- Masturi
Universitas Negeri Semarang

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN SOLUSI DERET MELALUI PENDEKATAN TEACHING ASSISTANT Masturi, -; Marwoto, P.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya aktivitas belajar dan rendahnya nilai yang diperoleh mahasiswa dalam perkuliahan solusi deret merupakan masalahpembelajaran yang harus dipecahkan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana pengaruh penerapan pendekatanteaching assistant dapat meningkatkan kualitas perkuliahan solusi deret. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa PendidikanFisika UNNES. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Fisika UNNES dengan desain penelitian tindakan kelas dua siklus. Instrumenyang digunakan adalah instrumen aktivitas yang meliputi: motivasi belajar, intensitas belajar dan interaksi belajar dan instrumenprestasi untuk mengukur hasil belajar. Dari penelitian ini didapatkan bahwa asistensi dapat meningkatkan aktivitas dan prestasibelajar. Hal itu terlihat dari 50 mahasiswa yang diberi tindakan, aktivitas belajar mereka pada siklus I dan II berada pada kategoribaik. Dari hasil observasi selama perkuliahan didapatkan adanya peningkatan intensitas pengerjaan tugas dan kuis. Nilai yangdiperoleh, dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan dari 65 menjadi 71. Dengan demikian, pendekatan teaching assistantterbukti dapat meningkatkan kualitas perkuliahan solusi deret. In this research, the effects of teaching assistant approach on the improvement of lecture quality of series solution topic wereinvestigated. The classroom action research with two cycles was set in physics education program. Some instruments that used toexplore the students activities were learning motivation, learning intensity, and learning interaction. Achievement instrument isused to measure the students achievement. The results of the research show that teaching assistant can improve the studentsactivity as well as their achievement. It can be seen from the increasing activity of 50 students with good category from cycle one tothe second one. The observation results show that there is a significant improvement in intensity of students interest in doing thetasks and quizzes. The average of students achievement was rose from 65 to 71 in cycle I to cycle II. From these results, it can beconcluded that the teaching assistant can improve the teaching quality of the solution of series chapter.Keywords: series solution; learning quality; teaching assistant
PEMILIHAN JENIS BULIR POLIMER SEBAGAI PENYANGGA MATERIAL FOTOKATALIS TIO2 Aliah, Hasniah; Setiawan, Andhy; Masturi, -; Abdullah, Mikrajuddin
Jurnal Fisika Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan aktivitas fotokatalitik suatu material katalis adalah dengan melapiskan material katalis Titanium dioksida (TiO2)  pada permukaan polimer yang berukuran cukup besar, ringan, transparan dan bersifat termoplastik.  Untuk memilih jenis polimer terbaik sebagai material penyangga katalis, dilakukan pengujian pelapisan partikel TiO2 pada tiga jenis polimer berbentuk bulir, yaitu polystyrene (PS), linear-low density polyethylene (LLDPE), dan polypropilene (PP).Pelapisan material TiO2 di permukaan polimer dilakukan dengan menggunakan teknik thermalmilling berbasis oven listrik. Temperatur dalam proses milling diatur di sekitar titik HDT (Heat Deflection Temperature)material polimer dan berlangsung selama 60 menit.  Massa jenis dan transmitansi polimer setelah dilapisi TiO2 merupakan parameter fisik yang menjadi acuan dalam pemilihan polimer penyangga katalis. Imobilisasi menggunakan teknik thermal milling menghasilkan polimer PP berlapis katalis TiO2 yang homogen. Pabrikasi dengan parameter milling 100°C dan 60 menit menghasilkan PP berlapis katalis TiO2 dengan massa jenis rata-rata 0,872 g/cm3 sehingga dapat mengapung di permukaan air.  Di samping itu, PP berlapis TiO2 mempunyai transmitansi 58%. Polimer PP inilah yang kemudian dipilih sebagai material penyangga katalis TiO2 dalam proses penelitian selanjutnya.
PENENTUAN PANJANG GELOMBANG SINAR MENGGUNAKAN INTERFERENSI CELAH GANDA SEDERHANA Tsalatsin, Moh. Nashir; Masturi, -
