Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS NASABAH/ANGGOTA KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH (KJKS) BMT INSAN KAMIL SOLO Rineta, Dian; Bisri (UNIBA Surakarta), slamet Riyadi; maryam, siti
Manajemen Bisnis Syariah Nomor : 01/Th. VI Vol. 11 Januari 2012
Publisher : Manajemen Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The paradigm of Islamic economy is based on the God factor has become thetrend of economic system in many countries, including Indonesia in the past severalyears. The Islamic economic system in Indonesia began developed in 1992. Thedevelopment of Islamic economy itself is able to control the Islamic valueimplementation of the society economic life. In business practices, the consciousnessof etiquette, honesty and other Islamic principles appear.Some approaches done to attract the sympathy of society, whether throughfacilities increasie , technology application or human resources. The competition togive the best to the customers, have placed the customers as the decision makers. Themore similar companies operated, offers various products and services, this makessociety determine correct choice for their needs.In the tight competition situation, customers often have loyalty to BMT becausemany alternatives are given to the customers and they will choose the most profitableoffer for them. The aims of this research is to analyze the influence of servicesatisfaction towards customers/members loyalty to KJKS BMT Insan Kamil Solo.This research problem is purposed to identify how the influence of service ondimension of reliability, assurance, tangibles,empathy responsiveness, price, accessand customer intimacy towards satisfaction and loyalty of the customers.The concept used is about the management of strategy, the quality of service,customers loyalty, customers satisfaction and customers satisfaction strategy.Based on these cases, theory is proposed with 9 hypotheses to be tested with SEM(Stuctural Equation Modal) method. The sample of the research is 135 respondentsfrom the KJKS BMTs customers/members.The result of the analyses meets the goodness of index criteria, of which thescore chisquare is 3.5858, probability: 0.55, RMSEA: 0.55, GFI: 0.55, AGFI: 0.942,CMIN/DF: 1.214, TLI: 0.975 and CFI: 0.977. From the result of 9 hypotheses indicatean acceptable result.The result of this research indicates that there are influenceamong the service quality of reliability, guarantee, reality, empathy, response power,price, access, and closeness to the customer towards the customers satisfaction andloyalty in KJKS BMT Insan Kamil Solo.The recomendation of this research is that KJKS BMT Insan Kamil shouldimprove the quality of service( for instance, by increasing ability, hospitality of Tellerand its Customer Service and the condition of facilities and the accessibility to contactKJKS BMT Insan Kamil) refers to the questionnaire result which is widely opened toreach customers satisfaction and loyalty.The keywords: Reliability, assurance, tangibles, empathy responsiveness, price,access and customer intimacy
ANALISIS EVALUASI PBM DOSEN DENGAN HASIL STUDI (KHS) MAHASISWA PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN UNIVERSITAS TULUNGAGUNG TAHUN 2013 Maryam, Siti
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.76 KB)

Abstract

Evaluasi memegang peranan penting dalam pengajaran (PBM), karena merupakan cara atau alat untuk mengukur dan mengetahui tercapai tidaknya tujuan atau hasil belajar yang ditetapkan. Pengukuran keberhasilan proses pembelajaran tersebut menggunakan tolak ukur yang dinyatakan dalam bentuk kartu hasil studi (KHS) mahasiswa. Untuk mengetahui Hubungan proses belajar mengajar dosen dengan kartu hasil studi (KHS) mahasiswa program Studi D III Kebidanan Universitas Tulungagung Kabupaten Tulungagung Tahun 2013.Jenis penelitiannya adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dengan jumlah populasi sebanyak 242 responden. Tehnik pengambilan sampel adalah Total Sampling dengan jumlah sampel 242 responden. Dengan variabel independent evaluasi proses belajar mengajar dosen dan variable dependent kartu hasil studi (khs). Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan data skunder. Data yang terkumpul dilakukan editing, coding, scoring kemudian ditabulating dan dianalisa dengan menggunakan uji rho spearman.Hasil dari penelitian menunjukan penilaian dari proses belajar mengajar dosen oleh mahasiswa dalam kriteria baik yaitu sebesar 228 responden (94,2%), Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa sebagian besar memiliki indek prestasi (IP) belajar dalam kriteria memuaskan yaitu sebesar 157 responden (64,7%), dan setelah dianalisis uji statistik rank Spearman didapatkan dari 242 responden menunjukkan p= 0,14 < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima artinya ada Hubungan antara evaluasi proses belajar mengajar dosen dengan hasil studi (KHS) mahasiswa.Hasil penelitian memang sudah sejalan dengan teori bahwa proses belajar mengajar seorang dosen sangat berhubungan dengan pencapaian hasil indek prestasi mahasiswa yang dituliskan dalam kartu hasil studi (KHS) mahasiswa yang di bagikan pada setiap akhir semester.Walaupun pada kenyataan nilai indek prestasi (IP) mahasiswa belum maksimal yang dimungkinkan disebabkan oleh beberapa faktor antara lain motivasi maupun perlunya adanya reward baik dari dosen maupun dari institusi.
