Claim Missing Document
Check
Articles

IBM Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Agro Industri Susu Olahan di Kabupaten Bogor Immas Nurhayati; Titing Suharti
Neraca Keuangan : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.581 KB) | DOI: 10.32832/neraca.v11i2.887

Abstract

SIMULASI SAHAM PADA JAKARTA STOCK EXCHANGE DESEMBER 2005 Immas Nurhayati
Neraca Keuangan : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.658 KB) | DOI: 10.32832/neraca.v4i1.230

Abstract

ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT.INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK. Anesti Iswandira; Immas Nurhayati; Titing Suharti
INOVATOR Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : prodima@fe.uika-bogor.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.113 KB) | DOI: 10.32832/inovator.v4i1.648

Abstract

MODEL HUBUNGAN KARAKTERISTIK SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN INDUSTRI INFORMASI GEOSPASIAL Immas Nurhayati; Budi Susetyo; Puspa Eosina; Indu Purnahayu
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.17 KB)

Abstract

Perkembangan pesat dalam komputasi dan infrastruktur teknologi informasi telah menyebabkan peningkatan kemampuan untuk menangani sejumlah besar data geospasial. Penggunaan data spasial tidak hanya terbatas pada penggunaan geografi, tetapi pada bidang-bidang lain, terutama bidang yang terkait dengan penggunaan sumber daya alam dan kewilayahan. Untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang tangguh dan berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik sumber daya manusia (SDM) dengan kinerja pegawai di lingkungan industri informasi geospasial menggunakan model logit pada data kualitatif dengan variabel dummy. Data yang diolah merupakan data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner pada 46 responden yang bekerja di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang geospasial. Hasil uji wald menunjukkan, sumber daya manusia yang berusia lebih dari 50 tahun, berpendidikan SMU/SMA, belum mengikuti pelatihan geospasial, dengan masa kerja lebih dari 10 tahun, tidak signifikan memiliki kinerja yang lebih baik. Interpretasi dalam odd rasio dan exp (B) pada sebagian besar variabel yang diukur menunjukkan variabel usia, pendidikan, masa kerja tidak berbeda secara signifikan dalam mempengaruhi kinerja pegawai.
ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PERUSAHAANASURANSI YANG GO PUBLIC Suci Yulyawati; Immas Nurhayati; Diah Yudhawati
Manager : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : feb@uika-bogor.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/manager.v3i3.3912

Abstract

Penelitian dengan judul Analisis Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) Dalam Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan Asuransi yang Go Public ini bertujuan (1) mengetahui kinerja keuangan perusahaan jika dukur dengan menggunakan metode Economic Value Added (EVA); (2) mengetahui kinerja keuangan perusahaan jika dukur dengan menggunakan metode Market Value Added (MVA). Periode yang digunakankan adalah periode 2013 – 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan asuransi yanggo public periode 2013-2017. Metode pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling maka jumlah sampel penelitian ini sebanyak dua perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) perolehan Economic Value Added (EVA) PT. Asuransi Bina Dana Arta Tbk dan PT. Lippo General Insurance Tbk pada umumnya mampu memberikan nilai tambah ekonomis bagi perusahaan dilihat dari EVA yang positif, meskipun PT. Lippo General Insurance Tbk sempat mengalami nilai EVA yang negatif pada tahun 2016 namun pada tahun selanjutnya terus menunjukan kinerja keuangan yang membaik (2) PT. Lippo GeneralInsurance Tbk dan PT. Asuransi Bina Dana Arta Tbk periode 2013 sampai 2016 mampu menghasilkan nilai MVA yang positif sehingga kedua perusahaan tersebut dinyatakan mampu menambah nilai pasar perusahaan serta menciptakan kekayaan bagi para pemegang saham (investor).
Trading Friction and Spread Decomposition in Indonesian Stock Exchange Immas Nurhayati; Irwan Adi Ekaputra; Zaäfri Ananto Husodo
Indonesian Capital Market Review Vol 10, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Management Research Center, Department of Management, Faculty of Economics and Business, U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

We examine the intraday trading and price change for frequently traded stocks in Indonesian Stock Exchange. Using bid and ask price, trade price, number of trade, trade volume, we estimate trading friction and spread decomposition. The objective of the estimation is to infer what is the biggest component of trading friction. The result of 50 most frequently traded stocks in the Indonesian Stock Exchange using trading friction estimator conclude that the average trading friction of high market capitalization and the most relatively liquid stocks, scattered in various fractions price is equal to 1% per year, and the highest trading frictions derived from the information and it is consistent with spread decomposition estimator.
Friksi Perdagangan dan Korelasinya Terhadap Karakteristik Perdagangan Pada Data Keuangan Berfrekuensi Tinggi Di Bursa Efek Indonesia Immas Nurhayati
Neraca Keuangan : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.843 KB) | DOI: 10.32832/neraca.v10i1.10

