p-Index From 2018 - 2023
6.102
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Psikologi SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET) Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Hukum tora: Hukum mengatur dan melindungi masyarakat Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) Jurnal Medika Malahayati Jurnal Teknik Mesin Indonesia Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Media Perspektif Ulil Albab Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences INDONESIAN JOURNAL OF BASIC EDUCATION PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan English Language Study and Teaching Journal (ELASTE) IJCOSIN : Indonesian Journal of Community Service and Innovation JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Jurnal Manajerial Bisnis Jurnal Antropologi Sumatera Jurnal Pengabdian Teknik dan Ilmu Komputer (PETIK) ULIL ALBAB Asean Journal of Sport for Development and Peace MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN UNIT USAHA USU PELAYANAN LABORATORIUM PATOLOGI ANATOMIK TAHUN 2020 Delyuzar Delyuzar; Muhammad Ramli; Tengku Ibnu Alferraly; Hidayat Hidayat; Dedy Suryadi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v27i1.21587

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi di semua bidang, termasuk laboratorium patologi anatomik, maka laboratorium patologi anatomik FK USU juga harus ikut berperan terhadap segala perubahan, terutama dalam hal kepentingan USU, baik dalam hal akreditasi maupun usaha meningkatkan pendapatan melalui unit usaha mandiri. Potensi yang dimiliki unit usaha pelayanan patologi anatomik sangat besar untuk dikembangkan, diantaranya pelayanan patologi anatomik terhadap pasien dan masyarakat, pendidikan dan penelitian terhadap mahasiswa, ini semua harus difasilitasi dan dikembangkan dengan cara dukungan unit usaha berbasis sistem teknologi informasi. Ada beberapa kendala yang dihadapi pada program ini, diantaranya keterbatasan tenaga kesehatan dan peralatan.Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan pasien dan penghasilan laboratorium patologi anatomik FK USU, solusi berupa perbaikan manajemen professional dan promosi laboratorium patologi anatomik yang dapat melakukan pelayanan yang lebih lengkap berbasis biologi molekuler dan teknologi informatika untuk kepentingan akreditasi dan pendapatan dari unit usaha pelayanan patologi anatomik FK USU. Tahun 2021 kita harapkan unit usaha ini telah berkembang sebagi laboratorium patologi anatomik dengan pemeriksaan biologi molekuler dan menjadi pusat konsultasi berbasis web dan teknologi informatika. Kata kunci: Laboratorium, Patologi Anatomik, Web, Teknologi Informatika 
Mengapa Kegagalan Menyakitkan? Harmaini Harmaini; Hidayat Hidayat
JURNAL PSIKOLOGI Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v8i2.191

Abstract

Meraih prestasi yang diinginkan dengan usaha yang telah dilakukan adalah suatu keharusan,. Namun apabila tidak dapat meraih yang diingikan tersebut tentu akan mendatangkan efek menyakitkan bagi setiap orang. Dari data yang didapat diketahui bahwa, timbulnya efek menyakitkan tersebut dikarenakan efikasi diri sebesar 19,5%, harapan sebesar 32,2%, usaha sebesar 10,5% dan atribusi sebesar 25,5%. Melihat data tersebut dapat disimpulkan bahwa kegagalan dapat menyakitkan dan sebab timbulnya keadaan tersebut tidak hanya berdasar pada berapa besar keinginan tersebut tapi juga berhubungan dengan faktor dalam dalam diri dan luar diri. Kategori dalam diri adalah efikasi diri (personal, kontrol diri, motivasi, efikasi diri dan ketidakmampuan diri yang bisa dikategorikan factor internal. Faktor luar diri adalah harapan (seperti cita-cita), usaha, atribusi (seperti ketidakadilan, orang tua, kegagalan pertama.
Simulasi Kontrol Penerangan Dan Instrumen Pada Mobil Menggunakan Multiplexer Dan Demultiplexer Hidayat Hidayat; Endah Komalasari; Agus Trisanto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v4i3.544

