cover
Contact Name
Lyna Latifah
Contact Email
lyna.latifah@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lyna.latifah@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang City, Central Java 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment
ISSN : -     EISSN : 27212645     DOI : https://doi.org/10.15294/ijde
Core Subject : Social,
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment invites manuscripts in the various topics include, but not limited to, functional areas of: - Applied Economics; - Education for Sustainable Development; - Applied Business; - Applied Technology; and - Community development.
Articles 40 Documents
RAISING AWARENESS OF VILLAGE ARCHIVES ORDERLY THROUGH RECORD MANAGEMENT ASSISTANCE PROGRAM BASED ON SIMULATION VIDEO Ismiyati, Ismiyati; Pramusinto, Hengky; Marimin, Marimin; Handayani, Bestari Dwi; Sholikah, Mar'atus
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 2 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v2i2.40443

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan aparatur desa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib arsip di Desa Kenteng. Upaya meningkatkan keterampilan dan kesadaran aparat desa dalam mengelola arsip sesuai kaidah yang berlaku dilakukan melalui pendampingan teknis penataan arsip sesuai kaidah kearsipan di lingkungan pemerintahan. Hasil dari kegiatan masyarakat ini menunjukkan partisipasi peserta sangat tinggi dalam kegiatan webinar record management. Kegiatan webinar berkaitan dengan teknik penataan arsip. Kegiatan webinar dimaksudkan sebagai pengganti kegiatan sosialisasi secara langsung, karena masa pandemi COVID-19 mengharuskan segala bentuk kegiatan tatap muka dikurangi. Untuk itu, kegiatan pengabdian dilakukan dengan acara webinar. Setelah diberikan webinar, dilanjutkan dengan pendampingan teknis kearsipan dengan cara simulation video di lapangan tentang penataan kembali arsip sesuai klasifikasi yang ada, dengan tujuan agar aparatur desa tertib akan arsip. Selain itu, arsip yang dibutuhkan dapat mudah ditemukan kembali. Evaluasi kegiatan webinar dan pendampingan penataan arsip ini menunjukkan bahwa seluruh aparatur desa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan dan kesadaran terhadap tertib arsip desa. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of village apparatus and raise awareness of the importance of orderly archives in Kenteng Village. Efforts to improve the skills and awareness of village officials in managing archives in accordance with applicable rules are carried out through technical assistance in the arrangement of archives in accordance with archival rules in the government environment. The results of this community activity showed very high participation of participants in record management webinar activities. Webinar activities related to archival structuring techniques. Webinar activities are intended as a substitute for direct socialization activities, as the COVID-19 pandemic requires all forms of face-to-face activities to be reduced. Therefore, devotional activities are carried out with webinar events. After being given a webinar, followed by archival technical assistance by means of simulation video in the field about the rearranging of archives according to existing classifications, with the aim of orderly village apparatus will archive. In addition, the required archives can be easily rediscovered. Evaluation of webinar activities and assistance in the arrangement of this archive shows that all village apparatus shows improvement in the ability and awareness of the orderly village archives.
STRENGTHENING MSMEs THROUGH OPTIMIZATION OF TECHNOLOGY UTILIZATION FOR MARKETING MEDIA IN TOROH PURWODADI SUBDISTRICT Oktarina, Nina; Purasani, Hanna Netti
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 2 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v2i2.41021

