Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) PADA MATERI FLUIDA STATIS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X SMA/ MA Novianto, Nur Kholis; Masykuri, Mohammad; Sukarmin, Sukarmin
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v7i1.19792

Abstract

Pembelajaran menggunakan metode ceramah mengakibatkan kreativitas belajar siswa rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui karakteristik khusus modul fisika berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi fluida statis untuk kelas X SMA/ MA, 2) mendapatkan modul pembelajaran fisika berbasis proyek (Project Based Learning) yang telah memenuhi kriteria layak, dan 3) mengetahui peningkatan kreativitas belajar siswa setelah menggunakan modul fisika berbasis proyek (Project Based Learning) pada materi fluida statis. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengadaptasi model 4-D dari Thiagarajan, dkk (1974) yang meliputi tahap define, design, develop dan disseminate. Instrumen yang digunakan adalah angket, lembar observasi dan tes. Uji lapangan operasional menggunakan one group pretest-posttest design. Analisis data yang digunakan dalam penelitian dalam tahap define adalah analisis deskriptif, pada tahap design menggunakan analisis KD, tahap develope menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan cara mengkonversi data menjadi kategori skala 4 untuk hasil validasi modul, hasil penilaian sikap dan hasil penilaian keterampilan sedangkan penilaian kreativitas belajar dianalisis menggunakan ­­n-gain ternormalisasi. Tahap disseminate menggunakan analisis deskriptif dari hasil penilaian modul dalam kategori skala 4. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian dan pengembangan sebagai berikut: 1) karakter khusus modul pembelajaran berbasis PjBL memiliki enam sintaks pembelajaran yang diintegrasikan di dalam rubrik modul dengan perincian ; (a) sintaks penentuan pertanyaan mendasar diintegrasikan dalam rubrik ‘Ayo Mencari Tahu!’, (b) sintaks perancangan proyek diintegrasikan dalam rubrik ‘Ayo Mendesain Proyek!’, (c) sintaks penyusunan jadwal pembuatan proyek diintegrasikan dalam rubrik ‘Mari Menyusun Jadwal!’, (d) sintaks pengawasan kemajuan proyek diintegrasikan dalam rubrik ‘Saatnya Memonitor!’, (e) sintaks pengujian hasil diintegrasikan dalam rubrik ‘Waktunya Menguji Hasil!’, dan (f) sintaks pengevaluasian pengalaman yang diintegrasikan ke dalam rubrik ‘Ayo Berbagi Pengalaman!’, 2) modul fisika berbasis PjBL yang dikembangkan memenuhi kriteria layak pada aspek kelayakan isi dan penyajian, kelayakan bahasa, kelayakan aspek pembelajaran PjBL, dan kelayakan kegrafikan dengan nilai rata-rata 3,8 atau dalam kategori ‘sangat baik’, 3) pembelajaran menggunakan modul pembelajaran fisika berbasis PjBL pada materi fluida statis dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa dengan nilai gain 0,46 atau dalam kategori sedang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI SURAKARTA Rahayu, Suryani Jati; Sukarmin, Sukarmin; Karyanto, Puguh
EDUSAINS Vol 11, No 2 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.364 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i2.11355

Abstract

PROJECT BASED LEARNING IMPLEMENTATION IN JUNIOR HIGH SCHOOL IN SURAKARTAAbstractProject-based learning needs to be implemented in junior high schools because by applying this model it will enhance student creativity. Project-based learning is a learning model that makes students active and innovative, completing a project in a certain period. This study aims to analyze the learning process at the junior high school in several schools in Surakarta to implement project-based learning. The design of this study is qualitative descriptive. Data analysis using Milles Huberman by observation, in-depth interviews, and student cognitive achievement. The results show that the learning that has been done in several Junior High School in Surakarta has not used project-based learning. This lack of using Project-Based learning is because the teacher has no direction or is still limited to learning using the Project-Based Learning model, so the teacher prefers to teach with lecture and discussion methods in the classroom. Even though in the 2013 curriculum, the application of a student-centered learning model is highly recommended. The researcher hopes that the results of this study will help design a curriculum that uses a project-based learning model. AbstrakPembelajaran berbasis proyek perlu diterapkan di sekolah menengah pertama, karena dengan penerapan model ini akan meningkatkan kreativitas siswa. Pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang membuat siswa aktif dan inovatif, menyelesaikan suatu proyek dalam kurun waktu tertentu. Studi ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran tingkat SMP pada beberapa sekolah di Surakarta untuk menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Desain penelitian ini deskriptif kualitatif. Analisis data menggunakan Milles Huberman dengan cara observasi, wawancara mendalam dan hasil belajar kognitif siswa. Hasil nya menunjukkkan bahwa pembelajaran yang telah dilakukan di beberapa SMP Negeri di Surakarta belum menggunakan pembelajaran berbasis proyek. Hal ini dikarenakan guru tidak memiliki arahan atau masih terbatas untuk pembelajaran menggunakan model Project Based Learning, sehingga guru lebih memilih mengajar dengan metode ceramah dan diskusi di kelas. Padahal di kurikulum 2013, penerapan model pembelajaran yang berpusat pada siswa sangat dianjurkan. Peneliti berharap dengan hasil penelitian ini akan membantu perancang kurikulum membuat perubahan yang berkaitan dengan pembelajaran dengan menerapkan model Project Based Learning. 
