Claim Missing Document
Check
Articles

ISOLASI DAN UJI DAYA ANTIMIKROBA EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura) -, Supartono; Arum, YP; -, Sudarmin
Jurnal MIPA Vol 35, No 2 (2012): October 2012
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kersen mengandung senyawa flavonoid. Flavonoid yang merupakan senyawa obat dapat digunakan sebagai antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya antimikroba ekstrak daun kersen terhadap Eschericia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus aureus. Metode penelitian yang digunakan adalah mengisolasi senyawa flavonoid dari daun kersen dengan menggunakan larutan etanol dan metanol. Identifikasi flavonoid dilakukan dengan menggunakan IR dan UV-Vis. Selanjutnya sifat antibakteri flavonoid diujikan pada bakteri Eschericia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis dan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak hasil isolasi daun kersen merupakan senyawa flavonoid berupa auron, flavonol, dan flavon. Hal ini ditunjukkan dengan munculnya puncak pada spketrum UV-Vis di daerah panjang gelombang 382 nm, 350 nm dan 323 nm serta diperkuat dengan munculnya serapan khas C=O dan –OH pada spektrum IR. Ekstrak hasil isolasi daun kersen dengan pelarut etanol dan metanol memiliki daya hambat terhadap bakteri yakni terbukti mempunyai sifat antibakteri terhadap bakteri Eschericia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus aureus. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun kersen semakin tinggi pula daya hambatnya terhadap bakteri. Ekstrak yang paling efektif menghambat bakteri adalah pada ekstrak dengan konsentrasi 96% dengan pelarut metanol. Cherry leaves can be used as a drug because it contains of flavonoid compounds, which contain antioxidant, antibacterial, and anti-inflammatory. The study was aimed to determine the antimicrobial strength of cherry leaf extract against Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis, and Staphylococcus aureus. This research used flavonoid compound from cherry leaves isolation method by using ethanol and methanol solvent. IR and UV-Vis was used to identify flavonoid, then flavonoid antibacterial properties was tested to Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis, and Staphylococcus aureus bacteria. The result showed that isolation of cherry leaf extract containing flavonoid compounds of auron, flavonols, and flavones. This was shown from the peak presence in UV-Vis spectrum of 382 nm, 350 nm,  and 323 nm wavelength and the appearance of absorption characteristic of C=O and –OH in IR spectrum. It turns out that cherry leaf isolation extract with ethanol and methanol has inhibitory capacity and antibacterial characteristics towards Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis, and Staphylococcus aureus bacteria. So, the higher concentration of cherry leaf extracts the higher inhibition of bacteria, while the most effective extract concentration with methanol solvent is 96%.
KAJIAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA DENGAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS MELALUI PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP Sari, Anita Harum; Wijayati, Nanik; -, Supartono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran yang umum dilakukan oleh guru yaitu ceramah.Penggunaan metode STAD melalui pendekatan CEP, siswa dapat belajar danbekerjasama dalam pembelajaran untuk memecahkan suatu masalah sehingga siswadapat memahami suatu materi secara mendalam serta memupuk daya kreatifi tas dankeaktifan siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah dalam metodepembelajaran STAD melalui pendekatan CEP dapat meningkatkan prestasi belajarkimia SMA kelas XI IA SMA Negeri 1 Blora. Teknik yang digunakan untuk mengambilsampel yaitu cluster random sampling. Metode yang digunakan untuk mengambil datayaitu metode observasi, metode angket, metode tes, metode dokumentasi. Data hasiltes kognitif yang diperoleh akan dianalisis melalui 2 tahap yaitu uji tahap awal dan ujitahap akhir. Dari analisis data pada uji tahap awal diperoleh bahwa rata-rata pre testantara kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai kesamaan rata-rata yang sama.Berdasarkan analisis data pada uji tahap akhir diperoleh bahwa antara kelas eksperimendan kelas kontrol ada perbedaan hasil belajar yang signifi kan. Berdasarkan hasil analisisini dapat disimpulkan bahwa dengan metode STAD melalui pendekatan CEP dapatmeningkatkan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan larutan asam basa. Kata Kunci: student teams achievement divisions, chemo-entrepreneurship
PENERAPAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP DALAM BAHAN AJAR REAKSI REDOKS UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN AKADEMIK DAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK -, Machmudah; -, Supartono; Wijayati, Nanik
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2009): July 2009
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku ajar kimia dengan pendekatan Chemo-Entrepreneurship (CEP) yang dikemassecara menarik, ilustrasi mendukung materi serta praktis diharapkan dapat membuat siswauntuk belajar mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatankecakapan akademik dan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan CEP dalam bahanajar reaksi redoks. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukanmelalui 3 tahap uji coba. Hasil penelitian menunjukkan, rata-rata hasil belajar siswamengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan hasil belajar pada uji coba I, II danIII masing-masing 63%, 77%, dan 93%. Persentase ketuntasan dan rata-rata kecakapanakademik siswa juga mengalami peningkatan. Pada hasil pengukuran kemampuan berpikirkritis rata-rata pada uji coba I adalah 69 dengan persentase ketuntasan 67% mengalamipeningkatan pada uji coba II menjadi 76 dengan persentase 70% dan pada uji coba IIImeningkat lagi menjadi 80 dengan persentase 87%. Kata Kunci: kecakapan akademik, berpikir kritis, chemo-entrepreneurship
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN KOLABORASI KONSTRUKTIF DAN INKUIRI BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP Asmorowati, Dian Sri; -, Saptorini; -, Supartono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2009): July 2009
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kimia merupakan pelajaran yang sangat erat dalam kehidupan. Banyak produkyang dapat dikaitkan dengan pelajaran kimia, sehingga pembelajaraan kimia dapat dikemasdengan lebih kontekstual dan membekali siswa untuk berwirausaha. Tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui kontribusi pembelajaran hidrokarbon dengan menggunakankolaborasi konstruktif dan inkuiri berorientasi Chemo-Entrepreneurship (CEP) pada hasilbelajar dan minat berwirausaha siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kuasieksperimentaldi SMAN 1 Jepara. Data penelitian diperoleh dengan metode dokumentasi,tes, angket, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswakelas eksperimen sebesar 72,41 dengan ketuntasan mencapai 78,38%, sedangkan rata-ratakelas kontrol sebesar 68,68 dengan ketuntasan 56,76%. Rata-rata minat berwirausaha siswakelas eksperimen setelah perlakuan sebesar 76,22, dan sebanyak 81,08% siswa memilikinilai e” 68. Sementara itu, kelas kontrol rata-rata minat berwirausaha hanya sebesar 63,60dan 27,03% siswa memiliki nilai e” 68. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaranhidrokarbon dengan menggunakan kolaborasi konstruktif dan inkuiri berorientasi CEPmeningkatkan hasil belajar dan minat berwirausaha siswa. Kata Kunci: konstruktif, inkuiri, chemo-entrepreneurship
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA -, Supartono; Widodo, Antonius Tri; Rahayu, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Model pembelajaran advance organizer digunakan untuk memberdayakan seluruhpotensi siswa yang diperlukan untuk mengikuti pelajaran selanjutnya, namun keefektifannyadalam meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar belum pernah diteliti. Tujuan penelitianini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui pengembanganmodel pembelajaran advance organizer. Pengumpulan data dilakukan dengan test tertulis,observasi, angket, dan wawancara. Kesahihan data diuji dengan uji normalitas danhomogenitas sampel, sedangkan uji beda dua rerata menggunakan uji Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran yang digunakan dalampenelitian dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihatdari aktivitas belajar kelas eksperimen yang memiliki rerata lebih tinggi dibandingkan aktivitasbelajar kelas kontrol. Selain itu, hasil belajar kelas eksperimen lebih besar dari KKM yaitu79,05 sedangkan hasil belajar kelas kontrol dibawah KKM yaitu 68,52. Hasil data angketyang diperoleh menunjukkan hampir 90% siswa menyukai model pembelajaran advanceorganizer.Kata Kunci:  advance organizer, aktivitas, hasil belajar
EFFECTIVENESS OF ELEMENTS PERIODIC TABLE INTERACTIVE MULTIMEDIA IN NGUYEN TAT THANH HIGH SCHOOL Fiki Kusuma Astuti; Edy Cahyono; Supartono Supartono; Ngoc Chau Van; Nguyen Thuy Duong
IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Vol 2, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Sanata Dharma University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijiet.v2i1.951

