Claim Missing Document
Check
Articles

MONITORING DAN EVALUASI PROSES PERKULIAHAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS MATARAM PADA SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2013/2014 Mertha, I Gde; Al Idrus, Agil; Ilhamdi1, M. Liwa; Artayasa, I Putu; Mertha, I Wayan
Jurnal PIJAR Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap proses perkuliahan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unram sebagai usaha untuk meningkatkan mutu perkulihan di Prodi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptip, dengan populasi seluruh dosen Program Studi Pendidikan  Biologi FKIP Unram yang mengajar pada  semester genap tahun 2013/2014 yang bejumlah 29 orang. Sampel  dalam  penelitian ini adalah  sampel populasi. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen angket diberikan kepada dosen untuk melihat kesiapan mengajar serta keterlaksanaan perkuliahan dan kepada mahasiswa untuk mengungkapkan tentang pelaksanaan proses perkuliahan. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, selanjutnya dideskripsikan. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa respon mahasiswa terhadap proses perkuliahan menunjukkan kualitas ketercapaian berkategori baik dan sangat baik 65,57%, cukup baik/sedang 27,05%, dan kurang 6,29%.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Kartu Berpasangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak ., Ni Luh Putu Pebri Artayani; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Didith Pramunditya Ambara, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.066 KB) | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dengan penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan media kartu berpasangan pada anak kelompok B di TK Widia Kumara Padangbulia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak TK Widia Kumara Padangbulia pada kelompok B semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan kognitif diperoleh dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan rata-rata skor kemampuan kognitif pada anak kelompok B setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan berbantuan media kartu berpasangan siklus I sebesar 58,75% yang berada pada kategori rendah. Kemudian pada siklus II menjadi 85,43% yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan kognitif setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan berbantuan media kartu berpasangan sebesar 26,68%. Kata Kunci : kemampuan kognitif, model pembelajaran kooperatif, kartu berpasangan. The aim of this research was to know the increase of cognitive ability by applying cooperative model of learning using paired card toward children in group B of TK Widia Kumara Padangbulia. This kind of research was action research which held in two cycles. The subjects of this research were 15 children in group B of TK Widia Kumara Padangbulia in the second semester in the academic year 2013/2014. The data was collected by observation method using observation form instrument. Collected data was analyzed using descriptive statistic and descriptive quantitative analysis. The result of analysis showed that in the first cycle there was increase 58,75% of average score in cognitive ability toward children in group B after cooperative model of learning using paired card applied, which belongs to low category. In the second cycle, became 85,75% which belongs to high category. It can be concluded, that there was an increase point of cognitive ability for 26,68% after cooperative model of learning using paired card applied. keyword : cognitive ability, paired card, cooperative model of learning.
POSKOLONIALITAS1 DI NEGARA DUNIA KETIGA Martayana, I Putu Hendra Mas
Candra Sangkala Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jcs.v1i2.28760

Abstract

Melalui berbagai gambaran mengenai Timur yang aneh dan mistis, tidak beradab dan barbar, Barat secara terus menerus mengkonstruksi sebuah wacana yang menempatkan Timur sebagai inferior dan Barat sebagai superior. Dengan cara ini, Barat tidak hanya ingin mendominasi dunia non-Barat melalui imperialisme secara politis dan militer, tetapi, setelah bangsa-bangsa terjajah non-Barat memperoleh kemerdekaannya, Barat ingin tetap menjajah non-Barat melalui konstruksi wacana yang dianggap sah dan representatif untuk menggambarkan dunia non Barat. Namun demikian, menancap kuatnya wacana Barat di kepala orang Timur, mengakibatkan interaksi sosial keduanya menghasilkan representasi identitas Timur yang mendua, membenci sekaligus mencintai. Membenci karena Barat dianggap sumber depersonalisasi dan demoralisasi, mencintai karena Barat adalah inspirasi untuk menuju tatanan dunia modern yang beradab. Kata Kunci : Poskolonialitas, Identitas, Timur, Barat
Pemanfaatan Air Buah Kelapa untuk Pembuatan Natadecoco pada Kelompok Wirausaha Mandiri (KWM) di Desa Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat M. Yamin; Khairuddin; L. Japa; I. Putu Artayasa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.254 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1573

