Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KAJIAN POTENSI WISATA DESA KARTIKAJAYA KABUPATEN KENDAL DALAM PENYUSUNAN MODEL DAYA TARIK WISATA EKONOMI KREATIF Nina Mistriani; Krisnawati Setyaningrum
Jurnal Pariwisata Pesona Vol 6, No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jpp.v6i1.4873

Abstract

This activity aims to study and improve the development of village tourism potential in the formulation of a creative economy tourism model in Kartikajaya Village, Kendal Regency, Central Java. The unemployment rate in this district is quite high, at 6%. It is greater than the unemployment rate in Central Java, which is 4.5% (Bappeda Central Java Province, 2019). This research is an action research conducted by mapping the tourism potential in Kartikajaya Village based on creative economy through the study of tourism potential and the preparation of community creativity. The creative economy provides skills and an alternative source of income through tourism around Kartikajaya Village. The data collection method used interviews with informants with a sample of 20 people (the Tourism Office, Industry Service, PKK, UMKM, Youth Organization, Pokdarwis, communities, and tourists), direct observation to the field, documents, and through FGD (Focus Group Discussion). The results of research by researchers on the aspect of internal strength come from the potential for tourist attraction and the creative economy. Meanwhile, the external analysis is a study of the potential for tourism to the community's economy, namely entrepreneurial opportunities, job opportunities, tourism supporting factors, and regional economic development drivers. This weakness occurs at the level of human resources who do not have training / skills in the tourism sector.
Optimizing the Preservation of Fresh Tomatoes into Tomato Dates to Increase the Shelf Life of Vegetable Food Ahmad Mansur; Rudi Prasetyo Ardi; Nina Mistriani
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.3001

Abstract

Tomato is currently one of the high economic value horticultural commodities and still requires serious treatment, especially in terms of increasing the yield and growth of tomatoes. This research will be carried out by Hospitality Laboratory in STIEPARI Semarang. The material used is tomato and sugar. The method used is making tomato dates, observing the deterioration kinetics of tomato candied quality, estimating shelf life of tomato sweets and adding sugar. The results of this study indicate that preservation of fresh tomatoes into tomato dates to increase the storability of plant foods (P <0.05). Vegetable food has a high fiber content so that the physical properties of plant foods, so that with a preservation system using sugar can increase the shelf life of vegetable products. Research result Based on the organoleptic results (color) of tomato dates presented in the table, it shows that tomato dates with the addition of sugar as much as T0 (0% Tomato Dates 0% Sugar), T1 (Tomato Dates 30% Sucrose) both were still in the like category, while T2 Tomato Dates were 30% Lactose) and T3 Tomato Dates 30% Fructose) both were in the very like category. Based on the organoleptic results (aroma) of tomato dates presented in the table, it shows that tomato dates with the addition of sugar as much as T0 (0% Tomato Dates 0% Sugar), T1 (Tomato Dates 30% Sucrose) and T2 (Tomato Dates 30% Lactose) are still in the category likes, while T3 Tomato Dates 30% Fructose) is in the very like category. While at T2 (30% Lactose Tomato Dates) showed liking, and T3 Tomato Dates 30% Fructose) showed very liking. While the formula T3 Tomato Dates 30% Fructose) which shows the category of very like. namely the addition of 40gr lactose as much as 84% while the lowest lactose content was the addition of 20gr lactose as much as 20gr. 
PENERAPAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PARIWISATA BAGI MASYARAKAT Dyah Palupiningtyas; Nina Mistriani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2341

Abstract

Abstrak: Pelatihan kewirausahaan berbasis pariwisata merupakan pengabdian masyarakat yang sederhana dan dapat dilakukan oleh masyarakat yang berada disekitar daya tarik wisata. Namun, dalam pelaksanaannya dibutuhkan antusias masyarakat berinovasi dalam membuat produk yang diminati wisatawan, sehinggadapat membuka peluang usaha baru yang bermanfaat untuk dikembangkan didesanya.   Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskripsi, dimana peneliti mendiskripsikan pengabdian dengan wawancara potensi daya tarik, kemudian dilakukan FGD (Focus Group Discussion) kepada masyarakat tentang pentingnya Kewiruasahaan. Tujuan kewirausahaan ini merupakan proses melakukan sesuatu yang baru atau kreatif dan berbeda (inovatif) yang berguna dalam memberikan nilai lebih. Desa Jamalsari memiliki daya tarik yang sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan yaitu Waduk  Barang Bukit Cinta Jati. Tetapi dibutuhkan ada inovasi untuk orang-orang yang akan mengembangkan daya tarik ini dengan konsep ramah lingkungan, dan orang-orang yang menjual kreativitas inovasi produk lokal untuk menarik dipromosikan di sekitar waduk Bukit Cinta Jatibarang. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan perspektif dan meningkatkan motivasi masyarakat di bidang kewirausahaan, produk yang tersedia di masyarakat dapat dikemas dengan baik dan tentunya akan menarik bantuan pemerintah / mitra untuk bekerja sama.Abstract: Entrepreneurial training based on tourism is a simple community devotion and can be done by people who are around the tourist attraction. However, in its implementation it takes enthusiasm of the community innovating in making the products that tourists demand, so that open new business opportunities that are beneficial to be developed in the village. Methods of research conducted using the method of description, where researchers describe the devotion with interviews potential attraction, then conducted FGD (Focus Group Discussion) to the public about the importance of entrepreneurship. This entrepreneurial goal is the process of doing something new or creative and different (innovative) that is useful in delivering more value. Jamalsari Village has a very interesting attraction for tourists to visit namely Bukit Cinta Jati Reservoir goods. But it takes innovation for people who will develop this attraction with eco-friendly concepts, and those who sell creativity of local product innovations to withdraw are promoted around Bukit Cinta Jatibarang Reservoir. This Activity aims to create perspectives and improve community motivation in the field of entrepreneurship, the products available in the community can be packed well and will certainly attract government/partner assistance to cooperate.
POTENSI BUKIT CINTA WADUK JATI BARANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM DAN EDUKATIF DI DESA WISATA JAMALSARI KABUPATEN SEMARANG Mistriani, Nina
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 14, No 2 (2018): GEMAWISATA JULI 2018
Publisher : Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi Bukit Cinta Waduk Jati Barang Sebagai Daya Tarik Wisata Di Desa Wisata Jamalsari Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan di desa wisata Jamalsari Kelurahan Kedungpani Kecamatan Mijen Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan daya tarik wisata, strategi pengembangan dan partisipasi masyarakat dan pemerintah dalam pengembangan daya tarik wisata  alam dan edukatif. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menerapkan fakta dilapangan. Daya Tarik panorama waduk Jatibarang yang disatukan dengan keindahan gardu pandang yang berbentuk love terbuat dari kayu dan wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas wisata air dan wisata edukatif di desa wisata Jamalsari. Metode pendekatan 3A (Atraksi, Fasilitas, Aksesibilitas). Kesimpulan Pemerintah, Dinas Pariwisata dan masyarakat desa wisata Jamalsari harus bekerjasama dalam pengembangan daya tarik wisata, serta tersedianya fasilitas yang memadai bagi wisata
Pengaruh Fasilitas Dan Harga Terhadap Minat Kunjungan Wisatawan di Waroeng Semawis Pecinan Semarang Setyaningrum, Inneke; Mistriani, Nina; Koestanto, Djoko
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 16, No 3 (2020): GEMAWISATA SEPTEMBER 2020
Publisher : Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi minat kunjungan wisatawan. Dalam penelitian ini dibatasi pada Fasilitas, dan Harga terhadap Minat Kunjungan karena meningkatnya minat kunjungan membawa kemajuan bagi pengelola. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh Fasilitas terhadap Minat Kunjungan wisawatan di Waroeng Semawis Pecinan Semarang, menjelaskan pengaruh Harga terhadap Minat Kunjungan wisatawan di Waroeng Semawis Pecinan Semarang. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Sampel sebanyak 70 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesionar, observasi, dan studi pustaka. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisi regresi menunjukan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan Semarang, harga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan Semarang. Fasilitas dan Harga bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan SemarangKata Kunci : Fasilitas, Harga, dan Minat Kunjungan
STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA ALAM PURI MATARAM SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI KABUPATEN SLEMAN YOGAYAKARTA Mistriani, Nina
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 15, No 1 (2019): GEMAWISATA JANUARI 2019
Publisher : Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi Daya Tarik Puri Mataram Kabupaten Sleman Yogyakarta menjadi trending topic bagi wisatawan sebagai tujuan wisata di Kabupaten Sleman dengan konsep budaya kerajaan Mataram. Berlokasi di dusun Drono, Desa Tridadi Sleman Yogyakarta. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi pengembangan daya tarik wisata  alam. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menerapkan fakta dilapangan. Daya Tarik Puri Mataram menarik perhatian Wakil Presiden RI dalam pengelolaan melalui BUMDes Tridadi Makmur meningkatkan kegiatan pembangunan, penambahan, dan pengelolaan fasilitas prasarana yang seimbang dengan meningkatnya kualitas pelayanan yang disediakan,  menjadikan daya tarik wisata alam Puri Mataram sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Kabupaten Sleman. Metode pendekatan komponen pariwisata 5A (Accessibility, Accommodations, Attraction, Activities Amenities). Kesimpulan strategi pengembangan  berkualitas dan seimbang memperhatikan 3 langkah pokok yaitu jangka pendek menitikberatkan optimasi, jangka menengah meitikberatkan konsolidasi dan jangka panjang menitikberatkan pada pengembangan
STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA MELALUI PENAWARAN DAN PERMINTAAN DALAM PARIWISATA DI GRAND MAERAKACA JAWA TENGAH Mistriani, Nina; Pratamaningtyas, Ovia Widayanti
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 15, No 3 (2019): GEMAWISATA SEPTEMBER 2019
Publisher : Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Grand Maerakaca atau sering disebut Puri Maerakaca merupakan salah satu bagian dari Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan Jawa Tengah (PRPP). Daya tarik wisata tersebut cukup menarik dan potensial di Kota Semarang, seperti spot mangrove viral sebagai tempat instagramable saat liburan. Puri Maerakaca adalah satu-satunya tempat wisata budaya dan edukasi yang menampilkan miniatur kota dan kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Meskipun demikian perlu adanya strategi pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan daya tarik wisata yang tepat untuk pengembangan daya tarik wisata Maerakaca. Penelitian ini pendekatan melalui strategi aspek penawaran dan permintaan pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui wawancara yang terdiri dari wisatawan, ahli pariwisata, serta dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan daya tarik wisata melalui aspek penawaran pariwisata meliputi aspek daya Tarik, trasportasi, fasilitas, dan kelembagaan, sedangkan aspek permintaan pariwisata meliputi harga, pendapatan, sosial budaya, sosial politik, intensitas keluarga, harga barang substitusi, harga barang komplementer. Kedua aspek tersebut saling berkaitan dan berdampak pada kemampuan destinasi untuk mampu menarik wisatawan berkunjung.Kata Kunci:
STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA ALAM PURI MATARAM SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI KABUPATEN SLEMAN YOGAYAKARTA Mistriani, Nina
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 15, No 1 (2019): GEMAWISATA JANUARI 2019
Publisher : Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi Daya Tarik Puri Mataram Kabupaten Sleman Yogyakarta menjadi trending topic bagi wisatawan sebagai tujuan wisata di Kabupaten Sleman dengan konsep budaya kerajaan Mataram. Berlokasi di dusun Drono, Desa Tridadi Sleman Yogyakarta. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi pengembangan daya tarik wisata  alam. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menerapkan fakta dilapangan. Daya Tarik Puri Mataram menarik perhatian Wakil Presiden RI dalam pengelolaan melalui BUMDes Tridadi Makmur meningkatkan kegiatan pembangunan, penambahan, dan pengelolaan fasilitas prasarana yang seimbang dengan meningkatnya kualitas pelayanan yang disediakan,  menjadikan daya tarik wisata alam Puri Mataram sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Kabupaten Sleman. Metode pendekatan komponen pariwisata 5A (Accessibility, Accommodations, Attraction, Activities Amenities). Kesimpulan strategi pengembangan  berkualitas dan seimbang memperhatikan 3 langkah pokok yaitu jangka pendek menitikberatkan optimasi, jangka menengah meitikberatkan konsolidasi dan jangka panjang menitikberatkan pada pengembangan.
