Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS ALAM DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KB KHADIJAH KECAMATAN CLURING KABUPATEN BANYUWANGI Thoiffatuz Zakia; Niswatul Imsiyah; Linda Fajarwati
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 1 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i1.13525

Abstract

Aktivitas pembelajaran berbasis alam merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan peserta didik untuk aktif dalam pembelajaran,aktivitas pembelajaran berbasis alam sangat sesuai untuk mengembangan kognitif anak karena anak dapat mengetahui atau mengeksplor pengetahuan mereka dengan melihat secara langsung benda atau makhluk hidup. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan lembar observasi berupa check list dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang dibantu dengan menggunakan alat bantu SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) seri 24.0. Hasil perhitngan diperoleh sebesar 0,895 dengan presentase 80,10% dengan kategori tinggi, dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas pembelajaran berbasis alam dengan perkembangan kognitif anak usia 3-4 tahun di KB Khadijah Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi.Saran dari penelitian ini yaitu bagi kepala KB Khadijah agar memberikan kesempatan kepada pendidik untuk melaksanakan dan mengembangkan pembelajaranseperti media, sarana dan prasarana, agar lebih inovatif dan kreatif. Bagi pendidik agar lebih inisiatif dan kreatif dalam memilih media pembelajaran. Bagi peneliti selanjutnya yaitu disarankan agar melakukan penelitian lanjutan mengenai pengembangan pembelajaran, kurikulum, media pembelajaran
Pola Asuh Orang Tua Dalam Pendidikan Seks Anak Usia Dini Di Yayasan Karya Wisma Gelandangan Dan Pengemis Kabupaten Lumajang Fiola Falancha Yonas; Niswatul Imsiyah; Sylva Alkornia
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6 No 1 (2022): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v6i1.30841

Abstract

Adanya berbagai macam- macam pola asuh sebagai orang tua harus dapat menerapkan pola asuh yang tepat pada anaknya. Dalam mendidik anak sebaiknya orang tua memberikan arahan yang baik seperti memberikan contoh dalam kehidupan sehari hari dikarenakan seorang anak ibarat sebuah cermin dari orang tuanya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pola asuh orang tua dalam pendidikan seks anak usia dini di Yayasan Karya Wisma gelandangan dan pengemis di Kabupaten Lumajang. Penentuan tempat pada penelitian yakni menggunakan purposive area, sebab pemilihan tempat berdasarkan pertimbangan tertentu. Teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan dengan purposive sampling, adapun menggunakan snowball sampling dalam menggali data informan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Triangulasi yang digunakan yakni triangulasi teknik dan triangulasi sumber. dan triangulasi waktu. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman meliputi : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Pentingnya pemberian pemahaman pendidikan seks dimulai anak memasuki usia dini dapat dimulai melalui pola asuh orang tua dalam kehidupan sehari-hari, karena memberikan bekal pengetahuan pendidikan seks sangat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan anak.
FACTORS DETERMINING EMPLOYEE PERFORMANCE IN THE CIGAR COMPANIES Arief Tukiman Hendrawijaya; Niswatul Imsiyah; Tatang Ary Gumanti
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol 17, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jam.2019.017.01.10

Abstract

This study aimed to analyze the influence of age, gender, education, length of service and number of dependents on employee performance. This is survey-based research, using cross-sectional study. The samples consist of employees in the cigar companies in Jember Regency. Determination of the research sample using stratified random sampling by selecting ten respondents from each cigar company. From a total of 14 companies, the total samples consist of 140 respondents. The results show that age, gender, education, years of service, and the number of family dependents had a significant positive effect on employee performance. Further research may examine employee performance in companies engaged in other fields.
Kontribusi Kursus Melukis Terhadap Peningkatan Kreativitas Anak Di Sanggar Seni Banitas Kabupaten Jember Wirabuana, Djodik; Wijaya, A.T Hendra; Imsiyah, Niswatul
Jurnal Edukasi Universitas Jember Vol 1 No 2 : Juli 2014
Publisher : Jurnal Edukasi Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.371 KB)

