan Gugatan di Pengadilan merujuk pada Pasal 118 ayat (1) Herizen Indlandsch Reglement (“HIR”)/Pasal 142 RBg. Abstract. Civil procedural law is formal civil law which basically is to defend or enforce material civil law through the court if there is a violation of the law toward material civil law or a dispute. Even the civil procedural law also regulates how to obtain legal rights and certainty, if there is no dispute through filing an "application" to the court. This article aims to explain how the procedure of mechanisms in civil courts toward civil procedural law by using the normative writing method. In conclusion, this article explains that civil procedural law proceedings can be viewed in two aspects, which are broad sense and narrow sense. In the broad sense, it includes all legal actions that are taken both outside and inside the court to resolve the case according to the provisions of civil procedural law. Whereas in a narrow sense, it includes proceeding at trial in court from the first trial until the judge makes his decision. whereas, the procedure for filing a lawsuit in court is referring to Article 118 paragraph (1) Herizen Indlandsch Reglement (“HIR”) / Article 142 RBg.
KEBEBASAN HAK SOSIAL-POLITIK DAN PARTISIPASI WARGA NEGARA DALAM SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA Muten Nuna; Roy Marthen Moonti
Jurnal Ius Constituendum Vol 4, No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.007 KB) | DOI: 10.26623/jic.v4i2.1652

Abstract

Prinsip dari sebuah negara demokrasi adalah dengan menjunjung tinggi Konstitusi dan ideologi dalam sebuah negara. Kebebasan dalam hak sosial dan politik menjadi sebuah jaminan yang sangat diperlukan untuk dapat mencapai sebuah negara yang menjunjung tinggi demokrasi sehingga aspirasi yang ada dapat tersalurkan dengan baik. Permasalahan yang muncul yaitu Bagaimana Prinsip Dan Jaminan Hak Warga Negara Menurut UUD 1945 dan Bagaimana Dinamika Sosial Politik Dalam Sistem Demokrasi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian hukum yuridis normatif yang merupakan penelitian kepustakaan, yaitu penelitian terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang terdiri dari peraturan perundang-undangan dan literatur-literatur terkait untuk memecahkan persoalan hukum atau permasalahan yang akan dibahas. Kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum harus dilaksanakan dengan bertanggung jawab, sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu negara wajib dapat mengelola dan mengendalikan dominasi iklim kapitalis agar tetap berjalan pada koridor yang tidak merugikan warga. Negara juga harus membuka dan memberdayakan ruang publik secara optimal sebagai instrumen warga dalam menyalurkan aspirasinya, serta menutup keran tumbuh suburnya praktek politik uang baik di kalangan elit politik maupun di kalangan masyarakat, karena dengan membiarkan politik uang berlangsung, maka tidak hanya berimpilkasi melahirkan politisi yang korup dan mengekang hati nurani masyarakat dalam memberikan partisipasi politiknya, namun juga berakibat tercederainya suatu pemilu yang demokratis.
Esensi Penyelesaian Sengketa Perdata melalui Mediasi Nonlitigasi Muten Nuna; Ibrahim Ahmad; Agustina Bilondatu; Dince Aisa Kodai; Roy Marthen Moonti
Journal of Judicial Review Vol 23 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jjr.v23i1.4390

Abstract

There are legal issues in the society which resolved through a non-litigation mediation process, especially in civil disputes, where there are several factors that influence people prefer to settle legal issues through non-litigation aspects rather than resolving cases by litigation or through the court. This article aims at explaining how the principles and stages of civil dispute resolution through non-litigation mediation and the essence or value that can be used for the society in dispute. So it can be concluded that this article wants to explain that non-litigation mediation in principle has a consensual as well as collaborative nature, so the result will have win-win solution for each sides, so that the problematic side is cannot be harmed. Then there is a very large value which can be taken, if several problems that arise in society, especially in civil cases which resolved through non-litigation mediation aspects.
Analisis Proses Pemutahiran Daftar Pemilih Dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pada Pemilu Tahun 2019 Di Kabupaten Gorontalo Sarfan Tabo; Andi Agustang; Andi Muhammad Idkhan; Muten Nuna; Ramli Mobonggi
Jurnal Sosio Sains Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Sosio Sains
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/sosiosains.v7i2.632

