Abdul Harris
Unknown Affiliation

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus (Antibacterial Activity Test of Moringa oleifera L. Extracts on Staphylococcus aureus) Elza Savitri; Fakhrurrazi Fakhrurrazi; Abdul Harris; Erina Erina; Amalia Sutriana; Triva Murtina Lubis
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 3 (2018): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.22 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i3.8227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus  aureus. Ekstrak daun kelor diekstraksi dengan cara maserasi yaitu menggunakan pelarut etanol  96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar  menggunakan kertas cakram yang  telah direndam dalam ekstrak etanol daun kelor dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Parameter yang diukur adalah besarnya diameter zona hambat yang  terbentuk disekitar kertas cakram. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol  daun kelor memiliki daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus  aureus yaitu pada konsentrasi 80% sebesar 14,02 mm (kategori kuat), 60% sebesar 12,03 mm (kategori kuat), 40% sebesar 9,00 mm  (kategori sedang), 20% sebesar 7,98 mm (kategori sedang), kontrol positif 28,63 mm  (kategori sangat kuat) dan kontrol negatif tidak menunjukkan efek antibakteri. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.                The aim of this research is to observe the antibacterial activity of Moringa oleifera L. extract on Staphylococcus aureus. Moringa oleifera extract was extracted by maceration using ethanol 96%. The antibacterial activity test was carried out using diffusion method used paper disc which has been soaked in etanol extract of Moringa oleifera with concentration of 20%, 40% and 60% on Mueller Hinton Agar (MHA). Parameters measured were the diameter of inhibition zone formed around the paper disc. The results of antibacterial activity test were analyzed descriptively. The result showed that etanol extract of Moringa oleifera had inhibitory on Staphylococcus aureus. Moringa oleifera extract had inhibitory on Staphylococcus aureus at concentration 80% was 14,02 mm (strong category), 60% was 12,03 mm (strong category), 40% was 9,00 mm (middle category), 20% was 7,98 mm (middle category), positive control was 28,63 mm (very strong category) and negative control did not show antibacterial effect. It can be concluded that Moringa oleifera L. extract has an antibacterial effect on Staphylococcus aureus.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa Aulia Anggita; Fakhrurrazi Fakhrurrazi; Abdul Harris
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 3 (2018): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.814 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i3.8572

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun Mimosa pudica terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode Kirby-Bauer. Ada 6 perlakuan dan 4 ulangan yaitu  kontrol negatif (P1) , kontrol positif (P2), ekstrak 1% (P3), ekstrak 2,5 (P4), ekstrak 5% (P5), ekstrak 10% (P6). Data yang diperoleh diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kosentrasi 1% terbentuk zona hambat 1,2 mm, kosentrasi ekstrak 2,5% terbentuk zona hambat sebesar 1,08 mm, kosentrasi pada ekstrak 5% terbentuk zona hambat sebesar 0,87 mm dan konsentrasi ekstrak 10% yakni sebesar 1,01 mm terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa. Dapat disimpulkan bahwa uji aktivitas antibakteri ekstrak daun putri malu (Mimoosa pudica) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dapat menghambat bakteri dalam katagori lemah.ABSTRACT        The aims of thid study is to determine inhibitor extract of Mimosa pudica leaves toward the growth of Pseudomonas aeruginosa. This study was conducted by using antibacterial activity test using Kirby- Bauer method. This study were using 6 treatments that were negative control (P1), positive control (P2), extract 1% (P3), extract 2,5%  (P4), extract 5%  (P5), and extract 10% (P6). Data that were analyse, processed in descriptive. Mimosa pudica leave extract in concentration of 1% had inhibition zone amount 1,2 mm, concentration of 2,5% had 1,08 mm, concentration of 5% had 0,87 mm, and concentration of 10% had 1,01 mm toward bacteria Pseudomonas aeruginosa. It can be concluded that antibacterial activity of leaf extract Mimoosa pudica Pseudomonas aeruginosa growth in weak category
DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans putri handayani; Fakhrurrazi Fakhrurrazi; Abdul Harris
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 3, No 2 (2019): FEBRUARI-APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.35 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v3i2.10770