Abstract

Pemasaran produk pada paguyuban UMKM Toroh masih di lakukan dengan cara sederhana yaitu menunggu pembeli untuk mendistribusikan produk di sekitar wilayah Purwodadi, pendapatan dari hasil penjualan belum optimal maka diperlukan strategi meningkatkan penjualan. Pelatihan dari tim pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan pemilik UMKM dalam menggunakan media online untuk meningkatkan jangkauan pemasaran. Melalui strategi ini maka akan ada peningkatan omset pada para pelaku UMKM secara signifikan sehingga masyarakat Toroh lebih sejahtera. Pelatihan yang diberikan kepada paguyuban UMKM disambut antusias oleh anggota paguyuban, 21 anggota paguyuban terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama pemberian materi dan tahap kedua berupa praktek. Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim pengabdian bersama dengan peserta pengabdian. Pelatihan berlangsung dengan lancar dan setelah mengikuti pelatihan diharapkan peserta dapat menerapkan penggunaan media online untuk memasarkan produk UMKM Toroh. Sehingga jangkauan pemasaran produk akan lebih luas dan pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan pemilik UMKM. Product marketing in the Toroh MSMEs group is still done in a simple way, namely waiting for buyers to distribute products around Purwodadi area, revenue from sales results are not optimal, it is necessary to increase sales strategy. The training from the community service team aims to improve the insights and skills of MSMEs owners in using online media to increase marketing reach. Through this strategy, there will be an increase in turnover in MSMEs significant so that the people of Toroh are more prosperous. The training given to MSMEs groups was enthusiastically welcomed by members of the group, 21 members of the group were actively involved in community service activities. Training activities are carried out in two stages. The first stage of material giving and the second stage in the form of practice. Evaluation of community service activities is carried out by the community service team together with the participants of the service. The training took place smoothly and after attending the training it is expected that participants can apply the use of online media to market Toroh MSMEs products. So that the range of product marketing will be wider and will eventually be able to increase the income of MSMEs owners.
TRAINING IN MAKING NATURAL HAND SANITIZER FROM BETEL LEAF AND LIME IN THE COMMUNITY OF BREBES KETANGGUNGAN VILLAGE Mayangsari, Bella; Fatmawati, Dian; Setiawan, Isnanda; Furi, Melia Ratna; Sofana, RD Putra
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 2 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v2i2.41024

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh kelompok KKN BMC-19 UNNES 2020 di Desa Ketanggungan bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pelatihan pembuatan hand sanitizer alami dari daun sirih dan jeruk nipis di tengah pandemi covid-19. Manfaat langsung dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah sebagai tambahan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kepada masyarakat Desa Ketanggungan dengan pemanfaatan bahan dasar alami untuk membuat hand sanitizer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan pemberian materi dan praktik pemanfaatan bahan dasar alami sebagai bentuk upaya pembuatan hand sanitizer alami. Khalayak sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat Desa Ketanggungan RT 01 RW 05. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik melalui media sosial. Evaluasi kegiatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah aspek pengetahuan dan keterampilan. Community service activities carried out by the KKN BMC-19 UNNES 2020 group in Ketanggungan Village aim to provide knowledge about training in making natural hand sanitizer from betel leaves and lime in the midst of the covid-19 pandemic. The direct benefit of this community service activity is in addition to knowledge, skills and experience to the community of Ketanggungan Village with the use of natural basic materials to make hand sanitizer. This community service activity is carried out in the form of training with the provision of materials and practices of utilizing natural basic materials as a form of efforts to make natural hand sanitizer. The target audience of this community service activity is the community of Ketanggungan Village RT 01 RW 05. The method of activity used in community service is the method of lectures, Q&A, discussion and practice through social media. Evaluation of activities used in community service is an aspect of knowledge and skills.
TRAINING ON HYDROPONIC CULTIVATION OF PAKCOY VEGETABLE WICK SYSTEM WITH UTILIZATION OF PLASTIC CUP WASTE IN PETUNJUNGAN VILLAGE Silviana, Dhea; Pratiwi, Adinda Liliana; Sari, Novita; Laila, Novianti Fajar; Bachtiar, Moh Rezza
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 2 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v2i2.41041

