Andalas, Eggy Fajar
Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 57 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN KEHIDUPAN SOSIAL PEREMPUAN INDONESIA DAN MALAYSIA PADA KUMCER PEREMPUAN, CINTA DAN KEHIDUPAN Devihari Fitriya Ningsih; Eggy Fajar Andalas
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 18, No 2: September, 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v18i2.5730

Abstract

Abstrak: Permasalahan dan kondisi lingkungan di sekitar akan mempengaruhi kondisi sosial seseorang termasuk kondisi sosial perempuan di Indonesia dan Malaysia.  Tujuan dalam penelitian ini yaitu membandingkan kondisi sosial perempuan Indonesia dan Malaysia dalam kumpulam cerita (kumcer) Perempuan, Cinta, dan Kehidupan. Teori sastra bandingan merupakan suatu teori yang digunakan untuk membandingkan beberapa karya sastra dalam aspek sosial kehidupan tokoh dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kumcer Perempuan, Cinta, dan Kehidupan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara simak-catat. Teknik analisis data dilakukan dengan cara membaca secara menyeluruh kumpulan cerita (kumcer) Perempuan, Cinta, dan Kehidupan, mengaitkan data yang sudah ditemukan dengan teori sastra bandingan dan mendeskripsikan bagaimana perbedaan kondisi sosial perempuan yang terjadi di Indonesia dan Malaysia. Hasil penelitian ini memperlihatkan kondisi perempuan Indonesia dan Malaysia yang memilki aspek yang sama. Dapat dilihat dari kondisi sosial keduanya, seperti keadaan lingkungan sekitarnya, tuntutan dalam memperjuangkan hidup serta kedudukan laki-laki sebagai superior. Selain itu kondisi sosial perempuan Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh permasalahan budaya yang berkembang dan pola asuh keluarga yang mempengaruhi kehidupan dan prinsip hidup. Kata kunci: Kondisi Sosial Perempuan, Indonesia, Malaysia, Cerpen, Sastra Bandingan Abstract: Environmental problems and social conditions around us will affect someone’s social conditions, including the social conditions of women in Indonesia and Malaysia. The purpose of this study was to compare the social conditions of Indonesian and Malaysian women in Perempuan, Cinta, dan Kehidupan’s short story collection. In this study, comparative literary theory was used to compare several works of literature in the social aspects of the life of figures in literary works. This research uses qualitative methods. The data sources are coming from Perempuan, Cinta, dan Kehidupan's short story collection. Data collections in this study are doing by the listening and take notes method. Data analysis techniques are done by reading thoroughly Perempuan, Cinta, dan Kehidupan's short story collections, linking the data that has been found with comparative literary theory and describing the differences in women's social conditions occur in Indonesia and Malaysia. The results of this study show the condition of Indonesian and Malaysian women who have the same aspects. Proven by the social conditions of Indonesia and Malaysia had many same aspects such as the circumstances of the surrounding environment, the demands in fighting for life, and the position of men as superior. Furthermore, the social condition of Indonesian and Malaysian women is affected by growing cultural problems and family parenting that affect life and life principles. Key Words: Women, Social Conditions, Indonesia, Malaysia, Short Stories, Comparative Literature
Wacana Solidaritas Muslim Indonesia dalam Teks Pengungsi Muslim Etnis Rohingya Pada Media Daring Viva.co.id Andalas, Eggy Fajar
JURNAL SATWIKA Vol 1, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Cultural Institute University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.653 KB) | DOI: 10.22219/js.v1i2.7014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah strategi pembentukan wacana solidaritas muslim Indonesia dalam kasus mulim Rohingya oleh media massa Indonesia. Untuk melakukan hal tersebut dimanfaatkan teori analisis wacana Theo Van Leeuwen. Metode yang digunakan adalah analisis isi. Sumber data penelitian adalah tujuh teks berita daring dari media massa viva.co.id. Hasil penelitian menunjukkan konstruksi wacana yang dibangun cenderung mengedepankan citra Indonesia sebagai bangsa dengan umat muslim terbesar di dunia sebagai pahlawan kemanusiaan. Motif penggambaran wacana kemanusiaan dibangun melalui isu agama dan kemanusiaan. Konstruksi tersebut berdampak terhadap pemarjinalan kelompok lain. Pemerintah Myanmar justru lebih digambarkan dengan beragam citra negatif, begitu juga dengan para pengungsi Rohingya yang selalu digambarkan sebagai kelompok yang benar-benar sedang kesusahan dan benar-benar membutuhkan bantuan. Terdapat bobot pemberitaan yang tidak seimbang yang dilakukan oleh media viva.co.id yang berdampak pada pemarjinalan kelompok ini.
Representasi Perempuan dalam Tulisan dan Gambar Bak Belakang Truk: Analisis Wacana Kritis Multimodal Terhadap Bahasa Seksis Andalas, Eggy Fajar; Prihatini, Arti
JURNAL SATWIKA Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Cultural Institute University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2027.184 KB) | DOI: 10.22219/js.v2i1.7018