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian  penentuan panjang gelombang sinar menggunakan interferensi celah ganda sederhana,  Peneliti menggunakan peralatan yang sederhana, di mana peralatan tersebut bisa ditemuakan disekitar, seperti sterefom, bohlam,kertas mika berwarana, kayu dan lem. Proses pengujian dilakukan dengan bohlam sebagai sumber cahaya, bohlam yang dipakai adalah bohlam halogen berwarana putih, mika berwarna dijadikan sebagai filter, kertas sebagai celah. Cara kerjanya yaitu dengan meletakan filter di depan kertas HVS yang sudah diseset sedikit kemudian setelah cahaya polykromatik melewati filter berwarana  maka ada warna yang diserah dan ada warna yang diteruskan, warna yang diteruskan akan menghasilkan pola gelap dan pola terang, peneliti menggunakan dua warna mika yaitu merah dan hijau. Panjang gelombang dari  tiap mika berbeda, Berdasarkan hasil penelitian diperoleh panjang gelombang untuk sinar hijau adalah 711 nm dan untuk panjang gelombang sinar merah adalah 506 nm.
PENENTUAN KOEFISIEN SERAP BUNYI PAPAN PARTIKEL DARI LIMBAH TONGKOL JAGUNG Permatasari, Obimita Ika; Masturi, -
Jurnal Fisika Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik koefisien serap bunyi papan partikel dari bahan dasar tongkol jagung. Papan partikel dibuat dengan cara mencampur serbuk tongkol jagung dengan lem fox, dicetak, dan dikeringkan. Tongkol jagung yang digunakan dalam penelitian ini ada empat varietas yaitu jagung manis, jagung putih, jagung mutiara dan jagung gigi kuda. Dari keempat jenis varietas jagung tersebut diambil jenis jagung yang paling baik kemudian di lakukan variasi komposisi tongkol jagung. Sampel berbentuk  silinder, dibuat sebanyak enam buah  dengan  komposisi  35%, 40%, 45%, 50%, 55% dan 60%. Nilai koefisien serap bunyi sampel diukur menggunakan alat sound level meter. Hasil penelitian  menunjukkan,  komposisi sampel mempengaruhi nilai koefisien serap bunyi (α).  Koefisien serap bunyi  semakin menurun dengan bertambahnya kerapatan papan partikel (sampel penyerap).
PENENTUAN KECEPATAN SUDUT MOTOR LISTRIK MANUAL DENGAN VARIASI KEBUTUHAN JUMLAH LILITAN DAN TEGANGAN LISTRIK Khoiri, Ahmad; Masturi, -
Jurnal Fisika Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan kecepatan sudut dalam motor listrik diperlukan suatu alat yang bisa mengkonkretkan konsep gaya Lorentz menjadi energi mekanik, sehingga diharapkan analisis masalah dan konsep gaya Lorentz  jadi lebih mudah. Kecepatan sudut motor listrik manual diperoleh 17,33 rad/s pada variasi lilitan 280, 330 dan 380 yang memenuhi persamaan  y = 0.054x - 0.657 dan R² = 0.842 artinya 84.2% dari seluruh variasi jumlah lilitan dapat diterangkan oleh regresi, dan 5,8 % lagi yang tidak dapat diterangkan model yang digunakan termasuk ketidaktelitian dalam pengamatan. Sedangkan 19,15 rad/s kecepatan sudut pada variasi  tegangan dengan y= -1.015x + 10.00 dan R2 0,980 artinya 98 % kontribusi variasi tegangan 6, 9 dan 12 volt terhadap besarnya kecepatan sudut motor listrik manual. Sehingga dua variabel yang di variasi ini memenuhi kebutuhan pada penentuan kecepatan sudut motor listrik, semakin besar kecepatan sudut yang dihasilkan semakin besar lilitan dan tegangan yang dibutuhkan.
ANALISIS INTERFERENSI CAHAYA LASER TERHAMBUR MENGGUNAKAN CERMIN DATAR “BERDEBU” UNTUK MENENTUKAN INDEKS BIAS KACA Sulistri, Emi; Masturi, -
Jurnal Fisika Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interferansi cahaya laser terhambur menggunakan cermin datar “berdebu”, untuk menentukan indeks bias kaca. Eksperimen yang instruktif dan ilustratif ini dapat dipersiapkan dengan peralatan yang sederhana dan murah, dan dapat dijadikan sebagai topik praktikum yang baik bagi mahasiswa. Dalam eksperimen ini, cermin datar yang bersih dikondisikan berdebu dengan menggunakan debu kapur tulis, tepung beras, dan bedak bayi. Variasi jenis partikel debu yang digunakan tidak berpengaruh pada geometri pola interferensi yang teramati, tetapi dapat berpengaruh pada kecerahannya. Hasil analisis didapatkan bahwa pola interferensi tercerah dimiliki oleh cermin datar yang ditaburi dengan bedak bayi. Indeks bias kaca yang diperoleh pada eksperimen ini dengan menggunakan laser He-Ne adalah nkaca = 1,57. Hasil ini sesuai dengan nilai indeks bias kaca yang telah dikenal luas yaitu sekitar 1,5. Sedangkan nilai indeks bias kaca yang dihasilkan dengan menggunakan laser dioda merah adalah nkaca = 1,64.
Pengaruh Kegiatan Posdaya Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat di Kabupaten Kudus dan Pati Ariyanto, Shodiq Eko; Indaryani, Mamik; Masturi, -
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.067 KB)

