Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Keluarga dengan Kemampuan dalam Pelaksanaan Oral Hygiene di Ruang Musdalifah RSI Siti Khadijah Palembang Lenny Astuti; Ahmad Khoiri
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.036 KB) | DOI: 10.26630/jk.v8i3.666

Abstract

Patients with consciousness disorder may experience physical mobility and swallowing food disorder through the mouth so it can be one cause of inflammation of the mucous membranes of the mouth. Oral hygiene in oral and dental health is very important. The aim of this study was to determine the relationship between knowledge, family attitudes, and ability in oral hygiene implementation at musdalifah room Siti Khadijah Islamic Hospital Palembang in 2017. This study used quantitative with the cross sectional design. The population of this study was all family of patients that treated at Musdalifah Room Siti Khadijah Islamic Hospital Palembang in 2017. The number of samples was 91 respondents. Analysis the data used by univariate and bivariate. The result is Most of them have good knowledge were 51 respondents (56.0%), most have positive attitude were 49 respondents (53.8%) and most have good oral hygiene implementation ability were 58 respondents (63,7%). Based on the analysis using chi-square test, there was a correlation between knowledge with ability in oral hygiene implementation (ρ = 0,027) and there was a relationship of attitude with ability in oral hygiene implementation (ρ = 0,016). Finally, it is expected that this study could be a reference to improve the quality of professionalism in providing services to critical patients to be able to improve the ability of oral hygiene implementation.
‘Iddah and Ihdād for Career Women from Islamic Law Perspective Ahmad Khoiri; Asyharul Muala
Journal of Islamic Law (JIL) Vol 1 No 2 (2020): Journal of Islamic Law (JIL)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.745 KB) | DOI: 10.24260/jil.v1i2.71

Abstract

Islam enforces the iddah period for women who are being divorced by their husbands or their husbands have died. During this waiting period, women are limited in making up or grooming themselves and leaving the house (ihdad). The provision regarding the iddah period becomes problematic when faced with women who have to work to meet the needs of themselves and their families. This paper aims to explain the law for women who continue to carry out their daily lives by working outside the home from an Islamic perspective. The type of research that the author uses in this paper is a literature study. The author concludes that women working during the iddah period do not violate the provisions of the iddah period and continue to carry out the iddah period, even though the woman leaves the house to earn a living and the conditions vary. The prohibition for women during the iddah period is that it is haram to marry another man, it is forbidden to leave the house unless there is an emergency reason and it is obligatory to perform ihdad. Regarding professionalism in work, especially career women in their respective fields, it must be used as a form of carrying out Islamic law and carrying out their nature as a social human being. By considering moral ethics, iddah has protection in modern development, especially for women who are active in their respective fields.
AL-QUR’AN DAN FISIKA (TELAAH KONSEP FUNDAMENTAL: WAKTU, CAHAYA, ATOM DAN GRAVITASI) Ahmad Khoiri
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an merupakan dalil naqli tanpa harus dibuktikan kebenarannya, namun Al-Qur’an sebagai pedoman utuh dalam mempelajari pengetahuan yang dihasilkan dari akal manusia (Dalil Aqli) melalui telaah konsep fundamental (Waktu, Cahaya, Atom dan Gravitasi) untuk dapat mendeskripsikan fakta ilmiah. Penelitian menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) dengan menelaah dan menganalisis buku-buku yang berkaitan langsung maupun tidak langsung. Metode tafsir tahlili memaparkan segala aspek-aspek kandungan di dalam ayat-ayat yang ditafsirkan serta menerangkan makna-makna yang tercakup di dalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan para mufasir. Hasil analisis menyatakan: 1) Waktu yang relatif dapat dijelaskan melalui teori relativitas Einstein dan terkandung dalam Q.S. Al-Mu’minun: 112-114; 2) Cahaya terdiri dari partikel ringan dan berkecepatan sangat tinggi, cahaya dapat dipancarkan kesegala arah melalui teori partikel Isaac Newton dan Teori gelombang Christian Huygens dijelaskan dalam QS.An-Nur: 35; 3) Atom sebuah partikel yang sangat kecil dari sebuah benda di alam semesta serta memiliki unsur pembentuk yang lebih kecil, yaitu elektron, neutron, dan proton. Melalui analogi model Dalton, Thomson, Rutherfod dan Bohr terkandung dalam QS. Al Fathir:11, dan QS. Al Mu’minun: 57; serta 4) Gravitasi merupakan gaya tarik menarik alam semesta. sebagai bentuk penyeimbang sering diartikan sebagai tarikan antara satu benda dengan benda yang lain melalui Gravitasi Newton dan dijelaskan dalam QS. Al-Mulk: 3-4 dan Q.S Ar-Rahman: 37.
Local Wisdom PAUD to Grow Student’s Soft Skills (Study Cash: Development RKH On Science Learning) Khoiri, Ahmad
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijeces.v5i1.11271

