Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Sumber Bacaan Berbasis Augmented Reality Untuk Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar Heri Setiawan; Styo Mahendra Wasita Aji; Itsna Oktaviyanti; Ilham Syahrul Jiwandono; Awal Nur Kholifatur Rosyidah; Ida Bagus Kade Gunayasa
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.713 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v6i1.554

Abstract

Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan sumber bacaan berbasis augmented reality untuk gerakan literasi di sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu melakukan kajian literature (literature review) dengan menganalisis tentang gerakan literasi di sekolah dasar, literasi dan teknologi, dan sumber bacaan augmented reality. Berdasarkan analisis dihasilkan gambaran langkah-langkah yang dapat digunakan untuk memanfaatkan sumber bacaan berbasis augmented reality yaitu melalui: (1) mempersiapkan bahan bacaan; (2) memilih bahan bacaan; (3) menginstal aplikasi untuk buku berbasis augmented reality pada gawai; (4) kegiatan membaca ; dan (5) kegiatan diskusi. Pemanfaatan ini diharapkan dapat mendorong siswa semakin memiliki gairah berliterasi.
Potensi Peran Modal Sosial Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar pada Masa Darurat Pandemi Covid-19 Heri Setiawan; Styo Mahendra Wasita Aji; Ilham Syahrul Jiwandono; Itsna Oktaviyanti
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Volume 29 Nomor 2 November 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v29i22020p191

Abstract

This article aims to examine the potential role of social capital in elementary school learning in the Covid-19 emergency. The method used is the study of literature, through the analysis of various relevant reading sources. Based on the results of the study, social capital has the potential role to succeed in learning in the time of the coronavirus pandemic. Social capital can arise naturally from the typical local wisdom of each region. Each school can dig and formulate social capital in its environment. The role of social capital can be used for the success of learning from home in times of pandemic. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi peran modal sosial dalam pembelajaran sekolah dasar di masa darurat Covid-19 ini. Metode yang digunakan yaitu kajian literatur, melalui analisis berbagai sumber bacaan yang relevan. Berdasarkan hasil kajian, modal sosial memiliki potensi peran untuk mensukseskan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Modal sosial dapat muncul secara alami dari kearifan lokal yang khas setiap daerah. Setiap sekolah dapat menggali dan merumuskan modal sosial di lingkungannya. Peran modal sosial dapat didayagunakan demi kesuksesan belajar dari rumah di masa pandemi. 
Pendampingan Trauma Pascagempa Berbasis Kearifan Lokal di Desa Kayangan Kabupaten Lombok Utara Heri Setiawan; Ilham Syahrul Jiwandono; A. Hari Witono; Itsna Oktaviyanti; Ira Purnama
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v4i1.1929

Abstract

Gempa di pulau Lombok, Nusa Teggara Barat 2018 merupakan salah satu bencana alam yang meninggalkan berbagai dampak disegala aspek. Dampak gempa tidak hanya tentang kerugian fisik dan materil yang menjadi problematika, namun juga dampak psikologis para korban yang selamat. Korban pada kelompok usia anak-anak merupakan kelompok paling rentan yang menjadi korban. Selain itu anak-anak berotensi lebih tinggi untuk mengalami tekanan yang lebih tinggi daripada orang dewasa. Salah satu teknik yang dapat digunakan agar penyintas dapat sembuh dari trauma yaitu kegiatan pendampingan yang berbasis kearifan lokal dengan menggunakan budaya yang ada di daerah penyintas. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Tanak Muat, Desa Kecamatan Kayangan, Kab. Lombok Utara, Metode yang digunakan untuk pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan metode ceramah, praktik, dan diskusi. Adapun prosedur pemecahan masalah yang dihadapi mitra dilaksanakan melalui 3 tahap utama yaitu: (1) observasi dan koordinasi; (2) pendataan relawan dan pengadaan alat permainan; (3)  pendampingan tim pengabdian beserta relawan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme penyintas serta adanya indikasi kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan. Semua penyintas dinyatakan sembuh dari trauma yang dialami setelah dlakukan delapan kali pendampingan. Jika diawal kegiatan terdapat tiga penyintas, pasca pendampingan semua penyintas dinyatakan sembuh dari traumanya.
Analisis Kendala Guru Di SDN Gunung Gatep Kab. Lombok Tengah Dalam Implementasi Pendidikan Inklusif Heri Setiawan; Itsna Oktaviyanti; Ilham Syahrul Jiwandono; Lalu Hamdian Affandi; Ida Ermiana; Baiq Niswatul Khair
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.636 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i2.4704

