Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Makna Kata Anuq dalam Bahasa Sasak di SMP Negeri 2 Batukliang Utara Andini, Hollysa; Mahyuni, Mahyuni; Nuriadi, Nuriadi
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 14, No 4: November 2019
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.386 KB) | DOI: 10.14710/nusa.14.4.498-508

Abstract

This research is aimed at describing the meaning of the word “anuq” which is commonly spoken by Sasak people in SMP Negeri 2 Batukliang Utara using semantics theory. The source of data were the conversations among teachers and administrators of SMP Negeri 2 Batukliang Utara. The data were collected by applying listening, speaking, and introspection method. The result of the research showed that the word “anuq”has many meanings based on the context or topics of the communication. Sasak people in SMP Negeri 2 Batukliang Utara basically used “anuq” when the speaker forgot or lost the word to be spoken.
DAMPAK PEMANFAATAN LAHAN KOSONG TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI DI ACEH BESAR Mahyuni Mahyuni; T. Zulham T. Zulham; Muhammad Ilhamsyah Siregar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.629 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi willingness to pay masyarakat Lambaro Angan terhadap konversi lahan kosong untuk kegiatan ekonomi dan industri. Jumlah sampel sebanyak 100 orang yang dipilih secara acak terhadap masyarakat yang berdomisili di Lambaro Angan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menentukan keinginan membayar konversi lahan kosong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan dan pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap willingness to pay dari konversi lahan kosong. Sedangkan variabel usia berhubungan positif tetapi tidak mempengaruhi willingness to pay konversi lahan kosong. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah mengembangkan kawasan tersebut menjadi kawasan pusat pertumbuhan industri. Disamping itu penelitian selanjutnya dapat menambah sampel dan diperlukan pengembangan model yang lebih baik misalnya menggunakan metode cross-tab dan dapat menggunaakan eigen value. Kata Kunci : Willingness To Pay, konversi lahan kosong, Regresi Linear Berganda,             Lambaro Angan.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Campak Menggunakan Metode Certainty Factor Mahyuni, Mahyuni; Munar, Munar
JURNAL TIKA Vol 6 No 01 (2021): Jurnal Teknik Informatika Aceh
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim Bireuen - Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/tika.v6i01.435

Abstract

Pengaruh perkembangan ilmu komputer telah menjamah berbagai bidang, contohnya saja pada bidang kedokteran, militer dan lain-lain. Mengingat semakin pesatnya perkembangan teknologi yang semakin maju khususnya dibidang komputer, maka banyak orang yang memanfaatkan komputer sebagai alat bantu. Tidak ketinggalan juga termasuk dalam bidang kedokteran, komputer telah masuk didalamnya sebagai alat bantu untuk mengerjakan suatu pekerjaan ataupun melakukan identifikasi suatu penyakit tertentu yang memudahkan pekerjaan manusia. Untuk menentukan jenis penyakit dan cara penanggulangannya serta menggunakan metode Waterfall untuk pengembangan sistemnya. Sistem pakar ini juga akan menggunakan konsep Certainty Factor. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL sebagai tempat penyimpanan data-data yang dibutuhkan dalam pembuatan aplikasi. Adobe Dreamweaver untuk desain Web. Penelitian ini menghasilkan aplikasi sistem pakar mendiagnosa penyakit campak berbasis web sehingga dapat membantu user untuk memperoleh informasi yang diinginkan. Penyusunan sistem pakar ini berupa user dan admin. Melalui sistem ini, user dapat mengidentifikasi penyakit berdasarkan gejala-gejala yang menyerangnya. Sistem juga mempunyai kemampuan untuk menambah, mengupdate, serta menghapus ciri dan gejala pada la beserta hasil konsultasi yang dilakukan oleh admin
Manajemen Konflik dalam Tinjauan Alquran Mahyuni Mahyuni; Desi Yudiana
Almufida : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 2, No 1 (2017): Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.856 KB)

