Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIVITAS HYPNOTHERAPY DAN PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM Mona Dewi Utari; Fatma Richa Rahmana; Nia Desriva
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2889

Abstract

Keberhasilan Pemberian ASI eksklusif di Indonesia sangat rendah yaitu 35% sehingga sangat diperlukan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat (Retnani, 2016). Salah satu yang menjadi penyebab menurunya pemberian ASI adalah karena kurangnya produksi hormon oksitosin dan prolaktin. Hypnoterapy dan perawatan payudara dapat meningkatkan jumlah produksi hormon oksitosin dan prolaktin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiaman efektifitas hypnoterapy dan perawatan payudara terhadap kelancaran produksi ASI. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode observasional. Penelitian ini menggunakan metode Quasi- Eksperiment (Eksperiment Semu) dengan rancangan Pre and Post Test With Non Control Design suatu desain penelitian yang bertujuan menguji hubungan sebab akibat. Dengan membandingkan dua hasil evaluasi yaitu pretest dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Postpartum di RS. Pekanbaru Medical Center. Hasil penelitian  bedasarkan uji pengaruh menggunakan Paired Sample T-Test pada kelompok intervensi menunjukkan hasil p value =0,000 yang menunjukkan adanya efektivitas pelaksanaan hypnoterapy dan perawatan payudara terhadap kelancaran produksi ASI pada Post Partum di RS.PMC. Berdasarkan uji T Independent T- test didapatkan nilai p = 0,040 < 0,05 dengan nilai mean pada kelompok eksperimen sebesar 8,44. Dengan adanya penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan terutama di RS. PMC mampu untuk memberikan hypnoteraphy dan perawatan payudara terhadap ibu postpartum sehingga produksi ASI ibu lancar.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TERHADAP PENCEGAHAN STRIAE GRAVIDARUM PADA KEHAMILAN DI RS PMC: Striae Gravidarum, Virgin Coconut Oil (VCO) Fenny Fenny; Nia Desriva
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 9 No 1 (2020): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v9i1.545

Abstract

Striae Gravidarum is a common skin disorder that occurs during pregnancy which is commonly found in the mother's stomach. The prevalence of striae gravidarum in pregnant women ranges from 50-90%. The effects of striae gravidarum cause itching, heat and dry and emotional disturbances, causing cosmetic problems in most mothers. Virgin Coconut Oil (VCO) has an effective content to maintain skin elasticity, many contain moderate chain saturated fatty acids, which are believed to be drugs that can prevent striae. This research is a research using analytical survey method with pre experimental design approach with pretest-posttest with control group design. The population in this study was 32 pregnant women who had striae gravidarum, before they were pre-tested by observing the amount of striae, then interventions were carried out by applying Virgin Coconut Oil (VCO) to the belly of pregnant women, after that a posttest was done by re-observing the amount of striae. striae gravidarum. This study uses the Paired Sample T-test hypothesis test to determine the effectiveness of administration of Virgin Coconut Oil (VCO) to prevent straie gravidarum in pregnancy. The application of applying Virgin Coconut Oil (VCO) on the belly of pregnant women carried out for 8 weeks and showed a decrease in the number of straie gravidarum in pregnant women. Based on the effect test using Paired sample T-test in the pre-test group showed the results of p = 0.162 <0.05 and in the post-test group p = 0.000 <0.05. thus it can be concluded the effectiveness of giving Virgin Coconut Oil (VCO) to striae gravidarum in pregnant women.
PERSPEKTIF IBU HAMIL TENTANG PERAN SUAMI DALAM PEMENUHAN GIZI SELAMA TRIMESTER I DI RB ERNITA TAHUN 2018 Nia Desriva
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 8 No 1 (2019): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.698 KB)

Abstract

The role of a husband in fulfilling the nutrition of pregnant women is an indispensable action for a pregnant woman to prevent malnutrition in pregnant women and the birth of a baby with various risks and complications caused by complaints of nausea vomiting and increased emotions in the first trimester they experience. The purpose of this study was to determine the perspective of first trimester pregnant women about the role of husbands in fulfilling nutrition. The research design used in this study is qualitative phenomenology. The sampling technique used in this study was purposive sampling with 10 participants. Data collection is done by in-depth interviews using a recording device. The age of all participants ranged from 20-35 years. The majority of participants were in parity 1 (one). The majority of participants are Muslim. The majority of the participants' last education was high school. The majority of the ethnic groups participating in the husband are Javanese, and the majori ty of the participants' work is the IRT (Housewife). The results showed that there were four categories of expectant mothers' perspectives on the role of husbands in fulfilling nutrition during the first trimester, namely fulfilling the desires of the mother, serving mother's favorite food, accompanying the mother, reminding them to consume nutritious food. The results of the study showed that a small proportion of participants had supported the role of the husband. Therefore, it is expected that participants who have not supported or who have not felt the role of husbands, to better support the role of husbands so that husbands can better understand that the roles performed are very useful for mothers during the first trimester of pregnancy.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP REMAJA DALAM MENANGGULANGI PREMENSTRUASI SYNDROME DI PRODI D-III KEBIDANAN STIKES PMC TAHUN 2017 Nia Desriva; Melisa syafrina
Menara Ilmu Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i8.873