Abstract

Posdaya sebagai satu model kegiatan pemberdayaan masyarakat berupaya membantu mewujudkan MDG’s dan peningkatan peringkat IPM.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  pengaruh baik secara parsial dan berganda  kegiatan posdaya terdiri dari Posyandu, Pospaud, dan kegiatan kelompok ekonomi produktif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Disamping itu menentukan variabel yang paling dominan berpengaruh diantara posyandu, pospaud, dan kelompok kegiatan ekonomi produktif terhadap peningkatan  kualitas hidup masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Pati dan Kudus sebagai wilayah yang telah digunakan untuk kegiatan KKN Tematik Posdaya UMK pada bulan Oktober 2011 sampai dengan Maret 2012. Metode penelitian erat kaitannya dengan prosedur, alat, serta desain penelitian yang dipergunakan di dalam melaksanakan penelitian. Semua tahapan dalam penelitian akan mengalir sesuai dengan alur logis.  Hal ini agar memberikan petunjuk yang jelas, teratur dan sistematis. Analisis deskriptif, digunakan untuk mendeskripsikan hasil penelitian. Sedangkan analisis kuantitatif data hasil penelitian yang diukur dengan metode regresi.  Koefisien regresi akan menunjukkan pengaruh antara variable independen  (posyandu, pospaud, dan kelompok kegiatan ekonomi produktif) terhadap variable dependen (peningkatan  kualitas hidup masyarakat).   Kata kunci: Posdaya, Posyandu, Pospaud, Kegiatan Ekonomi Produktif, dan Kulitas hidup
Meningkatkan Kemampuan Beradaptasi Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas X MAN 2 Kudus Sutarti, -; Masturi, -; Sucipto, -
Jurnal Sosial Budaya Vol 6, No 2 (2013): Jurnal Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.287 KB)

Abstract

Dalam upaya pencapaian hasil belajar yang optimal, kemampuan siswa dalam beradaptasi di dalam lingkungan sekolah, baik dengan teman, guru, kurikulum juga saat pembelajaran sangatlah penting karena berpengaruh terhadap keberhasilan belajar siswa. Kemampuan beradaptasi siswa tidaklah sama satu dengan lainnya. Hal itu dikarenakan ada faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan beradaptasi siswa. Dari hasil pengamatan banyak peserta didik masih kurang beradaptasi. Salah satunya ditandai dengan banyaknya penyimpangan dalam beradaptasi siswa Kelas X MAN 2 Kudus. Dalam usaha untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi siswa, maka peneliti menggunakan layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi siswa Bentuk penelitian dari penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling, Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 2 Kudus. Siswa kelas tersebut berjumlah 24 siswa, yang terdiri dari 8 laki-laki dan 16 perempuan. Dalam kelas X tersebut di berikan angket tentang beradaptasi, setelah itu angket analisis untuk mengetahui siswa yang masih rendah dalam beradaptasi, selanjutnya diberikan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi. Adapun prosedur PTBK pada tiap siklus akan dilakukan dalam empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil observasi ketepatan peneliti dan anggota juga hasil wawancara diperoleh temuan bahwa pelaksanaan meningkatkan kemampuan beradaptasi siswa melalui layanan bimbingan kelompok hasilnya sudah sangat tinggi. Ada peningkatan ketepatan peneliti dan anggota dari siklus I ke siklus II 22% untuk peneliti dan 32% untuk anggota. Sedangkan hasil wawancara pada akhir siklus ke II menunjukan jumlah terbanyak pada tingkat tinggi.
DESIGN OF THERMAL EQUIPMENT MILLING FOR FABRICATING THE TIO2 PHOTOCATALYSTS COATED GRAIN POLYMERS Aliah, H.; Setiawan, A.; Masturi, M.; Abdullah, M.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i2.4219