PENGEMBANGAN TES DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR SEBAGAI DASAR PELAKSANAAN PEMBELAJARAN REMEDIAL FISIKA DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR Rahayu, Isti; Sukarmin, Sukarmin
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.4 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan hasil studi awal tentang urgensi tes diagnosis sebagai dasar pengembangan pembelajaran remedial fisika dan untuk menjelaskanpengaruh pembelajaran remedial terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Telah diketahui bahwa pembelajaran remedial merupakan pembelajaran yang bersifat menyembuhkan atau membetulkan atau membuat jadi baik.Pembelajaran remedial merupakan bentuk pelayanan sekolah dengan memberikan pelayanan khusus (special treatment) bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Pelaksanaan pembelajaran remedial akan berjalan efektif apabila didasarkan pada pengetahuan akan kesulitan belajar yang dialami siswa. Oleh karena itu, dilaksanakan tes diagnosis kesulitan belajar untuk mengetahui factor penyebab serta letak kesulitan belajar siswa. Terdapat dua cara tes diagnosis kesulitan belajar yaitu analisis jawaban tes diagnosis dan wawancara. Kesimpulan yang didapat adalah : (1) tes diagnosis kesulitan belajar merupakan sarana yang efektif untuk dijadikan dasar pengembangan pembelajaran remedial Fisika; (2)  pemberian pembelajaran remidiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan kesimpulan diatas, maka dapat disarankan hal-hal sebagai berikut : (1) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang berkesulitan belajar, diharapkan para pendidikmemberikan pelayanan khusus berupa pembelajaran remedial (2) tes diagnosis perlu dilakukan sebagai langkah awal pembelajaran remedial. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui letak kesulitan belajar siswa dan segala factor penyebabnya sebagai umpan balik bagi guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran remedial.Kata kunci :tes diagnosis, pembelajaran remedial fisika, hasil belajar
MEMBANGUN SISTEM DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR FISIKA ONLINE BERBASIS INTEGRASI JEJARING SOSIAL DAN WEB Ardika Prihatama, Yuli; Sukarmin, Sukarmin
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 5 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.203 KB)

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan bagian yang penting di era milenium ketiga. Aplikasi TIK telah dimanfaatkan di berbagai bidang layanan dalam bentuk produk-produk praktis yang berguna bagi masyarakat. Dalam bidang pendidikan salah satunya adalah e-learning yang diwujudkan dalam sistem diagnostik kesulitan belajar fisika online dirancang untuk menjadi solusi dalam memperbaiki kualitas pembelajaran fisika siswa.Sistem diagnostik kesulitan belajar fisika online adalah bentuk perpaduan antara web dan jejaring sosial yang terintegrasi. Jejaring sosial menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus pintu masuk pengguna untuk mengikuti serangkaian tes diagnostik online. Setelah tes dilakukan, hasil akan disajikan dalam laporan kesulitan belajar secara kuantitatif dan kualitatif. Selanjutnya pengguna akan mendapatkan tips dan trik untuk memperbaiki kualitas belajarnya lewat pesan jejaring sosial Facebook dan Twitter.Sistem ini akan memberikan beberapa manfaat yang signifikan dalam memperbaiki kualitas pembelajaran fisika. Pertama, pengguna yang merupakan para siswa akan lebih tertarik untuk mengukur kemampuannya dalam memahami fisika, kemudian termotivasi untuk memperbaiki cara belajarnyaberdasarkantips dan trik yang diterima secara berkala. Kedua, guru akan terbantu untuk mengetahui potensi siswa dalam belajar fisika, sehingga dapat menyiapkan perencanaan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien.Kesimpulannya, sistem ini adalah sebuah solusi yang akan meningkatkan kualitas pembelajaran fisika dengan pendekatan ke guru dan siswa secara langsung dalam suasana yang sesuai.Kata kunci: diagnostik, kesulitan belajar, online, web, jejaring sosial
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES FORMATIF FISIKA BERBASIS E-LEARNING TENGAH SEMESTER GENAP UNTUK SMA KELAS XI DI KOTA SURAKARTA Mulya Sari, Desi; Sukarmin, Sukarmin; Fauzi, Ahmad