POTENSI BUKIT CINTA WADUK JATI BARANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM DAN EDUKATIF DI DESA WISATA JAMALSARI KABUPATEN SEMARANG Mistriani, Nina
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 14, No 2 (2018): GEMAWISATA JULI 2018
Publisher : Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi Bukit Cinta Waduk Jati Barang Sebagai Daya Tarik Wisata Di DesaWisata Jamalsari Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan di desa wisataJamalsari Kelurahan Kedungpani Kecamatan Mijen Semarang. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui potensi dan daya tarik wisata, strategipengembangan dan partisipasi masyarakat dan pemerintah dalam pengembangandaya tarik wisata alam dan edukatif. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif,menerapkan fakta dilapangan. Daya Tarik panorama waduk Jatibarang yangdisatukan dengan keindahan gardu pandang yang berbentuk love terbuat darikayu dan wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas wisata air dan wisataedukatif di desa wisata Jamalsari. Metode pendekatan 3A (Atraksi, Fasilitas,Aksesibilitas). Kesimpulan Pemerintah, Dinas Pariwisata dan masyarakat desawisata Jamalsari harus bekerjasama dalam pengembangan daya tarik wisata, sertatersedianya fasilitas yang memadai bagi wisatawan
ANALISIS POTENSI WISATA DESA WISATA LORAM KULON SEBAGAI KAWASAN WISATA DI KABUPATEN KUDUS Mistriani, Nina
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 13, No 1 (2017): GEMAWISATA JANUARI 2017
Publisher : Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Desa Loram terletak di kecamatan Jati Kabupaten Kudus yang mempunyai potensi objek wisata yang cukup besar, yang meliputi objek wisata budaya/sejarah, pendidikan dan sentra industri kerajinan. Desa ini terdapat peninggalan sejarah dari penyebaran agama islam Sutan Hadirin dan Ratu Kalinyamatan, bentuk peninggalannya gapura wali songo, dan ampyang maulid. Potensi-potensi yang terdapat di desa wisata Loram Kulon belum terlihat didukung oleh fasilitas-fasilitas agar berkembang lebih optimal menjadi kawasan wisata. Berbagai aktifitas yang telah berlangsung belum pula dikelola secara baik, menyikapi  kondisi  tersebut  diperlukan  identifikasi  kajian  potensi  wisata  di  Desa Wisata Loram Kulon yang  dapat  mengoptimalkan  potensi-potensi  wisata  tersebut.       Hasil  analisis  mengenai  kondisi  eksisting,  baik  kondisi  fisik  maupun  pengunjung yang  datang  ke  Desa Wisata Loram Kulon,  dapat  di  simpulkan  bahwa  Desa Wisata Loram Kulon  dapat  dikembangkan  untuk  menjadi  suatu  kawasan  wisata yang memiliki potensi wisata yang khas dan menarik untuk dikunjungi. Pemeliharaan  dan  peningkatan  infrastruktur  di  desa wisata Loram Kulon perlu ditingkatkan,  sedangkan wisata  budaya  yang  akan dijadikan wisata utama (main tourism), dan wisata yang lainnya menjadi pendukung dari wisata utama. Untuk mendukung rencana tersebut diperlukan koordinasi yang baik antar pihak-pihak yang terkait  dalam  pengembangan  dan  pemantauan  kawasan  wisata  dan  juga  upaya pembuatan peraturan daerah tentang kawasan wisata serta tindak lanjut dari peraturan daerah tersebut. Kajian potensi wisata di kawasan Desa wisata Loram Kulon ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh semua pihak dalam melakukan perencanaan pengembangan potensi wisata. Kata Kunci : potensi wisata, kawasan wisata