Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Komunikasi dalam Transformasi Budaya Perusahaan Perbawasari, Susie; Setianti, Yanti
Jurnal Penelitian Komunikasi Vol 16, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Komunikasi Vol. 16 No. 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.805 KB)

Abstract

PT Dahana (Persero) yang semula merupakan perusahaan monopoli mengalami perubahan menjadi perusahaan yang memiliki pesaing tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari perusahaan asing, untuk itu diperlukan upaya transformasi budaya perusahaan supaya perilaku karyawannya dapat menyesuaikan dengan visi perusahaan yakni menjadi pemain global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman karyawan mengenai nilai budaya lama dan pemahaman karyawan mengenai nilai budaya baru perusahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan paradigma konstruktivisme, dan jenis studi adalah studi kasus. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa karyawan memahami nilai budaya lama perusahaan sebagai budaya kekeluargaan, kepemimpinan, santai, birokrasi, kurang kompetitif, kurang client oriented, tidak berbasis kompetensi. Karyawan memahami budaya baru perusahaan sebagai budaya yang memiliki nilai disiplin, adanya reward dan punishment, efisien, berdasarkan kompetensi, mengutamakan pendidikan tetapi kurang adanya keteladanan.
Persepsi Mahasiswa tentang Posisi Strategis Profesi Public Relations Damayanti, Trie; Perbawasari, Susie
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.088 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i1.6032

Abstract

Penelitian berjudul Persepsi Mahasiswa Tentang Posisi Strategis Profesi Public Relations ini bertujuan untuk mengetahui (a) Bagaimana mahasiswa Jurusan Humas memaknai posisi strategis Profesi PR dalam organisasinya, (b) Bagaimana mahasiswa Jurusan Humas memandang dan memaknai Ilmu Kehumasan yang dimiliki untuk diterapkan pada Profesi PR, (c) Bagaimana mahasiswa Jurusan Humas memandang dan memaknai kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang PRO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, dengan perspektif teoretis konstruksi sosial atas realitas.Nara sumber diambil dari mahasiswa Jurusan Humas semester III, V, dan VII sebanyak enam orang. Penentuan sampel dilakukan secara purposif. Hasil penelitian menun- jukkan bahwa (1) mahasiswa memaknai posisi strategis PR dilihat dari kedekatannya dengan pengambil kebijakan seperti realitas yang memang beredar di masyarakat bahwa semakin dekat seseorang dengan pimpinan akan semakin strategis posisi tersebut; (2) mahasiswa memandang dan memaknai  Ilmu Kehumasan yang dimiliki sesuai dengan materi perkuliahan yang pernah didapat dan realitas yang berkembang di masyarakat tentang profesi ke-PRan. Ilmu Kehumasan lebih dilihat dari materi yang membutuhkan skill dan materi yang aplikatif; (3) mahasiswa memandang dan memaknai kemampuan yang harus dimiliki pada hal yang berkaitan dengan materi perkuliahan ditambah dengan bahasa asing, dan komputer seperti halnya realitas yang memandang kemampuan komputer dan penguasaan bahasa asing menjadi hal yang membuat orang dipandang lebih kompeten dibandingkan yang lain. Kesimpulan didapat bahwa pandangan mahasiswa terhadap posisi strategis Ilmu Kehumasan yang akan diterapkan, sampai dengan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang PRO sangat dipengaruhi oleh realitas dan pengetahuan sebelumnya pada pemahaman tentang strategi, pemaknaan pada Ilmu Kehumasan juga dipengaruhi pada pengalaman mereka pada Ilmu Kehumasan dan pengetahuan yang berkembang sebelum mereka menjadi mahasiswa. Saran yang bisa diberikan terutama dalam hal pemberian pemaknaan tentang Public Relations, sebaiknya diperkaya juga tentang PR pemerintah karena terbukti minim sekali pemahaman mahasiswa pada PR di pemerintahan.
Pola Komunikasi Kesehatan dalam Pelayanan dan Pemberian Informasi mengenai Penyakit TBC pada Puskesmas di Kabupaten Bogor Komariah, Kokom; Perbawasari, Susie; Nugraha, Aat Ruchiat; Budiana, Heru Ryanto
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.896 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i2.6042