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.058 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan langkah-langkah pengembangan tes yang sesuai dengan karakteristik tes Fisika yang baik dan menghasilkan produk berupa tes formatif tengah semester genap melalui e-learning pada mata pelajaran Fisika SMA Kelas XI. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan non-tes. Sumber data didapat dari hasil tes siswa, angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kualitatif yang meliputi materi, konstruksi, dan bahasa, serta kuantitatif dengan menggunakan program MicroCat ITEMAN versi 3.00 untuk mengetahui tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas pengecoh. Langkah-langkah yang digunakan untuk mengembangan instrumen tes formatif adalah analisis kebutuhan, menyusun spesifikasi tes, penulisan soal, analisis secara kualitatif, revisi tahap I, uji coba kelompok kecil, analisis butir soal uji coba kelompok kecil, revisi tahap II, uji coba kelompok besar berbasis e-learning, analisis butir soal uji coba kelompok besar, dan revisi tahap III.. Tes formatif Fisika berbasis e-learning tengah semester genap untuk SMA kelas XI yang dikembangkan ini sudah sesuai dengan karakteristik tes Fisika yang baik karena instrumen tes yang dikembangkan sudah memenuhi syarat menjadi instrumen yang baik yaitu mempunyai reliabilitas yang tinggi dan cukup tinggi, daya beda soal cukup, taraf kesukaran sedang, dan pengecoh berfungsi secara efektif. Produk pengembangan tes formatif ini menghasilkan soal yang memenuhi semua kriteria instrumen tes yang baik dengan rincian sebagai berikut: Untuk paket soal Dinamika Rotasi dihasilkan 20 soal yang memenuhi kriteria soal yang baik, untuk paket soal Kesetimbangan Benda Tegar dihasilkan 20 soal yang memenuhi kriteria soal yang baik, untuk paket soal Fluida Statis dihasilkan 22 soal yang memenuhi kriteria soal yang baik dan sudah mencakup semua indikator. Kata kunci : pengembangan, tes formatif, tengah semester genap, Fisika SMA kelas XI, e-learning.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS PENEMUAN DENGAN TEMA SPAGHETTI Tri Hastuti, Endang; Sunarno, Widha; Sukarmin, Sukarmin
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.161 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan modul IPA terpadu berbasis penemuan dengan tema spaghetti; (2) mengidentifikasi karakteristik modul IPA terpadu berbasis penemuan dengan tema spaghetti; (3)mengetahui kelayakan modul IPA terpadu berbasis penemuan dengan tema spaghetti yang telah dikembangkan; dan (4) mengetahui keefektifan produk modul IPA terpadu berbasis penemuan dengan tema spaghetti. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang dipakai adalah model Four-D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Penelitian ini diawali dengan penyusunan draf modul.Draf I modul ini divalidasi oleh ahli, guru, dan teman sejawat. Hasil validasi berupa draf modul II diujicobakan secara terbatas pada 10 siswa untuk mengetahui keterbacaan dan respon siswa terhadap modul yang dikembangkan, kemudian direvisi menjadi draf modul III. Draf modul III dilakukan uji coba lapangan pada 28 siswa dengan diberikan modul IPA terpadu berbasis penemuan kemudian direvisi menjadi modul akhir.Modul kemudian disebarkan ke guru IPA untuk mendapat umpan balik.Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, lembar tes. Perlakuan di lapangan menggunakan one group pretest-posttes design. Data penelitian diuji normalitas, homogenitas, normalized gain (gain score) dan uji paired t test. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan (1) pengembangan modul IPA terpadu berbasis penemuan menggunakan model 4D (four-D) yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran; (2) Kelayakan modul yang dikembangkan memiliki kategori “ sangat baik”; (3) pencapaian hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan dalam kategori “Sedang”; (4) terdapat perbedaan hasil belajar siswa, sebelum, dan setelah diterapkan modul. Kata kunci: pengembangan, modul, IPA terpadu, penemuan, spaghetti.
