Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN KOMUNITAS PEREMPUAN PEMULUNG MELALUI PEMBENTUKAN FAMILY EDUCATOR UNTUK MEWUJUDKAN KELUARGA SADAR SEHAT (KADARSEH) DAN KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI TPA PUUWATU KOTA KENDARI SULTRA Lestari, Hariati; Jufri, Nurnashriana
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2653.026 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i1.5149

Abstract

ABSTRAKFokus kegiatan pendampingan ini dilakukan terhadap Komunitas perempuan pemulung di TPAPuuwatu Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Hal ini dikarenakan banyaknya masalahkesehatan dan masalah gizi yang ditemui pada komunitas pemulung, khususnya di Kec. Puuwatu sebagaiwilayah yang banyak ditemukan pemulung yang bekerja mengumpul sampah untuk mencari pendapatan diTempat Pembuangan Akhir sekaligus bermukim di tempat tersebut. Untuk itu diperlukan upaya transformasibagi komunitas pemulung di Kec. Puuwatu melalui gerakan pemberdayaan komunitas perempuan pemulung(khususnya ibu) dalam rangka menekan angka penyakit infeksi dan status gizi kurang melalui Pendampingan danpembentukan kader keluarga sebagai family education yang diharapkan dapat menjadi solusi bagipermasalahan di kota ini yang semakin mengkhawatirkan, karena upaya yang ada belum memberikan dampakpada permasalahan yang akrab ditemui di daerah urban ini khususnya di Kecamatan Puuwatu. Pelaksanaankegiatan ini rencana akan dilakukan selama satu tahun pada komunitas perempuan pemulung yang ada di Kec.Puuwatu khususnya di Kel. Watulondo Kota Kendari. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan denganmetode diskusi, pembinaan, pelatihan serta kegiatan pendampingan terhadap komunitas perempuanpemulung di TPA Puuwatu kelurahan tersebut. Target utama yang diharapkan dari kegiatan ini adalahterciptanya kesadaran pada komunitas perempuan pemulung di Kec. Puuwatu melalui pendampingan danpembentukan kader Konselor keluarga sebagai family educator yang dilaksanakan secara berkelanjutansehingga dapat menekan angka penyakit infeksi dan status gizi kurang serta meningkatkan derajat kesehatan.Strategi yang dilakukan dalam rangka mengurangi dan menekan angka penyakit infeksi dan status gizi kurang diTPA Puuwatu dilakukan melalui pendampingan dan pembentukan konselor keluarga yaitu : (1) Membentukbaseline data penyakit infeksi dan determinannya dan status gizi kurang pada bayi dan balita yang ada padakomunitas pemulung (2) Membentuk konselor keluarga sebagai family educator melalui kegiatanpendampingan (3) Membentuk sistem pengawasan surveilans penyakit infeksi dan determinannya sertastatus gizi pada komunitas pemulung (4) Membentuk keluarga sadar sehat (kadarseh) dan keluargasadar gizi(kadarzi) melalui kegiatan pelatihan yang dilakukan secara kontinyu dan berkesinambungan dengan melibatkanpihak terkait.Kata Kunci :Komunitas perempuan pemulung, penyakit infeksi, Status gizi kurang, Kadarseh, kadarzi,Konselor keluarga
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEBIASAAN MENGKONSUMSI GARAM, ALKOHOL,KEBIASAAN MEROKOK DAN MINUM KOPI TERHADAP KEJADIAN DIPERTENSI PADA NELAYAN SUKU BAJO DI PULAU TASIPI KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2015 Elvivin, Elvivin; Lestari, Hariati; Ibrahim, Karma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.789 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1273