Abstract

Air buah kelapa sampai saat ini terutama di pasar Desa Gunungsari masih dibuang percuma belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki banyak manfaat kesehatan dan nilai ekonomi, misalnya untuk pembuatan nata de coco. Nata de coco adalah makanan yang terbuat dari sari air buah kelapa, berbentuk seperti jeli, berwarna putih hingga bening dan mempunyai tekstur kenyal. Makanan ini digemari banyak orang dan bernilai ekonomi tinggi, pembuatannya tidak terlalu sulit. Makanan ini dihasilkan dari proses fermentasi air buah kelapa. Bibitnya adalah bakteri Acetobacter xylinum yang akan dapat membentuk serat nata jika ditempatkan atau dikembangkan dalam air kelapa yang sudah diperkaya dengan karbon dan nitrogen melalui proses yang terkontrol. Dalam kondisi ini, bakteri tersebut akan menghasilkan enzim yang dapat menyusun zat gula menjadi ribuan rantai serat atau selulosa. Dari jutaan renik yang tumbuh pada air kelapa tersebut, dapat menghasilkan jutaan lembar benang-benang selulosa yang akhirnya nampak padat berwarna putih maupun transparan dan sudah bisa disebut dengan ‘nata’. Acetobacter xylinum tumbuh pada pH 3,5–7,5, namun akan tumbuh optimal bila pH nya 4,3, dan suhu 28°– 31 °C. Bakteri ini sangat memerlukan oksigen. Asam asetat atau asam cuka digunakan untuk menurunkan pH atau meningkatkan keasaman air kelapa. Asam asetat yang baik adalah asam asetat glacial (99,8%). Asam asetat dengan konsentrasi rendah dapat digunakan, namun untuk mencapai tingkat keasaman yang diinginkan yaitu pH 4,5–5,5 dibutuhkan dalam jumlah banyak. Pelaksanaan kegiatan berupa Pendidikan dan pelatihan, diikuti oleh 20 orang peserta dari desa lokasi. Alat dan bahannya yaitu: Panci/Langseng dari stenless, pengaduk/sinduk stenless, kompor, timbangan duduk, gelas ukur, baki plastic, koran penutup, karet pengikat, rak untuk baki plastik, muk ukur dan kain kassa/saringan halus. Bahan: Air kelapa murni, gula pasir/putih, Za/Urea, cuka Biang dan bibit Nata de Coco
Penyusunan Spesimen Awetan Tumbuhan dan Hewan Di SMPN 20 Mataram I Putu Artayasa; Muhlis Muhlis; Agus Ramdani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.916 KB) | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i1.104

Abstract

Abstract: The Biology Science Practicum has a role in improving the quality of science learning, especially Biology material, as well as improving science process skills and students' understanding of science concepts. The Biology Science Practicum requires the availability of plant and animal specimens as the main object of observation, but this is not widely available in the Science Laboratory of SMPN 20 Mataram, thus causing the Biology Science practicum not to be carried out properly. The purpose of this community service is to increase the understanding and skills of teachers to make specimens of preserved plants and animals. The method of implementing community service was to provide training for teachers to make specimens of preserved plants and animals which was conducted in September 2020. The training was guided by lecturers, education staff (laboratory assistants), and students. Questionnaires were given to training participants to evaluate the effectiveness of community service programs. The result of the training was that there were twenty teachers who came from science teachers and other subjects involved in training in making insectariums, herbariums, Mollusca shell preserves, and animal wet preserves, and participants responded that the training had increased the knowledge and skills of teachers in making plant specimens and animal. The conclusion is that the training carried out by providing samples of preserved specimens of living things, demonstrations and assistance in making preserved specimens have an impact on increasing participants' understanding and skills in making preserved specimens of plants and animals. Keywords: Dry and wet preservation of living things; Herbarium; insectarium; Biology practicum; Plant and animal specimens.
Enhancing prospective teachers’ creative thinking skills: A study of the transition from structured to open inquiry classes Agus Ramdani; I Putu Artayasa; Muhammad Yustiqvar; Nina Nisrina
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 40, No 3 (2021): Cakrawala Pendidikan (October 2021)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v40i3.41758