Abstract

Premenstrual syndrome (PMS) is a collection of symptoms that usually from one weekbefore menstruation, and disappear when menstruation comes, although it may continueuntil menstruation stops. Based on a preliminary survey conducted found that studentswho know about premenstrual syndrome, namely 40%, and who do not know aboutpremenstrual syndrome that is 60% that did in the D3rd Prodi Midwifery STIKes PMC.Attitudes to reduce and mitigate the occurrence of premenstrual syndrome is needed. Toreduce the incidence of premenstrual syndrome, each individual must be able to cope withhow to manage your diet. If breast pain and headaches can rest and exercise. Thisresearch uses analytic design with cross sectional approach that aims to determine theattitude of youth in overcoming premenstrual syndrome. The research was carried out onstudents Prodi D3rd Midwifery STIKes Pekanbaru Medical Center totaling 113respondents through questionnaires. This research method using a proportional stratifiedrandom sampling. From the results of this study concluded that as many as 85% ofstudents knowledge about premenstrual syndrome included in the category of less, and asmuch as 53.1% of students in tackling attitudes premenstrual syndrome include enoughcategories. Relationship of knowledge to the youth attitude in tackling significantpremenstrual syndrome (ρ> 0.05), Results of this study can be recommended for furtherresearch, are expected to be able to search for other factors related about premenstrualsyndrome.Keywords: Knowledge, Attitudes, Adolescent, premenstrual syndrome
EFEKTIVITAS PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI RS.PMC Mona Dewi Utari; Nia Desriva
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2448

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan ideal bagi bayi yang mengandung sejumlah nutrien yang terbukti bermanfaat untuk tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Kandungan ASI bervariasi tergantung pada waktu pengeluaran ASI, usia bayi dan nutrisi ibu. Salah satu upaya yang dilaksanakan untuk memperlancar pengeluaran ASI adalah dengan perawatan payudara. Perawatan payudara adalah suatu tindakan perawatan payudara baik oleh ibu post partum maupun dibantu oleh orang lain yang dilaksanakan mulai hari pertama atau kedua setelah melahirkan dengan cara menjaga agar payudara senantiasa bersih dan terawat. Perawatan payudara yang dilakukan tersebut bermanfaat mempengaruhi hipofise untuk mengeluarkan hormon prolaktin dan oksitosin, hormon prolaktin mempengaruhi jumlah produksi ASI dan hormon mempengaruhi pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya efektivitas perawatan payudara terhadap kelancaran produksi ASI. Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperiment (Eksperiment Semu) dengan rancangan Pre and Post Test With Non Control Design. Pada penelitian ini menggunakan uji hipotesis Paired sampel t-tes untuk mengetahui Efektivitas perawatan payudaran terhadap Kelancaran ASI Ibu Postpartum. Kemudian untuk uji beda pengaruh antara kelompok pre tes dan kelompok post tes digunakan uji Independent Sample T- Test. Hal ini menunjukkan adanya efektivitas perawatan payudara terhadap kelancaran produksi ASI pada Post Partum di RS.PMC. Serta berdasarkan uji T Independent T- test didapatkan nilai p = 0,00 < 0,05 dengan nilai mean pada kelompok eksperimen sebesar 7,92. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya efektivitas perawatan payudara terhadap kelancaran produksi ASI. Dengan adanya penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan mampu untuk memberikan perawatan payudara kepada setiap ibu postpartum di rumah sakit PMC.
EFEKTIVITAS HYPNOTERAPHY MENTALITY TERHADAP MOTIVASI KINERJA TENAGA PENDIDIK: Tenaga Pendidik, Motivasi, Hypnotherapy Mentality NIA DESRIVA; Mona Dewi Utari
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 9 No 1 (2020): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v9i1.547

Abstract

Educators are professionals who are tasked with planning and implementing the learning process, assessing learning outcomes, conducting mentoring and training, and conducting research and community service, especially for educators at tertiary institutions. Sharpening and awakening the basic mentality of educators to have a positive character is very necessary for the progress and harmonization of the world of work so that the emergence of good work motivation. Hypnotherapy is an intervention technique by utilizing empowerment through the subconscious, providing positive suggestions in building strong mental and positive thoughts so as to increase work motivation. This study uses a Quasi-Experiment (Quasi Experiment) method with a Pre and Post Test with Non Control Design. The population in this study were teaching staff in institutions or universities, the research sample was taken using a purposive sampling technique with 32 teaching staff, 16 people for the intervention group or who were given treatment and 16 people for the control group who were not given treatment. Based on the effect test using Paired sample T-test in the experimental group showed the results of p = 0,000 <0.05 and in the control group p = 0.164 <0.05. This shows the effectiveness of the implementation of hypnotensive mentality on the performance motivation of PMC STIKes teaching staff.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI KELAS XI DI SMA N 14 PEKANBARU Wira Ekdeni Aifa; Nia Desriva
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3439

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi antara masa anak-anak dan dewasa yang ditandai oleh adanya perubuhan fisik, emosi dan psikis. Masa remaja, yakni antara usia 10-19 tahun, adalah suatu periode masa pematangan organ reproduksi manusia, dan sering disebut masa pubertas. Menstruasi adalah perdarahan yang siklik dari uterus. Panjang siklus haid ialah jarak antara tanggal mulainya haid yang lalu dan mulainya haid yang akan datang. Hari di mulai pendarahan dinamakan hari pertama siklus. Panjang siklus haid yang normal di anggap sebagai siklus yang klasik ialah 28 hari, tetapi variasinya cukup luas, bukan saja antara beberapa wanita yang sama. Lebih dari 90% wanita mempunyai siklus menstruasi antara 24 sampai 35 hari. Personal hygiene merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi kelas XI di SMA 14 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMA 14 Pekanbaru di Kelas XI yaitu berjumlah 61 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value = 0,000), sumber informasi (p value = 0,000), pendapatan orang tua (p value = 0,020), dengan perilaku personal hygiene pada saat menstruasi di SMA 14 Pekanbaru. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan pengetahuan dan informasi untuk seluruh remaja putri. Kata Kunci : Remaja, Menstruasi, Personal Hygiene