MEASURING SCIENCE PROCESS SKILLS: THE IMPLEMENTATION OF TWO-TIER MULTIPLE CHOICE (TTMC) ASSESSMENT INSTRUMENT Ratnasari, Dewi; Sukarmin, Sukarmin; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 23, No 1 (2018): JPMIPA: Volume 23, Issue 1, 2018
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v23i1.9682

Abstract

As it has been stressed on within the educational program curriculum, science process skills acquisition is an inextricable outcome of a science learning program. Therefore, the proper type of assessment for measuring science process skills is an inseparable part of science education program. In this study, we use a Two-Tier Multiple Choice (TTMC) assessment instruments to measure 148 senior high schools students’ science process skills. Through TTMC assessment instrument, we found that the students' skills in six different science process skills indicators were varied, with skills to communicate scientific concepts as the highest level of acquisition.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS KARAKTER ISLAMI MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA TEMA ROTASI DAN REVOLUSI BUMI SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ali, Muhammad; Sunarno, Widha; Sukarmin, Sukarmin
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan yaitu: (1) mengembangkan modul IPA berbasis karakter islami melalui pendekatan saintifik pada tema rotasi dan revolusi bumi, (2) hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan modul IPA berbasis karakter islami melalui pendekatan saintifik pada tema rotasi dan revolusi bumi. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan Research and Development (R&D). Pengembangan dilaksanakan dengan mengacu pada model ADDIE (Analyse, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang dikemukakan oleh Russel dan Molenda. Validasi modul IPA ini dinilai berdasarkan kelayakan isi, penyajian, dan bahasa oleh dosen, guru, dan peer review. Berdasarkan validasi kelayakan isi, penyajian, dan bahasa modul IPA dinyatakan layak digunakan dan di implementasikan di kelas VIII.B  SMPN  1  Pulau  Sembilan  Kabupaten  Kotabaru.  Hasil  belajar  siswa  dianalisis  dengan  uji nonparametrik dengan menggunakan uji wilcoxon yang diproses menggunakan software IBM SPSS Statistic 20. Hasil penelitian dan pengembangan yaitu (1) modul IPA berbasis karakter islami (gemar membaca, rasa ingin tahu, jujur, disiplin, dan menghargai karya orang lain) melalui pendekatan saintifik pada tema rotasi dan revolusi bumi dikembangkan menggunakan komponen pendekatan saintifik dengan menggunakan model ADDIE meliputi Analyse, Design, Development, Implementation, dan Evaluation, (2) hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan modul IPA berbasis karakter islami melalui pendekatan saintifik pada tema rotasi dan revolusi bumi mengalami peningkatan yang signifikansi. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari nilai p-value sebesar -4,462 dibawah (<0,05).
