Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Tantangan Guru dalam Penggunaan Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Furkan Furkan; Ahman Sya; Agung Purwanto; I Made Astra
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.046 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.743

Abstract

Istilah Work From Home (WFH), dan Study From Home (SFH) muncul disaat Pandemi Covid-19. Istilah-istilah tersebut terintegral dengan protokol kesehatan dari Covid-19. Dengan disesuaikan dengan protokol Covid-19 model dan metode pembelajaran ikut berubah. Model E-Learning dan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diterapkan di Indonesia. Metode belajar yang disesuaikan dengan protokol kesehatan ini tentu sangat dekat dengan kurikulum literasi baru. Karena dalam metode PJJ guru dan siswa memanfaatkan jaringan internet dalam proses pembelajaran. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu penelitian kepustakan (Pustaka Librari ) dan dari hasil studi literatur di Indonesia, guru memiliki hambatan yang sangat signifikan dalam mentrasfomasikan pengetahuan ke peserta didik (siswa). Masih terdapat daerah yang minim infrastruktur teknologi, jaringan internet, dan listrik yang menghambat guru. Bahkan kuota internet menjadi kendala siswa. Hambatan-hambatan tersebut membuat pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak efektif
HOTS-AEP OF CLIMATE CHANGE (HOTS-AEPCC) DAN TOPIK BIOTEKNOLOGI UNTUK EKOPEDAGOGIK PADA PEMBELAJARAN IPA Ilmi Zajuli Ichsan; Ahman Sya; Sunaryo Sunaryo; Achmad Husen; Diana Vivanti Sigit; Yosi Laila Rahmi; Miza Nina Adlini; Titin Titin; Nurfadhilah Nurfadhilah
Jurnal Biotek Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jb.v9i1.21101

Abstract

Climate change is a phenomenon that discusses in one of the topics of Science (IPA) that could be integrated with biotechnology. The topic might be studied further in terms of ecopedagogy. The purpose of this study was to measure HOTS with the Higher Order Thinking Assessment instrument based on the Environmental Problem of Climate Change (HOTS-AEPCC) and to analyze the relationship between ecopedagogy and biotechnology. The method used in this research was descriptive with the data collection technique using a survey. The results indicated that the students' HOTS scores as measured by HOTS-AEPCC were still in the low category. Therefore, the results of the analysis showed that the topic of biotechnology in science learning was suitable. It assumed that ecopedagogy could combine with biotechnology. This study concludes that the students' HOTS score is still low. Therefore it is necessary to develop science learning oriented to climate change.
Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan: Kasus Tanjung Lesung Provinsi Banten Ahman Sya; Muhammad Zid; Asma Irma S; Anita Eka Putri Anita; Revi Mainaki
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5, No. 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i1.5311

Abstract

Kolaborasi penta-helix (akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media) adalah faktor kunci pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Pariwisata merupakan salah satu industri tercepat dan terbesar di Indonesia yang menjadi sektor terkuat pada lima tahun terakhir. Untuk itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan (1) aksesibilitas tujuan, atraksi, dan amenitas (3-A), (2) pentahelix ABGCM (akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media) komitmen dalam pengembangan destinasi, (3) bentuk atau jenis promosi pariwisata, (4) langkah untuk menyiapkan sumber daya manusia pariwisata, dan (5) langkah dan model baru untuk mempercepat promosi destinasi pariwisata Tanjung Lesung berbasis pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitis untuk mempelajari dan menganalisis berbagai indikasi, data, dan fenomena. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia (HRD) belum memenuhi persyaratan minimum sertifikasi kompetensi. Untuk mempercepat pengembangan dan peningkatan destinasi Tanjung Lesung, perlu diterapkan model baru pariwisata berbasis masyarakat berkelanjutan dengan strategi pro-job, pro-poor, pro-growth, dan pro-environment.
Pemanfaatan Media Tour Builder dalam Pembelajaran Geografi Vebrina Pingki Adeyulia; Muhammad Zid; Ahman Sya
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.947 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.2725

