Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Self Efficacy Siswa Resdiana Safithri; Syaiful Syaiful; Nizlel Huda
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.539

Abstract

Pandemi COVID-19 mengakibatkan pembelajaran dilaksanakan secara daring, guru tetap mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa. PBL dan PjBL dilaksanakan dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting membuat siswa dapat mengkonstruksi ide penyelesaian masalah. Tujuan penelitian untuk melihat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan PBL dan PjBL secara daring berdasarkan self efficacy, melihat interaksi antara pembelajaran PBL, PjBL, self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Desain penelitian menggunakan quasi experimental non-equivalent control group design, dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPA SMA N 5 Kota Jambi, dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling didapat 2 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Instrumen penelitian yaitu tes, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian diuji dengan ANOVA dua arah, menunjukan terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memiliki self efficacy tinggi, sedang, rendah yang diajarkan dengan PBL dan PjBL, namun tidak terdapat iteraksi antara pembelajaran PBL dan PjBL dengan self efficacy siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah. Hal ini dikarenakan, sesuatu yang telah dimiliki oleh setiap individu siswa sebelum diberikan perlakuan dan metode pembelajaran oleh guru tidak ada interaksi nya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, karena siswa sudah memiliki keyakinan (self efficacy) didalam dirinya masing-masing untuk menyelesaikan suatu masalah sebelum diberi materi ajar dengan suatu metode pembelajaran.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pembelajaran Bangun Ruang untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Netrilina Netrilina; Syaiful Syaiful; Syamsurizal Syamsurizal
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2: Edisi Juli 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v11i2.11559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa multimedia interaktif pembelajaran yang layak digunakan dalam pembelajaran matematika materi bangun ruang dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Tahapan pengembangan diadaptasi dari teori Lee dan Owens meliputi: tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi dan tahap evaluasi. Adapun prosedur pengembangannya meliputi analisis kebutuhan, analisis awal dan akhir, penentuan jadwal kegiatan, penentuan tim proyek, penentuan spesifikasi, merancang struktur materi, membuat flowchart, storyboard,  validasi produk, dan ujicoba produk. Subjek dalam penelitian ini  adalah siswa kelas VIII SMPN 5 Tanjung Jabung Timur. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi ahli, angket penilaian siswa, dan soal tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan valid ditinjau dari penilaian ahli media dan ahli materi. Multimedia interaktif yang dikembangkan praktis ditinjau dari hasil uji coba perorangan dengan rerata skor sebesar 3,9 dan rerata skor uji coba kelompok kecil sebesar 3,7. Multimedia interaktif yang dikembangkan efektif ditinjau dari hasil pre-test dan post-test. Rata-rata nilai siswa sebesar 62,2 untuk hasil pre-test dan 87,8 untuk rata-rata nilai post-test. Multimedia efektif karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Identifiying of problem solving abilities in Mathematics among Junior High School students Syaiful Syaiful; Kamid Kamid; Muslim Muslim; Nizlel Huda
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 14, No 2: May 2020
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v14i2.14861

Abstract

Purpose: This study aims to identify the problem solving abilities possessed by junior high school students. The type of research used is quantitative which uses a research design survey. The sample of this study is  98 students taken based on purposive sampling techniques. This study uses descriptive statistics to analyze the data generated. From the results of the analysis that has been done, it was found that there is a problem solving indicator by students in mathematics which is a indicated by the indicators of planning a solution which has a good category of a 56.1% (55 of 98) students, the indicator of problem solving has a good category of a 56.1% (55 out of 98) students, indicators of a problem solving planning had a good category of a 54.1% (53 of 98) students, and an indicator of understanding a problem had a good category of a 60.2% (59 of 98) students.
Problem-based learning model on mathematical analytical thinking ability and science process skills Syaiful Syaiful; Kamid Kamid; Dwi Agus Kurniawan; Wahyu Adi Pratama
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v12i2.9744