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA SMA/MA BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Yanti, Fitri April; Sukarmin, Sukarmin; Suparmi, Suparmi
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan yaitu: (1) mengembangkan dan menganalisis kelayakan modul fisika berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, (3) mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa setelah menggunakan modul fisika berbasis masalah. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan Research and Development (R&D). Pengembangan dilaksanakan dengan mengacu pada model 4D dengan tahapan Define, Design, Development dan Disseminate yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Pengembangan modul fisika ini dinilai berdasarkan kelayakan isi, penyajian, dan bahasa oleh dosen, guru, peer review, dan siswa. Berdasarkan validasi kelayakan isi, penyajian, dan bahasa modul fisika kemudian direvisi dan diimplementasikan pada kelas XI.I SMA N 1 Batanghari Kabupaten Lampung Timur sebagai kelas ujicoba luas. Hasil penelitian dan pengembangan yaitu (1) modul fisika berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa memiliki ciri yaitu langkah pembelajaran pada modul disesuaikan dengan langkah pembelajaran berbasis masalah, mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis pada setiap tahapnya dan memuat soal tes berpikir kritis (2) kualitas modul fisika berbasis masalah pada materi usaha dan energi yang dikembangkan berkategori baik, (3) keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas XI.1 setelah menggunakan modul fisika berbasis masalah mengalami peningkatan rata-rata nilai sebesar 39%, (4) hasil belajar siswa pada kelas XI.1 setelah menggunakan modul fisika berbasis masalah mengalami peningkatan rata-rata nilai sebesar 50%. Peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dilihat dari hasil pretest dan posttest.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF TERINTEGRASI DENGAN LKS POKOK BAHASAN HUKUM NEWTON TENTANG GERAK KELAS X SMA/MA Rohmani, Rohmani; Sunarno, Widha; Sukarmin, Sukarmin
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif dengan menggunakan software adobe flash dan XML pada pokok bahasan Hukum Newton tentang gerak; (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif menggunakan software adobe flash dan XML pada pokok bahasan Hukum Newton tentang gerak yang dikembangkan; (3) mengetahui pencapaian hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif terintegrasi dengan lembar kerja siswa hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang mengacu pada model yang dikemukakan oleh Sugiyono. Kelayakan media divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan praktisi. Subjek Ujicoba penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 3 Sukoharjo tahun akademik 2013/2014 sebanyak 43 siswa dengan rincian 10 siswa sebagai subjek ujicoba produk dan 33 siswa sebagai subjek ujicoba pemakaian. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan: (1) media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif terintegrasi dengan lembar kerja siswa berhasil dikembangkan dengan menggunakan Software Adobe Flash dan XML dengan hasil produk dikemas dalam keping CD yang didalamnya berisi software utama media dan beberapa file pendukung dari media tersebut. Media disajikan dengan dua pembagian materi yaitu materi pembelajaran dan materi penjelasan yang diproteksi serta berisi bank soal yang dapat diupdate. Media pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada langkah yang diberikan oleh Sugiyono dan telah tervalidasi; (2) media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif terintegrasi dengan lembar kerja siswa yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori baik; (3) pencapaian hasil belajar peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif terintegrasi dengan lembar kerja siswa mengalami peningkatan pada aspek pengetahuan.
Co-Authors Abd Wahid Achmad Lutfi Ahmad Fauzi Aprilliana Widyasari, Aprilliana Burhanuddin Nasir Daru Wahyuningsih Desi Mulya Sari, Desi Dewi Gayatri Dewi Ratnasari Dwi Teguh Rahardjo Dwi Teguh Rahardjo Dya Qurotul A’yun, Dya Edi Wibowo Edy Wiyono Elly Nurachmah Endah, Septina Endang Tri Hastuti, Endang Estiningtyas, Estiningtyas Fandi Ahmad Faridah, Umi Faridah, Umi Faridah Firmanto, Tofan P. Fitri April Yanti, Fitri April Fitri Mukti Wijayanti, Fitri Mukti Hanafi, Khamid Handaka, Arif Harjana Harjana Haryani, Fairusy Fitria Iman Darmawan, Iman Irwansyah Irwansyah Isti Rahayu Jalilah Rahmastuti Nurjanah Kuati, Sri Kusumawati Dwiningsih . LAILATUL MAGHFIROH Lita Rahmasari Mohammad Masykuri Muchlis Muchlis MUHAMMAD ALI Muhammad Purnomo Nonoh Siti Aminah Nonoh Siti Aminah Novi Ayu Kristiana Dewi, Novi Ayu Novianto, Nur Kholis Noviyanto, Hanitya Kistiyan Eko PUGUH KARYANTO Rahayu, Suryani Jati Ratih Artwiantini Astuti, Ratih Artwiantini Rizka Himawan Rodi Rodi, Rodi Rohmani Rohmani, Rohmani RUSLY HIDAYAH rusnoto rusnoto S. H. Sulistijo, S. H. Sa'diyah, Eri Zuimatus Sarwanto Sarwanto Setyanisa, Lia siswanti, heny Sri Budiawanti Sri Budiyani, Sri Sri Murtini Subiwati, Subiwati Suparmi Suparmi Supurwoko Supurwoko Tri Rahayuningrum, Endah Utoro Romadhon, Utoro Vera, Ika Yuni W. Sunarno, W. Warji , Widha Sunarno Wijayanti, Fitri Mukti Wiyono, Edy Yanuar A, Ery Yazida Rizkayanti, Yazida Yuli Ardika Prihatama YuliSetianingrum, YuliSetianingrum Yulisetyaningrum, Yulisetyaningrum