Claim Missing Document
Check
Articles

PERTUMBUHAN, KELANGSUNGANHIDUPDANDAYACERNA PAKANIKANNILA(Oreochromisniloticus) YANG MENGANDUNG TEPUNG DAUNJALOH(Salixtetrasperma Roxb) DENGAN PENAMBAHAN PROBIOTIK EM-4 Siti Fadri; Zainal A.Muchlisin; Sugito Sugito
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 1, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.619 KB)

Abstract

The objective of this study was to determine the optimal dosage of probiotics EM4 in feed containing 5% jaloh leaf on the growth performance, feed utilization and survival rate of tilapia (Oreochromis niloticus). This research was conducted on August until October 2015 at Balai Benih Air Payau Ujung Batee Area II of Aceh Province, Laboratory of Aquatic Faculty of Veterinary Medicine Syiah Kuala University and Laboratory of Biochemistry the Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. The completely randomized design method was used at this study with 6 levels of treatment and 4 replications. The treatment concentrations tested were 5, 10, 15, 20 and 25 ml /kg of feed. The experimental fish were fed three times a day on8 AM, 12 AM and 5 PM for 56 days. The ANOVA test showed that the application of probiotics EM-4 in feed containing 5% jaloh leaf gave the significant effect on weight gain, daily growth rate, feed conversion ratio and feed efficiency (p 0.05), but did not give the significant effect on survival rate, specific growth rate, and length gain of tilapia (p 0.05). The Duncan test showed that the higher weight gain, daily growth rate, feed conversion ratio and feed efficiency were found at treatment B (5 ml EM-4 / kg diet) with the values of 5.83 g,0,10g/day, 2.01 and 49.95% respectively. The higher length gain was found at treatment B but this value was not significant with all treatments. The higher specific growth rate (1.38%/day) and survival rate were recorded at treament 0 ml/kg but, this values were not different with all treatment. Therefore the optimum level of EM-4 in feed containing 5% of jaloh leaf meal for tilapia was 5 ml/kg . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimum  probiotik EM-4 pada pakan yang mengandung daun jaloh 5% terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis  niloticus).  Penelitian  ini  dilakukan    pada  bulan  Agustus  sampai  dengan Oktober 2015. Pembuatan pakan dilakukan di Balai Benih Air Payau Lokasi II ujung Batee Provinsi   Aceh.Pemeliharaan   ikan   uji   dilakukan   di   Laboraturium   Aquatik   Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah dan penelitian uji kandungan protein feses di laboraturium analisis pangan Fakultas Pertanian Unsyiah. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental  dengan  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  non  faktorial  dengan  6  taraf perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan konsentrasi yang diuji adalah 5, 10, 15, 20 dan 25 ml/kg pakan. Pakan diberikan 3 kali sehari pada pukul 08.00, 12.00 dan 17.00 WIB sebanyak 5% dari biomassa selama 56 hari. Hasil uji Anova menunjukkan bahwa pemberian probiotik EM-4 dalam pakan yang mengandung daun jaloh 5% berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan dan efisiensi pakan (p0,05),namun tidak berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup dan pertambahan panjang mutlak ikan nila (p0,05). Uji lanjut  Duncan menunjukkan bahwa pertambahan  bobot  mutlak,  laju  pertumbuhan  harian,  rasio  konversi  pakan  dan  efisiensi pakan tertinggi dijumpai pada perlakuan B (5 ml EM-4/kg pakan) yaitu masing-masing  5,83 gram, 0,10 g/hari, 2,01 dan 49,95%, sedangkan pertambahan panjang mutlak tertinggi dijumpai pada perlakuan B yaitu 2,92 cm akan tetapi perlakuan ini tidak berbeda nyata antar perlakuan, laju pertumbuhan spesifik tertinggi pada perlakuan B yaitu 1,38%/hari nilai ini tidak berbeda nyata terhadap perlakuan C, D dan F, dan kelangsungan hidup tidak berbeda nyata  antar  semua  perlakuan  yaitu  100%.  Dengan  demikian  disimpulkan  bahwa  dosis optimum probiotik EM-4 pada pakan yang mengandung 5% tepung daun jaloh untuk ikan nila adalah 5ml/kg pakan.
Kadar Mineral Tembaga dan Besi Dalam Bulu Serta Kaitannya Dengan Kasus Anemia Pada Kambing Sugito Sugito
Jurnal Agripet Vol 8, No 1 (2008): Volume 8, No. 1, April 2008
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.444 KB) | DOI: 10.17969/agripet.v8i1.602