Abstract

The purpose of this research is to describe and analyze the process of updating voter list in the final voter list (DPT) in General Election 2019 in KPU Gorontalo Regency. This research is motivated by the findings of Election Supervisory Body (BAWASLU) regarding the existence of 1,013,366 double DPTs in 76 districts and cities. Another claim is also made by a special team formed by Prabowo-Sandiaga Uno regarding the findings of 8,145,713 double DPTs (kompas.com, September 12th, 2018). The Permanent Voters List (DPT) becomes the basis for citizens’ political participation in general election (Pemilu). Community political participation has a very important role for the development of democratic politics in every country. In the context of elections, voters change from citizen participations to supports for illegitimate power through election competition among election participants. As a result of the problem of DPT, at the time of recapitulation of the revised DPT (DPTHP), the problem of double DPT cannot be separated from the absence of a policy for protecting personal data. The contents of DPT related to the personal identity of population have not become an absolute priority for the state to provide protection. It is also the duty of each stakeholder for their protection policy, in addition accessing for the public to the voter list up to the polling station (TPS) level. The result of the study shows that the stages of updating voter data that occurred in Election 2019 are indeed a long stage. This happens with the recommendation from BAWASLU and the input and response to the Election Permanent Voters List 2019 from the stages so that an extension is carried out by Indonesian KPU in order to create accurate and accountable voter data. This research uses qualitative research method namely descriptive research which tends to use analysis. Process and meaning (subject perspective) are more prominent in qualitative research. To improve the quality of the voter list, it is necessary to have a more adequate system and competent human resources in processing the permanent voter list.
The Difference of Political Participation of Inland Communities and Coastal Communities in Responding to Local Election: Synergy in Combating Covid-19 and Money Politic Asna Aneta; Abdul Wahab Podungge; Robby Hunawa; Muten Nuna
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 10, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.993 KB) | DOI: 10.31314/pjia.10.1.169-180.2021

Abstract

This study is aimed at analyzing the difference in political participation of inland communities and coastal communities in addressing local elections as an embodiment of synergy in combating Covid-19 and money politics. In this qualitative research, the data were analyzed using an interactive model comprising three analysis components: (1) data reduction, (2) data display, and (3) data verification and conclusion drawing. According to the results, the way the coastal communities respond to the local election differs from that of the inland communities regarding sociological perspective. The coastal communities are not so keen on the election as they concentrate more on their fishing activities. On top of that, people in coastal areas spend most of their time at sea; thus, issues regarding the election are not that impactful for them. The inland communities, on the other hand, has different views thanks to their gregarious characteristic. All their activities and work-life are centralized in a workgroup, enabling the people to have ample time to find out their local leader candidates. This aspect underlines the reason for pluralism among inland communities’ political views, confirming the characteristic of individualism among people in coastal areas.
PERENCANAAN PARTISIPATIF PEMERINTAH DESA DAN MASYARAKAT DALAM MENGELOLA APBDES Mansur Mansur; Andi Agustang; Andi Muhammad Idhan; Yulpan Kadir; Muten Nuna
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 8 No 2 (2021): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v8i2.244

