cover
Contact Name
Agustina Tri Wijayanti
Contact Email
agustina_tw@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sudrajat@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No 1 Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
ISSN : 23550139     EISSN : 26157594     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JIPSINDO, an academic journal that centered in social studies i.e social education (curriculum, teaching, instructional media, and evaluation), moral education, and multicultural education. We are interested in scholarship that crosses disciplinary lines and speaks to readers from a range of theoretical and methodological perspectives.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR M.Pd, sudrajat
JIPSINDO Vol 1
Publisher : JIPSINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas Pembelajaran IPS di SD melalui Pendidikan Multikultural. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), model Kemmis & Taggart yang terdiri dari: planning (perencanaan), acting & observing (pelaksanaan dan pengamatan), serta reflecting (refleksi). Tindakan penelitian dilakukan dengan tiga siklus dimana pada siklus pertama tindakan yang dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw, pada siklus kedua dengan model team games tournament, sedangkan pada siklus ketiga dengan model team investigation report. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles & Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion atau kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa; 1) siklus pertama pola perancangan upaya peningkatan meningkatkan kerjasama seluruh siswa, 2) siklus kedua pada pola penanaman sikap kerjasama dan kompetisi, 3) siklus ketiga pada cara siswa melakukan investigasi, merumuskan hipotesis, dan menyelesaikan permasalahan yang muncul.Kata kunci: Pendidikan Multikultural, Kualitas Pembelajaran, IPS di SD.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Sudrajat Sudrajat
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 1 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.836 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v1i1.2874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas Pembelajaran IPS di SD melalui Pendidikan Multikultural. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), model Kemmis Taggart yang terdiri dari: planning (perencanaan), acting observing (pelaksanaan dan pengamatan), serta reflecting (refleksi). Tindakan penelitian dilakukan dengan tiga siklus dimana pada siklus pertama tindakan yang dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw, pada siklus kedua dengan model team games tournament, sedangkan pada siklus ketiga dengan model team investigation report. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion atau kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa; 1) siklus pertama pola perancangan upaya peningkatan meningkatkan kerjasama seluruh siswa, 2) siklus kedua pada pola penanaman sikap kerjasama dan kompetisi, 3) siklus ketiga pada cara siswa melakukan investigasi, merumuskan hipotesis, dan menyelesaikan permasalahan yang muncul.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR (SD PB SOEDIRMAN, SD N DUKUH 09 PAGI, SD N SUSUKAN 06) Agustina Tri Wijayanti; Laely Armiyati
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 1 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.161 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v1i1.2877

Abstract

Pembelajaran IPS merupakan proses pembelajaran yang mempelajari manusia yang bertujuan untuk membuat siswa memiliki perilaku yang baik, keterampilan yang baik, sikap yang baik dan pengetahuan yang baik. Pendidikan karakter merupakan bagian dari studi ilmu sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pemahaman guru tentang pendidikan karakter, (2) untuk mengetahui kemampuan guru dari mengintegrasikan pendidikan karakter dalam rencana, tindakan dan evaluasi, (3) untuk mengetahui kesulitan guru untuk pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasilnya adalah (1) guru memiliki pemahaman yang baik tentang pendidikan karakter, (2) guru terintegrasi pendidikan karakter dalam rencana, tindakan dan evaluasi, tapi itu tidak maksimal dalam tindakan dan evaluasi, (3) kesulitan guru adalah memunculkan nilai-nilai karakter dalam sosial studi pembelajaran, terutama dalam peroses pembelajaran.
PENGARUH PEMBELAJARAN IPS BERBASIS ICT (INFORMATION AND COMMUNICATIONS TECHNOLOGY) DENGAN APLIKASI LECTORA INSPIRE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Heri Maria Zulfiati
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 1 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.489 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v1i1.2878