Abstract

Organic waste water treatment can be conducted with technique of photocatalytic. Photocatalytic activity involves factors light intensity and amount of catalyst. In order this process can take place optimally, the catalyst material coating on the surface of the material buffer such as polymer shaped grains can be an alternative method. Setting the temperature and the duration of heating automatically is very efficient in controlling the physical characteristics of the photocatalyst materials. In this experiment, modification done on of the two types of thermal equipment milling namely cylindrical equipment milling equipped with heater and equipment milling based electric oven. The testing process of the thermal equipment milling performed with controlled temperature in the range of 110 ° C and setting the timer to 60 minutes. In testing the thermal characteristics of milling equipment, it takes as long as 220 minutes for each immobilization process using cylindrical milling and 65 minutes when using an electric oven. Setting the temperature and time in the electric oven milling  can be performed automatically, which can not be performed using cylindrical milling. Milling equipment based electric oven has also been used in the selection of buffer polymer materials and fabricate TiO2 photocatalysts which tested on photodegradation of organic compound of methylene blue (MB).Penjernihan air limbah organik dapat dilakukan dengan teknik fotokatalisis. Agar aktivitas fotokatalitik yang melibatkan faktor intensitas cahaya dan jumlah katalis dapat berlangsung secara optimal, pelapisan material katalis pada permukaan material penyangga berupa bulir polimer termoplastik dapat menjadi salah satu alternatif. Pengaturan temperatur dan lamanya pemanasan secara otomatis sangat efisien dalam mengendalikan karakteristik fisis material fotokatalis Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi terhadap dua jenis peralatan thermal millng, yaitu peralatan milling cylinder yang dilengkapi dengan komponen pemanas dan peralatan miling berbasis oven listrik. Proses pengujian milling dilakukan dengan temperatur terkontrol pada kisaran 110 °C dan pengaturan timer 60 menit. Dalam pengujiankarakteristik termal kedua alat tersebut, dibutuhkan waktu selama 220 menit untuk setiap proses imobilisasi menggunakan milling cylinder dan 65 menit bila menggunakan peralatan berbasis oven listrik. Pengaturan temperatur dan waktu pada alat berbasis oven listrik dapat dilakukan secara otomatis, yang tidak dapat dilakukan menggunak milling cylinder. Peralatan milling berbasis oven listrik ini juga telah digunakan dalam pemilihan polimer penyangga material fotokatalis TiO2 serta pabrikasi fotokatalis TiO2 yang diujikan dalam fotodegradasi senyawa organik metilen biru (MB).
SOLID WASTE-SILICA COMPOSITE FOR HIGH STRENGTH AND LIGHTWEIGHT MATERIAL APPLICATION Masturi, M.; Rustad, S.; Sunarno, S.; Hindarto, N.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i1.4289

Abstract

The solid waste composite was successfully made. Preliminary, the composite was synthesized using polyurethane as binder mixed with the solid waste using simple mixing method and then hot-pressed at at pressure of 4 metric-tons and temperature of 100°C for 20 minutes. To enhance its strength, silica nanoparticles with varied content then were added in the polyurethane-solid waste mixture. From the compressive strength test, it was obtained that polyurethane-solid waste composite with solid waste volume fraction of 87.15% had optimum compressive strength of 160 MPa. Meanwhile, for silica addition with the fraction of 0.4975%, the compressive strength became 200 MPa, or increased 23% of that without nanosilica. The enhancement was also briefly confirmed from FTIR Spectroscopy where some polyurethane spectra shifted small due to silica addition, especially in amine and carbonyl groups as its active groups. The strength is better than of brick (80 MPa), shalestone (73 MPa), silstone (92 MPa) and other stones. From density measurement, the composite-produced has density about 0.7 g/cm3 that comparable to Jati (Tectona grandis) and Mahoni (Swietenia macrophylla) having densities about 0.8 g/cm3 and 0.7 g/cm3 respectively. Therefore, this composite is very adequate for building material application to compete the woods.  Komposit sampah sudah berhasil dibuat. Mula-mula, komposit disintesis dengan menggunakan poliuretan sebagai pengikat yang dicampur dengan sampah melalui metode pencamnpuran sederhana (simple mixing), kemudian dihot-press pada tekanan 4 metric ton dan suhu 100°C selama 20 menit. Untuk meningkatkan kekuatan mekaniknya, nanopartikel silica dengan berbagai komposisi ditambahkan dalam campuran poliuretan-sampah. Dengan menggunakan uji kekuatan tekan, didapatkan komposit poliuretan-sampah dengan fraksi volume sampah sebesar 87,15% memiliki kekuatan tekan sebesar 160 MPa. Selanjutnya, dengan penambahan silica sebesar 0,4975% (v/v) kekuatan tekan komposit menjadi 200 MPa, atau meningkat sebesar 23% dibandingkan komposit tanpa silica. Peningkatan ini juga dikonfirmasi melalui FTIR Spectroscopy yang menunjukkan adanya pergeseran kecil pada puncak spektra poliuretan akibat penambahan silica, utamanya pada gugus fungsi amina dan karbonil. Kekuatan mekanik komposit ini lebih baik daripada batu bata (80 MPa), batuan shale (73 MPa), batuan siltstone (92 MPa) dan beberapa jenis batuan yang lain. Dengan menggunakan uji kerapatan didapatkan komposit ini memiliki massa jenis 0,7 g/cm3, setara dengan kayu Jati (Tectona grandis) dan Mahoni (Swietenia macrophylla) yang memiliki massa jenis masing-masing 0,8 g/cm3 dan 0,7 g/cm3. Ini menunjukkan komposit yang dihasilkan sangat cocok untuk diaplikasikan sebagai bahan bangunan pengganti kayu.