Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENASEHAT AKADEMIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI STIKES MEGA REZKY MAKASSAR Iskandar, Abdul Malik
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.2 April - Juni 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to find out (1) The personal communication intensity of the Academic counsellorwith the students at STIKES Mega Rezky Makassar, (2) The student learning motivation at STIKES Mega RezkyMakassar, (3) The effect of personal communication intensity of the Academic Counsellor Toward the studentsLearning Motivation at STIKES Mega Rezky Makassar. This research executed at STIKES Resky Mega Makassaron March to May, 2009. The number of the population 580 students. The number 580 students. The number of thesample 174 students. The techniques of determining sample is the “proportional sampling”, where the techniquetaking sample technique is proportional consideration from number of populations in the class, using NomogramKing Method by assumption that population per unit is not more than 2000 students. The data collecting methods areRating scale questionarre, interview, and observation. The Hypotesis is examinate by using the simple regression.The result of the research shows that the description of interpersonal communication intensity of the academicCounsellor with the students in high category. And the description of the students learning motivation at STIKesMega Rezky Makassar in high category. The factors are caused by the success wish, interesting activity in learningconcerned with the future, the competation wish in the class. There is the significant effect the interpersonalcommunication intensity toward the student learning motivation. Thus, for increasing the students learningmotivation needed interpersonal communication between academic counsellor and students more active and serious. AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui (1) Intensitas komunikasi antarpribadi dari penasehat akademikdengan para mahasiswa di STIKes Mega Rezky Makassar, (2) Motivasi belajar para mahasiswa si STIKes MegaRezky Makassar, (Pengaruh intensitas komunikasi antarpribadi para penasehat akademik terhadap motivasi belajarpara mahasiswa si STIKes Mega Rezky Makassar. Penelitian ini dilakukan di STIKes Mega Rezky pada Maretsampai Mei 2009. Jumlah populasi yang ada sebanyak 580 orang mahasiswa. Dari jumlah itu ditarik 174 orangmahasiswa sebagai sampel. Teknik untuk menetapkan sampel ialah dengan cara proporsi, dengan pertimbanganjumlah populasi di dalam kelas dengan menggunakan metode Namogram King yang mengasumsikan bahwapopulasi perunit tidak lebih dari 2000 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan metode skala rating dalam angket,wawancara, dan pengamatan. Hipotesis yang diajukan diuji dengan memakai regresi sederhana. Hasil dari penelitianini menujukkan bahwa gambaran intesitas komunikasi antar pribadi para penasehat akademik dengan mahasiswadalam kategori tinggi. Demikian juga gambaran terhadap motivasi belajar para siswa dalam kategori tinggi. Faktoryang menyebabkan tingginya kategori tersebut ialah keinginan untuk sukses, daya Tarik untuk belajar, memikirkanmasa depan, serta keinginan untuk berkompetisi dalam kelas. Terdapat pengaruh yang signifikan dari intensitaskomunikasi antarpribadi terhadap motivasi belajar paara siswa. Dengan demikian disimpulkan bahwa untukmeningkatkan motivasi belajar siswa diperlukan komunikasi antarpribadi (personal) antara penasehat akademik danpara mahasiswa yang lebih aktif dan serius. 
Adaptasi Sosial Komunitas Musik Etnik di Era Modern Abdul Malik Iskandar
Jurnal Community Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jcpds.v7i1.2908