Abstract

Kegiatan pelatihan budidaya hidroponik yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN BMC UNNES 2020 kepada masyarakat RT.05 RW.01 di Desa Petunjungan bertujuan memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah gelas plastik sebagai media hidroponik sistem wick. Manfaat langsung dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah sebagai tambahan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kepada masyarakat dengan pemanfaatan limbah gelas plastik sebagai alternatif media tanam. Manfaat turunan yang diharapkan adalah dengan pemanfaatan limbah gelas plastik sebagai media hidroponik dapat meningkatkan penghasilan bagi buruh tani dan petani serta dapat menyejahterakan masyarakat di desa Petunjungan. Kegiatan pelatihan kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan pemberian materi dan praktik pemanfaatan limbah gelas plastik sebagai media hidroponik. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelatihan kepada masyarakat ini adalah metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan praktik. Evaluasi kegiatan yang digunakan dalam pelatihan masyarakat ini adalah aspek pengetahuan dan keterampilan. Hydroponic cultivation training activities conducted by students of KKN BMC UNNES 2020 to the community RT.05 RW.01 in Petunjungan Village aims to provide knowledge on the utilization of plastic glass waste as a hydroponic media wick system. The direct benefit of this community service activity is in addition to knowledge, skills and experience to the community with the use of plastic glass waste as an alternative planting media. The expected derivative benefits are by utilizing plastic glass waste as a hydroponic medium to increase income for farmworkers and farmers and can prosper the community in Petunjungan village. This training activity to the community is carried out in the form of training with the provision of materials and practices for the utilization of plastic glass waste as a hydroponic medium. The methods of activity used in training to the community are lectures, question and answer methods, demonstrations and practices. Evaluation of activities used in this community training is an aspect of knowledge and skills.
COUNTERMEASURES OF NEGATIVE EXTERNALITY THROUGH THE UTILIZATION OF USED GOODS FOR LIVE PHARMACIES Marpaung, Grace Natalia; Bowo, Prasetyo Ari; Suseno, Deky Aji; Putri, Phany Ineke; Kumala, Sepviana Nur
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 2 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v2i2.42001

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan yang sering terjadi di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Berdasarkan data pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang jumlah penduduk miskin di Kabupaten Batang pada tahun 2019 sebesar 64,07 ribu jiwa. Dalam mengatasi masalah-masalah yang terjadi, tim pengabdian memberikan beberapa solusi untuk membantu mengurangi permasalahan tersebut. Solusi yang ditawarkan tim pengabdian yaitu Pemanfaatan Sampah Botol Plastik Menjadi Apotek Hidup yang Memiliki Daya Jual. Pemanfaatan sampah botol plastik tersebut dapat mengurangi dampak eksternalitas negative dari banyaknya sampah yang menumpuk dan juga dapat memiliki daya jual sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Tim memilih satu desa sebagai tempat untuk mengimplementasikan solusi tersebut yaitu desa Lobang. Tahapan dari metode yang dilakukan yaitu: 1. Persiapan, 2. Pelaksanaan, 3. Evaluasi dan pendampingan Poverty is a common problem in Indonesia, no exception in Batang Regency, Central Java. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) Batang regency the number of poor people in Batang Regency in 2019 amounted to 64.07 thousand people. In addressing the problems, the service team provided several solutions to help reduce the problem. The solution offered by the service team is Utilization of Plastic Bottle Waste into a Living Pharmacy that Has Selling Power. The utilization of plastic bottle waste can reduce the negative externality impact of the amount of waste that accumulates and can also have selling power so as to increase people's income. The team chose one village as the place to implement the solution, namely Lobang village. Stages of the method are: 1. Preparation, 2. Implementation, 3. Evaluation and assistance.
ANTI DRUG SOCIALIZATION AND FREE ACCEPTANCE OF HIGH SCHOOL STUDENTS OF HARAPAN NATION VILLAGE GETAS KECAMATAN KALORAN, TEMANGGUNG REGENCY Irianto, Ery; Putri, Norma Tri Diana; Sekarningtias, Felia Oktaviana; Lestari, Mulyani Indah
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 1 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v1i2.42251

