Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF UNTUK ANAK USIA DINI DI KOTA KEDIRI (STUDI PADA PAUD INKLUSIF YBPK SEMAMPIR, KECAMATAN KOTA, KEDIRI) Anik Lestariningrum
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2616.858 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, begitu pula pendidikan anak usia dini yang mengembangakan seluruh potensi anak secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi pendidikan inklusif sebagai upaya memberikan pelayanan kepada anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini dilakukan di salah satu lembaga PAUD Inklusif di Kota Kediri untuk memperoleh data kesesuaian pelaksanaan pendidikan inklusif dengan pedoman pelaksanaan pendidikan inklusif dan pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus. Desain penelitian dalam penelitian ini kualitatif , data dikumpulkan melalui metode wawancara dengan guru dan observasi langsung saat pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pendidikan inklusif di PAUD YBPK Semampir menerapkan kurikulum pembelajaran reguler kepada anak meskipun ada pelayanan secara terpisah untuk anak yang berkebutuhan khusus secara spesifik dengan tenaga yang sesuai dengan jenis kebutuhan khusus anak.
Penerapan Media Loose Part untuk Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Dewi Safitri; Anik Lestariningrum
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.3645

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan anak dalam berkreasi menuangkan ide gagasannya secara mandiri tanpa bantuan guru. Hal ini terlihat dari kurangnya anak dalam menyelesaikan keterampilan dalam membuat suatu karya bebas. Karena pembelajaran masih terdominasi pada buku panduan atau LKA. Tujuan penelitian akan menguraikan secara deskriptif kualitatif  pembelajaran dalam penerapan media loose parts terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun.. Desain penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jumlah subjek penelitian 24  anak yang terdiri dari 9 anak perempuan dan 15 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui media loose parts dapat meningkatkan kreativitas anak. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada guru PAUD dalam meningkatkan kreativitas anak dapat mengunakan media media loose parts menggunakan bahan dari lingkungan sekitar anak
PENERAPAN METODE PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN SOSIAL ANAK DALAM BEKERJASAMA PADA ANAK DIDIK KELOMPOK B2 DI TK KREATIF ZAID BIN TSABIT KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR Lestariningrum, Anik
Pijar Nusatara Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Pijar Nusatara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman penelitian bahwa ketrampilansosial anak dalam bekerjasama di TK Kreatif Zaid Bin Tsabit kurang maksimal. Tujuan penelitian ini adalahuntuk meningkatkan ketrampilan sosial anak dalam bekerjasamapada anak didik kelompok B2 di TK KreatifZaid Bin Tsabit. Penelitian Tindakan Kelas Dilakukan di TK Kreatif Zaid Bin Tsabit Kecamatan NglegokKabupaten Blitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas.Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, observasidan refleksi. Indikator keberhasilan adalah meningkatnya ketrampilan sosial anak dalam bekerjasama lebihdari 75%. Hasil penelitian siklus I di peroleh kemampuan ketrampilan sosialanak dalam bekerjasama dalammembuat kendaraan bis adalah 58,75% dengan kategori sangat kurang, kemudian dilanjutkan pada siklus keII dan hasil penelitian meningkat menjadi sebesar 71,25% dengan kategori cukup. Untuk lebihmemaksimalkan ketrampilan sosial anak dalam bekerjasama melalui metode proyek, peneliti melanjutkanperbaikan ke siklus III dengan peningkatan yang baik yaitu 85%. Berdasarkan dari hasil penelitian, penelitimenyimpulkan bahwa dengan metode proyek dapat meningkatkan ketrampilan sosial anak dalambekerjasama dan juga meningkatkan kinerja guru. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disarankan untukmenggunakan metode proyek dalam memberikan pembelajaran terutama untuk meningkatkan ketrampilansosial anak dalam bekerjasama pada anak usia dini.Kata kunci: metode proyek, ketrampilan sosial, kerjasama, anak TK
ANALISIS PEMBELAJARAN HOLISTIK INTEGRATIF PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI PEMBINA GROGOL KABUPATEN KEDIRI YULIANTO, DEMA; LESTARININGRUM, ANIK; UTOMO, HANGGARA BUDI
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 10 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 10 Nomor 2 November 2016
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPUD.102.05