Abstract

Fenomena budaya kontemporer berisi kebebasan berkekspresi, bahkan gambar dan tulisan di belakang bak truk menjadi media ekspresi representasi terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana representasi perempuan dalam gambar dan tulisan bak truk. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa gambar dan tulisan di belakang bak truk yang merepresentasikan perempuan yang bersumber dari laman google.co.id. Analisis data dilakukan dengan pemaknaan terhadap bahasa dan gambar hingga tahap denotasi dan konotasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan lebih banyak direpresentasikan dalam hal uang, cinta, dan seks secara negatif. Dalam hal uang dan cinta, perempuan direpresentasikan mengambil keuntungan dari laki-laki dari uang dan cinta yang diberikannya. Dalam hal seks, perempuan dapat berposisi sebagai pihak yang aktif sekaligus sebagai pihak yang pasif. Bahasa seksis langsung (overt sexism language) berupa pameo, kalimat imperatif, frasa nomina, sarkasme, serta kata dalam bahasa Indonesia atau bahasa Jawa yang lafalnya ditulis dalam bahasa Inggris. Bahasa seksis tak langsung (covert sexism language) berupa presuposisi, implikatur, repetisi, dan diksi konotatif. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.
Kearifan Lokal Malangan dalam Kumpulan Cerpen Aloer-Aloer Merah Karya Ardi Wina Saputra Ariani, Mega Fransiska; Andalas, Eggy Fajar
JURNAL SATWIKA Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Cultural Institute University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.668 KB) | DOI: 10.22219/js.v2i2.7999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kearifan lokal Malangan yang terdapat pada kumpulan cerpen Aloer-Aloer Merah karya Ardi Wina Saputra. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan konsep kearifan lokal melalui pendekatan antropologi sastra. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca keseluruhan kumpulan cerpen. Analisis data dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1) membaca keseluruhan kumpulan cerpen, 2) mengidentifikasi data, 3) mengklasifikasi data, 4) menganalisis dalam bentuk deskriptif dengan menggunakan penafsiran peneliti, 5) menyimpulkan hasil temuan, 6) menulis laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Ardi Wina Saputra menghadirkan cerita tentang kearifan lokal dalam aspek bahasa, aspek aktivitas atau mata pencaharian, dan aspek religi.
EKSISTENSI KEARIFAN LOKAL MADURA DI ERA MODERN DALAM KUMCER CELURIT HUJAN PANAS KARYA ZAINUL MUTTAQIN Farida, Nur; Andalas, Eggy Fajar
ATAVISME Vol 22, No 2 (2019): ATAVISME
Publisher : Balai Bahasa Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.388 KB) | DOI: 10.24257/atavisme.v22i2.581.217-232

Abstract

Kearifan lokal menjadi sumber pengetahuan dan pandangan dunia masyarakat pemiliknya. Akan tetapi, modernitas dan berbagai perkembangannya yang sering dipersepsi sebagai sebuah tata nilai baru yang lebih unggul dibanding nilai lokal memberikan ancaman terhadap eksistensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kearifan lokal Madura dan eksistensinya di era modern. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif-kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan cerpen Celurit Hujan Panas karya Zainul Muttaqin. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak-catat. Teknik analisis data dilakukan dengan penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal Madura lebih didominasi oleh sejumlah tata nilai yang bersifat sakral dengan mengedepankan pada aspek-aspek spiritualitas orang Madura. Berbagai kearifan lokal tersebut harus bergulat dengan dirinya sendiri dan pengaruh dari luar untuk tetap dapat bertahan. Di era modern ini, kearifan lokal Madura berada dalam ambang pergeseran, yaitu pemertahanan terhadap sejumlah tata nilai luhur yang telah diwariskan selama bergenerasi atau ikut dalam arus modernisasi yang mengedepankan pembangunan dan rasionalitas.    
NILAI-NILAI MORAL CERITA RAKYAT DI BANTEN Hidayah Budi Qur’ani; Eggy Fajar Andalas
Basastra Vol 8, No 3 (2019): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v8i3.15885