Abstract

The basis of research on anti-drug socialization is motived by the close distance between Kaloran Regency, Temanggung Regency and Semarang Regency, especially in the Bandungan area, where there is a place with nightlife that is quite alarming, so this research aims to prepare and be responsible for decisions, reduce juvenile delinquency among Hope Ban gsa High School students in Regency of Regency, Temanggung Regency, information and disseminate the effects of drug abuse, and information and spread the influence of free sex among teenagers. through anti-liquor and free promos. After the students at Harapan Bangsa High School get free socialization and association using active, participatory methods, lectures, discussions, and video screenings as effective media in delivering material. The program implementation system and the promise of anti-drug socialization through three stages, namely: the preparation phase, the implementation phase, and the evaluation stage. The results obtained from research through socialization and drug-free associations, Harapan Bangsa High School students who are aware of the various impacts caused, can provide valid information related to the dangers of drugs and promiscuity, and students are expected to understand the information obtained so students can be an example of the community in around his village and can become a successor to the nation without drugs and good behavior. Dasar dari penelitian mengenai sosialisasi anti narikoba adalah dilatar belakangi oleh dekatnya antara Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung dengan Kabupaten Semarang khususnya daerah kawasan Bandungan yang terdapat tempat-tempat dengan hiburan malam yang keberadannya cukup mengkhawatirkan, sehingga dari penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa dalam mengembangkan kepribadiannya, mempersipkan dan keputusan yang bertanggungjawab, mengurangi kenakalan remaja dikalangan siswa SMA Harapan Bangsa di Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung, menginformasikan dan menyebarluaskan pengaruh penyalahgunaan narkoba, dan menginformasikan dan menyebarluaskan pengaruh seks bebas dikangan remaja melalui sosialisasi anti narkoba dan pergaulan bebas. Setelah para siswa di SMA Harapan Bangsa mendapatkan sosialisasi anti narkoba dan pergaulan bebas dengan mengunakan metode aktif, partisipatif, ceramah, diskusi, serta penayangan video sebagai media efektif dalam menyampaikan materi. Sistem dari pelaksanaan program sosialisasi anti narkoba dan pergaulan bebas melalui tiga tahapan yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evalusi. Hasil yang didapatkan dari penelitian dengan cara sosialisasi anti narkoba dan pergaulan bebas ini, siswa SMA Harapan Bangsa daapt sadar dengan berbagai dampak yang ditimbulkan, dapat memberikan informasi yang valid terkait dengan bahaya obat-obat terlarang dan pergaulan bebas, dan para siswa diharapkan dapat paham dengan informasi yang didapatkan sehingga para siswa ersebut dapat menjadi teladan para masyarakat disekitar desanya dan dapat menjadi penerus bangsa tanpa narkoba serta bersikap dengan baik.
STRENGTHENING THE ROLE OF UMKM (KnK KOFFEE RESOURCES) THROUGH SOCIALIZATION AND COMPLETION OF THE COMPOSITION OF FINANCIAL STATEMENTS AND TAX REPORTS (Study in the Home Industry Processing Coffee Beans Supply 75% Coffee Shops in Semarang) Sari, Maylia Pramono; Suryarini, Trisni; Maftukhah, Ida
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 1 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v1i2.42253

Abstract

The activities of community services conducted by the Community Services Team of Universitas Negeri Semarang (PPM Unnes) with a target audience of micro small and medium enterprises (SMEs) in the city of Semarang, namely Knk Koffee Resources. The home industry of coffee processing is the stockist of 60 (supplier 75%) coffee shops in Semarang, the average incomes is 100 million per month. The purpose of the PPM activities to provide reinforcement to the PPM program partners by providing solutions to the problems faced. KnK Koffee Resources does not yet have a regular financial statement, relying solely on billing recap and sales receipt. Recognition from the owner that it is still difficult to make a good decision when relying solely on bookkeeping reports that have been owned. Therefore, this PPM activity is carried out in the form of socialization, training and mentoring with the provision of materials (lectures and simulation practices) related to the preparation of financial statements and tax reports. Expected to improve the knowledge and skills of owners and employees of the administration (bookkeepers and treasurer) in conducting financial management, financial and tax report preparation, increasing sales income and facilitating funding for business expansion. Semarang Mayor is very supportive, give positive appreciation and make the example of KnK Koffee Resources as a coffee processing home industry that has successfully penetrated business penetration, not dwell in the market of Semarang only. With the improvement of financial reporting system to KnK Koffee Resources triggers the creation of a young business ecosystem of startups in Semarang. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (PPM Unnes) dengan khalayak sasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Semarang yaitu Knk Koffee Resources. Industri rumahan pengolahan kopi ini merupakan stockist dari 60 (penyuplai 75%) kedai kopi di Semarang, beromset rata rata 100jt per bulan. Tujuan dari kegiatan PPM untuk memberikan penguatan kepada mitra program PPM dengan memberikan bantuan solusi atas permasalahan yang dihadapi. KnK Koffee Resources belum memiliki laporan keuangan regular, hanya mengandalkan pada rekap billing dan nota hasil penjualan. Pengakuan dari pemilik bahwa masih sulit dilakukan pengambilan keputusan bila hanya mengandalkan pada laporan pembukuan yang selama ini dimilikinya. Oleh karena itu kegiatan PPM ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan pendampingan dengan pemberian materi (ceramah dan praktik simulasi) terkait penyusunan laporan keuangan dan laporan pajak. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pemilik serta karyawan administrasi (pembuku dan bendahara) dalam melakukan pengelolaan keuangan, penyusunan laporan keuangan dan pajak, meningkatnya omset penjualan dan memudahkan pendanaan untuk ekspansi usaha. Walikota Semarang sangat mendukung, memberi apresiasi positif serta menjadikan contoh KnK Koffee Resources ini sebagai industri rumahan pengolahan kopi yang telah berhasil melakukan penetrasi bisnis keluar, tidak hanya berkutat di market Kota Semarang saja. Dengan pembenahan sistem pelaporan keuangan pada KnK Koffee Resources memicu terciptanya ekosistem bisnis rintisan anak muda di Kota Semarang yang lebih baik.
PAEDAGOGIC COMPETENCY STRENGTHENING TEACHERS OF VOCATIONAL SCHOOLS OF WIDYA PRAJA UNGARAN THROUGH TRAINING OF LEARNING MODELS Setiyani, Rediana; Nuryana, Ita; Tarmudji, Tarsis
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 1 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v1i2.42255