Abstract

Pertumbuhan yang cepat dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pendidikan memungkinkan siswa untuk mengakses bahan belajar yang lengkap dari berbagai sumber. Para siswa didorong untuk belajar mandiri dan mereka menjadi subyek belajar (student centered) dan guru dituntut inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran IPS berbasis ICT menggunakan Lectora Inspire dalam meningkatkan hasil belajar dari pada buku-buku teks. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental kuasi dilakukan di SD Negeri Gedongtengen Yogyakarta pada semester 2 tahun ajaran 2012/2013. Desain penelitian yang digunakan adalah Kelompok Kontrol acak desain pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Gedongtengen Yogyakarta. Sampel diambil dengan menggunakan teknik ketersediaan sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes dan kuesioner. Perbedaan hasil belajar IPS serta minat siswa belajar IPS antara kelas eksperimen dan kontrol dianalisis dengan menggunakan t-test independen untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IPS berbasis ICT dengan aplikasi Lectora Inspire. Hasil penelitian ini adalah (1) hasil belajar siswa dengan menggunakan ICT aplikasi Lectora Inspire lebih tinggi daripada menggunakan buku teks (t = 9,226 dan p= 0,004 α= 0,05, (2) minat belajar siswa menggunakan ICT dengan aplikasi Lectora Inspire lebih tinggi daripada menggunakan buku teks (t= 7,098 dan p= 0,001 α= 0,05 ).
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TUNJANGAN PROFESI GURU DI SMA NEGERI 1 PALU Idris Ade; Idrus Idrus
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 1 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.549 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v1i1.2879

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui:  (1) Bagaimana implementasi kebijakan pemberian tunjangan profesi guru di SMA Negeri 1 Palu? dan (2) Faktor-faktor apakah yang menghambat implementasi kebijakan tunjangan profesi guru.? Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Menganalisis implementasi kebijakan pemberian tunjangan profesi guru di SMA Negeri 1 Palu dan (2) Menganalisis faktor penghambat Implementasi kebijakan tunjangan profesi guru SMA Negeri 1 Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menyimpulkan (1) Secara keseluruhan implementasi kebijakan tunjangan profesi guru di SMAN 1 berjalan baik sesuai model Edward III yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Akan tetapi, ada satu indikator pada pada variabel sumber daya yakni staf pengelola belum mampu menjabarkan petunjuk kepala sekolah terkait pengelolaan administrasi kebijakan tunjangan profesi guru dan satu indikator terkait struktur birokrasi yakni kecepatan dan ketepatan pengiriman berkas masih perlu ditingkatkan; (2) Faktor penghambat implementasi kebijakan tunjangan profesi guru adalah kecenderungan staf pengelola menunggu perintah dan kurang inisiatif.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BUDI PEKERTI BERBASIS MULTIKULTURAL Musa Pelu, Herimanto, Triyanto,
JIPSINDO 2014: Jipsindo No. 1, Volume 1, Maret 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.036 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v1i1.2880

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis karakter dapat diterapkan dalam pelaksanaan karakter kurikulum pendidikan multikultural di sekolah menengah pertama (SMP) di Surakarta sebagai upaya mencegah budaya kekerasan di Surakarta.Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R & D) secara bertahap selama 3 (tiga) tahun. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif, tahun pertama dengan metode eksplorasi; tahun kedua dengan metode paparan, kelompok fokus, lokakarya, dan wawancara mendalam; tahun ke ketiga dengan metode pelatihan, model tes, evaluasi hasil pengujian, model direvisi dan ditingkatkan yang telah diuji, dan diseminasi hasil penelitian. Data yang dikumpulkan melalui informan, tempat dan peristiwa serta dokumen/file, atau melalui kelompok fokus, dan dianalisis dengan model interaktif.Hasil penelitian, yaitu: (1) guru telah menerapkan pembelajaran berbasis karakter multikultural melalui metode diskusi, simulasi, games, pelayanan masyarakat, pengamatan. Namun, sebagian besar guru kurang memahami konsep pendidikan multikultural, (2) guru dan stakeholder sangat mendukung rencana pembelajaran karakter berbasis multikultural, (3) perilaku pembelajaran telah dilaksanakan dengan berbasis multikultural melalui proses pembelajaran, pembiasaan, dan modeling. Pembiasaan dan pemodelan yang dilakukan oleh semua sekolah, (4) masih banyak hambatan dari siswa, guru/staf administrasi-karyawan, lingkungan sekitar sekolah, dana, sarana dan prasarana, kepala sekolah, orang tua, serta kebijakan pemerintah.Kata kunci : budi pekerti, karakter, multikultural, kekerasan
PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR TENTANG IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI WILAYAH III KECAMATAN KEBAYORAN BARU JAKARTA SELATAN Nur Wahyuni
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 2 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.17 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v2i1.2884