Abstract

Musik etnik merupakan salah satu entitas sosial yang kemunculannya masih tergolong baru. Ia merupakan bagian dari respon terhadap kejenuhan kemodernan yang bersifat global. Sebagai sesuatu yang baru, musik etnik masih membutuhkan ruang sosial sebagai wadahnya untuk beradaptasi untuk dikenal dan diterima oleh masyarakat luas. Oleh karena itulah, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk-bentuk adaptasi sosial musik etnik yang berlokasi di Kota Labuan Bajo Kecamatan Komodo Nusa Tenggara Timur. Unit analisis penelitian ini adalah komunitas musik etnik ‘Rumah Kreasi’ sebagai salah satu kelompok yang dalam kurun enam tahun terakhir sering tampil di berbagai event di Kota Labuan Bajo. Dalam kurun waktu tersebut komunitas pun mengalami perkembangan hingga menjadi terkenal. Atas dasar itulah komunitas ‘Rumah Kreasi’ dipilih sebagai subyek penelitian. Dengan demikian, pendekatan penelitian ini adalah Studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, teknik observasi, dan kajian literatur. Teknik analisis data mempergunakan model Miles dan Huberman yaitu Teknik Tiga Alur berupa reduksi data, kategorisasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bentuk adaptasi sosial kelompok musik etnik ‘Rumah Kreasi’ dilakukan dengan cara (a) mengikuti berbagai event, (b) kolaborasi dan adaptasi musik etnik, (c) menyanyikan lagu tradisional Manggarai, (d) belajar musik etnik dari komunitas lain, dan (e) menampilkan musik etnik di sekitar Labuan Bajo. Kesimpulan penelitian ini adalah kelompok musik etnik melakukan adaptasi bukan hanya fokus pada musik etnik melainkan juga pada aspek pengembangan kelompok dalam membangun jaringan sosial agar dikenal di masyarakat sekitar. 
Upaya Pasangan Suami Istri yang tidak mempunyai Anak dalam mempertahankan Harmonisasi Keluarganya Abdul Malik Iskandar; Hasanuddin Kasim; Harifuddin Halim
Society Vol 7 No 2 (2019): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.891 KB) | DOI: 10.33019/society.v7i2.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tentang (1) Upaya pasangan menikah yang tidak memiliki keturunan untuk tetap mempertahankan harmonisasi keluarga, (2) Upaya melawan stigma terkait dengan pasangan menikah yang tidak memiliki anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei dengan lokasi penelitian di Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Penentuan responden menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan studi literatur. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan frekuensi tabulasi dan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Upaya yang digunakan oleh pasangan yang tidak memiliki anak dalam mempertahankan harmonisasi keluarga adalah (a) upaya internal dengan memperkuat komunikasi dan kerjasama dengan pasangan, (b) pasangan menerima dukungan eksternal. (2) Upaya untuk melawan stigma adalah (a) memiliki prasangka positif, (b) menghindari konflik, (c) menghindari pembicaraan sensitif. Berdasarkan indikator dalam penelitian ini, ada 10 upaya responden untuk mempertahankan harmonisasi keluarganya. Kondisi ini membuat pasangan menikah memiliki kekuatan dan mampu menghadapi stigma sosial yang buruk tentang mereka. Kesimpulan penelitian ini adalah pasangan suami istri melakukan berbagai upaya untuk menjaga dan memelihara harmonisasi keluargannya dan masih berharap memiliki anak.
MEKANISME PEMBERDAYAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MAKASSAR (STUDI KASUS DI PERUMAHAN BTP TAMALANREA) HARIFUDDIN HALIM; ABDUL MALIK ISKANDAR
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v5i2.2236

Abstract

Gelandangan dan pengemis perkotaan selalu identik dengan ketidakberdayaan baik struktural maupun kultural. Untuk mengeluarkan potensi individu mereka maka program pemberdayaan menjadi penting dan mendesak diberikan kepada mereka. Oleh karena itu, artikel ini mengungkapkan mekanisme pelaksanaan pemberdayaan gelandangan dan pengemis di Kota Makassar serta faktor pendukung dan penghambatnya. Sasaran penelitian ini adalah gelandangan dan pengemis yang berdomisili di Perumahan BTP Tamalanrea. Informan penelitian ini berjumlah 10 orang gelandangan pengemis yang mengikuti pelatihan keterampilan yang dilaksanakan oleh Yayasan Inteligensia Indonesia (YII). Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi literatur terkait. Analisis data menggunakan pendekatan tiga jalur oleh Huberman dan Miles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme program pemberdayaan yang ditempuh oleh YII meliputi tiga aspek yaitu (1) identifikasi potensi, (2) identifikasi kebutuhan, dan (3) pelatihan keterampilan. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) mekanisme program pemberdayaan di Perumahan BTP Tamalanrea Makassar menyiratkan pemberdayaan secara total, bukan parsial. Total berarti mencakup semua aspek individu terdiri atas potensi, kebutuhan, dan keterampilan, sedangkan parsial hanya keterampilan semata. (2) Mekanisme pelaksanaan pelatihan secara dominan menggunakan Mekanisme Kontekstual dibandingkan dengan Mekanisme Standar.
FENOMENA IBU MUDA DAN PENGASUHAN ANAK Abdul Malik Iskandar; Akhiruddin Akhiruddin; Irnayanti Irnayanti
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 2 (2020): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.535 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i2.11055