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui daya hambat antijamur ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini menggunakan   metode difusi lempeng agar (Kirby Bauer). Ekstrak daun sirsak  dibagi dalam 5 perlakuan dan 3 pengulangan. Perlakuan yang digunakan ialah dengan konsenterasi 5% (P1), 15% (P2), 25% (P3), 35% (P4), dan 45% (P5). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif berdasarkan diameter zona hambat yang terlihat pada masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak memiliki daya hambat terhadap perrtumbuhan jamur Candida albicans yaitu pada konsentrasi 5% sebesar 0,85 mm, 15% sebesar 1,45 mm, konsentrasi 25% sebesar 1,48 mm dan kontrol positif sebesar 9,83 mm. Sedangkan pada konsentrasi 35%, 45%  dan kontrol negatif tidak terbentuk zona hambat pada media SDA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun sirsak mampu menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans.
PROTOTIPE SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PENERIMA BEASISWA MENGGUNAKAN FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING: STUDI KASUS STIKOM DINAMIKA BANGSA JAMBI Abdul Harris
Jurnal Ilmiah Media Sisfo Vol 10 No 2 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA SISFO
Publisher : LPPM STIKOM Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.368 KB)

Abstract

Beasiswa merupakan penghasilan bagi yang menerima dan memiliki tujuan untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa yang kurang mampu tetapi memiliki prestasi yang bagus. Terkadang pemberian beasiswa tersebut tidak tepat sasaran dan juga memakan waktu yang lama dikarenakan proses wawancara kepada mahasiswa tersebut yang membutuh waktu. Dengan adanya system yang nantinya akan memberikan alternatife terbaik dalam menentukan mahasiswa yang berhak dan tepat. Sistem pendukung keputusan ini dibuat dari model Fuzzy Multi-Attribute Decision Making dan dihitung dengan metode SAW (Simple Additive Weighting). Metode Fuzzy Multi-Attribut Decision Making ini merupakan salah satu logika yang diperuntukkan untuk memberikan alternatif solusi yang tepat dalam pemilihankriteria-kriteria yang sesuai dengan variable. Penelitian ini dapat menghasilkan sistem untuk membantu dalam pengambilan keputusan dalam menentukan penerimaan beasiswa pada mahasiswa agar lebih efisien sebagai kontribusi dalam proses bidang ke akademikan serta memberikan efektifitas dalam hal penentuan penerimaan beasiswa pada STIKOM DB Jambi
KESEMPURNAAN PENGELUARAN DARAH PADA DAGING SAPI MEUGANG DI PASAR INDUK LAMBAROACEH BESAR Fitria Ulfa; rastina rastina; T Reza Farasyi; Ismail Ismail; M Jalaluddin; Abdul Harris
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 3, No 2 (2019): FEBRUARI-APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.603 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v3i2.10730

Abstract

ABSTRAK                Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kualitas kesempurnaan pengeluaran darah pada daging sapi saat  meugang di pasar induk Lambaro Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan 10 sampel daging sapi dari 10 pedagang dimana setiap pedagang diambil 10 gram sampel daging sapi di pasar Induk Lambaro Aceh Besar: Data hasil penelitian dianalisis secara deskriftif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 10 sampel daging sapi positif pengeluaran darah secara sempurna  dengan adanya perubahan warna biru pada ekstrak daging. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengeluaran darah pada waktu penyembelihan daging sapi saat meugang di Pasar Lambaro Aceh besar,  masih sangat baik dan darah keluar dengan sempurna.             Kata kunci :Daging sapi, Meugang, Kesempurnaan pengeluaran darah. ABSTRACT                    This study aims to determine the quality of expenditure perfection of blood extract on beef when meugang  at the Lambaro Aceh Besar main market. Testing the perfection of blood discharging using the Malachite Green reagent. This study used 10 meat samples with 10 gram samples from different traders. The results of this study showed positive results for the total number of samples marked in blue on the Malachite Green reagent. Based on this study it can be concluded that the release of blood at the time of slaughtering meugang beef in Lambaro Market, Greater Aceh is still very good and the blood comes out perfectly.  Keyword : Beef meat, meugang, perfection of blood expendation. 
PERANCANGAN APLIKASI GIS TOWER BERBASIS ANDROID DI KOTA JAMBI (STUDI KASUS : PT XL AXIATA KOTA JAMBI) Realensi Realensi; Kurniabudi Kurniabudi; Abdul harris
Jurnal Processor Vol 10 No 1 (2015): Processor
Publisher : LPPM STIKOM Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.848 KB)