Abstract

There are various local potentials such as garden, playground, pool, and field. They can be used as laborotories and sources of contextual learning. This research aims to implement RKH (Rencana Kegiatan Harian/ Plan Daily Activities) based on local potentials developed to improve the result of teaching and learning process and students’ soft skill as well. This reseach and development is adapted from Borg and Gall (2003) combined with Sugiyono (2010). Product validation stage results RKH which deserves to be implemented. Date gathering uses tes, questionnaire, soft skill performance, observing the communicatoin skill, teaching and learning process, and interview. This research makes some results. RKH based on local potentials gives information about pontentials in local area. In addition, it can be developed to be creative idea in order to improve the students’ capability in asking questions. Approximately 81% of the students give good respons. They are interested in RKH water and air, flood, and volcano eruption, so they understand the science easily and they are motivated to know more about science. The students’ soft skill is getting improvement. The result of learning is 0.36 better. Meanwhile, coefficient t test hypothesis related varians with thit> ttabel (t1=2,07>1,99; t2=4,17>1,99; t3=2,34>1,99; t4=5,34>1,99;) shows that RKH science based on local potentials for PAUD is well-developed effectivelly to improve the result of learning and soft skill.
Improving Student Empathy Through Group Counseling Services: A Systematic Literature Review (SLR) Ahmad Khoiri; Nurul Azizah Nuraini; Tamara Salsabilla; Ulya Makhmudah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling kelompok dalam meningkatkan rasa empati peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR-Tinjauan Pustaka Sistematis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dinilai efektif untuk meningkatkan rasa empati peserta didik. Serta terdapat pula teknik yang digunakan, yaitu teknik sosiodrama, values clarification, teknik konseling kelompok behavioral, teknik role playing, dan juga teknik modelling. Dan teknik yang dirasa paling efektif dan banyak digunakan adalah teknik sosiodrama. Adapun saran bagi peneliti selanjutnya agar artikel ini dapat digunakan sebagai acuan atau sumber referensi di bidang yang sama.
SIMULASI DISPENSER HOT AND COOL UNIT Ahmad Khoiri; Nur Afni Sari; Vivi Noviyanti
JURNAL SPEKTRA Vol 3, No 2 (2017): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v3i2.32

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: (1) variasi tegangan terhadap waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan suhu dingin tetap pada peltier; (2) variasi tegangan terhadap suhu air dingin yang dihasilkan; (3) perbedaan waktu terhadap suhu air panas yang dihasilkan; (4) variasi bahan terhadap suhu yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen berulang. Analisis yang digunakan pada penelitian adalah analisis regresi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan variasi tegangan terhadap suhu dingin pada peltier; (2) terdapat pengaruh yang signifikan variasi tegangan terhadap suhu air dingin; (3) terdapat pengaruh yang signifikan perbedaan waktu terhadap perubahan suhu air panas; (4) terdapat pengaruh yang signifikan variasai bahan terhadap suhu air panas.
PENGARUH KECEPATAN ANGIN TERHADAP FREKUENSI BUNYI ANGIN TOPAN ahmad khoiri
JURNAL SPEKTRA Vol 2, No 1 (2016): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v2i01.9