Abstract

The result of observation and interview shows that the learning process in Nguyen Tat Thanh High School was going fun and everyday teacher used different method of learning, sometimes teacher also made a worksheet for students, but the power point presentation media that teacher used did not show the interaction between media, teacher and students. Also there were unnecessary pictures on the power point that could distract students focus and the colour combination was not suitable. This research aimed to develop an interactive multimedia and know its feasibility and effectiveness. This study had significance to develop an alternative instructional multimedia in an education game way so could increase students motivation and learning outcome. The design of this research was Research and Development with ADDIE model. The data of this research were obtained from validation result from media expert and instructional expert, students response at small scale test, post test result and students response at large scale test. The score of validation result for the media expert was 96 categorized as very feasible and for the instructional expert was 62 categorized as feasible. Small scale test result showed that students gave very good response with 69.97 score. Students post test gave effective result with classical completeness 61.76% and very good response with 68.5 score. It can be concluded that the elements periodic table interactive multimedia was feasible and effective to be used in learning process, and have very good response from the students as users.DOI: https://doi.org/10.24071/ijiet.2018.020101
EKSTRAKSI MINYAK KENANGA (Cananga odorata) UNTUK PEMBUATAN SKIN LOTION PENOLAK SERANGGA -, Supartono; Sari, GWP
Jurnal MIPA Vol 37, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan serangga seperti nyamuk Aedes aegypti dan lalat sering menimbulkan gangguan bagi manusia. Salah satu cara untuk menghindari gangguan serangga tersebut adalah dengan memakai anti serangga berbentuk lotion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas minyak kenanga hasil ekstraksi minyak kenanga sebagai sediaan lotion anti serangga. Senyawa caryophyllene, linalol, dan geraniol dalam minyak kenanga menghasilkan aroma yang menyengat dan tidak disukai oleh serangga. Minyak kenanga diperoleh dari destilasi uap dan air bunga kenanga. Karakterisasi fisik minyak menunjukkan hasil yang sesuai dengan SNI 06-3949-1995 yaitu warna kuning muda, bau khas minyak kenanga, berat jenis 0,906 gr/ml, dan indeks bias 1,498. Analisis komponen penyusun minyak kenanga menggunakan spektrofotometer IR dan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS) menunjukkan adanya senyawa trans-caryophyllene sebesar 39,07% sebagai senyawa utama minyak kenanga. Hasil karakterisasi sediaan lotion menunjukkan bahwa minyak memiliki pH rata-rata 6,50, homogen, dan bau khas minyak kenanga. Total mikroba adalah sebanyak 1 koloni pada formula lotion dengan penambahan metil paraben sedangkan daya repellent mencapai 90,58% pada formula lotion dengan konsentrasi minyak kenanga 2,5%. Lotion minyak kenanga dapat digunakan sebagai repellent atau penolak serangga. Pengaplikasian minyak kenanga dalam sediaan lotion dapat dilakukan secara langsung pada saat pembuatan lotion.The presence of insects such as Aedes aegypti mosquito and flies often cause nuisance to humans. One way to avoid these insects is to apply insect repellent lotion. The study aimed to determine the effectiveness of the extracted ylang oil as an insect repellent preparation. Compounds such as caryophyllene, linalool and geraniol in ylang oil produce pungent aroma and is not favored by insects. Ylang oil is obtained from water and steam distillation of ylang flowers. The physical characterization of the oil showed that the oil was in compliance of SNI 06-3949-1995 i.e. light yellow color, characteristic odor ylang oil, density of 0.906 g/ml and refractive index of 1.498. Analysis of the components of ylang oil using IR spectrophotometer and Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS) showed the presence of trans-caryophyllene by 39.07% as the main compound of ylang oil. The result of characterization on lotion preparation showed that oil had an average pH of 6.50, homogeneous, and distinctive smell ylang oil. Total microbial count was 1 colony on lotion formula with the addition of methyl paraben and the repellent power was 90.58% in a lotion formula containing ylang oil concentration of 2.5%. Ylang oil lotion can be used as an insect repellent. The application of ylang oil in the lotion preparation may be directly at the time of the making of lotion.
PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU PADA REAKSI HIDRASI α-PINENA DARI MINYAK TERPENTIN DENGAN KATALIS ZEOLIT ALAM Kusuma, SBW; -, Supartono; Wijayati, N
Jurnal MIPA Vol 37, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak terpentin dapat dihasilkan dari penyulingan getah pohon pinus (famili Pinaceae). Kandungan utama minyak terpentin adalah senyawa -pinena dengan rumus kimia 2,6,6-trimetil, bisiklo [3.1.1]-2-heptena. Harga jual minyak terpentin sangat murah dan saat ini banyak dikenal sebagai pengencer dan pelarut cat. Salah satu usaha untuk meningkatkan nilai ekonomi minyak terpentin adalah dengan melakukan transformasi senyawa -pinena menjadi senyawa derivatnya melalui reaksi hidrasi senyawa -pinena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh temperatur dan waktu pada reaksi α-pinena dengan katalis zeolit. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah isolasi α-pinena dari minyak terpentin dan preparasi katalis zeolit. Tahap kedua adalah transformasi -pinena hasil isolasi minyak terpentin menjadi terpineol menggunakan katalis zeolit alam dengan variasi temperatur dan waktu reaksi. Tahap ketiga adalah penentuan hasil reaksi berdasarkan hasil kromatogram GC, IR dan GC-MS. Hasil reaksi transformasi tersebut dianalisis dengan membandingkan kromatogram hasil reaksi dengan kromatogram senyawa -pinena minyak terpentin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi transformasi -pinena dengan katalis zeolit alam terbukti menghasilkan senyawa flavor -terpineol dengan selektivitas 59,12% temperatur 65oC dan waktu 120 menit. Zeolit terbukti dapat mengkatalisis reaksi transformasi -pinena menjadi -terpineol.Turpentine oil can be produced from the distillation of pine tree sap (family Pinaceae). The main content of turpentine oil is α-pinene with the chemical formula of 2,6,6-trimethyl, bicyclo [3.1.1-2-heptene. The selling price of turpentine is very cheap and is now widely known as paint thinners and solvents. One attempt to increase the economic value of turpentine oil is by transforming the α-pinene into its derivatives by hydration reaction of α-pinene. The purpose of this research was to study the effect of temperature and reaction time on α-pinene with natural zeolite catalysts. The study was conducted in three phases. The first phase was isolation of α-pinene from turpentine oil and preparation of zeolite catalysts. The second phase was the transformation of the isolated α-pinene from turpentine oil into terpineol using natural zeolite catalyst with variation of temperature and reaction time. The third stage was the determination of the reaction result based on the GC chromatogram, IR and GC-MS. The result of the transformation reactions were analyzed by comparing the chromatogram of the reaction products with chromatograms of α-pinene from turpentine oil. The results showed that the transformation of α-pinene with natural zeolite catalysts has proven to produce flavor compounds of α-terpineol with selectivity value of 59.12%, at temperature 65C and with reaction time of 120 minutes. Zeolite has been proven to be able to catalyze the α-pinene transformation into α-terpineol.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS MODEL COOPERATIVE TIPE TGT BERBASIS ATONG BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Muslim, Aji Heru; Supartono, Supartono; Rusilowati, Ani
Dinamika Dinamika Volume VII, Nomor 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study tried to develop learning material and its implementation using the Cooperative model of  TGT type with ATONG -based. The purpose of this study produce a valid learning device characteristics, practical and effective. These types of devices are developed syllabus, lesson plans, worksheets and learning media. Practicality test done in class V SD Negeri 1 Kendaga, test the effectiveness done in class V SD Negeri 1 Banjarmangu and SD Negeri 2 Kendaga. Data were obtained from: validation, observations, questionnaires and learning achievement test. The data were processed with descriptive analysis. Test validity and practicality mixed with analysis, testing the effectiveness of currently treated with t-test, z test, regression, and test the appeal. The results showed that the learning tools developed declared valid by the validator, with an average score of 94 for the syllabus, 95 for RPP, 100 for LKS, and 92.85 for instructional media. The results of observations obtained 89.57% of teacher activity, student questionnaire results obtained by 93%, this means a device developed practical. Average yield of 84.3 students mastery learning. Student learning activities affect the learning achievement of 85%. The results of experimental class learning achievement better than the control class. This means a device developed effective.Key words: Developing, Learning Material, Social Education, Cooperative of TGT, ATONGAbstrak. Penelitian ini merupakan pengembangan perangkat pembelajaran dengan model Cooperative tipe TGT berbasis ATONG. Tujuan penelitian ini menghasilkan karakteristik perangkat pembelajaran yang valid, praktis dan efektif. Penelitian menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan. Jenis perangkat yang dikembangkan Silabus, RPP, LKSdanMedia Pembelajaran.Uji kepraktisan dilakukan dikelas V SD Negeri 1 Kendaga, uji keefektifan dilakukan dikelas V SD Negeri 1 Banjarmangu dan SD Negeri 2 Kendaga. Kelas V SD Negeri 1 Banjarmangu sebagai kelas eksperimen dan Kelas V SD Negeri 2 Kendaga sebagai kelas kontrol.Data penelitian diperoleh dari: validasi, pengamatan,angket dan tes prestasi belajar. Data diolah dengan analisis deskriptif. Uji validitas dan uji kepraktisan diolah dengan analisis, sedang uji keefektifan diolah dengan uji t, uji z, regresi, dan uji banding. Hasil penelitian menunjukkanperangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid oleh validator, dengan skor rata-rata 94 untuk silabus, 95 untuk RPP, 100 untuk LKS, dan 92,85 untuk  media pembelajaran. Hasil observasi aktivitas guru diperoleh 89,57%, hasil angket siswa diperoleh 93%,hal ini berarti perangkat yang dikembangkan praktis.Hasil rata-rata ketuntasan belajar siswa84,3.Aktivitas belajar siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar sebesar 85%.Hasil prestasi belajar kelas eksperimenlebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol. Hal ini berarti perangkat yang dikembangkan efektif. Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran, IPS, Cooperative tipe TGT, ATONG.
Lotion Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) sebagai Antibakteri Supartono, Supartono; Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun sirsak dapat digunakan sebagai zat antibakteri. Salah satunya menghambat bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Penelitian dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun sirsak terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli serta penerapannya padalotion. Karakteristik ekstrak menggunakan spektrofotometer Ultra Violet-Visible (UV-Vis), Forier Transform Infrared (FT-IR), dan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak metanol daun sirsak menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dengan konsentrasi 25, 50, 100% sebesar 2,3; 3;3,9 mm dan kontrol negatif 2 mm, selain itu dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli sebesar 3,3; 3,3; 3,1 mm dan kontrol negatif  2 mm. Penambahan ekstrak pada lotion sebanyak 1% menghambat pertumbuhan bakteri  Bacillus subtilis dan Escherichia coli sebesar 0,7 dan 0,8 mm. Hasil UV-Vis serapan paling tinggi pada 292 nm, hasil FT-IR mengandung gugus OH, C-H alifatik, C=C aromatik, C-O alkohol, dan C-H aromatik yang diduga senyawa dihidroflavanol, dan hasil HPLC diduga adanya quercetin.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afriani Laela Nuritasari, Afriani Laela Aftria Nur Maulida, Aftria Nur Agnes Juniarti Chastelyna, Agnes Juniarti Agus Atmadipoera Agus Budi Susilo, Agus Budi Ahmad Fajrudin, Ahmad Aji Heru Muslim Anang Budi Utomo Anggy Rinela Sulistya Rini, Anggy Rinela Sulistya Ani Rusilowati Anis Nabila, Anis Anita Harum Sari Antonius Tri Widodo Ardi Hermawan, Ardi Arisna Rahmawati, Arisna Astuti, Fiki Kusuma AT. Widodo, AT. D Manurung Dian Sri Asmorowati Dita Anggraini Surbakti, Dita Anggraini Dra. Woro Sumarni M.Si., Dra. Woro Sumarni Drastisianti, Apriliana Duong, Nguyen Thuy Edy Cahyono Edy Cahyono Eka Purwaningsih Eleny Sania Putri, Eleny Sania Endang Ariyani, Endang Endang Susilaningsih Enggar, Yohannes Enny Ratnaningsih Enny Ratnaningsih Enny Ratnaningsih Ersanghono K., Ersanghono Ersanghono Kusumo, Ersanghono Fachri Hakim Fadlt Syamsudin Faizal Bintang Febriawan, Faizal Bintang Fajar Mahda Akhmad Sa’idun, Fajar Mahda Akhmad Febri Siti Romdonah, Febri Siti Fiki Kusuma Astuti Fitriadi, Irfan Garnis Astriyanti, Garnis Gentio Harsono GWP Sari Hakim, Fachri Hanny Noviani, Hanny Harjito - Harjono Harjono Hartono Hartono Hartono Hartono Haryono Haryono Irfan Fitriadi Iwan Vanany John Haluan Joko Widodo Julianto Pratomo, Julianto Kusoro Siadi Latifah - Latifah Latifah Lina Herlina Lina Herlina M. Fedi A. Sondita Machmudah - Manuwoto Manuwoto Masturi Masturi Maulana, Alfian Maulana, Alfian Muhammadad Alchaddad, Muhammadad Mulyono S. Baskoro Muslim, Aji Heru N Wijayati, N Na’imah, Nur Jannatu Nada, Ella Izzatin Nanik Wijayanti Nanik Wijayati Nanik Wijayati Nanik Wijayati Nanik Wijayati Ngoc Chau Van Nguyen Thuy Duong Novia Tina Anjani, Novia Tina Novita Nurmasari, Novita Nuni Widiarti Nur Halimah Nur Jannatu Na’imah, Nur Jannatu Nur'aeni, Nur'aeni Nurcahyo, Bowo Nurcahyo, Bowo Nurizq Mauli Septiani, Nurizq Mauli OEI BAN LIANG Parahita, Aulia Parahita, Aulia Prasetyaningtyas, Renata Putri Prasetyaningtyas, Renata Putri Rengganis Ayu Pramudya Wardhani, Rengganis Ayu Pramudya Rizalina, Hartias Rizalina, Hartias Rizki Maulida, Rizki Ruliyanti, Triya Ruliyanti, Triya Rusmana Rusmana S Mursiti Sa'adah, Nur'aini Sa'idun, Fajar Mahda Akhmad Sa’idun, Fajar Mahda Akhmad Sabrina Dwie Karunia, Sabrina Dwie Sadijah Achmad Saptorini - Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah SBW Kusuma, SBW Sigit Pamungkas Siti Anisa Rohmah Siti Istijabatun Sri Mantini Rahayu Sedyawati, Sri Mantini Rahayu Sri Mulyani Endang Susilowati Sri Mulyani Endang Susilowati Sri Nurhayati Sri Puji Lestari Sri Rahayu Sri Susilogati Sumarti SRI WARDANI Stephanie Mutiara, Stephanie Sudarmin - Sudarmin Sudarmin Sugito Sugito Sugito Sugito Sunarya, Rilo Adwyarini Supriatna, Hendra Syifa Fauziyah, Syifa Tri Handayani Van, Ngoc Chau W.S.P., Gelar Nanggala Wibisono, Makarim Widya Prahastuti, Widya Wienda Erviana, Wienda Wiyanto ., Wiyanto Wiyanto Wiyanto Woro Sumarni YP Arum