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TBC) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena merupakan salah satu penyakit infeksi pembunuh utama yang menyerang golongan usia produktif (15-50 tahun) dan anak-anak serta golongan sosial ekonomi lemah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif survei. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) proses pelayanan kesehatan Puskesmas dalam pengendalian penyakit TBC di wilayah Kabupaten Bogor; 2) Model pemberian informasi yang dilakukan oleh Puskesmas dalam pengendalian penyakit TBC di wilayah Kabupaten Bogor; 3) pelayanan pemberian informasi kaitannya dengan tingkat pengetahuan penderita dalam menanggulangi penyakit TBC di wilayah Kabupaten Bogor. Hasil menunjukkan bahwa proses pelayanan kesehatan yang dilakukan Puskesmas Citeureup dalam pengendalian penyakit TBC mengikuti standar pelayanan puskesmas yang sudah baku. Dengan mengusung motto Pelayanan Prima, Responsif, Efektif, Strategis, Tangguh, Asih, Senyum, Sapa, Salam dan Inovatif). Model pelayanan dalm pemberian informasi dilakukan secara anterpersona yang dialogis, transaksional, sesuai model sirkuler Schramm. Pelayanan pemberian informasi secara linier dapat meningkatkan tingkat pengetahuan penderita dalam menanggulangi penyakit TBC di wilayah Kabupaten Bogor.
MEMBANGUN BRAND WARUNK UPNORMAL SEBAGAI WARUNG INDOMIE KEKINIAN PERBAWASARI, SUSIE; DIDA, SUSANNE
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.143 KB)

Abstract

Bisnis kuliner merupakan bisnis yang sedang berkembang di Indonesia saat ini.Munculnya berbagai makanan yang unik, adanya wisata kuliner, dan tren kuliner sebagai gaya hidup masyarakat, menjadi bukti bahwa bisnis ini berkembang dengan sangat pesat. Dalam menghadapi persaingan pasar, pelaku bisnis kuliner membutuhkan inovasi dan kreativitas agar bisnis restoran berjalan sukses.Bisnis mie instan merupakan konsep usaha sederhana namun bisa dilakukan berbagai inovasi dan kreativitas melalui berbagai rasa maupun topping.Warunk Upnormal adalah sebuah tempat makan di Kota Bandung yang saat ini menjadi tren anak muda Bandung untuk nongkrong menghabiskan waktu bersama teman sambil bersantap menu-menu yang spesial.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi Warunk Upnormal diantara warung indomie tradisional lain, untuk mengetahuiimageWarunk Upnormal sebagai warung indomie kekinian. dan untuk mengetahuidesain interior Warunk Upnormal sebagai warung indomie kekinian. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan data kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi kepustakaan.Penelitian ini menunjukan bahwa Warunk Upnormalmempunyai ciri khas tersendiri di benak masyarakat. Posisi Warunk Upnormal diantara warung indomie tradisional lain yaitusebagai pelopor warung indomie di atas rata-rata. Warunk Upnormal dalam membentuk image sebagai warung indomie kekiniansebagaitempat nongkrong anak muda. Desain interior Warunk Upnormal menunjukkan identitas sebagai warunk indomie kekinianmelalui tulisan, hiasan, dekorasi dan penamaan menu yang unik. Kata Kunci: warung, nongkrong, kekinian, brand, image
PATTERNS OF COMMUNICATION OF SUNDA-MINANG INTERETHNIC FAMILIES IN BANDUNG, INDONESIA Novianti, Evi; Sjoraida, Diah Fatma; Perbawasari, Susie
JISPO : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2016): JISPO 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v6i1.1746

Abstract

This writing examines inter-ethnic families, from a viewpoint of their communication patterns. The samples in this research are inter-cultural married couples, i.e. Sundanese and Minangkabau background. By descriptive-qualitative method, especially by technique of in-depth interviews, the data from the field shows that inter-ethnic families have a well adaptive attitude. It could be seen from their patterns of communication wether in their communication to their own couples, to their own children, and to their ethnic organizations. It is obvious that there is a meeting between Sundanese and Minangkabau cultures, i.e. each proposes lofty values. Such values are showed in a form of mutual understanding, diversity awareness and acculturated roles and learning. Pattern of communication is an important thing in performing an interethnic family life, for it could resolute the conflict between ethnics and as an openness so that could find the best solution in every problem of life.
Pengembangan Komunikasi Pariwisata Halal di Kabupaten Garut Jawa Barat Perbawasari, Susie; Sjuhro, Dian Wardiana; Setianti, Yanti; Nugraha, Aat Ruchiat
Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Jurnal ALTASIA (Edisi Khusus) - Acceptance
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.293 KB)