Abstract

Abstrak. Kursus melukis merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas anak, karena kreativitas anak menjadi faktor penting dalam perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: adanya kontribusi kursus melukis terhadap peningkatan kreativitas anak di Sanggar Seni BANITAS Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket, observasi dan dokumentasi, analisis data yaitu dengan tata jenjang. Hasil dari penelitian bahwa keterampilan berfikir lancar, keterampilan berfikir luwes, dan keterampilan berfikir orisnil, di antaranya yang mempunyai tingkat pengaruh yang cukup dan kuat sehingga mempunyai pengaruh bagi ketiga aspek perkembangan tersebut. Tidak dipungkiri bahwa langkah dan metode dalam kursus melukis dapat meningkatkan kreativitas pada anak, kursus melukis memiliki hubungan dengan peningkatan kreativitas anak, baik itu perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. Maksudnya adalah kursus melukis mempunya rangkaian peranan dalam peningkatan kreativitas anak yang didalamnya terdapat meliputi keterampilan proses berfikir lancar, keterampilan berfikir luwes, dan keterampilan berfikir orisini. Peningkatan kreativitas pada anak dapat ditingkatkan semaksimal mungkin dengan mengikuti kursus di Sanggar Seni BANITAS Kabupaten Jember.   Kata Kunci: Kursus Melukis, Peningkatan Kreativitas Anak
Kompetensi Tutor Dalam Proses Pembelajaran Program Keaksaraan Fungsional di LAPAS Klas II A Jember Rusli Hardianto; Niswatul Imsiyah
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5 No 1 (2021): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v5i1.25286

Abstract

Tujuan penelitian yang dilakukan ialah untuk mendeskripsikan kompetensi tutor dalam proses pembelajaran program keaksaraan fungsional di LAPAS Klas II A Jember. Penelitian ini penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik penentuan informan penelitian dalam penelitian ini menggunakan snowball sampling, informan penelitian ini tutor, warga belajar dan ketua komunitas Turun Tangan Jember. Teknik keabsahan data penelitian ini dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi sumber, triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan langkah-langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kompetensi tutor memberikan hasil yang baik pada proses pembelajaran program keaksaraan fungsional di LAPAS Klas II A Jember. Tutor yang memiliki kompetensi dan menerapkan ke-empat kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial dapat mengatasi masalah-masalah yang terjadi dengan baik pada program dan proses pembelajaran pada bahan atau materi belajar, metode dan media.
Efektifitas Program Pendidikan Nonformal Terhadap Pemberdayaan Gelandangan Dan Pengemis Di Lingkungan Pondok Sosial Kabupaten Jember Sofyan Hadi; Niswatul Imsiyah; Sylva Alkornia
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 1 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i1.13530

Abstract

Salah satu masalah kemiskinan yaitu makin banyaknya jumlah gelandangan dan pengemis, yang disebabkan oleh kualitas hidup masih dibawah garis kemiskinan. Sejalan dengan hal itu, Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) yang merupakan lembaga di Kabupaten Jember yang mempunyai program pemberdayaan khususnya program pelatihan yang merupakan program dari pendidikan non formal. Tujuanya untuk mengetahui efektifitas program pendidikan non formal terhadap pemberdayaan gelandangan dan pengemis Lingkungan Pondok Sosial Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan yaitu snowball sampling. Metode pengumpulan data yang digunakkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentas. Dengan informan kunci yaitu pegawai lingkungan pondok sosial dan informan pendukung yaitu staf bidang pemberdayaan Dinas Sosial Kabupaten Jember serta gelandangan dan pengemis. Teknik pemerikasaan keabsahan data menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi (teknik dan sumber), sedangkan analisis data yang digunakkan yaitu reduksi, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini dapat ditemukan bahwa adanya efektifitas program pendidikan non formal terhadap pemberdayaan gelandangan dan penemis di UPT Liposos. Hal ini dapat dilihat dari adanya SOP dalam pelaksanaan proses pemberdayaan, sehingga proses pemberdayaan dapat berjalan terarah mulai dari tahap penyadaran dan tahap pengkapasitasan.
STRATEGI PENDEKATAN KOMUNITAS SAVE STREET CHILD SEBAGAI UPAYA KEBUTUHAN BELAJAR ANAK JALANAN DI KOTA SURABAYA Marita NurSekti; Niswatul Imsiyah
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4 No 2 (2020): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v4i2.21289

Abstract

Strategi pendekatan yang dilakukan komunitas merupakan sebuah upaya dalam memenuhi kebutuhan belajar anak jalanan di Kota Surabaya. Hal tersebut menjadi acuan dalam mendekati anak - anak jalanan dengan strategi pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan belajar anak – anak jalanan. Rumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pendekatan komunitas save street child sebagai upaya kebutuhan belajar anak jalanan di Kota Surabaya. Subjek penelitian ini adalah pengelola komunitas save street child, anak jalanan dan masyarakat sekitar Taman Bungkul. Hasil penelitian mendeskripsikan strategi pendekatan yang telah dilakukan oleh pihak komunitas save street child yaitu strategi pendekatan street based, centre based, dan community based. Pada setiap strategi pendekatan menghasilkan beberapa kegiatan sebagai upaya memenuhi kebutuhan belajar anak jalanan di Kota Surabaya, yaitu pengajar keren, jum’at sehat, piknik asik dan garage sale.
PERAN INSTRUKTUR PROGRAM MOBILE TRAINING UNIT TERHADAP KEBERDAYAAN PESERTA PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR DI UPT PELATIHAN KERJA KABUPATEN JEMBER Maysaratul Mukharromah; Niswatul Imsiyah; Linda Fajarwati
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 2 (2018): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i2.8785