Abstract

Mineral content of Cu and Fe in plasma and hair in related to anemia cases on female goatABSTRACT. A research had been done to identify mineral content of Cu and Fe in plasma and hair related to anemia case on female goat. Twenty female local goats at the age of 12-16 months taken from Kecamatan Darussalam and Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar were applied. The goats taken have the criteria of hemoglobin rate (Hb) and/or Packed Cell Volume (PCV) lower than normal level. Hair and blood were sampled in this research. Hair samples were taken from top tail area, while blood samples were taken from jugular vein. The result indicated that the average rate of Hb was 77 ± 0.7 mg/dl and PCV was 191 ± 1.3%. The average rate of Cu and Fe in plasma was 0.7 ± 0.16 and 67.8 ± 10.3 μg/ml, while in hair was 2.40 ± 0.511 and 315 ± 8.4 μg/g. The average rate of Cu in plasma was categorized as below normal, while the average rate of Fe in the range of marginal. Regression analysis showed that there was close correlation between Hb rates and PCV as well as the correlation of Hb rate and Cu rate in hair. However, there was no close correlation between Hb rate and Fe rate in hair. The conclusion of the research implied that the amount of PCV and Cu rate in hair relevant to the Hb rate in blood, and could subsequently predict anemia case occurring on female goats. 
PENGARUH PENINGKATAN SUHU TERHADAP JUMLAH ERITROSIT IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Puja Cikal Bangsa; Sugito -; Zuhrawati -; Razali Daud; Nuzul Asmilia; Azhar -
Jurnal Medika Veterinaria Vol 9, No 1 (2015): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.789 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.2985

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh peningkatan suhu terhadap jumlah eritrosit ikan nila. Sampel yang digunakan adalah darah ikan nila yang berasal dari 18 ekor ikan nila dengan bobot badan berkisar 40-50 g. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acaklengkap (RAL) pola searah dengan tiga perlakuan dan enam kali ulangan. Perlakuan P1 sebagai kontrol merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 29±1°C, P2 merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 32±1°C, dan P3 merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 35±1°C. Ukuran akuarium pada masing-masing kelompok perlakuan adalah 80 x 60 x 40 cm dengan ketinggian air 30 cm. Perlakuan dilakukan selama 15hari dan pada hari ke-16 dilakukan pengambilan sampel darah. Darah diambil melalui vena caudalis. Data dianalisis dengan analisis varian(ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Rata-rata (±SD) jumlah eritrosit ikan nila (106/mm3) pada P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 3,01x106/mm3; 2,63x106/mm3; dan 2,08x106/mm3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu berpengaruh (P0,05) terhadap jumlaheritrosit ikan nila. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan suhu air 32±1°C dan 35±1°C dalam akuarium dapat menurunkan jumlah eritrosit ikan nila.
The influence of heat stress and powder of jaloh leaves supplementation into commercial fish feed on body weight gain, hematokrit level and malondialdehid content in the nila’s liver . Sugito; . Samadi; . Nurliana
Proceedings of The Annual International Conference, Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Vol 2, No 1 (2012): Life Sciences
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.002 KB)