Abstract

Berdasarkan fenomena yang terjadi di sekitar destinasi wisata di Kabupaten Garut, kesiapterapan model komunikasi pariwisata yang belum terbentuk akibat potensi sumber daya manusia yang masih minim menjadi kendala untuk merealisasikan program pariwisata halal. Padahal syarat utama dalam pengembangan layanan wisata halal selain objek wisatanya yang bagus yaitu adanya daya dukung dari sumber daya manusia yang berkualitas dalam melayani para wisatawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya yang dilakukan oleh pemerintahan Kabupaten Garut untuk pengembangan komunikasi pariwisata halal. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan sifat data kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa pemerintahan Kabupaten Garut dalam mengadopsi pariwisata halal sudah mengacu pada buku pedoman pengembangan pariwisata halal yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementaerian Pariwisata tahun 2017, tetapi masyarakat Garut masih memegang teguh dan mengutamakan adat istiadat leluhur yaitu adat istiadat Sunda sehingga wacana pariwisata halal di Kabupaten Garut masih belum berkembang dengan baik, walaupun mayoritas penduduknya memang beragama Islam. Sebaiknya pemerintahan Kabupaten Garut segera bisa mewujudkan pariwisata halal sesuai dengan harapan dari Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata yang menyatakan bahwa perkembangan pariwisata halal (ramah muslim) saat ini telah memasuki fase global mainstream market bukan lagi niche market, yang artinya kebutuhan akan destinasi pariwisata yang ramah wisatawan muslim menjadi suatu keniscayaan.
Media Relations Humas Pemerintah Kota Bukittinggi (Studi Deskriptif mengenai Strategi Media Relations Humas Pemerintah Kota Bukittinggi dalam Membangun Hubungan Baik dengan Media Massa Lokal) Mayasari, Dhira; Perbawasari, Susie; Budiana, Heru Ryanto
Gunahumas Vol 1, No 1 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Media relations juga merupakan salah satu tugas pokok fungsi Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah Kota Bukittinggi yang merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Bukittinggi yang tercantum dalam Tugas Pokok dan Fungsi Bagian Hubungan Masyarakat Setda Pemko Bukittinggi Pasal 39 ayat (1). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi media relations Humas Pemerintah Kota Bukittinggi dalam membangun hubungan yang baik dengan media massa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik validitas data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Pemerintah Kota Bukittinggi mengelola relasi, mengembangkan strategi, dan mengembangkan jaringan dalam melakukan media relations. Kesimpulan penelitian ini bahwa Humas Pemerintah Kota Bukittinggi masih belum maksimal dalam membangun relasi, mengembangkan strategi, dan mengembangkan jaringan. Saran bagi pihak Humas Pemerintah Kota Bukittinggi, dalam mengelola relasi sebaiknya lebih memahami kebutuhan media, dalam mengembangkan strategi sebaiknya mengadakan pelatihan dan pendidikan kehumasan yang berhubungan dengan media relations, dan dalam mengembangkan jaringan sebaiknya lebih aktif dalam organisasi Bakohumas. Kata kunci: Media Relations, Public Relations, Strategi Media RelationsABSTRACT Media relations is one of the main task and function of Public Relations Department at Secretariat of Bukittinggi City Government. Public relations department is one of the SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah or Regional Instrument Work Unit) of Bukittinggi City Government as it is written in article 39 verse 1. The purpose of this research is to elaborate media relations strategy of Bukittinggi Public Relations Department in establishing good relations with mass media. This research uses descriptive method with qualitative approach. Data collection technique used in this research are through observation, interview, and document; while using data validity technique of data triangulation. Result of this research shows that Public Relations Department of Bukittinggi City Government in doing media relations work is in charge in managing relations, developing strategies, and establishing network. It is concluded that the effort being done has not reach an optimum level, which prompted some suggestions in term of strategic development and network establishment such as: initiating public relations workshop and education related to media relations, and more active in Bakohumas (Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat or Coordination Body on Public Relations) to strengthen existing network. Keywords: Media Relations, Public Relations, Media Relations Strategy 
STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS THE LODGE MARIBAYA LEMBANG KOTA BANDUNG SEBAGAI DESTINASI Najmi, Arnesa Aynun; Hafiar, Hanny; Perbawasari, Susie
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 7, No 2 (2022): Edisi April (In Press)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v7i2.24643

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak terhadap semua sektor usaha, terutama sektor pariwisata. Ketika transisi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi era new normal dimana destinasi pariwisata mulai kembali beroperasi. Para pelaku usaha harus menyusun strategi agar tetap bertahan menghadapi persaingan bisnis di masa pandemi. Hal ini pula yang dilakukan oleh The Lodge Maribaya (TLM)melalu istrategi marketing public relations.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi MPR yang dilakukan oleh The Lodge Maribaya dalam menghadapi persaingan bisnis wisata yang semakin berkembang. Penelitian ini menggunakan paradigma positivisme, pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan promosi yang dilakukan oleh TLM meliputi publikasi, event, media visit, radio interview,seminar CSR dan Charity. Kegiatan tersebut sejalan dengan three ways strategy yang dikemukakan oleh Thomas L Harris meliputi push, pull, dan pass strategy. Strategi tersebut digunakan oleh TLM dalam menghadapi bisnis wisata yang kompetitif. Saran dari peneliti, sebaiknya TLM dapat menentukan tujuan dan target sasaran secara lebih spesifik. Riset dan evaluasi dalam penentuan target sasaran di setiap strategi perlu dilakukan secara spesifik agar pesan yang ingin disampaikan sesuai sasaran dan memenuhi target. Selain itu, lebih mengeksplor taktik yang dapat dilakukan sehingga kegiatan perusahaan menjadi lebih bervariasi. Kata-kata Kunci: Marketing Public Relations, The Lodge Maribaya, Pariwisata, Ecowisata