Abstract

Salah satu programnya adalah Mobile Training Unit kejuruan budidaya jamur yang berada di Desa Kasemek. Program Mobile Training Unit sering disebut dengan MTU, MTU adalah program pelatihan yang tumbuh dari bawah (bottom-up) yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat. Program MTU berfungsi untuk melatih para pencari kerja dan pengangguran di daerah pelosok. Program MTU mempunyai beberapa komponen penting dalam pelaksanaannya, salah satunya adalah instruktur. Instruktur mempunyai peran yang sangat penting selama proses pelatihan berlangsung untuk meningkatkan SDM peserta pelatihan sehingga secara langsung berdampak pada tingkat keberdayaan masyarakat Desa Kasemek. Perumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran instruktur program MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan?. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peran instruktur MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, dengan metode kualitatif. Tempat digunakan sebagai penelitian berada di Desa Kasemek yang merupakan salah satu desa binaan UPT Pelatihan Kerja. Alasan tempat yang digunakan di Desa Kasemek yaitu penelitian berdasarkan metode Purposive Area. Teknik penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data yakni perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, dan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yakni, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan analisis data tersebut bahwa instuktur program MTU mempunyai peran yaitu fasilitasi dan edukasi. Melalui peran instruktur yang optimal dalam pelaksanaan MTU dapat mendorong peserta menuju kemandirian yaitu mampu berwirausaha dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan MTU. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa instruktur mempunyai peran yaitu peran fasilitasi dan edukasi. Saran dari penelitian untuk peneliti selanjutnya adalah fokus kajian penelitian yang hendaknya diteliti mengenai dampak pelatihan MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan
Teknik Pengasuhan Orangtua Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Pada Keluarga Mantan Gelandangan Dan Pengemis Di Desa Prodo Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan Azzilla Sofi Anggraini; Niswatul Imsiyah; Sylva Alkornia
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5 No 1 (2021): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v5i1.25304

Abstract

Teknik pengasuhan orangtua merupakan salah satu hal yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak terutama pada kemandirian anak. Dalam hal ini teknik pengasuhan orangtua di terapkan dalam keluarga mantan gelandangan dan pengemis. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan teknik pengasuhan orangtua terhadap kemandirian anak beberapa keluarga mantan gelandangan dan pengemis. Teknik untuk memperoleh informan yang berkaitan dengan penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling atau penentuan subjek penelitian dengan sengaja sesuai dengan kriteria yang ditentukan sebanyak dua keluarga. Dalam hal ini peneliti hanya akan mengemukakan pengumpulan data berdasarkan cara atau teknik, yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Peneliti menggunakan aktivitas dalam analisis data yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa teknik pengasuhan disiplin, monitoring, reward, rutinitas sehari-hari, dan pre-arming terhadap kemandirian anak telah diterapkan oleh orangtua mantan gelandangan dan pengemis. Kemandirian anak tidak lepas dari teknik pengasuhan orangtua terhadap anak. Kemandirian anak meliputi kemandirian sosial dan emosional, kemandirian fisik dan fungsi tubuh, dan kemandirian intelektual. Orangtua diharapkan dapat menerapkan setiap aspek pengasuhan dengan baik berdasarkan langkah-langkah pada teknik pengasuhan, sehingga anak dapat bersikap mandiri.
Transformative Learning Terhadap Kesejahteraan Sosial Gelandangan dan Pengemis di Lingkungan Pondok Sosial Kabupaten Jember Dita Shintya Dewi; Niswatul Imsiyah; Fuad Hasan
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6 No 1 (2022): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v6i1.30839

Abstract

Penelitian ini bertujauan untuk mengetahui transformative learning terhadap kesejahteraan sosial gelandangan dan pengemis di lingkungan pondok sosial Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan yakni kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan tempat dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive area yaitu di Lingkungan Pondok Sosial Kabupaten Jember. Teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Triangulasi yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisi data menggunakan model Miles and Huberman dengan langkah-langkah yakni pengumpulan data, reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa transformative learning memberikan perubahan psikologi dan perilaku gelandangan dan pengemis, yang memberikan dampak pada kesejahteraan sosial yang meliputi lingkungan dan ekonomi gelandangan dan pengemis.