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola asuh anak, kendala dan faktor yang mempengaruhinya pada ibu muda 5 keluarga di Desa Saluadak Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan ibu muda, suami ibu muda, ibu dewasa, ayah dewasa, pemerintahan, tokoh adat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan, wawancara mendalam, studi literatur, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan bahwa ibu muda di Desa Saluadak Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah dapat mengasuh anak dengan cara yang berbeda dan menerapkan beberapa pola asuh antara lain pola asuh otoriter, pola asuh demokratis, pola asuh permissive dan pola asuh situasional dalam penerapan pola asuh yang telah diberikan kepada anak dalam setiap keluarga sehingga melahirkan karakter anak yang berbeda-beda.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENASEHAT AKADEMIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI STIKES MEGA REZKY MAKASSAR Abdul Malik Iskandar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.2 April - Juni 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i2.306

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to find out (1) The personal communication intensity of the Academic counsellorwith the students at STIKES Mega Rezky Makassar, (2) The student learning motivation at STIKES Mega RezkyMakassar, (3) The effect of personal communication intensity of the Academic Counsellor Toward the studentsLearning Motivation at STIKES Mega Rezky Makassar. This research executed at STIKES Resky Mega Makassaron March to May, 2009. The number of the population 580 students. The number 580 students. The number of thesample 174 students. The techniques of determining sample is the “proportional sampling”, where the techniquetaking sample technique is proportional consideration from number of populations in the class, using NomogramKing Method by assumption that population per unit is not more than 2000 students. The data collecting methods areRating scale questionarre, interview, and observation. The Hypotesis is examinate by using the simple regression.The result of the research shows that the description of interpersonal communication intensity of the academicCounsellor with the students in high category. And the description of the students learning motivation at STIKesMega Rezky Makassar in high category. The factors are caused by the success wish, interesting activity in learningconcerned with the future, the competation wish in the class. There is the significant effect the interpersonalcommunication intensity toward the student learning motivation. Thus, for increasing the students learningmotivation needed interpersonal communication between academic counsellor and students more active and serious. AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui (1) Intensitas komunikasi antarpribadi dari penasehat akademikdengan para mahasiswa di STIKes Mega Rezky Makassar, (2) Motivasi belajar para mahasiswa si STIKes MegaRezky Makassar, (Pengaruh intensitas komunikasi antarpribadi para penasehat akademik terhadap motivasi belajarpara mahasiswa si STIKes Mega Rezky Makassar. Penelitian ini dilakukan di STIKes Mega Rezky pada Maretsampai Mei 2009. Jumlah populasi yang ada sebanyak 580 orang mahasiswa. Dari jumlah itu ditarik 174 orangmahasiswa sebagai sampel. Teknik untuk menetapkan sampel ialah dengan cara proporsi, dengan pertimbanganjumlah populasi di dalam kelas dengan menggunakan metode Namogram King yang mengasumsikan bahwapopulasi perunit tidak lebih dari 2000 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan metode skala rating dalam angket,wawancara, dan pengamatan. Hipotesis yang diajukan diuji dengan memakai regresi sederhana. Hasil dari penelitianini menujukkan bahwa gambaran intesitas komunikasi antar pribadi para penasehat akademik dengan mahasiswadalam kategori tinggi. Demikian juga gambaran terhadap motivasi belajar para siswa dalam kategori tinggi. Faktoryang menyebabkan tingginya kategori tersebut ialah keinginan untuk sukses, daya Tarik untuk belajar, memikirkanmasa depan, serta keinginan untuk berkompetisi dalam kelas. Terdapat pengaruh yang signifikan dari intensitaskomunikasi antarpribadi terhadap motivasi belajar paara siswa. Dengan demikian disimpulkan bahwa untukmeningkatkan motivasi belajar siswa diperlukan komunikasi antarpribadi (personal) antara penasehat akademik danpara mahasiswa yang lebih aktif dan serius. 
INTERAKSI DAN KOMUNIKASI DOSEN DAN MAHASISWA DALAM PROSES PENDIDIKAN ABDUL MALIK ISKANDAR
Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol 5, No 1 (2019): AL-DIN: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.253 KB) | DOI: 10.35673/ajdsk.v5i1.570