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui persepsi guru sekolah dasar terhadap pendidikan karakter di Wilayah III, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Subjek penelitian ini adalah guru sekolah dasar Wilayah III, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Objek penelitiannya adalah persepsi guru terhadap pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif menggunakan Uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan persepsi guru Sekolah Dasar di di Wilayah III, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terhadap pendidikan karakter hipotesis (H1) diterima artinya ada perbedaan persepsi antara guru yang berpengalaman dan yang belum berpengalaman dalam implementasi pendidikan karakter. Karena angka yang diperoleh dalam penelitian lebih besar dari ). Hasil perhitungan yang lebih besar dari pada juga dapat dilihat dari hasil rata-rata skor angket guru yang berpengalaman lebih besar yakni sedangkan hasil rata-rata skor angket guru yang tidak berpengalaman adalah sebesar 126.5.
SD TAMANMUDA IBU PAWIYATAN TAMANSISWA YOGYAKARTA Kristi Wardani
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 2 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.284 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v2i1.2885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) model pengiriman dalam culvivation nilai karakter di kelas rendah di sekolah dasar Tamanmuda Ibu Pawiyatan Tamansiswa, (2) metode pengiriman dalam budidaya nilai karakter di kelas rendah di sekolah dasar Tamanmuda Ibu Pawiyatan Tamansiswa, (3) nilai-nilai yang dikembangkan dalam perilaku tanam pada pengajaran kelas rendah valuesdeveloped dalam perilaku tanam pada pengajaran kelas rendah di sekolah dasar penelitian Tamanmuda Ibu Pawiyatan Tamansiswa.This adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua guru yang mengajar saya kelas, dan II, serta sebagai salah satu guru yang adminster muatan lokal di sekolah dasar Tamanmuda Ibu Pawiyatan Tamansiswa. Penentuan subjek penelitian lokal dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partiscipant, wawancara mendalam, teknik documentation.The analisis data melalui reduksi data, display data dan verifikasi. Pengujian keabsahan atau kredibilitas dilakukan triangulasi serta diskusi dengan hasil colleagues.The menemukan bahwa model penyampaian nilai karakter di kelas rendah di sekolah dasar Tamanmuda Ibu Pawiyatan Tamansiswa terintegrasi mata pelajaran. Metode penyampaian dalam budidaya nilai moral dalam pembiasaan, demokratis. Nilai-nilai moral dapat dikembangkan melalui pembelajaran ilmu-ilmu sosial, kewarganegaraan, matematika, Mulok (art / dolanan Anak lagu, dan belajar bahasa Jawa).
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS di SMP Supardi, Supardi; Anik Widiyastuti
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 2 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.917 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v2i1.2886