Abstract

Filsafat ilmu terdapat tiga cabang utama yaitu ontologi, epistemologi dan aksiologi. aksiologi adalah teori nilai yang berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh. Dalam ilmu pendidikan hal ini sangat dibutuhkan dalam pembelajaran geografi, terdapat media pembelajaran yang mampu memberikan ruang dalam pembelajaran geografi, yaitu aplikasi tour builder. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis berbagai sumber baik itu dari artikel jurnal, buku, dan dokumen lain seperti buku teks, bibliografi, laporan hasil penelitian, jurnal, artikel internet, dan indeks dokumen dari instansi terkait yang berkaitan dengan topik pemanfaatan aplikasi tour builder. Tour builder dapat memberikan alternative pilihan media pembelajaran bagi guru untuk mengimplementasikan model pembelajaran dengan materi dan konten yang sesuai.
Epistemologi dalam Pembelajaran Geografi Aruyan Suharsi Kurniasi; Muhammad Zid; Ahman Sya
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.041 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.2737

Abstract

Geografi adalah studi tentang geosfer bumi, yang terdiri dari lapisan-lapisan seperti atmosfer, hidrosfer, biosfer, litosfer, dan antrosfer. Kelima tingkatan di atas masing-masing mengkaji dan membahas pengertian, jenis, metode, pembagian berdasarkan faktor, struktur, unsur, kaidah, proposisi, dan penerapan tertentu. Tujuan epistemologi adalah untuk menemukan solusi sistematis, empiris, dan dapat diverifikasi untuk pertanyaan tentang asal usul alam semesta. Literatur ini mencoba menjelaskan komponen epistemologi geografi dengan meninjau beberapa dokumen yang menerapkan metodologi kuantitatif dan kualitatif. Karena itu sangat disarankan untuk menggabungkan kedua pendekatan tersebut dalam kajian fisika dan humaniora agar hasil penelitian geografi lebih menyeluruh. Metode keruangan (spasial), pendekatan lingkungan (ekologis), dan pendekatan kompleks wilayah (ekosistem). semuanya dapat digunakan dalam analisis epistemologis saat mempelajari geografi.
Implementasi Media Video Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Terintegrasi IPA untuk Siswa Sekolah Dasar pada Platform Youtube Mohammad Fahmi Nugraha; Ahman Sya; Sunaryo Sunaryo; Achmad Husen; Budi Hendrawan; Agung Purwanto
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2b (2021): Vol. 5 No. 2b (2021): Edisi 2nd Seminar Nasional Pendidikan Dasar (Senada) Per
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.089 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v5i2b.1284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Media Video Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Terintegrasi IPA untuk Siswa Sekolah Dasar pada Platform Youtube. Metode yang digunakan merupakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian kepustakaan (library research) dengan mengkaji implementasi media video pembelajaran pendidikan lingkungan hidup terintegrasi IPA untuk siswa sekolah dasar pada platform youtube. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mereduksi dokumen berupa laporan-laporan, berita-berita serta artikel-artikel penelitian baik nasional maupun internasional yang berkaitan dengan topik artikel penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video pembelajaran pendidikan lingkungan terintegrasi IPA yang diunggah ke youtube dapat memudahkan guru dan siswa dalam mencari bahan terkait materi yang disampaikan. Selain menyimak video pembelajaran, penggunaan platform youtube sebagai media pembelajaran dapat menjadi media edukasi untuk anak dimana dalam penggunaannya anak diajarkan cara menggunakan teknologi dengan baik sebagai penunjang untuk belajarnya.
Sebaran Daerah Asal Pengunjung Virtual Tour Museum Nasional menggunakan Analisis Tetangga Terdekat Cynthia Putri Haviarini; Oot Hotimah; Ahman Sya
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 22 No 2 (2022): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui daerah asal pengunjung yang melakukan kunjungan ke Museum Nasional melalui virtual tour. Hal ini dikarenakan virtual tour merupakan terobosan baru bagi kegiatan wisata di Indonesia. Metode yang digunakan deskriptif pendekatan survei dengan teknik pengambilan sampel berupa accidental sampling melalui google form yang disebar melalui media sosial, seperti twitter, whatsapp group, komen kanal youtube Museum Nasional, dan instagram yang dimulai pada pada tanggal 26 Desember 2021 – 06 Januari 2022, yaitu sebanyak 42 orang dan pada tanggal 25 Juli – 30 Juli 2022, yaitu sebanyak 62 orang dengan total keseluruhan responden yang melakukan virtual tour ke Museum Nasional ialah 104 orang. Berdasarkan hasil yang didapatkan, Pengunjung yang melakukan virtual tour Museum Nasional, sebagian besar pengunjung berasal dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur. Untuk menentukan sebaran pengunjung yang melakukan virtual tour Museum Nasional menggunakan Nearest Neighbor Analysis pada aplikasi ArcGIS dengan melakukan digitasi terhadap titik sebaran pengunjung (berdasarkan kabupaten/ kota) yang didapatkan sebanyak 27 titik dari kabupaten/ kota daerah asal pengunjung (104 responden penelitian) dengan hasil kategori sebaran dispersed atau seragam tersebar adalah 32,094.
Implementasi Aspek Sosial pada Mata Pelajaran Geografi dalam Pembelajaran di SMA Alvya Noer Hikmarani; Ahman Sya; Muhammad Zid
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.449 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6553