Abstract

AbstrakKeberhasilan seorang mahasiswa dalam dunia akademik dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktor tersebut adalah peranan dosen penasehat akademik dalam memberikan arahan atau bimbingan atas problem yang dialami mahasiswa selama mengikuti proses perkuliahan. Oleh karena itulah artikel ini dimaksudkan untuk mengungkapkan proses pembimbingan yang berlangsung antara dosen dengan mahasiswa. Secara khusus proses pembimbingan tersebut terkait erat dengan persoalan komunikasi antar individu yang sifatnya interpersonal. Dalam konteks tersebut, maka diadakan penelitian ini berlangsung di Program Studi Pendidikan Sosiologi FKIP Universitas Mega Rezki Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa prodi sosiologi sebanyak 450 orang. Sampel yang ambil adalah 250 orang sebagai responden dengan menggunakan teknik stratified random sampling dari tiga angkatan yang masih aktif yaitu angkatan 2016, 2017, dan 2018. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan studi literatur. Analisis data menggunakan tabulasi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan (1) intensitas interaksi dan komunikasi interpersonal terkategori tinggi dengan capaian nilai 87. (2) dimensi dalam interaksi dan komunikasi interpersonal memiliki capaian nilai bervariasi, yaitu: keterbukaan (59,2% kategori rendah); dukungan (54% kategori rendah); Empati (46% kategori tinggi); rasa positif (43,2% kategori rendah); kesetaraan (66,8% kategori tinggi). Tiga dari dimensi tersebut terkategori rendah dan dua terkategori tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah interaksi dan komunikasi interpersonal penasehat akademik dengan mahasiswa berlangsung dengan frekuensi dan intensitas tinggi, tetapi tidak maksimal selama komunikasi berlangsung. Mahasiswa sering melakukan konsultasi namun tidak berkualitas. Kata Kunci: Interaksi, Komunikasi, Interpersonal, Empati, Keterbukaan.
Peningkatan Hasil Belajar PKN Melalui Model Pembelajaran Flipped Classroom dengan Metode Daring Dimasa Pandemi Covid-19 pada Siswa Kelas V SD Kemala Bhayangkari Kota Makassar Marlina Ratte; R. Supardi; Abdul Malik Iskandar
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.935 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v3i2.560