Abstract

Seluruh lapisan warga warga Indonesia tanpa memandang perbedaan termasuk yang memiliki perbedaan psikis, fisik, emosi, intelektual, mental, berhak memperoleh pendidikan yang bermutu. Implemetasi pendidikan inklusif merupakan salah satu bentuk strategi pemberian akses pendidikan kepada semua anak, termasuk anak dengan kesulitan fungsional/penyandang disabilitas. implementasi pendidikan inklusif di sekolah perlu adanya integrasi dan saling-keterdukungan antar seluruh komponen dan berbagai pihak baik sekolah,guru, siswa, orangtua, masyarakat dan pemerintah, sehingga pendidikan inklusi dapat berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kendala dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif khususnya di SDN Gunung Gatep, Kab. Lombok Tengah, NTB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik observasi, interview, dan studi dokumentasi. Analisis data mengikuti tahapan: (1) koleksi data, (2) reduksi data, (3) presentasi data, dan (5) menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala yang dialami guru di SDN Gunung Gatep Kab. Lombok Tengah. Adapun beberapa kendala yang dapat ditemukan yaitu: (1) kendala dalam melakukan identifikasi dan asesmen awal siswaa dengan kesulitan fungsional; (2) kendala dalam merencanakan pembelajaran inklusif; (3) kendala dalam melaksanakan pembelajaran inklusif di kelas; dan (4) kendala dalam melaksanakan evaluasi dan penentuan tingkat pencapaian siswa.
Pemanfaatan Nilai-Nilai Filosofis Punakawan Dalam Upaya Penguatan Karakter Mahasiswa Ilham Syahrul Jiwandono; Khairunisa Khairunisa
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.948 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i1.4466

Abstract

Perkembangan zaman telah menyebabkan terjadinya degradasi moral yangdialami oleh mahasiswa. Terdapat berbagai indikasi terjadinya degradasi moral di lingkungan kampus. Diperlukan berbagai upaya untuk mengantisipasi permasalahan tersebut. Banyak media yang dapat digunakan untuk menumbuhkan karakter dalam rangka mengatasi permasalahan degradasi moral, baik yang bersifat konvensional maupun modern. Salah satu media konvensional yang dapat dipakai adalah wayang, khususnya Punakawan. Banyak nilai filosofis yang terkandung dalam pertunjukan wayang yang dapat membentuk dan menumbuhkan karakter mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media wayang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai upaya untuk menumbuhkan karakter mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara tidak terstruktur, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) telah terjadi degradasi moral di lingkungan kampus dengan salah satu bukti hilangnya sopan santun antaran mahasiswa dan dosen. (2) media wayang merupakan media yang sangat cocok untuk membentuk karakter mahasiswa karena banyak nilai yang terkandung di dalamnya.  (3) nilai filosofis yang terkandung dalam media wayang.
Analisis Strategi Guru Dalam Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter Pada Siswa Kelas IV SDN 16 Cakranegara Ni Putu Kusumayanti; Khairunisa Khairunisa; Ilham Syahrul Jiwandono
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v21i1.6667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh guru dalam menanamkan nilai pendidikan karakter pada siswa kelas IV SDN 16 Cakranegara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas IVA dan guru kelas IVB (sumber data primer), serta dokumen-dokumen tertulis (sumber data sekunder). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa karakter belum tampak pada siswa adalah peduli lingkungan, gemar membaca, disiplin, mandiri, dan rasa ingin tahu sehingga strategi yang digunakan oleh guru dalam menanamkan nilai pendidikan karakter adalah strategi pembelajaran, kegiatan pembiasaan, keteladanan, penguatan dengan memasang spanduk atau banner yang mencanangkan pendidikan karaker, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Tantangan Proses Pembelajaran Era Adaptasi Baru di Jenjang Perguruan Tinggi Ilham Syahrul Jiwandono; Heri Setiawan; Itsna Oktaviyanti; Awal Nur Kholifatur Rosyidah; Baiq Niswatul Khair
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v21i1.5842

Abstract

Terjadi perubahan dalam dunia pendidikan akibat adanya wabah Covid-19. Metode pembelajaran bergeser dari konvensional ke dalam jaringan (daring). Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan hambatan yang dialami oleh mahasiswa pada era adaptasi baru. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Sumber data yaitu mahasiswa semester dua yang berjumlah 7 mahasiswa yang mewakili tiap-tiap kelas. Tahap-tahap penelitian yaitu pra lapangan, lapangan dan analisis data. Metode analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Banyak mahasiswa yang belum mendapatkan pelatihan menggunakan LMS yang telah disediakan. 2) Tantangan yang dihadapi diantaranya seringnya pemadaman, deadline tugas yang mepet, kesehatan menurun, banyaknya LMS yang digunakan, tidak paham dengan materi yang diberikan oleh dosen dan jadwal yang tidak konsisten.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP POLITISASI CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) Ilham Syahrul Jiwandono; Heri Setiawan; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.901 KB) | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2459