Abstract

The aims of this experiment are to find out the effect of temperature stress and jaloh leaves supplementation on body weight gain, hematocrit level, and malondialdehid (MDA) content in the liver tissues of nila fish (Oreochromis niloticus). A total of 80 fishes with the weight of 40-50 gr were randomly allocated into 8 treatments. The treatments consisted of P1 (no heat stress and no jaloh leaves supplementation); P2 (no heat stress and 5% of jaloh leaves supplementation) ; P3 (no heat stress and 10% of  leaves supplementation); P4 (no heat stress and 15 % of  leaves supplementation); P5 (heat stress and no jaloh leaves supplementation); P6 (heat stress and 5% of  jaloh leaves supplementation); P7 (heat stress and 10% of  jaloh leaves supplementation); P8 (heat stress about 35 ± 1oC  for 4 h per day in 30 days and 15% of  jaloh leaves supplementation). The body weight was measured from 1d to 31d. Blood samples, lever tissues and statistical analysis were conducted on 31d. The results of the experiments indicated that supplementation of fish feed with jaloh leaves 5-15% had negative effects on body weight gain. On the other hand, supplementation of jaloh leaves 5-10% on commercial fish feed had positive effects on performances and immune system of experiment fishes
PEMBERIAN EKSTRAK EPIDIDIMIS BERPOTENSI MENINGKATKAN KUALITAS SPERMATOZOA KAMBING JANTAN LOKAL Muslim Akmal; Tongku Nizwan Siregar; Sri Wahyuni; Muhammad Hambal; Sugito S; Amiruddin A; Syafruddin S; Roslizawaty R; Zainuddin Z; Mulyadi Adam; Gholib G; Cut Dahlia Iskandar; Rinidar R; Nuzul Asmilia; Hamny H; Joharsyah J; Suriadi S
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 9, No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i2.2839

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak epididimis (EE) terhadap peningkatan kualitas spermatozoa kambing jantan  lokal. Dalam penelitian ini digunakan 12 ekor kambing jantan lokal, berumur 1,5 tahun dengan bobot badan 10-15 kg dan dibagi atas empat kelompok (K0, KP1, KP2, dan KP3). Kelompok K0, hanya diinjeksi dengan NaCl fisiologis sedangkan kelompok KP1, KP2, dan KP3 diinjeksi EE masing-masing 1, 2, dan 3 ml/ekor selama 13 hari berturut-turut. Pada hari ke-14, dilakukan pengambilan semen kambing dengan elektroejakulator dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan kualitas spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EE dengan dosis 1 dan 3 ml/ekor EE selama 13 hari berturut-turut menyebabkan peningkatan kualitas spermatozoa dibanding kelompok kontrol. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa EE berpotensi meningkatkan kualitas spermatozoa pada kambing jantan lokal.
Effects of Mothers’ Attitude as Breeders and Distance of Stockyard toward Diarrhea Incidence among Toddlers Yarmaliza - Yarmaliza; Sugito Sugito; Teuku Reza Ferasyi; Nurliana Nurliana; Razali Razali
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 10 No. 3 February 2016
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.891 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v10i3.769