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bentuk-bentuk nilai moral yang ada di dalam cerita rakyat di Banten. Moral merupakan pengajaran baik atau buruk perbuatan dan tingkah laku. Moral dapat digunakan sebagai alat ukur untuk menentukan baik dan buruknya akhlak atau perilaku seseorang. Cerita rakyat adalah sebuah cerita yang berkembang dan hidup di suatu masyarakat. Cerita rakyat pada zaman dahulu disebarkan dari mulut ke mulut, meskipun pada saat ini sudah banyak cerita rakyat yang ditulis. Di dalam sebuah cerita rakyat, terdapat nilai moral budi pekerti yang digambarkan melalui cerita atau tokoh-tokohnya. Nilai moral tersebut dapat dijadikan sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif kualitatif Sumber data dalam penelitian ini adalah enam cerita rakyat dari Banten diantaranya Masjid Terate Udik yang Keramat, Legenda Batu Kuwung, Legenda Gunung Pinang, Pangeran Pande Gelang dan Putri Cadasari, Legenda Tanjung Lesung, Legenda Prasasti Mujul, dan Sultan Maulana Hasanuddin.  Hasil dari penelitian ini adalah bentuk-bentuk nilai moral yang menunjukkan sikap terhadap sesama manusia diantaranya (1) saling membantu, (2) jujur, (3) menghargai orang lain, (4) bertanggung jawab, (5) menghargai perempuan, dan (6) menghormati orang tua. Kata kunci: nilai moral, cerita rakyat, banten
KONFLIK BATIN TOKOH PAK FAUZAN DAN PAK ISKANDAR DALAM NOVEL “KAMBING DAN HUJAN” (Telaah Psikologi Sastra) NurDayana, Ika; Andalas, Eggy Fajar
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 15, No 2 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v15i2.2159