Abstract

This research serves as a reference for teachers to implement problem-based learning models on analytical thinking skills and science process skills in mathematics subjects. This research examines the differences and relationships between students' analytical thinking skills and science process skills with problem-based learning models in mathematics. The sample of this research consisted of 180 students. This research is a quantitative study with a questionnaire as the instrument. The obtained data were analyzed using the t-test and correlation test. The results showed a significant difference between analytical thinking skills and students' science process skills, especially on the indicators of Observation and Classification at SMPN 35 Batanghari and SMPN 8 Batanghari students who applied the problem-based learning model in mathematics. Furthermore, it was found that there was a relationship between analytical thinking skills and science process skills because students with analytical thinking skills possessed better science process skills in problem-based learning models in mathematics subjects.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Online Inquiry dan Problem Based Learning (PBL) Febby Ayuni Esya Putri; Syaiful Syaiful; Jodion Siburian
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 01 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/edumatica.v11i01.11458

Abstract

This research was motivated by teachers who must continue to help their students to enhancestudent’s critical thinking skills even in COVID-19 pandemic situation. Online Inquiry and Problem Based Learning (PBL) with Zoom Cloud Meeting platform was used because based on previous research, Inquiry learning and PBL can improve student’s critical thinking skills. The purpose of this study was to see the differences of junior high school student’s critical thinking skills after being taught by online Inquiry learning and PBL in terms of student’s initial abilities and to see the interaction between Inquiry, PBL, and initial ability with student’s critical thinking. This research was used quasi experimental nonequivalent control group design, conducted in 8th grade of Junior High School 7 Jambi City using 3 classes; 2 experimental classes and 1 control class selected by the simple random sampling method. The results of this study were tested with one way and two way ANOVA, showing that there were differences of student’s critical thinking abilities with high, medium and low initial abilities after being taught by online Inquiry learning and PBL learning, but there was no interaction between online Inquiry learning and PBL, and student’s initial ability with student’s critical thinking.
Pengaruh Penerapan LKPD Berdasarkan Kerangka Kerja TPACK Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Ditinjau Dari Pemecahan Masalah Siti Karlina Sari; Syaiful Syaiful; Evita Anggereini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.576

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah terdapat pengaruh penerapan LKPD berdasarkan kerangka kerja TPACK terhadap pemecahan masalah matematika siswa (2) apakah terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematika terhadap hasil belajar siswa (3) apakah terdapat interaksi antara penerapan LKPD dan hasil belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental research dan desain penelitian posttest only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 20 Kota Jambi tahun ajaran 2020/2021. Pengambilan kelas sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan tes hasil belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat pengaruh penerapan LKPD berdasarkan kerangka kerja TPACK terhadap pemecahan masalah matematika siswa yang dapat dilihat dari nilai signifikasi dengan analisis data menggunakan ANOVA dua jalur yaitu 0.058, lebih besar dari 0.05. (2) terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematika terhadap hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari nilai signifikasi dengan analisis data menggunakan ANOVA dua jalur yaitu 0.000, lebih kecil dari 0.05. (3) tidak terdapat interaksi antara penerapan LKPD dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa terhadap hasil belajar siswa, yang dapat dilihat dari nilai signifikasi dengan analisis data menggunakan ANOVA dua jalur yaitu 0.364, lebih besar dari 0.05
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN KERANGKA KERJA TPACK PADA MATERI LINGKARAN UNTUK MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN PENALARAN DEDUKTIF gusnidar gusnidar; Sutrisno Sutrisno; Syaiful Syaiful
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.526 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v7i3.1557