KEMITRAAN DUKUN BAYI DAN BIDAN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK Maryam, Siti; Rustiana, Ernik
Jurnal BONOROWO Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.11 KB)

Abstract

Abstrak Kepercayaan/kebiasaan masyarakat  dari segi kemampuan biaya dengan perilaku pemanfaatan pelayanan kesehatan masih sangat rendah. Dimana masyarakat lebih memilih dukun bayi yang memberi pertolongan karena masyarakat menilai lebih murah di bandingkan dengan pelayanan kesehatan. Angka kematian ibu (AKI) sebagai salah satu indikator kesehatan ibu yang sampai sekarang ini masih tinggi dibandingkan dengan AKI dinegara ASEAN lainnya. Salah satu indicator dalam menurunkan AKI adalah bidan menjalin kemitraan dan kerjasama dengan dukun bayi dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Tujuan penelitian Membuktikan Bagaimana kemitraan  Dukun Bayi dan Bidan Terhadap Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan observasional, tehnik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling, dengan wawancara mendalam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dukun bayi yang ada di desa wilayah kerja puskesmas sendang yang berjumlah 5 dukun bayi dan 5 bidan sebagai mitra, 2 masyarakat sebagai informan dan 1 KUPT. Bentuk kemitraan antara dukun bayi dan bidan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di desa wilayah puskesmas sendang meliputi rujukan kehamilan maupun persalinan tepat waktu, perawatan masa nifas dan bayi sudah berjalan dengan baik, namun dalam hal pemberian penyuluhan kepada ibu hamil, nifas dan keluarga masih terbatas pada salah satu dukun bayi yang sudah melakukan. Upaya yang dilakukan meliputi koordinasi, mengahargai, pelatihan /pembinaa, reaward, dan fasilitas.Abstract Belief/habit costs society in terms of the ability of the behavioral health service utilization is still very low. Where people prefer traditional birth attendants who provide help for assessing community is cheaper in comparison with health care. The maternal mortality rate (MMR) as one indicator of the health of the mother which until now is still high compared with other ASEAN country AKI. One of the indicators in reducing the MMR was midwife to establish a partnership and cooperation with traditional midwives in improving maternal and child health. The purpose of the study Proving How Shamanspartnership Babies and Midwives Against Maternal and Child Health Services.Qualitative research with observational approach, the sampling technique used was purposive random sampling, with in-depth interviews. The population in this study are all traditional birth attendants in the village health center spring working area totaling 5 5 TBAs and midwives as a partner, 2 community as informants and 1 KUPT.Form partnerships between TBAs and midwives in maternal and child health services in rural health centers spring region include referral of pregnancy and childbirth on time, care during childbirth and the baby is going well, but in terms of providing counseling to pregnant women, childbirth and the family is still limited on one of the traditional birth attendants who are already doing. Efforts are being made include coordination, training, reaward, and facilities. 
PENGETAHUAN IBU-IBU DALAM MENYUSUN MENU KELUARGA DI GAMPONG JULI PAYARU KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN ., Jumiati; Maryam, Siti; Fahilla Palestina, Siti Maryam
Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu-ibu dalam menyusun menu keluarga di Gampong Juli Payaru Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu-ibu sebanyak 30 orang antara usia 20 sampai 45 tahun yaitu masa subur atau masa usia produktif. Berdasarkan hasil penelitian tesebut maka dapat disimpulkan bahwa dalam indikator pengetahuan Ibu sebagian kecil memiliki kategori rendah yaitu 3 orang (10%), sebagian besar termasuk dalam  ketegori sedang sebanyak 27 orang (90%) dan kategori tinggi 0 orang (0%). Untuk indikator menu keluarga memiliki kategori yang bervariasi yaitu sebagian termasuk dalam kategori rendah dengan jumlah 4 orang (13,3%), sebagian termasuk dalam kategori sedang sebanyak 22 orang (73,3%) dan sebagian lagi termasuk dalam kategori tinggi dengan jumlah 4 orang (13,3%) dan untuk indikator keluarga sebagian kecil termasuk dalam kategori rendah yaitu 7 orang (23,3%), sebagian besar termasuk dalam kategori sedang  sebanyak 23 orang (76,7%) dan kategori tinggi 0 orang (0%). Kata kunci : Pengetahuan, Ibu-ibu, dan Menu Keluarga.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN KEPADA BALITA UMUR 6-12 BULAN DI GAMPONG BLANG GANDAI KECAMATAN JEUMPA KABUPATEN BIREUEN ., Asrita; Maryam, Siti; ., Rahmawati
Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Each family wants to have a healthy and intelligent child to be grown up as a worthwhile person for parents and nation in the future. The purpose of this study was to describe the level of mother’s knowledge and supplementary feeding for infants aged 6-12 months in Gampong Blang Gandai, Jeumpa, Bireuen. The approach used in this study was quantitative approach, whereas the type of research is survey research. The research was conducted on 15 to 23 July, 2013. The results showed that the level of mothers knowledge about food additives majority was good (72.72%) and interest of the mother to give extra food was also good (81.81%). Information about food additives as well as supplementary feeding in children were in good level in amount of 77.27% and 90.90%. Keywords: supplementary feeding,  infants,  Gampong Blang Gandai
ANALISIS HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA PUTRI PADA SMA NEGERI 1 KABUPATEN BIREUEN Maryam, Siti; A Gani, Fadhli; A Gani, Fadhli
Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan sebuah unit sosial, karena di dalamnya terdiri dari beberapa orang yang menyatu bukan oleh faktor kebetulan tapi dengan sebuah kesengajaan, yakni mereka sengaja untuk menyatu walaupun melakukan tugas yang berbeda  satu sama lain dalam rangka mencapai tujuan yang bersama, sehingga sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang mendidik anak-anak  dan mengantarkan mereka menuju pada fase kedewasaan intelektual, agar mereka mandiri baik secara psikologis, biologis maupun sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah  menganalisis hubungan status gizi dan kesehatan hubungannya dengan prestasi belajar remaja yang dilakukan pada SMA Negeri 1 Bireuen.  Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:  Berdasarkan uji korelasi Spearman antara status gizi  dan kesehatan dengan prestasi belajar memperlihatkan hubungan yang positif (rs = 0,143; p = 0,377).                                                            Kata kunci : Status gizi, Prestasi belajar
GAMBARAN TINGKAT KETERSEDIAAN PANGAN KELUARGA DAN STATUS GIZI BALITA PADA KELUARGA MISKIN DI DESA LAMBARO SKEP KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Maryam, Siti; A. Gani, Fadli
Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan pangan dan gizi adalah upaya pembangunan yang bersifat lintas sektoral yang saling berkaitan, yang tujuannya untuk mencukupi pangan  masyarakat secara merata dalam jumlah maupun mutu gizinya sehingga terpenuhi salah satu kebutuhan pokok guna meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat ketersediaan pangan keluarga dan status gizi anak balita pada keluarga miskin Desa Lambaro Skep Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukan bahwa 40,3% tingkat ketersediaan pangan terjamin, sedangkan 59,7% berada pada rawan pangan dengan berbagai tingkatan. Konsumsi energi untuk anak balita umur 1-3 tahun sebanyak 50 % telah mengkonsumsi sesuai dengan kebutuhan yang telah dianjurkan yaitu 1250 Kkal. Untuk anak balita umur 4-5 tahun 87,5 % konsumsi energinya kurang dari yang dianjurkan (1750) Kkal. Konsumsi protein pada anak balita umur 4-5 tahun lebih besar kekurangan protein (75%) dibanding pada anak balita 1-3 tahun (37,7 %). Status gizi balita menurut umur, dari 30 sampel usia 1-3 tahun 60% mempunyai status gizi baik, 36,7 % status gizi kurang, dan 3,3, % status gizi buruk. Pada kelompok umur 4-5 tahun status gizi kurang terbanyak 75 %, gizi baik 18,8 dan status gizi buruk 6,3 %.Kata Kunci : Ketersediaan Pangan, Status gizi
GAMBARAN POLA ASUH MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 1 – 3 TAHUN DI GAMPONG MEUNASAH BARO KECAMATAN MUARA BATU KABUPATEN ACEH UTARA Maryam, Siti
Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children aged 1-3 years is the period which their need food and nutrition in sufficient and adequate quantities. Lack of nutrition during this period can cause growth disorders. This study aimed to determine the relationship between meal parenting style and nutritional status of children aged 1-3 years in the Gampong Meunasah Baro, Muara Batu, Aceh Utara. This research used descriptive analytic study with cross-sectional design. Data obtained by direct interviews using questionnaires to the mothers with children aged 1-3 years. The results showed the majority of children aged 1-3 years had a normal nutritional status, as much as 92.11 %, most of meal parenting included in good category, as much as 78.95. To mothers who are already applying good parenting, suggested to keep doing it. To mothers who have children who nourished skinny, needs to be given counseling by health workers about good meal parenting in order to improve the nutritional status of children. Keywords: parenting style, nutritional status, children aged 1-3 years
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 PANDRAH KECAMATAN PANDRAH KABUPATEN BIREUEN ., Nurmawati; Maryam, Siti; Muamar, M. Rezeki
Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi menjadi penting bagi anak sekolah karena selain dapat meningkatkan kecerdasan anak juga menungjang pertumbuhan secara fisik dan mental, guna mendukung keadaan tersebut anak sekolah memerlukan kondisi tubuh yang optimal dan bugar sehingga memerlukan status gizi yang baik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Status gizi terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Pandrah Kabupaten Bireuen, penelitian ini telah dilakukan pada bulan maret. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study. Tekhnik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-square dengan program SPSS 20, untuk mengukur status gizi siswa peneliti menggunakan indeks BB/TB. Dari hasil perhitungan terlihat status gizi siswa kelas VI SD tergolong baik, dan prestasi belajar dengan kualitas baik berdasakan ketentuan minimal yang ditetapkan oleh pihak sekolah. Berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan rumus Chi-squer diperoleh nilai probabilitas (p) lebih tinggi dari pada nilai α  hal ini menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya terdapat hubungan antara status gizi terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Pandrah Kabupaten Bireuen. Kata kunci : Status, Gizi, Prestasi, Belajar
ANALISIS PERSEPSI IBU TENTANG PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI DI DESA SUMBERDADI KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2014 Maryam, Siti
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.895 KB)

Abstract

AbstrakTingginya laju pertumbuhan penduduk saat ini memang menjadi masalah besar di Indonesia. Untuk menangani hal tersebut maka terus dilakukan penanganan yaitu dengan program Keluarga Berencana (KB) guna menurunkan laju pertumbuhan penduduk (BKKBN, 2010). Agar dapat mencapai hal tersebut, maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Dalam program ini salah satu tujuannya adalah menjarangkan kehamilan dengan menggunakan metode kontrasepsi, termasuk kontrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga (Sulistyawati, 2011). Permasalahan kontrasepsi yang ada dalam masyarakat adalah munculnya persepsi negatif tentang alat kontrasepsi. Berbagai rumor yang berkembang di masyarakat sering kali menyebabkan masyarakat ketakutan menggunakan metode kontrasepsi. Adanya persepsi tersebut menyebabkan masyarakat menjadi takut untuk mengikuti cara metode kontrasepsi yang ada dalam program keluarga berencana Tujuan penelitian Membuktikan persepsi ibu tentang program berencana (KB) dengan penggunaan kontrasepsi di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol Kecamatan Sumbergempol.Jenis penelitian analitik dengan pendekatan observasional dan Pendekatan waktu cross sectional, Tehnik sampling proportionate random sampling, dilakukan pada tanggal 11 Februari  s/d 17 Maret 2014 dan didapatkan jumlah sampel 89 responden. Analisis menggunakan  uji statistik uji chi-square, didapatkan (p: 0,01) maka ada hubungan antara persepsi ibu tentang program berencana (KB) dengan penggunaan kontarsepsi. Pemilihan alat kontrasespsi yang akan digunakan responden tergantung dari apa yang responden ketahui sehingga akan berdampak pada respon dan perilaku dalam penggunaan kontrasepsi tersebut. Hal ini bisa disebabkan karena responden berfikir dan memilih untuk menggunakan alat kontrasepsi yang cepat, praktis dan murah.                                  AbstractThe high rate of population growth is indeed a big problem in Indonesia. To deal with the matter, that continued treatment with the family planning program (KB) to reduce the rate of population growth (BKKBN, 2010). In order to achieve this, then made some alternative means or to prevent or delay pregnancy. In this program one of its aims is to space pregnancy by using contraception, including contraceptive or birth control and family planning (Sulistyawati, 2011). Contraceptive issues in society is the emergence of negative perceptions about contraceptives. Various rumors in the community often cause people fear using contraceptive methods. The perception that the community be afraid to follow the way of contraceptive methods in family planning research objective Proving mothers perception of program planning (FP) with the use of contraceptives in the village Sumberdadi Subdistrict Sumbergempol.Type of observational analytic study approach and time cross-sectional approach, sampling technique proportionate random sampling, conducted on February 11, up to March 17, 2014 and found the number of samples of 89 respondents. The analysis uses statistical test chi-square test, it was found (p: 0.01) then there is a relationship between maternal perception of program planning (FP) with the use of contraception.Contraception selection tool to be used depends on what the respondents know that the respondent will have an impact on the response and behavior in the use of contraception. This could be due to the respondents to think and choose to use contraceptives is fast, practical and inexpensive.