Abstract

AbstrakSistem kontrol penerangan dan instrumen pada mobil umumnya memiliki jalur kabel yang rumit. Dimana setiap komponen elektrik mobil membutuhkan 1 kabel untuk menghidupkannya. Kabel yang dibutuhkan untuk menghidupkan semua komponen elektrik mobil depan dan belakang adalah 15 kabel. Banyaknya kabel dalam hal ini tentu sangat merepotkan ketika ada jalur kabel yang putus atau rusak akibat konsleting, oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang lebih sederhana serta mudah dalam perawatan yaitu menggunakan multiplexer dan demultiplexer. Multiplexer merupakan rangkaian penggabungan data. Data dari setiap keluaran saklar pada ruang kemudi digabungkan menjadi satu kabel penghubung dan disambungkan ke sisi depan dan belakang. Pada bagian depan dan belakang terdapat rangkaian demultiplexer yang merupakan rangkaian pemisah data. Data dari ruang kemudi diterima dan dipisahkan kembali sesuai dalam bentuk aslinya berupa deret pararel. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Time Divison Multiplexer (TDM) yaitu penggiliran waktu pemakaian saluran transmisi dengan mengalokasikan waktu untuk setiap saluran. Waktu yang digunakan pada setiap saluran adalah 11,40 ms  berdasarkan hasil pengukuran dengan osiloskop dihasilkan suatu sistem yang lebih sederhana dalam menghantar data dari jumlah kabel yang banyak menjadi lebih sedikit. 15 kabel yang digunakan dapat disederhanakan menjadi 3 buah kabel untuk mengontrol mati hidupnya sistem penerangan dan instrumen pada mobil. Tiga kabel tersebut meliputi satu kabel data pengontrol dan dua kabel sumber tegangan.Kata kunci : sistem, data, multiplexer,demultiplexer
PENGAKUAN HUKUM TERHADAP HAK ULAYAT MASYARAKAT HUKUM ADAT Hidayat Hidayat
to-ra Vol. 1 No. 3 (2015): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/tora.v1i3.1140

Abstract

Recognition of the existence of customary rights by Article 3 of the Basic Agrarian Law is a natural thing, because along with the customary rights of indigenous communities have existed before the formation of the state of Republic Indonesia. However, many cases of communal land which arise in the regional and national scale, will never obtain settlement completely without any objective criteria necessary as a benchmark determinants of the existence of customary rights and their implementation. Criteria for deciding about the existence of customary rights is composed of three elements, namely the existence of a particular customary law community, the presence of certain customary rights into the environment and the purpose of taking the lives of indigenous people, and the existence of customary law regarding the maintenance of order, control and use lands which apply and be adhered to by the indigenous peoples. Metode of reserach is juridis normative. The results of reaserach shows that there is no regulatory of customary right, and the rule is still from the society. The rule of customary right can be gap to customary rights, in fact lowest.Kata Kunci : Pengakuan hukum, Hak ulayat Masyarakat Hukum Adat
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN SEMINAR MAHASISWA PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR Mustakim Mustakim; Guntoro Guntoro; Ulfa Khaira; Wisard Kalengkongan; Hidayat Hidayat
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 1, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v1i2.1310

Abstract

Sistem pendataan seminar Mahasiswa Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB) telah dilakukan semenjak berdiri hingga sekarang yang diterapkan secara manual administrator. Kelemahan timbul dari banyaknya mahasiswa pascasarjana yang hampir setiap hari lebih dari 20 Mahasiswa yang akan mendaftar dengan jumlah pegawai yang terbatas dan dengan sistem konvensional. Riset ini memberikan kemudahan dari berbagai bentuk kelemahan-kelemahan diatas diantaranya adalah efisien waktu, kemudahan tata kelola administrasi, tidak adanya sistem antrian manual. Kelebihan lain seperti halnya mengurangi kebutuhan kertas form pendaftaran dan jadwal. Oleh karena itu, Sistem Informasi Pendaftaran Seminar Sekolah Pascasarjana (SIPASMAPAS) IPB dalam pengembangannya sistem ini mampu memberikan 75% keuntungan bagi pegawai, mahasiswa dan perguruan tinggi.
Analysis of the Effect of Cross-sectional Area on Water Flow Velocity by Using Venturimeter Tubes Ana Dhiqfaini Sultan; Rizky Rizky; Hidayat Hidayat; Sri Mulyani; Wahdah Anugrah Yusuf
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.104 KB) | DOI: 10.26618/jpf.v8i1.3199