Abstract

The sources of trading friction are studied, robust empirical measures of friction are provided. Four distinct measures of trading friction are computed from transactions data for 200 IDX stocks. Each observation for a company is an average over the 245 daily observations.All friction measures are expressed as a percentage of the average price (mentioned as the proportional half spread). The degree to which the various measures of trading frictions are associated with each other and with trading characteristics of stocks is examined. All the total friction measures are strongly related to the same variables in the same way. For association of trading friction with trading characteristics, the independent variables are the log of the average daily dollar volume, the stock's, the log of the average closing price and the log of the average number of trades per day. Quoted, effective and traded half spread measures decrease in number of trades, average daily dollar volume and stock price, and these variables are statistically significant in Indonesian Stock Exchange.
ANALISIS RISIKO DAN RETURN SAHAM UNTUK MENENTUKAN PILIHAN BERINVESTASI PADA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI INDONESIA DENGAN METODE CAPM (CAPITAL ASSETS PRICING MODEL) Abdul Hudri; Immas Nurhayati; Leny Muniroh
INOVATOR Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : prodima@fe.uika-bogor.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.251 KB) | DOI: 10.32832/inovator.v2i2.673

Abstract

Investasi yang dilakukan oleh investor diasumsikan selalu didasarkan pada pertimbangan yang rasional sehingga berbagai jenis informasi diperlukan untuk pengambilan keputusan investasi.Dalam dunia yang sebenarnya hampir semua investasi mengandung unsur ketidakpastian atau risiko. Pemodal tidak mengetahui dengan pasti hasil yang akan diperoleh dari investasi yang dilakukan. Dengan demikian, pemodal akan menghadapi risiko dalam investasi yang akan dilakukannya. Dilihat dari besarnya tingkat keuntungan, risiko yang diperoleh di pasar modal lebih besar dibandingkan risiko di pasar uang karena risiko yang besar akan menghasilkan keuntungan yang besar, sedangkan risiko yang kecil akan menghasilkan keuntungan yang kecil pula (Jogiyanto: 2010). Untuk dapat meminimalkan risiko dalam investasi saham di pasar modal, pemodal dapat melakukan portofolio (diversifikasi) saham yaitu dengan melakukan investasi pada banyak saham sehingga risiko kerugian pada satu saham dapat ditutup dengan keuntungan pada saham yang lainnya. Untuk mengetahui saham mana yang memiliki tingkat keuntungan yang tinggi dengan risiko tertentu serta meminimalkan risiko tersebut dan pendekatan yang digunakan untuk menentukan risiko portofolio total adalah pendekatan Capital Asset Pricing Model (CAPM).
Analisis Break Even Point (BEP) Dalam Penetapan Tarif Biaya Dan Kuantitas Pengguna Parkir Immas Nurhayati; Novan Mushaf Rivai
INOVATOR Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : prodima@fe.uika-bogor.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.32 KB) | DOI: 10.32832/inovator.v7i2.1463

Abstract

Parking problems at Ibn Khaldun University (UIKA) Bogor are important things that must be learned. There is something that must be evaluated in addition to the parking area, security, and facilities, is about the price rate and quantity of parking users. The model used to measure the price of parking rates and quantity of parking users are the break-even point (BEP). We measure BEP both in price and quantity for cars and motorbikes in July and October 2017. July is the month where all students are on vacation so there is a decrease in parking income. October is the month when all students are active so there is a significant increase in parking income. The results showed that in July, BEP was priced for cars if the quantity of 6101 was Rp. 1,687 and for motorbikes if the quantity of around 15,853 was Rp. 737. BEP in quantity for cars if the price is around Rp. 2000 is 5147 and for motorbikes if the price is around Rp. 1,000 is 12,984. In October, BEP is priced for cars if the quantity of around 12,156 is Rp. 794 and for motorbikes if the quantity of around 32,884 is Rp. 369. BEP in quantity for cars if the price of around 2,000 is 4,827 and for motorbikes if the price is around Rp. 1,000 is 12,700.
PENGARUH BETA, FINANCIAL LEVERAGE DAN OPERATING LEVERAGE TERHADAP EXPECTED RETURN SEHAM DENGAN PENDEKATAN REGRESI BERGANDA Immas Nurhayati
Neraca Keuangan : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol 1, No 1 (2006)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.002 KB) | DOI: 10.32832/neraca.v1i1.231

Abstract

Sifat ketidakpastian dari keputusan investasi di masa mendatang, disebabkan adanya risiko yang dihadapi investor dalam upaya mendapatkan return (imbal hasil) yang diharapkannya. Penulis mencoba melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi expected return saham seperti buta, operating leverage dan financial leverage dari beberapa perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Dari hasil pengujian dengan menggunakan model regresi linier berganda, dijumpai bahwa faktor atau variabel yang paling signifikan dan konsisten adalah beta dan DER. Sementara pengaruh dari variabel operating leverage masih bersifat sementara (temporer). Dalam keadaan tertentu, variabel ini dapat mempengaruhi expected return, namun, pada keadaan lain pengaruh tersebut tidak signifikan.