Abstract

Angin topan adalah pusaran angin kencang yang terjadi disebabkan oleh perbedaan tekanan dalam suatu sistem cuaca. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh kecepatan angin, jari-jari baling-baling dan waktu putar terhadap besarnya frekuensi bunyi yang dihasilkan. (2) Untuk mengetahui Bagaimana system kerja dari alat praktikum pendeteksi angin topan sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dimana baling-baling akan berputar ketika ada sumber angin. Dari putaran tersebut akan menggerakkan dinamo yang nantinya akan diubah menjadi energi listrik sehingga menghasilkan arus, dan arus tersebut di salurkan ke alarm sehingga alarm itu dapat berbunyi. Teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan besar tegangan dan besar lilitan terhadap kecepatan putar adalaha analisis regresi linier. Semakin besar kecepatan angin dan baling-baling yang digunakan frekuensi bunyi alarm akan semakin besar. Sedangkan waktu putar yang semakin besar menyebabkan frekuensi semakin kecil. Garis regresi besar kecepatan sumber terhadap frekuensi bunyi berupa garis regresi positif linier dengan persamaan y = 1,6 X + 4,6 dan R2= 0,9552. Garis regresi jari-jari baling-baling terhadap frekuensi bunyi berupa garis regresi positif linier dengan persamaan y = 1, 1677 X 4,6108 dan R2 = 0,9995. Garis regresi waktu putar baling-baling terhadap frekuensi bunyi berupa garis regresi positif linier negatif dengan persamaan y = -0,0025 X + 9,533 dan R2 = 0,75. Sistem kerja dari alat praktikum pendeteksi angin topan sederhana yaitu Sistem kerja dari alat praktikum pendeteksi angin topan sederhana yaitu Ujung dinamo di kasih baling-baling atau barang yang dapat berputar saat tertiup angin. Baling-baling yang terdapat pada ujung dinamo tersebut akan berputar tanpa menggunakan tegangan atau beda potensial. Sehingga pada dinamo menghasilkan arus. Dan arus tadi disalurkan ke Alarm. Sehingga alarm tersebut dapat berbunyi. Kata-kata kunci: Alarm, Pendeteksi, angin
PENGGUNAAN ALAT PERAGA RUMAH BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS II MI MA’ARIF NU KLESMAN KECAMATAN MOJOTENGAH KABUPATEN WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2020/2020 Ana Sartika; Ahmad Khoiri; Muhtar Sofwan Hidayat
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Alat Peraga Rumah Bilangan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas II MI Ma’arif NU Klesman Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui hasil belajar matematika kelas II MI Ma’arif NU Klesman ; 2) mengetahuiapakah penggunaan alat peraga rumah bilangan pada mata pelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa; 3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan alat peraga rumah bilangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian true ekspeimental dengan one group pre test post test design. Penelitian ini dilaksanakan di MI Ma’arif Klesman, dengan sampel kelas II sunan muria . instrument yang digunakan berupa test essay. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukan adanya peningkatan hasil belajar matematika peserta didik. Penggunaan alat peraga rumah bilangan diterapkan pada materi menentukan nilai tempat dimana rumah ratusan berisi bilangan ratusan, rumah puluhan berisi bilangan puluhan dan rumah satuan berisi bilangan satuan . dengan masing masing warna berbeda. Nilai rerata hasil belajar siswa sebelum menggunakan alat peraga rumah bilangan yaitu 63,25 dengan kategori kurang sedangkan setelah menggunakan alat peraga menjadi 78,80 dengan kategori baik mengalami kenaikan sebesar 14,75. Berdasarkan perhitungan,hasil analisis uji normalitas ditemukan harga X2hitung sebesar 9,77 dan X2tabel sebesar 11,07 dengan taraf kesalahan 5% . karena X2hitung < X2tabel (9,77< 11,07) maka sampel eksperimen berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Berdasarkan hasil uji t diperoleh hasil perhitungan diperoleh t hitung =10,30 dan t table = 2,72 dengan taraf 5%, karena t hitung 10,30 > t tabel 2,72 maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan alat peraga rumah bilangan.