Abstract

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial (Studi Kasus Pada Perusahaan-Perusahaan Jasa Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Haq, Ahsanul; Mahyuni, Mahyuni
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v17i2.445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan tanggung jawab sosial pada laporan tahunan perusahaan-perusahaan jasa di Indonesia. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan adalah ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, dan ukuran dewan komisaris perusahaan. Populasi dari penelitian ini adalah semua perusahaan jasa yang listing di BEI tahun 2014. Dari keseluruhan populasi tersebut, yang menjadi sampel penelitian berjumlah 100 perusahaan jasa yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode konten analisis dalam pengungkapan CSR dengan menggunakan Reporting Guidelines yang termuat dalam General Reporting Initiatives (GRI). Teknik analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan SPSS 19.0 for windows. Setelah dilakukan analisis regresi berganda didapatkan hasil variabel ukuran (size) perusahaan dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Sedangkan leverage dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEPUNAHAN BAHASA DAERAH DI TANAH RANTAU Azis, Atri Dewi; Mahyuni, Mahyuni; Syahdan, Syahdan; Yusra, Kamaluddin
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 5, No 1 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v5i1.27

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi dan berinteraksi antar sesama Dalam interaksi sosial ini sudah menjadi keniscayaan adanya saling memengaruhi di antara bahasa-bahasa yang digunakan. Bahasa yang mayoritas digunakan akan bertahan dan mempersempit ruang gerak bahasa-bahasa lain yang jarang digunakan oleh penuturnya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor penyebab kepunahan bahasa daerah dan memberikan gambaran tentang kondisi penggunaan bahasa daerah di tanah rantau dengan pembatasan pada Bahasa Bugis (BB) di pulau Lombok. Penelitian telah dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2017 di Labuhan Haji Lombok Timur. Pertimbangan pemilihan lokasi penelitian didasarkan oleh letak geografis yang termasuk salah satu daerah yang banyak dihuni oleh perantau asal Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Bugis sebagai bahasa interaksi intrasuku Bugis di Lombok masih sering digunakan oleh penutur suku Bugis. Hal ini berarti bahwa Bahasa Bugis sangat sulit ditemukan di pulau Lombok. Bahasa daerah dapat terus hidup dan berkembang dengan menjadikannya berprestise dengan cara mendorong seluruh anggota keluarga untuk tetap berusaha berbahasa daerah sebagai bahasa komunikasi pertama di dalam keluarga. Penelitian ini merekomen-dasikan perluasan sampel penelitian untuk dikembangkan supaya gambaran detail tentang kondisi bahasa Bugis di Lombok dapat terpetakan lebih memadai.
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN MOTIVASI KERJA GURU TK Mahyuni Mahyuni
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v9i1.7694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual dengan motivasi kerja guru TK se-Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah guru TK se-Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir yang berjumlah 41 orang. Metode yang digunakan yaitu korelasi Pearson Product Moment untuk melihat hubungan antara variabel kecerdasan spiritual dengan motivasi kerja guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji statistik korelasi dengan meggunakan program SPSS ver. 17. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan spiritual dengan motivasi kerja guru TK se-Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir. Hal ini dapat diketahui dari nilai koefisien korelasi sebesar r_xy= 0,829 dan taraf signifikansi 0,00<0,05.Tingkat hubungan antara kecerdasan spiritual dengan motivasi kerja guru termasuk dalam kategori sedang dengan nilai koefisien determinan yang dihasilkan sebesar 68,8% memiliki makna bahwa kecerdasan spiritual memberi pengaruh sebesar 68,8% terhadap motivasi kerja.
Steep Road Towards Regulating for Success of Implementation of Reclamation and Post Mining of Mineral and Coal Barkatullah, Abdul Halim; Syaifudin, Syaifudin; Mahyuni, Mahyuni; Ifrani, Ifrani
Lambung Mangkurat Law Journal Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Program Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat bekerjasama den