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses bagaimana perencanaan partisipatif pemerintah desa dan masyarakat dalam mengelola APBDes di Desa Bukit Hijau Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango serta faktor pendukung dan penghambat perencanaan partisipatif. Pemerintah Desa Bukit Hijau Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango menjadi bagian dari desa yang menerima anggaran dana desa sebagai salah satu sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), tetapi sampai saat ini kemajuan pembangunan, pendapatan desa dan masyarakatnya masih belum maksimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode analitis yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan partisipatif pemerintah desa dan masyarakat dalam mengelola APBDes secara umum dijalankan dengan baik, akan tetapi belum sepenuhnya mengakomodir kebutuhan masyarakat. Sedangkan, faktor pendukung dan penghambat perencanaan partisipatif pemerintah desa dan masyarakat dalam mengelola APBDes yaitu: (1) Pengetahuan, (2). Pekerjaan Masyarakat, (3). Tingkat Pendidikan, dan (4). Tingkat Kepercayaan Terhadap Pemerintah DesaRekomendasi penelitian ini adalah diharapkan agar dalam mengelola keuangan desa melalui APBDes, seharusnya pemerintah Desa Bukit Hijau mengarahkan kegiatannya terhadap pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperhatikan segala kebutuhan masyarakat yang dapat mempengaruhi perencanaan APBDes yang akan dilaksanakan di desa.
Strengthening the Implementation of Capacity Activities on the Development of Village Government Apparatus Resources in Gorontalo Regency Dikson Junus; Suaib Napir; Muten Nuna; Nur Istiyan Harun; Aitika Puspita Marzaman
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 2 No. 1 (2022): JISSR
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.415 KB)

Abstract

The research method used qualitative data analysis, including data collection; data condensation/data simplification; presentation of data, and conclusions/verification. Data were obtained through interviews, observation, and documentation. The study results show that there is still a problem that becomes an obstacle for village government officials in Gorontalo Regency in maximizing their role in development planning, so efforts are needed to improve further the development planning capabilities of the village government apparatus. A level of quality planning and good development management is necessary for government officials. They know the strengthening of the implementation of capacity activities in the development of village government apparatus resources in Gorontalo district. Based on this, a series of activities are needed to encourage the improvement of village government apparatus in a Village Development Planning Workshop and assistance in carrying out village development planning.
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Alternatif Pengganti Semen Dalam Pembuatan Paving Block Ayub Usman Rasid; Ernikawati Ernikawati; Roy Marthen Moonti; Yulianty Adipu; Muten Nuna; Firanda Malapo; Rifaldi Arafa; Ilham Akbar Kaharu; Moh. Zulfikar Abd. Haris; Yowines Kiwo; Namiron Kiwo; Nurain Labaco; Siti Rahma Labuna; Riyan R. Albakir; Feiby Lelyta Salindeho
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.374 KB)

Abstract

Sampah plastik menjadi salah satu sumber masalah pencemaran lingkungan. tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah akhir di Kabupaten Pohuwato, akan menjadi masalah serius apabila tidak dicari cara penyelesaiannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk penyuluhan dan pelatihan mengolah limbah plastik menjadi paving block yang diberikan kepada mitra kelompok masyarakat di lokasi tempat pembuangan akhir sampah di Desa Teratai. Pemberian penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan menjadi proses pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam pemanfaatan limbah plastik sehingga bermanfaat secara ekonomis bagi masyarakat karena mempunyai nilai jual tinggi. Tahap pelaksanaan pada kegiatan ini berupa  penyuluahan dan pelatihan pembuatan paving block. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra bisa membuat paving block dari limbah plastik dan memiliki inovasi kewirausahaan dan pemasaran produk.
Program Pengolahan dan pemasaran Produk Rempeyek Kacang Hijau Di desa Bakida, Kecamatan Helumo Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Dikson Junus; Muten Nuna; Ernikawati Ernikawati; Roy Marthen Moonti; Nurwita Ismail; Yeni Paramata; Dince A. Kodai; Rifaldo Pido; Sintiya Kasim; Wanti Jasirudin; Fian Bonggu; Oktafiani Lanuru; Magdalena Kadepa; Fauzia Saini; Muhamad Machfud; Muhammad Kamaru; Abdul Ahmad Pakaya; Adam Gobel
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3671.087 KB)