Abstract

Creative thinking skills are considered to have a positive correlation with students’ academic achievement. Thus, they need to be developed through the learning process. To successfully develop these skills, an appropriate learning model is needed. This research aims to determine the improvement of the creative thinking skills of prospective teachers who learned using structured, guided, and open inquiries. This quasi-experimental research used an untreated control group design with pretest and posttest. A total sample of 118 students was selected and distributed into structured, guided, and open inquiry classes. The research instrument consisted of 18 creative thinking skill items applied to the pretest and posttest. The data analysis was performed using ANCOVA and LSD tests. The results show that the mean score of the open inquiry class was higher and significantly different compared to those of the other two classes. However, the mean scores of the two classes were not significantly different. Therefore, it can be concluded that the implementation of the open inquiry model led to a higher increase in creative thinking skills compared to those of the structured and guided inquiry models.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Kartu Berpasangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Ni Luh Putu Pebri Artayani .; Drs. Gede Raga, M.Si .; Didith Pramunditya Ambara, S.Psi. .
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dengan penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan media kartu berpasangan pada anak kelompok B di TK Widia Kumara Padangbulia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak TK Widia Kumara Padangbulia pada kelompok B semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan kognitif diperoleh dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan rata-rata skor kemampuan kognitif pada anak kelompok B setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan berbantuan media kartu berpasangan siklus I sebesar 58,75% yang berada pada kategori rendah. Kemudian pada siklus II menjadi 85,43% yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan kognitif setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan berbantuan media kartu berpasangan sebesar 26,68%. Kata Kunci : kemampuan kognitif, model pembelajaran kooperatif, kartu berpasangan. The aim of this research was to know the increase of cognitive ability by applying cooperative model of learning using paired card toward children in group B of TK Widia Kumara Padangbulia. This kind of research was action research which held in two cycles. The subjects of this research were 15 children in group B of TK Widia Kumara Padangbulia in the second semester in the academic year 2013/2014. The data was collected by observation method using observation form instrument. Collected data was analyzed using descriptive statistic and descriptive quantitative analysis. The result of analysis showed that in the first cycle there was increase 58,75% of average score in cognitive ability toward children in group B after cooperative model of learning using paired card applied, which belongs to low category. In the second cycle, became 85,75% which belongs to high category. It can be concluded, that there was an increase point of cognitive ability for 26,68% after cooperative model of learning using paired card applied. keyword : cognitive ability, paired card, cooperative model of learning.
BABAD CENDEK: Simbol Persatuan dan Konsensus Historis Eks Buruh Perkebunan Kolonial Belanda di Bali Barat I Putu Hendra Mas Martayana
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.721 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v4i1.921

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat Babad Cendek sebagai hasil pengalaman yang digunakan dalam merekatkan persahabatan sosial eks buruh perkebunan Kolonial Belanda yang multietnis dan multiagama di Bali Barat. Wujudnya ditunjukkan oleh perilaku sosial masyarakat yang mencerminkan kesadaran tentang toleransi dan keberagaman. Keberadaannya adalah titik puncak dari kekitaan adanya kesamaan tujuan dan cita-cita di masa depan. Kehadirannya dipahami sebagai kenyataan sosial bahwa integrasi sosial yang tengah berlangsung bukanlah sebuah takdir yang diterima begitu saja, melainkan hasil yang diraih melalui perjuangan dan kerja keras.Kata kunci : Babad Cendek, Persatuan, Konsensus, Eks Buruh Perkebunan, Bali Barat
POSKOLONIALITAS1 DI NEGARA DUNIA KETIGA I Putu Hendra Mas Martayana
Candra Sangkala Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jcs.v1i2.28760

Abstract

Melalui berbagai gambaran mengenai Timur yang aneh dan mistis, tidak beradab dan barbar, Barat secara terus menerus mengkonstruksi sebuah wacana yang menempatkan Timur sebagai inferior dan Barat sebagai superior. Dengan cara ini, Barat tidak hanya ingin mendominasi dunia non-Barat melalui imperialisme secara politis dan militer, tetapi, setelah bangsa-bangsa terjajah non-Barat memperoleh kemerdekaannya, Barat ingin tetap menjajah non-Barat melalui konstruksi wacana yang dianggap sah dan representatif untuk menggambarkan dunia non Barat. Namun demikian, menancap kuatnya wacana Barat di kepala orang Timur, mengakibatkan interaksi sosial keduanya menghasilkan representasi identitas Timur yang mendua, membenci sekaligus mencintai. Membenci karena Barat dianggap sumber depersonalisasi dan demoralisasi, mencintai karena Barat adalah inspirasi untuk menuju tatanan dunia modern yang beradab. Kata Kunci : Poskolonialitas, Identitas, Timur, Barat
MONITORING DAN EVALUASI PROSES PERKULIAHAN DI PROGRA STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS MATARAM PADA SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2013/2014 I Gde Mertha; Agil Al Idrus; M. Liwa Ilhamdi; I Putu Artayasa; I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 9 No. 2 (2014): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.302 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v9i2.44