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) membawa dampak yang luar biasa, salah satunya dalam dunia politik. Terjadi berbagai tanggapan negatif di dunia maya yang menghubungkan wabah ini dengan politik yang sebenarnya tidak ada hubungannya. Dilihat dari kacamata pendidikan, permasalahan ini membawa efek yang tidak baik. Hampir setiap saat, peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan dijejali dengan berita tersebut melalui media sosial. Komentar-komentar kasar menghiasi kolom komentar media sosial sehingga mengganggu psikologi peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui pandangan mahasiswa, khususnya mahasiswa keguruan dalam menanggapi politisasi Covid-19 dilihat dari sisi mahasiswa. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Sumber data yaitu mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Teknik pengambilan data melalui wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap- tahap penelitian yaitu pra lapangan, lapangan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Etika berbagai oknum politisi yang masih rendah dengan mengesampingkan empati dan simpati kepada para korban Covid-19 dengan memanfaatkan wabah tersebut untuk kepentingan pribadi. (2) Literasi politik mahasiswa yang masih rendah sehingga mudah terpengaruh oleh propaganda yang dilakukan oknum politisi. (2) Diperlukan pendidikan politik bagi mahasiswa agar pengetahuan politik mahasiswa mumpuni sehingga tidak terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya  
Dinamika Sosial Sikap Narcisstic Aksi Demonstrasi Mahasiswa Dalam Prospek Demokrasi Indonesia Ilham Syahrul Jiwandono
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.114 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v8i1.3012

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena narcisstic dalam aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa dalam prospek demokrasi di Indonesia serta faktor-faktor penyebabnya. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Mataram. Sumber data dibagi menjadi dua, yakni primer dan sekunder. Sumber data primer yakni mahasiswa semester 5 yang ikut aksi demonstrasi dan sumber data sekunder yakni hasil observasi dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Iklim demokrasi di Indonesia berkembang dengan baik dengan turut sertanya mahasiswa dalam mengontrol legislatif dan eksekutif. 2) Terjadi pergeseran nuansi demonstrasi saat ini dibandingkan dengan beberapa waktu yang lalu. Saat ini mahasiswa cenderung narsis dalam aksi demonstrasi dan melupakan substansi demonstrasi. 3) Faktor  yang menyebabkan adalah perkembangan teknologi yang semakin canggih dan membuat mahasiswa ingin menampilkan eksistensi dirinya melalui aksi demonstrasi lalu diunggah di media sosial. 4) Mahasiswa sebagai generasi Z menginginkan setiap aktivitasnya diketahui oleh banyak orang, termasuk melalui aksi demonstrasi yang bertujuan untuk mendapatkan perhatian dan pujian.
PROGRAM PEMBERDAYAAN ANAK PENYINTAS GEMPA LOMBOK MELALUI PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL Ilham Syahrul Jiwandono; Heri Setiawan; A. Hari Witono; Hudian Yusfil Hazmi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2453

Abstract

Abstrak: Banyak anak-anak yang masih trauma akibat gempa bumi yang mengguncang pulau Lombok 2018 silam. Diperlukan sebuah program pemberdayaan agar perkembangan fisik dan mental mereka agar tidak terganggu. Solusi yang ditawarkan dalam program ini adalah mengembalikan mental penyintas gempa melalui pemanfaatan permainan tradisional yang dekat dengan lingkungan anak-anak Pengabdian ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengembalikan mental anak yang sempat down akibat gempa serta meningkatkan aktivitas fisik anak agar perkembangan motoriknya tidak terganggu. Metode pengabdian menggunakan kolaborasi, koordinasi, persiapan dan pelaksanaan.. Lokasi pengabdian di Dusun Sumur Pande Lauk, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Setelah program ini dilaksanakan terlihat perubahan yang dialami anak-anak penyintas gempa Lombok, diantaranya mudah tertawa, mau bermain secara berkelompok dan berani keluar dari rumahnya masing-masing.Abstract: Many children are still traumatized by the earthquake that shook the island of Lombok in 2018 ago. An empowerment program is needed so that their physical and mental development is not disrupted. This service aims to help children restore the mentality of children who were down due to the earthquake and increase physical activity of children so that motor development is not disrupted. The service method uses collaboration, coordination, preparation and implementation. The solution offered in this program is through the use of traditional games that are close to the environment of children. Location of service in the Sumur Pande Lauk, Kayangan Sub-District, North Lombok Regency. After the program was implemented, it was seen that the changes experienced by the children of survivors of the earthquake in Lombok, including being able to laugh, wanting to play in groups and daring to get out of their homes.