Abstract

Entering the industrial era 4.0, the challenges of life and life are very dynamic and complex. All want a fundamental and significant change in the process of education and learning of students, which contains strong implications for changes in the roles and tasks performed by teachers.Pedagogic competence is one of the competencies that must be mastered by a teacher. Teachers can develop their competencies through learning from various training programs from schools and from outside the school and from school infrastructure, libraries, laboratories, internet, as well as other educational programs and facilities. Thus, teachers are expected to be able to be professional in the education and teaching process in the classroom. Schools are expected to provide training and learning resources for the formation of competent teachers, schools are expected to have a teacher competency development management. One of the competencies that must be possessed by a teacher is pedagogical competence. From the results of UKG in the city of Semarang many teachers did not qualify. The UKG results for pedagogical competencies alone, the average national score in 2015 was only 48.94, which is far below the minimum competency standard (SKM), which is 55. And in 2016, the national pedagogic average increased to 63, 79 However, this figure is still below the 2016 Minimum Competency Standard (SKM) of 65. For this reason, efforts need to be made to strengthen teacher pedagogical competence. The community service team of Economic Education, UNNES Faculty of Economics held a training learning model to strengthen the pedagogical competence of Widya Praja Ungaran vocational school teachers. Memasuki era industri 4.0, tantangan hidup dan kehidupan sangatlah dinamis dan kompleks. Semua menghendaki adanya perubahan yang mendasar dan signifikan terhadap proses pendidikan dan pembelajaran peserta didik, yang di dalamnya mengandung implikasi kuat terhadap perubahan peran dan tugas yang dilakukan oleh guru. Kompetensi Pedagogik merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasi oleh seorang guru. Guru dapat mengembangkan kompetensinya melalui belajar dari berbagai program latihan dari sekolah maupun dari luar sekolah dan dari sarana prasarana (perpustakaan, laboratorium, internet) sekolah, serta program dan fasilitas pendidikan lainnya. Dengan demikian, diharapkan guru akan mampu bersikap profesional dalam proses pendidikan dan pengajaran di kelas. Sekolah diharapkan menyediakan pelatihan dan sumber belajar demi terbentuknya guru yang kompeten, sekolah diharapkan memiliki manajemen pengembangan kompetensi guru. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang guru adalah kompetensi pedagogik. Dari hasil UKG di kota Semarang banyak guru-guru yang tidak lolos. Hasil UKG untuk kompetensi bidang pedagogik saja, rata-rata nilai nasional tahun 2015 hanya 48,94, yakni berada jauh di bawah standar kompetensi minimal (SKM), yaitu 55. Dan pada tahun 2016, rata-rata pedagogik nasional mengalami peningkatan menjadi 63,79. Namun, angka ini masih di bawah Standar Kompetensi Minimal (SKM) 2016 sebesar 65. Untuk itu, perlu dilakukan upaya untuk memperkuat kompetensi pedagogik guru. Tim pengabdian kepada masyarakat Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi UNNES mengadakan pelatihan model pembelajaran untuk menguatkan kompetensi pedagogik guru SMK Widya Praja Ungaran.
INCREASING LECTURER PROFESSIONALISM THROUGH INTERNATIONAL PUBLICATION IN PTS SE GROBOGAN DISTRICT Widodo, Joko; Oktarina, Nina; Pramusinto, Hengky; Wati, Rizqi Mustika
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 1 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v1i2.42256