TREATMENT MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLECTUAL (SAVI) TERHADAP GAYA BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR Muhammad Saifuddin; Ahmad Khoiri; Pamungkas Stiya Mulyani
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual (SAVI) dengan Gaya Belajar dan Prestasi Belajar di MI Ma’arif Karangluhur Kertek Wonosobo Tahun Pelajaran 2020/2021. Proses pembelajaran merupakan titik penentu terhadap berhasilnya sebuah tujuan pendidikan. Terwujudnya keberhasilan pembelajaran tentu sangat dipengaruhi oleh kepiawaian seorang guru dalam memilih metode ataupun model pembelajaran. Pada saat ini, proses pembelajaran masih cenderung bersifat teacher centered dan kurang memperhatikan karakteristik siswa terlebih mengenai gaya belajar sehingga pembelajaran dinilai kurang efektif dan menuai hasil yang belum optimal. Model somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI) merupakan model pembelajaran yang menawarkan konsep belajar dengan mengintegrasikan semua indera yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini untuk 1) mengetahui penerapan model pembelajaran somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI), 2) mengetahui seberapa efektif model pembelajaran somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI) dengan gaya belajar dan prestasi belajar 3) mengetahui seberapa besar peningkatan efektivitas model pembelajaran somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI) dengan gaya belajar dan prestasi belajar. Penilitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu, desain Control Group Eksperiment dengan Model Control Group Pretest and Posttest Design. Teknik sampel yang digunakan dengan Cluster Random Sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan dengan angket gaya belajar dan tes. Hasil penelitian menunjukkan di kelas eksperimen dari 23 siswa, terdapat 7,30% dengan gaya belajar visual, 5,22% bertipe gaya belajar auditory, 8,35% siswa dengan tipe gaya belajar kinestetik, dan 3,13% sisanya bertipe gaya belajar gabungan visual auditory. Berdasarkan uji-t pada kelas eksperimen diperoleh angka sebesar 0,098 > 0,05 , sehingga penerapan model pembelajaran somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI) di MI Ma’arif Karangluhur dikategorikan efektif.
MEDIA MANIPULATIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MENGHITUNG (STUDI KASUS MATEMATIKA MATERI BILANGAN PECAHAN DI KELAS V MI MA’ARIF KLESMAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021) Rizky Bima Saputra; Nasokah Nasokah; Ahmad Khoiri; Muhtar Sofwan Hidayat
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika, guru diposisikan sebagai pemegang kekuasaan dalam kelas, namun dalam hal pembelajaran khususnya penyediaan media guru sangat kurang kreatif dalam menginovasi pembelajaran. penggunaan media matematika dalam proses pembelajaran untuk memecahkan permasalah-permasalahan di kelas, solusi yang dapat diberikan pada jenjang sekolah dasar yakni dengan penggunaan media manipulatif dalam materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui adakah perbedaan literasi menghitung perkalian dan pembagian pecahan yang menggunakan media dengan yang tidak; 2) mengetahui seberapa besar peningkatan literasi menghitung setelah penggunaan media manipulatif; 3) mengetahui peningkatan literasi menghitung dengan menggunakan media manipulatif. Penelitian ini menggunaka pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimental Research) desain eksperimen Control Group Eksperiment dengan Model Control Group Pretest and Posttes Design. Hasil yang didapatkan belum dilakukan penelitian, namun sudah membuat instrument penelitian berupa media manipulatif, kisi-kisi soal, instrument penilaian, rencana pelaksanaan pembelajaran, serta soal sebagai alat ukur penelitian.