Abstract

This simple experiment with title  the analysis of the effect of cross-sectional area on air flow velocity using a venturimeter tube with aim to know the relation between section wide, speed of water flow and water level in capillary pipes and to know basic principle of Bernoulli and the application in simple set. The activity was reading water level of capillary pipes the caused by changes of water flow that started from heavy, medium, and low. Then analyzed the data that got for every changes of water flow that started from count the different water level in capillary pipes on big pipes and small pipes after that looking for speed of fluid flow on both pipes. Based on analyze data as a result relation between section wide, speed of water flow and water level in capillary pipes that was as bigger of section wide then the speed of water flow was getting smaller and the level water in capillary pipes was getting taller. This is appropriate with Bernoulli principle that states an increase in the speed of a fluid on a pipe with decrease in pressure and in reverse.Keywords: Venturimeter Tube, Cross-Sectional Area, Speed Of Water Flow, Water Level, Principle Of BernoulliEksperimen sederhana ini berjudul analisis pengaruh luas penampang terhadap kecepatan aliran air dengan menggunakan Tabung Venturimeter yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara luas penampang, Kecepatan aliran air dan ketinggian air pada pipa kapiler serta untuk mengetahui prinsip dasar hukum Bernoulli dan penerapannya dalam rangkaian sederhana. Kegiatan yang dilakukan adalah membaca ketinggian air pipa kapiler yang disebabkan dari perubahan laju aliran air dimulai dari deras, sedang dan rendah. Kemudian menganalisis data yang diperoleh untuk setiap perubahan laju aliran air yang dimulai dari menghitung perbedaan ketinggian air pipa kapiler pada pipa besar dan pipa kecil setelah itu mencari kecepatan aliran fluida pada kedua pipa. Berdasarkan analisis data diperoleh hubungan antara luas penampang, kecepatan aliran air dan ketinggian air pada pipa kapiler yakni semakin besar luas penampang pipa maka kecepatan aliran air pada pipa semakin kecil dan ketinggian air pada pipa kapiler semakin tinggi. Hal ini sesuai dengan bunyi asas Bernoulli yang menyatakan bahwa semakin besar kecepatan fluida dalam suatu pipa maka tekanannya makin kecil dan sebaliknya makin kecil kecepatan fluida dalam suatu pipa maka semakin besar tekanannya.Kata kunci: Tabung Venturimeter, Luas Penampang, Kecepatan aliran air, Ketinggian air, hukum Bernoulli
ANALISIS POLA KUMAN DAN POLA RESISTENSI ANTIBIOTIK DI RUANG ICU DAN RUANG PERINATOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2013 Hidayat Hidayat
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.485 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i1.1999

Abstract

Latar Belakang : Antibiotika merupakan suatu masalah besar yang berkembang di seluruh dunia. Kuman-kumanresisten yang muncul akibat penggunaan antibiotika yang berlebihan, akan menimbulkan masalah yang serius dan sulitdiatasi. Resistensi antibiotika juga terjadi pada kuman penyebab infeksi nosokomial yang dapat menginfeksi pasien yang dirawat di rumah sakit.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pola kuman dan Pola resistensi Antibiotik di Ruang ICU dan RuangPerinatalogi RSUD Dr. H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2013.Metode peneliti : Mengumpulkan data hasil kultur dan uji resistensi kuman penyebab infeksi nosokomial yangterjadi pada pasien ICU dan perinatologi di ruang patologi klinik RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung sepanjangtahun 2013. Selanjutnya dilakukan analisis deskriptif dengan pengolahan data univariat.Hasil Penelitian: Hasil dari 1058 sampel yang diuji, sebanyak 401 diantaranya berasal dari ruang ICU (42%) dan655 lainnya berasal dari ruang perinatologi, yaitu sebesar (58%).Simpulan: Didapatkan beberapa bakteri resisten 100% terhadap antibiotik, namun didapatkan tidak 100% bakterisensitif terhadap antibiotik di ruang ICU dan Perinatalogi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek tahun 2013
TINDAK TUTUR GURU TERHADAP SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 6 BANJARMASIN (SPEECH ACTS OF TEACHERS TOWARD STUDENTS IN IMPLEMENTATIONS OF 2013 CURRICULUM AT SMA NEGERI 6 BANJARMASIN) Hidayat Hidayat
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 5, No 1 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.825 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v5i1.3716