Abstract

Community service activities carried out by the Community Service Team at PTS in Grobogan district aim to provide knowledge and skills regarding the preparation of scientific articles for international publications for PTS lecturers. The direct benefit of this community service activity is as additional knowledge, abilities and experience to PTS lecturers in Grobogan district in preparing articles for international publications. The expected benefit of derivatives is to increase the ability of lecturers in preparing scientific articles for international publications that will be able to improve the quality and quantity of international publications for PTS lecturers in Grobogan district and in the end will be able to increase the professionalism of lecturers. Community service activities are carried out in the form of training by providing material and practice in preparing scientific articles for international publications . The target audience of community service activities are lecturers PTS in Grobogan many as 20 people. The method of activities used in community service is the method of lecture, question and answer, discussion and practice. Evaluation of activities used in community service is the aspect of knowledge and skills. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat pada PTS di kabupaten Grobogan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai penyusunan artikel ilmiah untuk publikasi internasional bagi dosen PTS. Manfaat langsung dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah sebagai tambahan pengetahuan, kemampuan dan pengalaman kepada dosen PTS di kabupaten Grobogan dalam penyusunan artikel untuk publikasi internasional. Manfaat turunan yang diharapkan adalah peningkatan kemampuan dosen dalam penyusunan artikel ilmiah untuk publikasi internasional akan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi internasional dosen PTS di kabupaten Grobogan dan pada akhirnya akan dapat menigkatkan profesionalisme dosen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan pemberian materi dan praktik penyusunan artikel ilmiah untuk publikasi internasional. Khalayak sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dosen PTS di kabupaten Grobogan sebanyak 20 orang. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik. Evaluasi kegiatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah aspek pengetahuan dan keterampilan.
TRAINING FOR PREPARATION TO ENTER THE WORLD WORK TO IMPROVE ALUMNI SOFT SKILL DEPARTMENT OF IPS ECONOMIC EDUCATION UIN MATARAM Sehabuddin, Ahmad; Bahri, Saiful
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 1 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v1i2.42257

Abstract

The problems that occur in the Department of Social Sciences Education at the Islamic State University of Malang are that a) a lot still has no preparation in the form of soft skills in dealing with the world of work; b) a lumni require soft skills l in the world of work; c ) usually requires knowledge of the performance system both in BUMN, BUMS and other institutions.The method for solving these problems is to provide training in preparation for entering the workforce with discussion, demonstration and practice techniques regarding soft skills needed in the world of work. Preparatory training for entering the workforce is one way to equip and instill soft skills combined with actual facts with college alumni. Embedding soft skills in preparation for entering the workforce will help higher education alumni become competent individuals in their careers. Problem yang terjadi pada Alumni Jurusan Pendidikan IPS Ekonomi Universitas Islam Negeri Mataram yakni a) alumni masih banyak belum memiliki persiapan berupa soft skill dalam menghadapi dunia kerja; b) alumni membutuhkan soft skill dalam menghadapi dunia kerja; c) alumni membutuhkan pengetahuan tentang sistem kinerja baik di instansi BUMN, BUMS dan lembaga lainnya. Metode untuk memecahkan problem tersebut yakni memberikan pelatihan persiapan memasuki dunia kerja dengan teknik diskusi, demonstrasi dan praktek mengenai soft skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Pelatihan persiapan memasuki dunia kerja merupakan salah satu cara untuk membekali dan menanamkan soft skill yang dipadukan dengan fakta-fakta yang bersifat aktual kepada para alumni perguruan tinggi. Penanaman soft skill pada pelatihan persiapan memasuki dunia kerja akan membantu alumni perguruan tinggi menjadi individu yang kompeten dalam berkarir.

Page 1 of 4 | Total Record : 40