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32801/lamlaj.v2i2.50

Abstract

Coal and Mineral mining activities have a high risk of ecosystem changesthat affect the environment, let alone the mining is carried out openly. In order torestore the condition of the land in such a way that it can function and to be effectivein line with its allocation, the ex-mining area must be restored. Reclamation andpost-mining activities shall be conducted by every holder of Mining Business Permit(IUP) Exploration and IUP Production. Holders of IUP Exploration must firstlyprepare reclamation and post-mining plans in the permit process. The implementationof reclamation and post-mining activities by holders of IUP Production Operationand Special Mining Business Permit (IUPK) Production Operation must complywith the principles of : (1)protection and management of mining environment; (2)working safety and health; and (3) mineral and coal conservation. To determinethe success of the land that has been reclaimed and the post-mining activities havebeen complied, if an evaluation has been made by the competent officials and it isstated that the reclamation and post-mining activitie shave been performed well inaccordance with prevailing regulations.
Akibat Hukum Keterlambatan Pendaftaran Peralihan Hak Atas Tanah terhadap Akta yang Dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah Yuliyanti, Islina; Qamariyanti, Yulia; Mahyuni, Mahyuni
Lambung Mangkurat Law Journal Vol 3, No 1 (2018): March
Publisher : Program Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat bekerjasama den

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32801/lamlaj.v3i1.65

Abstract

Dalam proses pembuatan akta peralihan maka dalam waktu selambat  lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal ditandatanganinya akta yangbersangkutan, PPAT wajib menyampaikan akta yang dibuatnya berikut dokumendokumen yang bersangkutan kepada Kantor Pertanahan untuk didaftar. Apabila jangka waktu tersebut diabaikan maka akan menimbulkan beberapa akibat hukum terhadap akta peralihan tersebut.Maka untuk lebih terjaganya ketertiban dalam proses pendaftaran peralihan hak atas tanah di Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin dan juga agar pihak-pihak yang bersangkutan tidak di rugikan harus adanya sanksi tegas agar PPAT di Kota Banjarmasin tidak melakukan lagi pelanggaran tersebut, karena didalam peraturan itu sendiri sudah mengatakan bahwa hal tersebut adalah “wajib” bagi PPAT. Karena hal di atas menyangkut masalah pelaksanaan dari suatu ketentuan hukum, dikenakan tindakan administrasi berupa teguran tertulis sampai pemberhentian dari jabatannya sebagai PPAT, dengan tidak mengurangi kemungkinan dituntut ganti kerugian oleh pihak-pihak yang menderita kerugian yang diakibatkan oleh diabaikannya ketentuan-ketentuan tersebutAKIBAT HUKUM KETERLAMBATAN PENDAFTARAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH TERHADAP AKTA YANG DIBUAT OLEH PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH
Jaminan Kepastian dan Perlindungan Hukum Hak atas Tanah Adat dalam Pendaftaran Tanah Merlani, Agnes Livia; Qamariyanti, Yulia; Mahyuni, Mahyuni
Lambung Mangkurat Law Journal Vol 1, No 1 (2016): March
Publisher : Program Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat bekerjasama den

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32801/lamlaj.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentiikasi dan menilai bagaimana pemerintah menjamin dan memberikan perlindungan hukum terhadap hak-hak tanah adat di Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan Pasal 3 UU Pokok Agraria (UUPA) dan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 13 2009. Jenis penelitian adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan tiga sumber hukum yang terdiri dari sumber hukum primer, sekunder dan tersier yang berasal dari literatur penelitian. Jenis penelitian adalah sinkronisasi hukum, yaitu penelitian tentang sinkronisasi dan korelasi antara penerapan UUPA dan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 13 tahun 2009, dan pendekatan undang-undang. Penelitian ini ingin mengetahui apakah Pemerintah melalui ketentuan Pasal 3 dari UUPA dan Peraturan Gubernur Nomor 13 Tahun 2009 telah memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi hak atas tanah adat di Provinsi Kalimantan Selatan