Abstract

Tindak Tutur Guru terhadap Siswa dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 6Banjarmasin. Penelitian mengkaji tindak tutur yang digunakan guru dalam mengajar di SMA Negeri6 Banjarmasin sebagai implementasi dari kurikulum 2013. Rumusan masalah dalam penelitian ini adatiga, yaitu (1) Bagaimana wujud tindak tutur? (2) Bagaimana fungsi tindak tutur? dan (3) Bagaimanakarakteristik tindak tutur yang digunakan guru terhadap siswa dalam implementasi kurikulum 2013 diSMA Negeri 6 Banjarmasin. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metodedeskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tindak tutur guru selama mengajardalam kelas di SMA Negeri 6 Banjarmasin. Wujud tindak tutur yang digunakan guru terhadap siswadalam implementasi kurikulum 2013 di SMA Negeri 6 Banjarmasin berjumlah lima klasifikasi, yaiturepresentatif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklaratif. Fungsi tindak tutur yang digunakan guruterhadap siswa dalam implementasi kurikulum 2013 di SMA Negeri 6 Banjarmasin berjumlah lima,yaitu tukar menukar informasi faktual, informasi intelektual, sikap moral, meyakinkan/memengaruhi,dan sarana sosialisasi. Karakteristik tindak tutur yang digunakan guru terhadap siswa dalam114implementasi kurikulum 2013 di SMA Negeri 6 Banjarmasin terlihat dari tiga ranah kompetensi, yaitusikap, pengetahuan, dan keterampilan.Kata-kata kunci: tindak tutur, wujud, fungsi, karakteristik
HUBUNGAN LAMA HARI PEMASANGAN KATETER DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA PASIEN YANG TERPASANG KATETER DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT DR.H ABDOEL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Hidayat Hidayat
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.974 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i1.1952

Abstract

Latar Belakang: Infeksi saluran kemih (ISK) adalah istilah umum yang menunjukan keberadaan mikroorganisme(MO) dalam urin. Bakteriuria bermakna menunjukan pertumbuhan mikroorganisme (MO) mulai dari 105 colony formingunits (CFU/ml) pada biakan urin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lama hari pemasangankateter dengan kejadian ISK.Metode: Penelitian ini berbentuk analitik korelasi dengan rancangan cross sectional dengan jumlah subjekpenelitian sebanyak 46 orang yang dirawat di ruang rawat inap Penyakit Dalam dan dilakukan pemasangan kateter.Pemeriksaan kultur urin di lakukan di Laboratorium Mikrobiologi Patologi Klinik RSUD Dr.H Abdoel Moeloek BandarLampung. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dengan kemaknaan jika P<0,05.Hasil Penelitian: Dari 46 subjek penelitian dimana di dapatkan 25 subjek yang terdiagnosis sebagai ISK. Dari 25subjek yang mengalami ISK terdiri 7 subjek dilakukan pemasangan kateter ≤3 hari dan 18 subjek dilakukan pemasangankateter >3 har. Uji statistik dengan chi- square didapatkan hubungan bermakna antara lama hari pemasangan kateterdengan kejadian ISK (p=0,000 ; p<0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara lama hari pemasangan kateter dengan kejadian ISK(p=0,000 ; p<0,05).
KORELASI ANTARA KADAR BILIRUBIN SERUM TOTAL DAN SERUM GLUTAMIC OXALOACETIC TRANSAMINASE PADA INFEKSI MALARIA FALSIPARUM DI RSUD. DR. H. ABDOEL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 Hidayat Hidayat; Neno Fitriyani; Yuliana Yuliana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.386 KB) | DOI: 10.33024/.v2i1.691