Abstract

Abstrak: Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap proses perkuliahan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unram sebagai usaha untuk meningkatkan mutu perkulihan di Prodi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptip, dengan populasi seluruh dosen Program Studi Pendidikan  Biologi FKIP Unram yang mengajar pada  semester genap tahun 2013/2014 yang bejumlah 29 orang. Sampel  dalam  penelitian ini adalah  sampel populasi. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen angket diberikan kepada dosen untuk melihat kesiapan mengajar serta keterlaksanaan perkuliahan dan kepada mahasiswa untuk mengungkapkan tentang pelaksanaan proses perkuliahan. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, selanjutnya dideskripsikan. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa respon mahasiswa terhadap proses perkuliahan menunjukkan kualitas ketercapaian berkategori baik dan sangat baik 65,57%, cukup baik/sedang 27,05%, dan kurang 6,29%.Kata kunci: monitoring dan evaluasi, mutu perkuliahan, respon Abstract: The aim of this research are monitoring and evaluating the lecturing process in biologys department in teacher training and education faculty as the efforts to increase its quality. Methods used in this research is descriptive, with population of all lecturers in biologys department in faculty of teacher training and education of mataram University that teach in year of 2013/2014 in total of 29 lecturers. Samples of this research are getting by using questionnaire given to all 29 lecturers to see how ready are them to teach and lecturing implementation, as well to students to express how the learning process run. Data were analysed by qualitative and quantitative ways, then fully described. The results of this research revealed that the students responds toward teaching process are in good category and very good category 65,57%, good enough 27,05%, and poor 6,29%.Keywords: monitoring and evaluating,  lecturing quality, responds
Co-Authors A Wahab Jufri A. Wahab Jufri A. Wahab Jufri Aa Sukarso AA Sukarso AA Sukarso AA. Sukarso Abdul Gapur Abdul Syukur Abdul Wahab Jufri Ade Chandra Kusuma Afriana Azizah Agil Al Idrus Agil Al Idrus Agus Ramdani Agus Ramdani Agus Ramdani Agus Ramdani Ahmad Raksun Ahmad Raksun Ahmad Raksun Angelina Putri Ayu Lestari Aniza Muaffiani Aris Doyan Aulya Rahmadayanti Rabbani Awang Rizqi Ubaidillah Ayudya Lestari Baiq Fitri Raudatul Hikmah Baiq Sri Handayani Baiq Sri Handayani Dadi Setiadi Dadi Setiadi Dadi Setiadi Dadi Setiadi Darmansyah Dea Marlina Desak Made Oka Purnawati Dewa Ayu Citra Rasmi Dewa Ayu Citra Rasmi Dewi Maya Rinjani Didik Santoso Didith Pramunditya Ambara Dita Anggraini Safitri Sipayung Drs. Gede Raga, M.Si . Elga Amelinda Nathania Elya Kartika Rinjani Erna Ajizah Eva Sujiati Fathia Handayani Feniysia Alfiana Fitria, Lia Fitriatunisyah Fitriatunisyah Gita Ismarani Gito Hadiprayitno Gito Hadiprayitno Gito Hadiprayitno Gito Hadiprayitno Gito Hadiprayitno Gito Hadiprayitno Husniati Fitriani I Gde Mertha I Ketut Sudiana I Wayan Merta I Wayan Merta I Wayan Merta I Wayan Merta I Wayan Merta I Wayan Merta I Wayan Merta I Wayan Mertha Inda Wahyuni Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jami’atul Aulia Jihan Juliastari Jihan Juliastari Joko Poerwanto Juhaeri'ah Juhaeri'ah Jurnal Pepadu Karnan Karnan Kasulasil Anwari Khairuddin Khairuddin Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati L. Japa Lalu Hasan Nasirudin Zohri Lia Fitria M Januardi Rahmatullah M. Akhyar Rosyidi M. Akhyar Rosyidi M. Liwa Ilhamdi M. Liwa Ilhamdi1 M. Yamin M. Yamin M. Yamin M.Si Drs. Gede Raga . Maryam Maryam Maryam Maryam Masayu Diska Prilliza Mery Rosinta Mohammad Liwa Ilhamdi Mohammad Liwa Ilhamdi Mohammad Liwa Ilhamdi Muhamad Yamin Muhammad Syazali Muhammad Yustiqvar Muhlis Muhlis Muhlis Muhlis Muhlis Ni Wayan Anggun Diah Utami Nina Nisrina Nur Lestari Nurhidayah Nurul Hidayah Pendi Rosadi Prapti Sedijani Ratna Trimilia Kurnia Ratu Mas Tara Indriani Rusmia Dewi Septi Panbriani Shabilla Ramadhita Algiani Sri Sukma Wati Susilawati Susilawati Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Tia Fitriani Tri Ayu Lestari Tuti Handayeni Ummi Auliya' Amalina Via Franciska Yolanda Putri Wahyu Yudia Pratiwi Yunisa Sucitra Zulkifli Adji Busdayu