Abstract

ABSTRAK:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konflik batin tokoh Pak Fauzan dan Pak Iskandar  dalam novel “Kambing dan Hujan” karya Mahfud Ikhwan. Masalah pada penelitian ini adalah  adanya konflik batin yang terjadi pada tokoh Pak Fauzan dan Pak Iskandar. Konflik batin tersebut mengakibatkan gangguan psikologis pada kedua tokoh tersebut. Untuk mengupas hal tersebut digunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Teori psikoanalisis digunakan sebagai pembedah konflik batin yang terjadi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu novel “Kambing dan Hujan”, sedangkan data yang digunakan berupa dialog dan narasi dalam novel. Hasil penelitian ini berupa konflik batin antara lain:  (1) Adanya pertentangan yang tidak sesuai keinginan. (2) Harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan. (3) Kecemasan dalam menghadapi masalah.KATA KUNCI:  Konflik Batin , Psikoanalisis, Bentuk Konflik Batin.  ABSTRACT: This study aims to determine the form of inner conflict between Pak Fauzan and Pak Iskandar in the novel "Goat and Rain" by Mahfud Ikhwan. The problem in this study is that there was an inner conflict that occurred in the figures of Pak Fauzan and Pak Iskandar. The inner conflict resulted in a psychological disturbance on the two figures. To explore this point, Sigmund Freud's psychoanalytic theory was used. Psychoanalytic theory is used as a dissection of inner conflicts that occur. This research is a qualitative research. The data source used is the novel "Goat and Rain", while the data used is in the form of dialogue and narration in the novel. The results of this study are in the form of inner conflicts, among others: (1) There are conflicts that are not as desired. (2) Expectations that are not in accordance with reality. (3) Anxiety in facing problems.KEYWORDS: Inner Conflict, Psychoanalysis, Form of Inner Conflict.
ESKAPISME REALITAS DALAM DUALISME DUNIA ALICE TELAAH PSIKOLOGI-SASTRA FILM ALICE IN WONDERLAND (2010) Andalas, Eggy Fajar
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.673 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur kefantastikan film Alice in Wonderland (2010) dan makna yang dihadirkan. Untuk menjawab permasalahan tersebut dimanfaatkan teori cerita fantastik Tzvetan Todorov dan Psikoanalisis Sigmeund Freud. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi-sastra. Sumber data penelitian yaitu film Alice in Wonderland (2010). Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode simak-catat dan kodifikasi. Analisis data dilakukan dengan (1) display, (2) reduksi, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, film Alice in Wonderland merupakan cerita bergenre fantasi dengan sub-genre fantastik uncanny, yaitu cerita yang pada awalnya menghadirkan kebimbangan kepada penonton tapi dapat terjelaskan kelogisannya di bagian akhir. Alice melarikan realitas kehidupannya dalam bentuk transformasi tokoh nyata ke dalam tokoh fantasi dalam dunia imajinernya. Kedua, hal yang terjadi dalam diri Alice adalah bentuk konflik batiniah mengenai realitas kehidupannya yang penuh dengan aturan dan tidak mampu bersikap dan bertindak apa-apa, hingga ia mampu memaknai mimpi yang dialaminya dan menerimanya sebagai sebuah pembelajaran yang direalisasikannya dalam kehidupan nyata untuk dapat bersikap dan merespon setiap tindakan orang yang tidak diterimanya.
REPRESENTASI KESENJANGAN SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DENGAN PERKOTAAN DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMODYA ANANTA TOER Farida, Nur; Andalas, Eggy Fajar
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 5, No 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v5i1.7447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi kesenjangan sosial-ekonomi antara masyarakat pesisir dengan perkotaan dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Representasi yang dimaksud merupakan cerminan atau gambaran dari kehidupan nyata masyarakat dalam karya sastra. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber penelitian ini dari novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Data penelitian ini berupa kutipan, kalimat, dan paragraf yang menunjukkan kesenjangan sosial ekonomi antara masyarakat pesisir dengan perkotaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode membaca dekat, mengidentifikasi data, dan memberi tanda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rancangan analisis data yang di dipaparkan oleh Miles dan Huberman melalui langkah-langkah (1) penyeleksian data, (2) pemaparan data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini memperlihatkan bentuk representasi kesenjangan sosial-ekonomi antara masyarakat pesisir dengan perkotaan dalam lima aspek seperti, aspek ekonomi, aspek pendidikan, aspek lingkungan, aspek sosial, dan aspek budaya. Berdasarkan dari lima aspek tersebut, ditemukan dikotomi bahwa masyarakat pesisir direpresentasikan sebagai masyarakat yang miskin, bodoh, kotor, terhina dan orang bawahan, sedangkan masyarakat perkotaan direpresentasikan sebagai bangsawan, pintar, kaya, terhormat, bersih, dan orang atasan. Hal tersebut terjadi karena pembangunan hanya berorientasi pada perkotaan sebagai pusat peradaban manusia di era kolonial.
Korelasi resipokral ekologi dengan manusia pada novel Aroma Karsa karya Dee Lestari Ichda Nabilatin Nisa; Eggy Fajar Andalas
BAHASTRA Vol 40, No 2 (2020): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bahastra.v40i2.17480

Abstract

Human relationships will not be able to escape with the natural ecosystem. Humans and natural ecosystems coexist in a balanced portion so that no gaps occur. A reciprocal relationship between human life and the natural ecosystem occurs. However, the relationship between humans and the natural ecosystem becomes unhealthy because the human being can not keep the natural well. The research aims to find a reciprocal relationship between humans and the natural ecosystem and discover the human role of the natural ecosystem that has helped human life. To solve the problem, this study uses the human ecological approach and uses environmental posityism theory (Vidal de la Blache). The source of this research data is the novel Aroma Karsa by Dee Lestari published in 2018 and uses the novel behind the Curtain Aroma Karsa by Dee Lestari published in 2019 as an additional interpretation of research. Both novels are published by PT Landforms Pustaka. The data collection techniques used are the records. The research data analysis technique uses data presentation, data reduction and withdrawal of conclusions. The results of this research are first, the reciprocal relationship found is that human party can take advantage of nature which is used for livelihood, beauty products, product of scholarship, treatment material, and become the source of life. Secondly, the human role of the ecosystem is to safeguard, nurture, and preserve the natural ecosystem from being extinct and to fulfill human life in the future.