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan laboratorium IPS di SMP. Pemanfaatan laboratorium dalam penelitian ini ditinjau dari; 1) kondisi laboratorium IPS di SMP, 2) manajemen laboratorium IPS di SMP, 3) peran kepala sekolah dalam pemanfaatan laboratorium IPS, 4) strategi guru dalam pemanfaatan laboratorium IPS, 5) pemanfaatan laboratorium IPS bagi para siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP 1 Bantul, SMP 19 Purworejo dan SMP IT Darul Hikmah Pakem pada bulan Oktober sampai dengan November 2012. Data diperoleh dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi menggunakan pedoman wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kondisi laboratorium IPS di tiga sekolah yang diteliti pada dasarnya telah memenuhi syarat minimal laboratorium, hanya saja ketersediaan perangkat lain masih kurang lengkap, 2) manajemen laboratorium IPS didasarkan pada pengelompokkan subjek atau konsep ilmu-ilmu sosial serta penggunaannya telah diatur sehingga memungkinkan pemanfaatan laboratorium secara teratur dan tidak terjadi benturan jadwal antar guru, 3) kepala sekolah mulai menyadari pentingnya laboratorium IPS dalam mendukung kualitas pembelajaran di SMP, sehingga mereka mulai memperhatikan keberadaan laboratorium IPS dengan dukungan kebijakan pengembangan laboratorium IPS, 4) Para guru merasakan pentingnya keberadaan laboratorium IPS, dan mereka telah berupaya melakukan pemanfaatan laboratorium IPS dalam mendukung pembelajaran IPS namun belum optimal disebabkan oleh terbatasnya sumber daya yang menangani, belum optimalnya dukungan finansial untuk mengembangkan laboratorium IPS, dan pada kenyataannya bahwa keberadaan laboratorium IPS di SMP masih merupakan hal baru dalam praksis pendidikan IPS di sekolah, 5) Para siswa merasa sangat terbantu dengan adanya laboratorium IPS di sekolah, karena pembelajaran menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN IPS TERHADAP MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI Satriyo Wibowo, Taat Wulandari, Sugiharyanto
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 2 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.235 KB) | DOI: 10.21831/jipsindo.v2i1.2887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta terhadap mitigasi bencana gempa bumi. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan populasi mahasiswa Jurusan Pendidikan IPS UNY yang berjumlah 264 mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional stratified random sampling sedangkan perhitungan pengambilan sampel berdasarkan monogram Harry King. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket atau kuesioner. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment dan uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha cronbach. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa Pendidikan IPS UNY terhadap mitigasi bencana gempa bumi berada pada kategori sangat baik sebesar 59,9%, kategori baik sebesar 43,4%, kategori cukup sebesar 0,7%, dan kategori kurang sebesar 0%. Kesimpulan untuk masing-masing indikator dapat dirinci sebagai berikut: (1) Persepsi mahasiswa Pendidikan IPS terhadap mitigasi struktural bencana gempa bumi sebesar 56,6% berkategori sangat baik, 41,5% berkategori baik, dan 5,9% berkategori cukup; (2) Persepsi mahasiswa Pendidikan IPS terhadap mitigasi nonstruktural bencana gempa bumi sebesar 50,6% berkategori sangat baik, 48,7% berkategori baik, dan 0,7% berkategori cukup. Persepsi mahasiswa Pendidikan IPS terhadap mitigasi bencana gempa bumi berdasarkan angkatan atau tingkatan sebagai berikut: (a) Mahasiswa Pendidikan IPS angkatan 2012, sebesar 48,1% berkategori sangat baik, 50% berkategori baik, dan 1,9% berkategori cukup; (b) Mahasiswa Pendidikan IPS angkatan 2011, sebesar 52% berkategori sangat baik dan 48% berkategori baik; serta (c) Mahasiswa Pendidikan IPS angkatan 2010, sebesar 64% berkategori sangat baik dan 36% berkategori baik.Kata Kunci: Persepsi, Mitigasi Bencana, Gempa Bumi

Page 1 of 10 | Total Record : 95


Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2022): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 8, No 2 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 8, No 1 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 7, No 2 (2020): JIPSINDO, Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol 7, No 2 (2020): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 7, No 1 (2020): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 6, No 2 (2019): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 6, No 1 (2019): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 5, No 2 (2018): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 5, No 1 (2018): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 5, No 2 (2018): JIPSINDO Vol 4, No 2 (2017): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 4, No 1 (2017): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 3, No 2 (2016): JIPSINDO, Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol 3, No 2 (2016): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 3, No 1 (2016): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 2, No 2 (2015): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 2, No 1 (2015): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 2 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1, No 1 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) 2014: Jipsindo No. 1, Volume 1, Maret 2014 Vol 1 More Issue