Abstract

AbstractTPACK workframe development research on the Curved Plane Solids is intended to develop a workframe such as Learning Plan (RPP) and students’ activity sheets (LKPD) in the form of a flip page ebook, apply the workframe and analyze the relantionship among components of TPACK compiler. Student test scores on average 77 wich includes the category of “optimal”..
Pengaruh Lingkungan Belajar dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII Semester Genap SMPN 3 Tungkal Ulu di Masa Pandemi COVID-19 Kurnia Prantauwati; Syaiful Syaiful; Maison Maison
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika peserta didik di masa pandemic COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non eksperimen dengan ex-post-facto. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes dan angket. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat terdiri dari uji normalitas, linieritas, dan indepen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar di rumah dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tungkal Ulu Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021. Hal ini ditunjukkan dengan uji – F yaitu 6,593277831> 3,35. Koefisien korelasi ganda (R) sebesar 0,5728293921 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,3281335125 dengan persamaan garis linear -38,333043313+0,4186176102 + 0,9070199850 X2 . Besar sumbangan relatif X1 sebesar 35,9591 % dan X2 sebesar 64,0409% serta sumbangan efektif X1 sebesar 11,7994 % dan X2 sebesar 21,01395%.
Identifying of emotional quotient junior high school students in mathematics Syaiful Syaiful; Kamid Kamid; Nizlel Huda
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 10, No 1: March 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v10i1.20681

Abstract

This study aimed to determine the emotional intelligence of junior high school students, especially in managing emotions, recognizing emotions, and motivating themselves. This was quantitative study with survey design. There were 102 respondents participated in this research that were obtained based on purposive technique. The instruments used in this study were questionnaires and semi-structured interviews and data analysis using descriptive statistics, including mean, min, max, categorization, and percentage. From the results of the investigation that has been done, it is found that there is emotional intelligence of students in mathematics which is shown by the aspect of recognizing emotions which has a suitable category of 61.8% (63 of 102) students, the issue of managing emotions has an appropriate category of 53.9% (56 out of 102) students. The self-motivation aspect has a suitable category of 60.8% (62 out of 102) students. Students need to be allowed to develop direct experiences and thoughts on learning activities.
Comparison and Correlation between Attitude and Process Skills in Mathematics: The Case of Public and Islamic Middle School in Indonesia Kamid Kamid; Syaiful Syaiful; Yelli Ramalisa; Sufri Sufri; Elza Triani
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Comparison and Correlation between Attitude and Process Skills in Mathematics: The Case of Public and Islamic Middle School in Indonesia. Objectives: to find out the comparison and relationship between process skills and students’ interest in learning mathematics in junior high school. Methods: using a quantitative descriptive survey design. A total of 140 students from SMPN 35 Batanghari and MTsN 5 Batanghari were purposively selected as research samples. Data analysis used descriptive and inferential statistics. Findings: The results of the t-test of students’ process skills and interest in learning at SMPN 35 Batanghari and MTsN 5 Batanghari obtained sig. (2-tailed) is less than 0.05. Analysis of the correlation between the interests and process skills of students obtained the value of sig. (2-tailed) in each school is less than 0.05. Conclusion: There are differences in students’ interest and process skills between each school and students’ interest is significantly correlated with process skills. Interest in learning will create curiosity, so that it can improve students’ process skills.Keywords: mathematics, attitude, process skills, public school, Islamic school.Abstrak: Perbandingan dan Korelasi antara Sikap dan Keterampilan Proses dalam Matematika: Kasus SMP Negeri dan Islam di Indonesia. Tujuan: untuk mengetahui perbandingan dan hubungan antara keterampilan proses dan minat siswa pada pelajaran matematika di sekolah menengah pertama. Metode: menggunakan desain survei deskriptif kuantitatif. Sebanyak 140 siswa dari SMPN 35 Batanghari dan MTsN 5 Batanghari dipilih secara purposive sebagai sampel penelitian. Analisis data menggunakan ilmu statistik deskriptif dan inferensial. Temuan: Hasil uji-t keterampilan proses siswa dan minat belajar siswa di SMPN 35 Batanghari dan MTsN 5 Batanghari diperoleh sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,05. Analisis korelasi antara minat dan keterampilan proses siswa diperoleh nilai sig. (2-tailed) di setiap sekolah kurang dari 0,05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan minat dan keterampilan proses siswa dimasing-masing sekolah dan minat siswa berkorelasi signifikan dengan keterampilan proses. Minat belajar akan menimbulkan rasa ingin tahu, sehingga dapat meningkatkan keterampilan proses siswa.Kata kunci: matematika, sikap, keterampilan proses, sekolah negeri, sekolah berbasis Islam.DOI: http;//dx.doi.org/10.23960/jpp.v12.i2.202210