Abstract

Program pemberdayaan masyrakat nelayan melalui pelatihan pengolahan rempeyek kacang hijau Pada ibu-ibu istri nelayan di Desa Bakida kecamatan helumo, kabupaten Bolaan Mongondow Selatan Bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui alternatif usaha. Kegiatan ini melalui tahapan-tahapan berupa survei lokaso, pelatihan pembuatan produk pengolahan rempeyek lacang hijau, pengemasan produk dan pemasaran produk. Produk yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan Nilai dan penghasilan Melalui kualitas produk yang baik, kemasan yang higienis dan menarik serta pemasaran Yang baik dan efektif
Keripik Daun Singkong Sebagai Arternatif Usaha di Desa Mootilango Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara Wahyudin Hasan; Abdul Muis Hilala; Julie Abdullah; Roy Marthen Moonti; Ernikawati Ernikawati; Nurwita Ismail; Ayub Usman Rasid; Mohammad Arif Novriansyah; Roydah Gani; Ahiar Biongan; Olfin Ishak; Nur Istiyan Harun; Lisna Pauweni; Anggita Permata Yakup; Zubaidah Rahman; Muhammad Umsini Putra Olii; Muten Nuna; Yeni Paramata; Dince A Kodai; Rivaldo Pido
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.262 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian ini yakni untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok masyarakat tentang mengolah tanaman singkong menjadi keripik daun singkong. Metode yang digunakan yakni pendekatan langsung kepada masyarakat dan mengundang masyarakat untuk mengikuti sosialisasi pembuatan keripik daun singkong. Hasil pelaksanaan pengabdian yakni kelompok masyarakat mendapatkan pengalaman dan informasi baru tentang bagaimana mengolah tanaman lokal menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomis. Harapannya dengan kegiatan pengabdian ini maka tercipta kesadaran masyarakat untuk berinovasi memanfaatkan tanaman lokal sebagai alternatif usaha dan dengan usaha tersebut dapat meningkatkan penghasilan tambahan bagi masyarakat
Co-Authors 3Nirmala A. Sahi Abd. Wahab Podungge Abdul Ahmad Pakaya Abdul Muis Hilala Abdul Wahab Podungge Abdul Wahab Podungge Abdullah, Julie Adam Gobel Adhayani Mentari Paramata Agustang, Andi Agustina Bilondatu Ahiar Biongan Aitika Puspita Marzaman Aliun Arsa Moses Andi Muhammad Idhan Andi Muhammad Idkhan Anggita Permata Yakup Arafik Pakaya Arifin Tumuhulawa Asna Aneta Ayub Usman Rasid Cindra Demanto Dewi Walahe Dhea Ananda S Djafar Dikson junus Dince A Kodai Dince A. Kodai Dince Aisa Kodai ernikawati ernikawati Fauzia Saini Feiby Lelyta Salindeho Fian Bonggu Firanda Malapo Firmasyah Momin Fiskawati Akuba Fitan Anton Harun, Nur Istiyan Hatta, Herman Ibrahim Ahmad Idrus Usu Ilham Akbar Kaharu Lamuda, Ilyas Lisna Pauweni Lisnawati Pauweni Lisnawaty Pauweni Magdalena Kadepa Mansur Mansur Moh. Zulfikar Abd. Haris Mohammad Arif Novriansyah Monalisa Paramata Muh. Fachri Arsjad Muhamad Machfud Muhammad Fachri Arsjad Muhammad Kamaru Muhammad Umsini Putra Olii Namiron Kiwo Nikma Bilondatu Nimala A. Sahi Nirmala A Sahi Nirmala A. Sahi Nirmala Sahi Nur Ellza Pakaya Nur Istyan Harun Nurain Labaco Nurul Auliyah Nurwita Ismail Oktafiani Lanuru Olfin Ishak Oyaldi Puhi Puspaningrum, Dian Rahman, Zubaidah Rahmawati S Ramli Mobonggi Resky Koem Rifaldi Arafa Rifaldo Pido Rivaldo Pido Riyan R. Albakir Robby Hunawa Roy Marthen Moonti Roy Marthen Moonti Roy Marthen Moonti Roydah Gani Rustam Hs Akili Sarfan Tabo Sarfan Tabo Sintiya Kasim Siti Rahma Labuna Sry Yuyanda Nabu Suaib Napir Vikriyanto Habie Wahyudin Hasan Wanti Jasirudin Windy Olivia Dawa Wisda Hadui Yeni Paramata Yowines Kiwo Yulianty Adipu Yulpan Kadir Yuniar Prahastika