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini yakni mengkaji aspek sosial Geografi dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat. Aspek sosial yang akan dibahas meliputi Geografi penduduk, Geografi ekonomi, Geografi permukiman, Geografi kebudayaan, dan Geografi politik. Pembelajaran aspek sosial dalam mata pelajaran Geografi bertujuan membentuk pola pikir, cara bersikap dan perilaku peserta didik dalam bertanggung jawab sebagai individu maupun warga masyarakat, warga negara, dan warga dunia. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan pada penelitian ini. Data-data yang bersumber dari jurnal, laporan penelitian serta skripsi, dan sumber relevan lainnya diolah kemudian dianalisa. Temuan yang didapat pada penelitian ini bahwa aspek sosial dalam mata pelajaran Geografi di SMA sangat penting untuk dipelajari dengan berlandaskan fenomena atau realita yang ada di kehidupan nyata agar peserta didik dapat lebih memahami terkait penyebab dan solusi dari realita yang ada
Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan: Kasus Tanjung Lesung Provinsi Banten Ahman Sya; Muhammad Zid; Asma Irma S; Anita Eka Putri Anita; Revi Mainaki
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 1 (2021): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i1.5311

Abstract

Kolaborasi penta-helix (akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media) adalah faktor kunci pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Pariwisata merupakan salah satu industri tercepat dan terbesar di Indonesia yang menjadi sektor terkuat pada lima tahun terakhir. Untuk itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan (1) aksesibilitas tujuan, atraksi, dan amenitas (3-A), (2) pentahelix ABGCM (akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media) komitmen dalam pengembangan destinasi, (3) bentuk atau jenis promosi pariwisata, (4) langkah untuk menyiapkan sumber daya manusia pariwisata, dan (5) langkah dan model baru untuk mempercepat promosi destinasi pariwisata Tanjung Lesung berbasis pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitis untuk mempelajari dan menganalisis berbagai indikasi, data, dan fenomena. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia (HRD) belum memenuhi persyaratan minimum sertifikasi kompetensi. Untuk mempercepat pengembangan dan peningkatan destinasi Tanjung Lesung, perlu diterapkan model baru pariwisata berbasis masyarakat berkelanjutan dengan strategi pro-job, pro-poor, pro-growth, dan pro-environment.
Peran Geografi dalam Kehidupan dengan Membangun Kesadaran Ruang dan Kerjasama di Tingkat Internasional Arwi Irnawati; Ahman Sya; Muhammad Zid
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v9i1.56816

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai sumbangan maupun peran geografi dalam membangun kesadaran ruang dan juga kerja sama internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). Peneliti menggunakan metode SLR dengan cara melakukan review dan identifikasi  beberapa jurnal secara terstruktur sesuai dengan kajian yang diteliti. Pengumpulan artikel jurnal melalui situs Google Schoolar dengan kata kunci yang dicari adalah kerja sama internasional, kerja sama bilateral, kerja sama regional, kerja sama multirateral, APEC, WTO, ASEAN, dan penyebab terjalinnya kerja sama internasional. Hasil dari penelitian ini adalah kerja sama bilateral terjadi karena adanya perbedaan sumber daya alam dan ekonomi yang dimiliki tiap negara, organisasi kerja sama multirateral memiliki perannya masing-masing, seperti WTO di perdagangan, OPEC di sumber daya alam minyak bumi, dan FAO di bidang pangan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara keruangan, kerja sama antarwilayah dapat terbentuk karena disebabkan oleh perbedaan letak geografis, sumber daya alam, sumber daya manusia, dan tingkat perekonomian. Bentuk kerja sama internasional terdiri dari kerja sama bilateral, regional, dan multirateral.