Abstract

Sistem informasi geografis (SIG) atau juga dikenal sebagai geographic information system (GIS) akhir- akhir ini mengalami perkembangan yang berarti seiring kemajuan teknologi informasi. PT XL Axiata merupakan suatu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Mulai beroperasi secara komersial sejak 8 oktober 1996. Kurang nya informasi dan letak geografis tower yang ada di kota jambi kurang baik, karena geografis di jambi masih banyak perbukitan dan hutan. Khusus nya karyawan yang datang dari luar kota jambi dan karyawan baru, serta mereka masih minim nya informasi apa saja yang ada di tower tersebut untuk karyawan luar kota jambi khususnya tim audit lapangan bekerja untuk mengaudit apa saja yang ada di tower tersebut kalau memang perangkat yang ada di tower itu kurang atau tidak layak pakai maka tim audit akan melaporkan ke atasan bahwasanya perangkat yang ada tidak akurat atau tidak layak pakai. Berdasarkan masalah tersebut penulis tertarik membuat sebuah aplikasi sistem informasi geografis (GIS) yang dapat membantu memberikan informasi mengenai tempat-tempat tower dan informasi perangkat keras apa saja yang tim audit perlukan yang ada di tower tersebut serta mengirim data kerusakan perangkat keras berupa foto yang ada di tower tersebut dan memprediksi titik tower baru. Dalam Pengembangan sistem ini penulis menggunakan metode pengembangan Metode Waterfall yang telah terorganisir secara teratur sehingga resiko akan terjadinya pengulanagan proses langkah kerja akan terhindar. Dengan program apliaksi yang penulis buat ini semoga bermanfaat bagi perusahaan PT XL Axiata kota jambi
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini (L.) SKEELS) TERHADAPT GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DIABETES MELLITUS YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOSIN Delvy Yuana Mustika; Zuhrawaty NA; Abdul Harris; Rinidar Rinidar; Nuzul Asmilia; Muhammad Hasan
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 4 (2017): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.906 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i4.4349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun jamblang terhadap kadar glukosa darah pada tikus putih diabetes mellitus yang diinduksi Streptozotosin (STZ). Hewan coba yang digunakan adalah 15 ekor tikus putih jantan dengan berat badan 200-250g. Tikus secara acak dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan masing-masing terdiri dari 3 ekor. Kelompok control negatif  (KN) tidak diinjeksi STZ dan tidak diberi Ekstrak Etanol Daun Jamblang (EEDJ), kelompok control positif (KP) diinjeksi STZ 40 mg/kg BB dan tidak diberi EEDJ, kelompok P1, P2, dan P3 diinjeksi STZ 40 mg/kg BB dan diberi EEDJ dengan dosis masing-masing 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB. Pemberian EEDJ diberikan secara oral selama 14 hari. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap pola searah. Hasil analisis varian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian EEDJ berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus. Rata-rata kadar glukosa darah tikus kelompok KN (110,33±8,38 mg/dL), KP (448,00±40,33 mg/dL), P1 (100,00±8,34 mg/dL), P2 (103,33±5,68 mg/dL) dan P3 (92,00±6,08 mg/dL). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian EEDJ dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih jantan diabetes mellitus yang diinduksi STZ. Dosis EEDJ yang efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah adalah 200 mg/kg BB.
PENGARUH PEMBERIAN KACANG PANJANG (Vigna unguiculatTERHADAP STRUKTUR MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Atika Resty Handani; M. Nur Salim; Abdul Harris; Hamdani Budiman; Zainuddin -; Sugito -
Jurnal Medika Veterinaria Vol 9, No 1 (2015): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.728 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.2987