Abstract

Diarrhea is a disease with change of feces form and concentration in which feces is mushy to liquid, and the increase of poop frequency more than usual (three times or more in a day). In Aceh Province, there were diarrheacases as many as 48/1,000 live births. In West Aceh District, there were 1,071 cases in 2014, meanwhile there were 70 cases among toddlers in Meureubo Subdistrict. This study aimed to determine relation between mothers’attitude as breeders and distance of stockyard toward diarrhea incidence among toddlers in work scope of Meureubo District Primary Health Care. This study was cross-sectional as conducted on July – September 2015. Samples were 70 mothers who had toddlers suffering from diarrhea symptoms. Data analysis used univariate, bivariate and multivariate. Chisquare test showed that mothers’ attitude as breeders and the distance of stockyard were related to diarrhea incidence among toddlers (p value < 0.05), meanwhile multivariate test showed mothers’ attitude as breeders and the distance of stockyard had no significant relation (p value > 0.05). Diarrhea incidence among toddlers is related to mothers’attitude as breeders and the distance of stockyard, but the relation is insignificant.AbstrakDiare merupakan penyakit dengan perubahan bentuk dan konsentrasi tinja yang melembek sampai mencair, dan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari biasanya (tiga kali atau lebih dalam sehari). Di ProvinsiAceh, terdapat kasus diare sebanyak 48/1.000 kelahiran hidup pada 2013. Di Kabupaten Aceh Barat, pada tahun 2014 terdapat 1.071 kasus, sedangkan di Kecamatan Meureubo terdapat sebanyak 70 kasus pada anak bawah lima tahun (balita). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap ibu sebagai peternak dan jarak kandang ternak terhadap kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Meureubo. Penelitian ini dilakukan secara potong lintang pada bulan Juli – September 2015. Sampel sebanyak 70 ibu yang memiliki balita dengan gejala diare. Analisis data menggunakan univariat, bivariat dan multivariat. Uji kai kuadrat menunjukkan bahwa sikap ibu sebagai peternak dan jarak kandang ternak berhubungan dengan kejadian diare pada balita (nilai p < 0,05), sedangkan uji multivariat menunjukkan sikap ibu sebagai peternak dan jarak kandang ternak tidak terdapat hubungan yang kuat (nilai p > 0,05). Kejadian diare pada balita berhubungan dengan sikap ibu sebagai peternak dan jarak kandang ternak, namun hubungannya tidak kuat.
Profil Hematologi dan Pertambahan Bobot Badan Harian Ayam Broiler yang Diberi Cekaman Panas pada Suhu Kandang yang Berbeda Sugito Sugito
Jurnal Agripet Vol 9, No 2 (2009): Volume 9, No. 2, Oktober 2009
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.991 KB) | DOI: 10.17969/agripet.v9i2.623

Abstract

The profile of hematology and broiler daily body weight gain which treated with heat stress at different cage temperatureABSTRACT. A research have been conducted to find the impact of heat stress at 3 level of cage temperature on hematology profile and broiler daily body weight gain. Sixteen broilers (strain Cobb) at the age of 20 days were randomly divided to 4 groups. First group was control group that treated without given heat stress (KL). Second, third, and fourth groups were treated with heat stress in cages with temperature, respectively 33 ± 1oC, 36 ± 1oC, and 39 ± 1oC. Heat stress was given 4 hours daily during 7 days consecutively. The result indicated that cage temperature up to 36 ± 1oC has not significantly affected hematology profile and broiler daily body weight gain. The impact of increasing temperature have been found at cage temperature of 39 ± 1oC after 7 days of treatment, which were the increasing number of leucocytes, decreasing number of erythrocytes, and decreasing of broiler daily body weight gain. The broiler of the age above 20 to 27 days that exposed heat stress during 4 hour per day in the cage temperature of 39 ± 1oC can obtain heat stress in serious level.
Efek Pemberian Ekstrak Kulit Pisang Kepok Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Putih Yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Muslim Akmal; Sugito Sugito; Teuku Zahrial Helmi; Rinidar Rinidar; Lian Varis Riandi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1483

Abstract

ABSTRAKDiabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan oleh kekurangan atau ketidakefektifan pankreas memproduksi insulin sehingga kadar glukosa  di dalam darah meningkat atau menurun. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak kulit pisang kepok terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus putih yang diinduksi diet tinggi lemak. Dua puluh lima tikus putih dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kelompok K1 adalah kelompok tikus yang diberikan pakan standar. Kelompok K2 adalah kelompok tikus yang diberikan pakan 7 mg diet tinggi lemak. Kelompok K3 adalah kelompok tikus yang diberikan 7 mg diet tinggi lemak dan pemberian glibenklamid 0,126 mg/200g berat badan. Kelompok K4 dan K5 adalah kelompok tikus yang diberikan 7 mg diet tinggi lemak dan ekstrak kulit pisang kepok masing-masing dengan dosis 100 mg/kgbb dan 200 mg/kgbb. Masing-masing perlakuan dilakukan selama 60 hari, pada hari ke 61 dilakukan pengambilan darah melalui jantung untuk melihat kadar glukosa darah dengan alat biochemical analyzer veteriner. Hasil penelitian terhadap kadar glukosa darah menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit pisang kepok 100 mg/kgbb dapat menurunkan kadar glukosa darah pada keadaan normal. Kata kunci: Diet tinggi lemak; ekstrak kulit pisang kepok; kadar glukosa darah 
KORELASI ANTARA DEHIDRASI DENGAN TOTAL PROTEIN PLASMA, HEMOGLOBIN, DAN PACKED CELL VOLUME PADA KAMBING KACANG UMUR 10-14 HARI Roslizawaty -; Sugito -; Syinta Ramadhani; Muhammad Hasan; Razali Daud; Nuzul Asmilia
Jurnal Medika Veterinaria Vol 9, No 1 (2015): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.31 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.2982