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the extent to which the process of learning in early childhood implement a holistic integrative process that consists of health, nutrition, education, protection and care of children. This research is qualitative research. This research was conducted in TK Negeri Pembina Grogol Kediri. Subjects were young children aged 4-5 years, amounting to 18 children. The process of collecting data in this study is a qualitative observation, qualitative interviews and documents qualitative. The data analized using an interactive model. The results of the study of holistic integrative learning analysis on TK Negeri Pembina Grogol, Kediri is generally good and meet the elements of a holistic integrative namely health, nutrition, stimulation of education, care and protection. The conclusion of this research is the analysis of integrative holistic learning meets the elements of a holistic integrative program in early childhood. Keywords: holistic, integrative, learning Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana proses pembelajaran pada anak usia dini mengimplementasikan proses holistik integratif yang terdiri dari kesehatan gizi, pendidikan, perlindungan dan pengasuhan pada anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina Grogol Kabupaten Kediri. Subjek penelitian adalah anak usia dini usia 4-5 tahun yang berjumlah 18 anak. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi kualitatif, wawancara kualitatif, dokumen-dokumen kualitatif. Teknik menganalisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian analisis pembelajaran holistik integratif di TK Negeri Pembina Grogol, Kabupaten Kediri sudah baik dan memenuhi unsur dari holistik integratif yaitu kesehatan, gizi, rangsangan pendidikan, pengasuhan dan perlindungan. Simpulan penelitian ini adalah analisis pembelajaran holistik integratif sudah memenuhi unsur-unsur program holistik integratif di PAUD. Kata Kunci: holistik, integratif, pembelajaran
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Injak Ekor Jannah, Alfi Roihatul; Lestariningrum, Anik
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.232 KB) | DOI: 10.26555/jecce.v1i1.5

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui permainan injak ekor pada anak usia 5-6 tahun. Hal ini merupakan salah satu upaya peningkatan kemampuan motorik kasar anak dalam melatih otot-otot besar anak pada kaki saat melakukan pengejaran untuk menginjak ekor yang terpasang pada temannya, selain itu anak juga menggerakkan seluruh anggota badannya saat bermain. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di kelompok B TKIT Assirajj Kabupaten Nganjuk. Hasil pelaksanaan permainan injak ekor ini menunjukkan bahwa kekuatan kaki anak mulai meningkat, seperti kemampuan anak dalam berlari yang semakin cepat dan seimbang dari siklus I, II dan siklus III. Proses kegiatan pembelajaran dapat berlangsung secara efektif sehingga hasil belajar anak dalam proses kegiatan tersebut dapat mencapai ketuntasan. Sebagai hasil kemampuan anak menunjukkan peningkatan dengan prosentase sebagai berikut ; Siklus I sebesar 55 %, siklus II sebesar 86,67 %, dan siklus III sebesar 96,67 %. Dari hasil tersebut dapat dikatagorikan kegiatan pembelajaran mencapai ketuntasan. Selama proses kegiatan pembelajaran berlangsung interaksi antara guru dengan anak dapat ditingkatkan dengan memberi bimbingan dan motivasi, hal ini bertujuan agar anak semangat melakukan permainan dengan maksimal serta dengan cara yang menyenangkan sehingga memudahkan pengembangan kemampuan motorik kasar anak dalam permainan injak ekor.
PEMANFAATAN MEDIA BIJI-BIJIAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIDANG PENGEMBANGAN MATEMATIKA PADA ANAK USIA DINI Lestariningrum, Anik
Efektor Vol 2 No 2 (2015): Efektor Vol 2 No 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.608 KB) | DOI: 10.29407/e.v2i2.71