Abstract

Latar Belakang: Skripsi.Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Megarezky, Dibimbing oleh R Supardi dan Abdul Malik Iskandar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn dengan menggunakan model pembelajaran flipped classrom dengan metode daring pada siswa kelas V SD Kemala Bhayangkari Kota Makassar. Tujuan: Meningkatkan hasil belajar pkn dengan menggunakan model pembelajaran flipped classrom dengan metode daring pada siswa kelas V SD Kemala Bhayangkari Kota Makassar. Metode: Pendekatan kuantitatif dengan penelitian tindakan kelas atau PTK yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus tiga kali pertemuan dengan alur kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil: Nilai rata-rata pada siklus I adalah 63,17%. Pada siklus II terdapat 2 siswa yang tidak tuntas dengan nilai persentase 10,53%, berada pada ategori sangat kurang, sedangkan siswa yang mendapatkan nilai tuntas terdapat 17 siswa dengan nilai presentase 89,47% berada pada kateori sangat baik. Kesimpulan: Nilai rata-rata pada siklus II adalah 81,05%. Sehingga dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I dan hasil belajar siklus II yang mengalami peningkatan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan menggunakan model pembalajaran flipped classroom dengan metode daring dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas V SD Kemala Bhayangkari Kota Makassar.
Adolescent Dropouts in Balantang Malili Village, East Luwu Regency: (Sociology of Education Study ABDUL MALIK ISKANDAR; Jalal Jalal; Akhiruddin Akhiruddin; Harifuddin Harifuddin; Andi Herlina
Hasanuddin Journal of Sociology VOLUME 4, ISSUE 1, 2022
Publisher : Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/hjs.v4i1.20046

Abstract

This study aims to analyze the lives of out-of-school children in adolescents in Balantang Village, Malili District, East Luwu Regency. How is the life of out-of-school teenagers in Balntang Village, Malili District, East Luwu Regency? Why do teenagers of productive age in Balantang Village, Malili Subdistrict, East Luwu Regency choose to drop out of school? This study uses a qualitative approach. The main informants consisted of children who had dropped out of school as many as 9 people and the key information consisted of school principals, parents and 4 community leaders. Data collection techniques used are in-depth interviews, respondent observations and available documents and literature study. Using data reduction analysis, data presentation and data validity of researcher bending, triangulation, time extension, Focus Group Discussion. In-depth analysis. The results showed that children who dropped out of school were caused by many factors, including family, peers, economy, living environment, school environment. The conclusion of the research is that children who drop out of school and are unemployed have two behaviors: 1. Negative behavior such as hanging out, drinking alcohol, fighting between teenagers, forming gangs. Positive behaviors such as helping people earn a living, and choosing their own jobs
POLA ADAPTASI SOSIAL GURU PADA PEMBELAJARAN VIRTUAL MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA NEGERI 19 KOTA MAKASSAR: SOCIAL ADAPTATION PATTERNS OF TEACHERS IN VIRTUAL LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN SMA NEGERI 19 MAKASSAR CITY Etria Tika Tinur; Abdul Malik Iskandar; Arefenti Amir
Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa (Kapasa) : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2021): Desember KAPASA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MEGAREZKY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.888 KB) | DOI: 10.37289/kapasa.v1i1.64

Abstract

The purpose of this study was to determine the process of social adaptation of teachers during the COVID-19 pandemic, patterns of teacher social adaptation, and the factors that influence the pattern of social adaptation of teachers in virtual learning during the COVID-19 pandemic at SMA Negeri 19 Makassar City. Using a descriptive qualitative approach with principal informants as key informants, teachers, students and parents of students. Data collection techniques used are observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis techniques consist of data reduction, display data and drawing conclusions. The results of the research and discussion show that the pattern of teacher social adaptation in virtual learning during the COVID-19 pandemic at SMA Negeri 19 Makassar City, including the Covid-19 pandemic, is a condition or situation that forces teachers and students to enter virtual learning. The patterns formed include cultivating a disciplined attitude, respecting time and having a sense of responsibility in carrying out tasks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Proses adaptasi sosial guru pada masa pandemi covid-19, pola adaptasi sosial guru, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pola adaptasi sosial guru pada pembelajaran virtual masa pandemi covid-19 Di SMA Negeri 19 Kota Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan kepala sekolah sebagai informan kunci, guru-guru, peserta didik dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan bahwa pola adaptasi sosial guru pada pembelajaran virtual masa pandemi covid-19 Di SMA Negeri 19 Kota Makassar diantaranya pandemi covid-19 adalah suatu kondisi atau keadaan yang memaksa guru maupun peserta didik untuk memasuki pembelajaran secara virtual. Pola yang terbentuk diantaranya yaitu menumbuhkan sikap disiplin, menghargai waktu dan mempunya rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas.