Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

POLA KENAKALAN PENYALAHGUNA NAPZA Purwandari, Eny; Anganthi, Nisa Rahma Nur; Purwanto, Yadi
Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA menjadi permasalahan individu dan sosial yang mempunyai polatertentu yang tidak sama dengan bentuk penyimpangan perilaku lain. Tujuan dari penelitianini adalah mengidentifikasi pola penyalahgunaan NAPZA oleh konsumen di Indonesia.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 94 orang dengan karakteristik (1) usia 15-45 tahun,dan menyatakan kesediaan untuk menjadi informan penelitian, dan (2) penyalahguna NAPZAdi wilayah Sragen. Metode pengumpulan data menggunakan (1) wawancara, (2) ceklist, dan(3) dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis melalui metode statistik parametrik. Hasilmenunjukkan bahwa pola kenakalan penyalahguna NAPZA dari tinjauan usia dan tingkatpendidikan tidak berbeda, sedangkan pola kenakalan penyalahguna NAPZA berdasarkanjenis kelamin menunjukkan pola yang berbeda.AbstractDrug abuse is an individual and social problem that has a certain pattern, which is not thesame as other forms of deviant behavior. The objective of the study is to identify pattern ofdrug abusers. Sample in this study as many as 94 people with the characteristics such as (1)age 15-45 years, and expressed willingness to become informants research, (2) drug abusersin the Sragen region. Data collection methods used are (1) interviews, (2) daftar-periksa, and(3) documentation. Furthermore, data were analyzed using parametric statistical methods.The results showed that the pattern of juvenile drug abusers from a review of age andeducation level did not differ, whereas the pattern of juvenile drug abusers by sex showed adifferent pattern.
Keluarga, kontrol sosial, dan “strain” : model delinquency remaja Purwandari, Eny
HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia) Vol 8, No 1: Januari 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.641 KB)

Abstract

Behavior emerges from a continuous process, which begins with theindividual´s perception, internalization of the concept, to the covert behavior.Behavior is the result of experience. This study aims to test models ofdelinquency. Delinquency as a continuous learning process of behaviorfrom mild to serious. The subjects were junior and high school students asmany as 182 people from 3 schools that obtained by random. The datawere analyzed using structural equation modeling (SEM) showed thatdelinquency was a behavior that basically formed an ongoing basis. Familieshave the highest impact when compared with peers and the media.Conditions will be worsened if the child has a ´strain´ in delinquency bringlight and progress to serious delinquency.
KAJIAN PSIKOLOGI BELAJAR: MENGUKIR PRESTASI MELALUI PENGENALAN DIRI DAN OPTIMALISASI POTENSI Purwandari, Eny
WARTA WARTA Volume 10, Nomor 1, Maret 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v10i1.3213

Abstract

Self knowledge is a process which must be conceded by everyindividual. In this process, it is likely that an individual knows his strengthand weakness. The strength does not always cause benefit, on the otherhand the weakness does not always cause a misplace. However, if bothof them are managed well, it will cause something extraordinary. Thestudent has to know his self knowledge to get the best achievement.  Someof the things that should be considered are: style of learning, emotionand the ways of life orientation. For the students of MAN I Sragen, thelearning style tends to be auditory. They manage their emotion well enough,and their ways of life are focused on three things namely: spirit, familyharmony, and achievement. Based on the result of social service, thestudents and the teachers have to use and maximize it well so that theirpositive potential can be optimized and developed well either individuallyor collectively in the educational institution.
TIME-OUT: ALTERNATIF MODIFIKASI PERILAKU ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT/HYPERACTIVITY DISORDER) Hidayati, DM. Ria; purwandari, eny
Indigenous Vol. 12, No. 2, Nopember 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4749

Abstract

Penelitian ini memberikan alternatif terapi bagi anak ADHD dengan menggunakan modifikasi perilaku yang disebut time out. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan efektivitas time out dalam penanganan perilaku anak ADHD dan faktor pendukung keberhasilan aplikasi time out pada anak ADHD. Subjek penelitian ini adalah 2 orang anak yang secara positif menunjukkan gejala dan terdiagnosa ADHD, berusia 3-10 tahun, dan mengikuti terapi. Data didapatkan melalui observasi dengan menggunakan lembar behavioral checklist dan open ended questionaire. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kasus tunggal dengan desain baseline majemuk dan menggunakan grafik yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan time out efektif dalam penanganan perilaku anak ADHD yang tampak dari penurunan secara bertahap pada frekuensi kemunculan perilaku yang ingin diubah  dan respon anak. Faktor keberhasilan metode ini terletak pada perbedaan usia yang menyebabkan perbedaan tahap perkembangan pada masing-masing manusia mencakup perkembangan kognitif, moral, dan pemrosesan informasi, dan peran ibu yang konsisten dan pelaksanan prosedur time out yang benar khususnya pemberian reward yang bertahap. 
Keluarga, kontrol sosial, dan “strain” : model delinquency remaja Eny Purwandari
HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal Vol 8, No 1: Januari 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.694 KB) | DOI: 10.26555/humanitas.v8i1.454

Abstract

Behavior emerges from a continuous process, which begins with theindividual's perception, internalization of the concept, to the covert behavior.Behavior is the result of experience. This study aims to test models ofdelinquency. Delinquency as a continuous learning process of behaviorfrom mild to serious. The subjects were junior and high school students asmany as 182 people from 3 schools that obtained by random. The datawere analyzed using structural equation modeling (SEM) showed thatdelinquency was a behavior that basically formed an ongoing basis. Familieshave the highest impact when compared with peers and the media.Conditions will be worsened if the child has a 'strain' in delinquency bringlight and progress to serious delinquency.
HUBUNGAN ANTARA LATAR BELAKANG PSIKOLOGIS DAN LATAR BELAKANG EKONOMI DENGAN KECENDERUNGAN PSIKOPAT PADA ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH ANAK BANGSA SEMARANG Purwandari, Eny
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4590

Abstract

Latar belakang kehidupan anak akan berpengaruh pada sikap dan prilaku seseorang,khususnya pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara latar belakang psikologis dan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat pada anak jalanan di rumah singgah Anak Bangsa Semarang. Penelitian ini dilakukan pada 75 anak jalanan yang menjadi binaan rumah singgah Anak Bangsa Semarang. Metode masing-masing variabel adalah normal dengan kai kuadrat secara berturut-turut 12,433;13,249; 8.70 dengan p>0,05. Uji linieritas latar belakang psikologi dengan kecenderungan psikopat diperoleh R= 0,001; F= 0,051 dengan p>0,005, sedangkan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat diperoleh R=0,007; F=0,063 dengan berarti signifikan, ada hubungan antara latar belakang Psikologis dan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat pada anak jalanan. 
KEMAMPUAN KOMUNIKASI IBU-ANAK TENTANG SEKSUALITAS DITINJAU DARI TINGKAT PENGETAHUAN IBU Lestari, sri; purwandari, eny
Indigenous Vol. 6, No. 1, Mei 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4620

Abstract

Kajian mengenai pendidikan seksualitas terhadap remaja menunjukkan bahwa peran keluarga masih rendah. Hambatan utama yang dialami oleh orangtua dalam menjalankan peran sebagai pendidik seksualitas adalah kurangnya informasi yang akurat tentang seksualitas dan kurangnya kemampuan dalam mengkomunikasikannya dengan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara tingkat pengetahuan ibu tentang seksualitas dengan kemampuannya mengkomunikasikan seksualitas pada anak. Tingkat pengetahuan ibu diukur dengan skala pengetahuan seksualitas, dan kemampuan komunikasi dengan skala kemampuan komunikasi. Subjek penelitian berjumlah 78 orang ibu yang diambil dengan teknik purposive random sampling. Ciri-ciri yang diberlakukan untuk subjek adalah berpendidikan SMA ke atas dan memiliki anak yang masih bersekolah di SD. Data-data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan alat bank komputer program SPS 2000 dengan teknik analisis uji korelasi product moment. Hasil analisis diperoleh nilai r = 0.266, r2 = 0.071 dan p = 0.017. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kemampuan komunikasi. 
Self-efficacy, academic motivation, self-regulated learning and academic achievement Mehmed Alafgani; Eny Purwandari
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling Volume 5 Number 2 December 2019
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppk.v5i2.10930

Abstract

This study aims to empirically prove that the relationship between self-efficacy, academic motivation, self-regulated learning and academic achievement. In addition, empirically proved the mediating role of self-regulated learning on self-efficacy, academic motivation and student achievement. This study used quantitative expansive method. The sample of this study was 246 students of an Islamic senior high school recruited using census technique; thus, the entire population was used as the sample of the study. Data were collected using a questionnaire and were analyzed using Structural Equation Model (SEM). The results empirically show that there is a relationship between self-efficacy, academic motivation, self-regulated learning and academic achievement. However, there is no relationship between self-regulated learning and academic achievement.
HUBUNGAN ANTARA LATAR BELAKANG PSIKOLOGIS DAN LATAR BELAKANG EKONOMI DENGAN KECENDERUNGAN PSIKOPAT PADA ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH ANAK BANGSA SEMARANG Purwandari, Eny
Indigenous Vol. 3, No. 2, November 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4552

Abstract

Latar belakang kehidupan anak akan berpengaruh pada sikap dan prilaku seseorang,khususnya pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara latar belakang psikologis dan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat pada anak jalanan di rumah singgah Anak Bangsa Semarang. Penelitian ini dilakukan pada 75 anak jalanan yang menjadi binaan rumah singgah Anak Bangsa Semarang. Metode masing-masing variabel adalah normal dengan kai kuadrat secara berturut-turut 12,433;13,249; 8.70 dengan p>0,05. Uji linieritas latar belakang psikologi dengan kecenderungan psikopat diperoleh R= 0,001; F= 0,051 dengan p>0,005, sedangkan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat diperoleh R=0,007; F=0,063 dengan berarti signifikan, ada hubungan antara latar belakang Psikologis dan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat pada anak jalanan.
Pola Keluarga Remaja Berisiko Penyalahgunaan Napza Zulfa, Khamimatuz; Purwandari, Eny
Indigenous Vol. 1 No. 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.3716

Abstract

Pola keluarga berpengaruh pada pembentukan kepribadian dan perilaku anak, terutama anak remaja yang berisiko penyalahgunaan NAPZA. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan pola keluarga remaja berisiko penyalahgunaan NAPZA. Informan utama dalam penelitian ini adalah remaja dengan rentang usia tahun 15-18 tahun di kota Sragen dan berisiko penyalahgunaan NAPZA. Metode pengambilan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner tertutup, kuesioner terbuka dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa secara umum pola keluarga harmonis memiliki risiko penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Mengenai relasi antar anggota keluarga, kesan terhadap keluarganya adalah harmonis, anggota keluarga yang paling dekat adalah ibu, dengan alasan ibu adalah pengertian, baik, penyayang,  perhatian. Peran orang tua dalam keluarga dengan pandangan yang positif, prinsip dan budi pekerti yang diajarkan dalam keluarga yaitu perilaku positif dan sopan santun, yang berperan mengajarkan prinsip dan budi pekerti adalah ibu, serta kebiasaan atau kegiatan yang dilakukan bersama-sama keluarga adalah makan dan nonton TV dirumah.Kata kunci: pola keluarga, remaja, berisiko penyalahgunaan napza