Abstract

Anak TK usia 4-5 tahun merupakan bagian dari anak usia dini yang berada pada rentangan usia lahir sampai usia 6 tahun. Masa ini merupakan masa untuk meletakkan dasar seluruh pengembangan kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosial emosional, konsep diri, disiplin dan lain-lain. Untuk itu diperlukan berbagai stimulasi untuk merangsang pengembangan seluruh aspek tersebut tanpa melewatkan bahwa anak usia dini belajar melalui bermain. Untuk pembelajaran yang menyenangkan tidak perlu dengan sumber belajar yang mahal tetapi juga dari benda-benda di sekitar anak. Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa media biji-bijian dapat membantu anak usia dini dalam pengembangan matematika sesuai dengan pola berfikir anak yang masih dalam pra-operasional membutuhkan benda-benda konkret dalam kegiatan pembelajarannya. Media biji-bijian dapat dimanfaatkan untuk pemahaman konsep matematika sebagai salah satu aspek pengembangan kognitif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: akan mendiskripsikan bagaimana media biji-bijian dapat meningkatkan pengembangan matematika pada anak TK Kelompok A dengan pemecahan melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan rancangan model Kemmis & Taggart dengan perencanaan 2 siklus dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian ini disimpulkan anak lebih mudah memahami konsep matematika karena dilakukan dengan bermain yang menyenangkan serta anak diajak bereksplorasi, menemukan dan memanfaatkan objek-objek yang dekat serta konkret. Biji-bijian sebagai objek konkret mengembangkan kemampuan berfikir untuk memahami konsep matematika sederhana yaitu konsep mengenal bilangan 1-10. Penguasaan konsep matematika anak TK yang diamati melalui permainan ini sudah baik, sehingga diharapkan dapat menunjang keberhasilan pengajaran matematika pada pendidikan selanjutnya. Biarkan anak mempunyai gambaran bahwa matematika bisa dipelajari dengan konsep sederhana dan menyenangkan.
PENERAPAN METODE PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN SOSIAL ANAK DALAM BEKERJASAMA PADA ANAK DIDIK KELOMPOK B2 DI TK KREATIF ZAID BIN TSABIT KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR Lestariningrum, Anik
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 1 No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.529 KB) | DOI: 10.29407/pn.v1i3.177

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman penelitian bahwa ketrampilansosial anak dalam bekerjasama di TK Kreatif Zaid Bin Tsabit kurang maksimal. Tujuan penelitian ini adalahuntuk meningkatkan ketrampilan sosial anak dalam bekerjasamapada anak didik kelompok B2 di TK KreatifZaid Bin Tsabit. Penelitian Tindakan Kelas Dilakukan di TK Kreatif Zaid Bin Tsabit Kecamatan NglegokKabupaten Blitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas.Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, observasidan refleksi. Indikator keberhasilan adalah meningkatnya ketrampilan sosial anak dalam bekerjasama lebihdari 75%. Hasil penelitian siklus I di peroleh kemampuan ketrampilan sosialanak dalam bekerjasama dalammembuat kendaraan bis adalah 58,75% dengan kategori sangat kurang, kemudian dilanjutkan pada siklus keII dan hasil penelitian meningkat menjadi sebesar 71,25% dengan kategori cukup. Untuk lebihmemaksimalkan ketrampilan sosial anak dalam bekerjasama melalui metode proyek, peneliti melanjutkanperbaikan ke siklus III dengan peningkatan yang baik yaitu 85%. Berdasarkan dari hasil penelitian, penelitimenyimpulkan bahwa dengan metode proyek dapat meningkatkan ketrampilan sosial anak dalambekerjasama dan juga meningkatkan kinerja guru. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disarankan untukmenggunakan metode proyek dalam memberikan pembelajaran terutama untuk meningkatkan ketrampilansosial anak dalam bekerjasama pada anak usia dini.Kata kunci: metode proyek, ketrampilan sosial, kerjasama, anak TK
Pengaruh Senam Bebek Berenang Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 3-4 Tahun Lestariningrum, Anik
Efektor Vol 6 No 1 (2019): Efektor Vol 6 No 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.562 KB) | DOI: 10.29407/e.v6i1.12606