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi antara kadar packed cell volume, total protein plasma, dan hemoglobin dengan tingkat dehidrasi  pada anak kambing kacang. Sampel penelitian ini adalah 10 ekor anak kambing kacang berumur 10-14 hari, berjenis kelamin jantan, dan tidak cacat fisik. Dehidrasi diinduksi dengan pemberian diuretik yaitu furosemide 2 mg/kg bobot badan secara intramuskular setiap empat jam, spironolactone 50 mg dan hydroclorothiazide 50 mg masing-masing diberikan per oral setiap delapan jam, dan larutan katartika (sukrosa 2 gr/kgbobot badan) di dalam larutan sukrosa 20% diberikan per oral setiap delapan jam selama 12 jam. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Derajat dehidrasi ditentukan berdasarkan persentase penurunan berat badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total protein plasma (R2= 0,929) mempunyai hubungan yang erat dengan derajat dehidrasi, hemoglobin (R2 =0,236), dan packed cell volume (R2 = 0,203) mempunyai hubungan yang rendah dengan derajat dehidrasi.
Uji Preklinis fraksi etil asetat daun jaloh (Salix tetrasperma Roxb) sebagai antiplasmadium secara in vitro Nuzul Asmilia; Sugito Sugito; Amalia Sutriana
Jurnal Sain Veteriner Vol 29, No 2 (2011): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.727 KB) | DOI: 10.22146/jsv.39532