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian kacang panjang (Vigna unguiculata) dengan pengenceran bervariasi terhadap struktur mikroskopis ginjal mencit yang diinduksi aloksan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 ekor mencit (Mus musculus) jantan dengan rata-rata bobot badan 25-40 g yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan. Kelompok pertama (K0) sebagai kontrol negatif, hanya diberi akuades. Kelompok K1, K2, dan K3 diinduksi aloksan masing-masing 0,5 ml. Kelompok K1 sebagai kontrol positif. Kelompok K2 diberikan terapi 100 g kacang panjang yang dicampurkan dengan 50 ml akuades, sebanyak 0,5 ml. Perlakuan keempat (K3) diberikan terapi 100 g kacang panjang yang dicampurkan dengan 100 ml akuades, sebanyak 0,5 ml. Terapi diberikan pada pagi dan sore hari selama waktu 7 hari , secara oral dengan menggunakan sonde lambung. Pada hari ke-8 semua mencit dieutanasia dengan menggunakan kloroform dan diambil organ ginjal untuk pembuatan preparat histologis dan pemeriksaan struktur mikroskopis. Perubahan struktur mikroskopis diperiksa berdasarkan parameter sel glomerulus, sel tubulus hemoragi, peradangan dan nekrosis. Berdasarkan hasil pengamatan, pemberian kacang panjang pada kelompok K2 dan kelompok K3 dapat memperbaiki struktur glomerulus dan tubulus ginjal.
ANALISIS PROKSIMAT KADAR LEMAK IKAN NILA YANG DIBERI SUPLEMENTASI DAUN JALOH YANG DIKOMBINASI DENGAN KROMIUM DALAM PAKAN SETELAH PEMAPARAN STRES PANAS M. Isa; Rinidar -; Tia Zalia Btb; Abdul Harris; Sugito -; Herrialfian -
Jurnal Medika Veterinaria Vol 9, No 1 (2015): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.35 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.3000

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar proksimat lemak pada ikan nila yang diberi suplemen tepung daun jaloh yang dikombinasi kromium dan dipapar stres panas. Sebanyak 30 ekor ikan nila dengan panjang 1,3-1,5 cm, dibagi menjadi enam perlakuan dengan lima kali ulangan yang terdiri atas pakan komersil pada suhu 29±1° C (P1S1), pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh pada suhu 29±1° C(P2S1), pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh dan kromium suhu pada 29±1° C (P3S1), pakan komersil pada suhu 35±1°C (P1S2), pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh pada suhu 35±1° C (P2S2), dan pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh dan kromium pada suhu 35±1° C (P3S2). Setelah 15 hari, dihitung kadar proksimat lemak menggunakan metode Soxhlet dan Folsch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan kadar proksimat lemak menurun. Berdasarkan uji statistik rancangan acak lengkap faktorial menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata (P0,01) oleh suhu dan pakan serta interaksi suhu dengan pakan juga berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap kadar proksimat lemak. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pakan komersil yang dikombinasikan daun jaloh dengan kromium dapat menurunkan kadar proksimat lemak ikan nila yang terpapar stres panas.
2. Antibacterial Test of Red Dragon Fruit Extract Peel (Hylocereus polyrhizus) Against Bacteria Salmonella pullorum Ichsan Maulana; Abdul Harris; Fakhrurrazi Fakhrurrazi; Maryulia Dewi; Safika Safika; Erina Erina; Muhammad Jalaluddin
Jurnal Medika Veterinaria Vol 12, No 1 (2018): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.06 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v12i1.4241

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of the red dragon fruit peels (Hylocereus polyrhizus) extract on the growth of Salmonella pullorum. This research was conducted at the Laboratory of Microbiology, Veterinary Faculty, University of Syiah Kuala, Banda Aceh. Red dragon fruit peels that used in this study is obtained from  ripe fruit and Salmonella pullorum cultures is  obtained from  Microbiology Laboratory of Veterinary Faculty Unsyiah. Salmonella pullorum culture added evenly on the surface of Mueller Hinton Agar, the number of the bacteria have been standarized using Mc Farland'1 method. Discs soaked in the red dragon fruit peels extracts at different concentrations (20 mg/ml, 40 mg/mL, and 60 mg/ml). Ampicillin is used as positive controls and DMSO (dimethyl sulfoxide) was placed on the surface of Mueller Hinton Agar. The parameters in this study is the inhibition zone diameter. Data were analyzed descriptively. The results showed that the red dragon fruit peel extract is able to inhibit the growth of Salmonella  pullorum and the average of  inhibition diameter zone at a concentration 60 mg / ml is 9.6 mm, 40 mg / ml is 9.4 mm and 20 mg / ml is 9.3 mm