Abstract

This study aims to determine the effect of swimming duck gymnastics activity against gross motor skills of children aged 3-4 years using a type of pre-experiment research (non-design) with a one-shot case study design. The population of all of the students PAUD Labschool UN PGRI Kediri age 3-4 years with a sample of 10 children using saturated sampling technique. Data collection in this research is the method of observation and documentation conducted in the second semester of academic year 2016/2017 for a month that is January 2017. Test analysis used is the Wilcoxon Signed-Rank Test test because of the sample less than 30 and do not use control class and see the influence of the activities of duck gymnastics swimming in children before and after applied. The results of the Test Statistics showed the amount of Sig of 0.005 then the decision taken is to reject Ho because the Sig value is smaller than the alpha that has been set that is 0.05 so it shows there is a significant influence of the activity of swimming duck gymnastics in early childhood. From the results of Ranks also seen the mean value of 5.50. A positive mean value indicates that swimming duck gymnastics activities have a positive effect.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN METODE DRILL PADA PEMBELAJARAN GITAR PEMULA (Studi Penelitian Tindakan Kelas pada Kelompok Ansembel Musik IGTKI-PGRI Kabupaten Kediri) Itot Bian Raharjo; Intan Prastihastari Wijaya; Anik Lestariningrum
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.917 KB) | DOI: 10.21831/jpa.v7i2.24457

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan optimalisasi pembelajaran gitar pemula melalui metode drill dan mendeskriksikan dampak metode drill dalam meningkatkan keterampilan guru TK pada materi teori dasar dan praktik bermain gitar pemula. Subjek penelitian ini adalah guru TK anggota IGTKI-PGRI Kabupaten Kediri yang berjumlah 26 orang sebagai perwakilan 26 Kecamatan. Penelitian ini menggunakan Desain PTK model Kurt Lewin (Wijaya K. dan Dedi D., 2012: 20). Dikatakan penelitian ini berhasil jika mampu melakukan perpindahan antar kunci dan mampu memainkan pola rhythm yang diperlihatkan melalui kriteria minimal 75%. Teknik pengumpulan data dalam PTK ini adalah observasi dan instrumen yang digunakan dalam penilaian proses pembelajaran ini mencakup 2 (dua) aspek keterampilan, antara lain: perpindahan antar kunci (jari tangan kiri) dan pola rhythm (jari tangan kanan).Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan ketuntasan belajar perpindahan kunci sebanyak 3 orang (11,5%) di siklus I, sebanyak 16 orang (61,5%) di siklus II, dan prosentase ketuntasan belajar mencapai 80,8% pada siklus III. Dan pola rhythm sebanyak 5 orang (19,2%) di siklus I dan dengan prosentase ketuntasan belajar mencapai 77% pada pelaksanaan di siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan penggunaan metode drill pada pembelajaran gitar pemula pada kelompok ansembel IGTKI-PGRI Kabupaten Kediri tahun 2017, maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini dapat diterima. Kata Kunci: optimalisasi, drill, gitar pemula
Peningkatan Kompetensi Manajerial Kepala Paud Melalui Workshop Manajemen Lestariningrum, Anik; Nugroho, Isfauzi Hadi; Ridwan, Ridwan; Kurniawati, Epritha; Wulansari, Widi
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2019): In Press
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v7i1.1153

Abstract

ABSTRAKTugas utama sebagai kepala PAUD selain harus menjalankan fungsinya sebagai seorang pemimpin juga harus menghadapi permasalahan terkait manajerial dalam pengelolaan lembaga PAUD agar dapat berjalan dengan lancar. Dalam menunjang tugasnya tersebut juga diperlukan adanya kompetensi manajerial yang dikembangkan melalui kegiatan pelatihan, workshop dan diklat sehingga pengetahuan yang diperolehnya dapat terus dikembangkan. Permasalahan inilah yang diangkat untuk terselenggaranya kegiatan workshop peningkatan kompetensi manajerial kepala PAUD melalui kegiatan workshop manajemen selama 2 hari menggunakan model tatap muka,  penugasan dan juga praktek langsung membuat program kerja kepala sekolah. Hasil kegiatan dianalisa menggunakan teknik penghitungan prosentasi tugas yang dikumpulkan peserta dari jumlah peserta yang hadir sehingga, dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan workshop ini kompetensi kepala PAUD meningkat serta pemahaman pengetahuan pembuatan program kerja dengan praktek langsung dapat digunakan di lembaga masing-masing.Kata Kunci : kompetensi manajerial, kepala PAUD, workshop manajemen