Abstract

The aim of the present study was to find out the in vitro activity of ethyl acetate fraction of willow leaves (Salix tetrasperma Roxb) on Plasmodium folcifarum (P. falciparum) growth.
Co-Authors . Chairul . Darmawi . Darmawi . Erina . Ismail . Nurliana . Nurliana . Rinidar . Samadi A. Haris Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Harris Abdul Harris Abdul Harris Abdullah Hamzah Abdullah Hamzah Afrio Arisman, Afrio Agung - Kusasti Agung S. Batubara ahmad ihsan Al Azhar Al Azhar Al Azhar Al Azhar, Al Azhar Ali Makmur Alkhalidri Murfi Amalia Sutriana Amiruddin A Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin angga musadiq Anna Farida Annisa Anwar Sitorus Anta Rezky Sitepu Arman Sayuti Asmarida - Astri Wulandari Atika Resty Handani AZHAR - Azhar Azhar Azhar Azhar Azhari Azhari Borgo Mauly Nasution Chairul . Cut Aida Fitri Cut Dahlia Iskandar Cut Dara Dewi Cut Nila Thasmi D A Astuti D. Delima D.A Astuti Darmawi Darmawi Darmawi Darmawi Dasrul Dasrul dasrul dasrul Dasrul Dasrul Dasrul Dasrul Defi Vianika Sri Ambarwati Denda Mastura Maulana Denny Irmawati Hasan Derita Yulianto Desi Ramadhani Dewi Safitri Dian Masyitha Dian Masyitha Dwinna Aliza Dwinna Aliza E Handharyani Elsa Mariane Ramadani Elsha Amalia Putri Erdiansya Rahmi Erdiansyah Rahmi Erdiansyah Rahmi Erina Erina Erina Erina Erwin E Erwin Erwin Erwin Erwin Erwin Erwin Fadrial Karmil Faisal Jamin Fakhrurrazi - Fakhrurrazi Fakhrurrazi Fashihah Rahmah Noya Farimansysh Feby Fema Amzani Nasution Fia Rahmatul Khair Firman M. Nur Gholib Gholib Ginta Riady Hamdan Hamdan Hamdani Budiman Hamny Sofyan Hanum Harfinda Haryadi - Hattanul Mulia HEFRI YUNALDI Herawati Latif Herrialfian - Herrialfian . Ilham Ilham Ira Susanti Isa . Ismail Ismail Jefrianda Jefrianda Joharsyah J Julia Kardin Juliani Juliani Khairul Murdani Kiky Moelviani Lian Varis Riandi M Aman Yaman M Daud AK M Hasan M Jalaluddin M Nur Salim M. Chairul Amri M. Delima M. Hambal M. Hasan M. Hasan M. Isa M. Isa M. Nur Salim Mada Admi Mahdi Abrar Mahdi Abrar Maryulia Dewi Mira Delima Mirzal, Juni Muamar Abdan Muhammad Fauzan Muhammad Hambal Muhammad Hambal Muhammad Hanafiah Muhammad Hasan Muhammad Hasan Muhammad Isa Muhammad Nur Salim Mukhlis Mukhlis Mulyadi Adam Muslim Akmal Mustafa Sabri Mustafa Sabri Muttaqien Muttaqien N.A, Zuhrawati Nauval Gibran Lubis Nazaruddin Nazaruddin Niko Febrianto Nurdiani Muliana Sitakar Nurdiniyah Nurdiniyah Nurliana - Nurliana . NURLIANA NURLIANA NURLIANA NURLIANA Nurliana Nurliana Nuzul Asmilia Pratiwi Purnama Sari Puja Cikal Bangsa R. N. Selamet Rahmad Firnanda Rastina Rastina Razali Daud Razali Daud Razali Razali Razali Razali Razali Razali Razali Razali Regi Putra Rinidar - Rinidar . Rinidar R Rinidar Rinidar Rinidar Rinidar Rinidar Rinidar Rinidar Rinidar Rinidar Rinidar, Rinidar Rinidar, Rinidar Riska, Raisa Mauliza Rizki Aulia Rizki Putra Roby Luksmana Roslizawaty - Roslizawaty R Roslizawaty Roslizawaty Roslizawaty Roslizawaty Rosmaidar Rosmaidar Rosmaidar Rosmaidar Rosmaidar Rosmaidar Rusli Rusli Rusli Rusli Samadi S Samadi Samadi Samadi Samadi Samadi Samadi Sema Coumandary Siti Aisyah Siti Fadri Siti Prawitasari Br. Hasibuan Siti Rani Ayuti Sri Estuningsih Sri Wahyuni Sukiswo, Susy Sriwahyuni Sulasmi Sulasmi Sumarti Suryaningsih Suriadi S Susi Darmayanti Susy Sriwahyuni S Susy Sriwahyuni Sukiswo Syafrizal Syafrizal Syafruddin S Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syinta Ramadhani T Zahrial Helmi T. Armansyah T. Armansyah TR T. Fadrial Karmil T.F. Karmil Taufiq Taufiq Teuku Reza Ferasyi Teuku Reza Ferasyi Teuku Zahrial Helmi Tia Zalia Btb Tongku Nizwan Siregar Triva Murtina Lubis Ummu Balqis Vara Tassa Sutari W Manalu Wahyuni, Sri Widya Nanda Winaruddin Winaruddin Yarmaliza Yoga Saputra Yudha Fahrimal Yurliasni Yurliasni Zainal A. Muchlisin Zainal A. Muchlisin Zainal A. Muchlisin Zainal A.Muchlisin Zainuddin - Zainuddin Z Zainuddin Zainuddin Zakiah Heryawati Manaf Zuhrawati - Zuhrawati NA Zuhrawati Zuhrawati Zuhrawati Zuhrawati Zuhrawati Zurawati Zuhrawaty Zuhrawaty Zulfan Zulfan Zulkifli Zulkifli Zuraidawati Zuraidawati Zuraidawati Zuraidawati Zuraidawati Zuraidawati Zuraidha Yanti