Abstract

Malaria Falsiparummerupakan bentuk malaria paling berat. PadaMalaria Falsiparum dapat terjadi hemolisiseritrosit, obstruksi intra hepatik, dan disfungsihepar sehingga dapat mengakibatkanterjadinya peningkatan kadar bilirubin serumtotal dan serum glutamic oxaloacetictransaminase (SGOT). Oleh karena itu,penelitian ini dilakukan untuk mengetahuikorelasi antara kadar bilirubin serum total danSGOT pada infeksi Malaria Falsiparum diRSUD DR. H. Abdoel Moeloek BandarLampung Tahun 2015.Metode Penelitian : Analitik korelatif denganpendekatan cross sectional.Subjek penelitanadalah 30 orang penderita Malaria Falsiparumyang didapatkan di bangsal rawat inap RSUDdr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampungtahun 2015 yang telah memenuhi kriteriainklusi dan eksklusi. Penelitian inimenggunakan data primer. Masing-masingsampel akan dilakukan pemeriksaan kadarbilirubin serum total dan SGOT. Datadianalisis dengan uji korelasi spearman.Hasil Penelitian : Rerata kadar bilirubin serumtotal sebesar 0,8 mg/dl, sedangkan rerata kadarSGOT serum sebesar 62,63 U/L. Hasil ujidengan uji korelasi spearman didapatkan (p =0,000) dengan besar kekuatan korelasi kuat (r=0,657).Kesimpulan : Terdapat korelasi positif yangbermakna antara kadar bilirubin serum totaldan kadar SGOT
Co-Authors Abdul Halik Abdul Halim Achmad Taruna Agus Trisanto Ahmad Syariful Jamil Ahyani Radhiani Fitri Akhmad Wasiur Rizqi Aldi Alfa Reski Alviani Hesthi Permata Ningtyas Alvyandani Alvyandani Ana Dhiqfaini Sultan Anang Walian Annisa Fitri ardiansyah putra Astri Pinilih Aulia Aulia Chusain Chusain Darma Aviva Dedy Suryadi Delyuzar, Delyuzar Deny Andesta Djamhuriyah S. Said Dody Leyno Amperawan Dwi Rahmatya, Myrna Efta Dhartikasari Priyana Eka Sylvia Endah Komalasari Eni Murdiati Fadila Marga Saty Guntoro Guntoro Guntoro Guntoro Hajrah Hajrah Hanna Melina Siboro Harmaini Harmaini Hernandi Ashari Jaya I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Indra Kumala Ivan Muhammad Agung Khaira, Ulfa Kusnadi Kusnadi Laila Safina Laode Rijai Lia Rezita Masyhuri Masyhuri Mega Edi Putri Mela Melati Moch Fajar Wicaksono Mochamad Effendi Moh. Jufriyanto Muchammad Rif&#039;an Aziz Muhammad Faisal Raya Hasibuan Muhammad Farid Prasmana Muhammad Ikhtiar Muhammad Ramli MUHAMMAD TAUFIK Muninghar Muninghar Mustakim Mustakim Mustika Fitri Nadya Yulli Pratika Neno Fitriyani Nia Triswanti Nina Aini Mahbubah Nur Fadhilah Rasyidi Nurul Farhanah Paramitha, Sandey Tantra Priyo Nugroho Rofiyanto Rakhmi Rafie Razali Abdullah Rezky setya irsyadi Riani Lubis Rika Ariska Rizkia Maulindah Lisna Rizky Rizky Siti Nurhaliza Sitti Patimah Susiarni Ndraha Swito Prastiwi tengku ibnu alferraly Tessa Sjahriani Tony Ade Irawan Tri Nurmaningsari Tri Sukitman Tusy Triwahyuni Wahdah Anugrah Yusuf Wenny Sri Mahyuni Wisard Kalengkongan Yuliana Yuliana Yuni Anggraini Marek Yusriani, Yusriani