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi, dimana tekanan tersebut dihasilkan oleh kekuatanjantung ketika memompa darah sehingga hipertensi ini berkaitan dengan kenaikan tekanansistolik dan tekanan diastolik. Standar hipertensi adalah sistolik  140 mmHg dan diastolik  90mmHg. Hipertensi kini menjadi masalah global karena prevalensinya yang terus  meningkatberdasarkan NHANES (National Health and Nutrition Examination Survey) tahun 2010, dari 66,9juta penderita hipertensi di USA, 46,5% hipertensi terkendali dan 53,5% hipertensi. Di IndonesiaData Riskesdas tahun 2013 melaporkan prevalensi hipertensi penduduk umur 18 tahun ke atassebesar 25,8%. Dari 15 juta penderita hipertensi, 50% hipertensinya belum terkendali. Padatahun 2015 kasus hipertensi di Pulau Tasipi total penderita berjumlah 46 orang. Tujuan daripenelitian ini yaitu Menganalisis faktor risiko mengonsumsi garam,minum, konsumsi alkohol,merokok dan minum kopi terhadap kejadian hipertensi pada nelayan Suku Bajo di Pulo TasipiKab. Muna Barat tahun 2015. Desain penelitian ini adalah analitik observasional denganrancangan case control. Sampel terdiri dari 46 kasus dan 46 kontrol dengan rasio 1:1. Analisisdata dilakukan dengan analisis unuvariat dan analisis bivariat dengan penghitungan OR tabel 2x2.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara signifikan semua variabel independen merupakafaktor risiko kejadian penyakit hipertensi di Pulau Tasipi yaitu kebiasaan mengonsumsi garamnilai (OR = 5,271; p=0.04), konsumsi alkohol (OR=7,917 ; p=0.00), merokok nilai (OR = 6,750;p=0.00),  dan minum kopi nilai (OR=12,500 ; p=0.00)   Diharapkan kepada masyarakat agarmeningkatkan pencegahan dan penanggulangan hipertensi secara komprehensif danberkesinambungan agar terhindar dari penyakit DBD dan dapat meminimalisir risiko penyakithipertensiKata Kunci : Hipertensi, Konsumsi Garam,Konsumsi Alkohol, Merokok Dan Minum Kopi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, TEMAN SEBAYA DAN STATUS EKONOMI DENGAN PERILAKU NGELEM PADA ANAK JALANAN DI KOTA KENDARI TAHUN 2016 Husna, Asmaul; Lestari, Hariati; Ibrahim, Karma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.628 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1085

Abstract

Anak adalah aset bangsa dan bagian dari generasi muda yang berperan sangat strategis, yaitu sebagai pewaris(successor) bangsa, penerus cita-cita perjuangan bangsa, sekaligus sebagai potensi sumber daya manusia dalamperkembangan nasional. Anak jalanan merupakan kelompok yang rentan dalam melakukan perilaku berisikoterhadap kesehatan seperti perilaku ngelem. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan,teman sebaya dan status ekonomi dengan perilaku ngelem pada anak jalanan di Kota Kendari  tahun 2016.Jenis penelitian adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitianadalah anak jalanan Kota Kendari dan sampel dalam penelitian ini adalah anak jalanan Kota Kendari sebanyak49 anak. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh. Analisis data menggunakan uji chisquare dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,3% anak jalananmemiliki perilaku ngelem dengan uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antarapengetahuan (ρValue=0,826 > α) dengan perilaku ngelem pada anak jalanan, terdapat hubungan antara temansebaya (ρValue=0,001< α), dan status ekonomi (ρValue =0,025) dengan perilaku ngelem pada anak jalanan yangmemiliki kategori kekuatan hubungan sedang.Kata kunci:  Perilaku, Ngelem, Anak Jalanan, Pengetahuan, Teman Sebaya, Status Ekonomi
STUDI MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS LAWA KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2015 Rismalawati, Rismalawati; Lestari, Hariati; Ahmad, La Ode Ali Imran
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.197 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1359

Abstract

Pengelolaan obat merupakan suatu rangkaian kegiatan yang menyangkut aspekperencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian dan penghapusan obat yangdikelola secara optimal untuk menjamin tercapainya ketepatan jumlah dan jenis perbekalanfarmasi. Pada pengelolaan obat di Puskesmas tingkat ketersediaan obat masih belum sesuaidengan kebutuhan pelayanan kesehatan karena masih sering terjadi kekurangan dankekosongan obat disisi lain terjadi pula kelebihan obat. Penelitian ini bertujuan untukmendapatkan informsi lebih mendalam tentang studi manajemen pengelolaan obat diPuskesmas Lawa Kabubaten Muna Barat tahun 2015 ditinjau dari perencanaan, pengadaan,penyimpanan, pendistribusian dan penghapusan. Jenis penelitian adalah kualitatif denganpendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yang terdiri dari 2orang informan kunci dan 2 orang informan biasa. Hasil penelitian menunjukan bahwaperencanaan pengelolaan obat berdasarkan metode epidemiologi dengan pengadaan obatdi sesuaikan pola penyakit dengan mengajukan LPLPO (Lembar Permintaan Dan LembarPemakaian Obat) ke Dinas Kesehatan Kabupaten Muna Barat dan GFK (Gudang FarmasiKota). Tempat penyimpanan obat di puskesmas masih kurang memadai, namunpenyusunannya sudah memenuhi standar penyimpanan obat di puskesmas. Pendistribusianobat yang dilakukan sesuai dengan  prosedur pengelolaan obat, serta mengadakanpemusnahan pada obat yang kadaluarsa.Kata kunci : manajemen logistik, obat, puskesmas
GAMBARAN DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BALITA DI PEMUKIMAN TPA PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2018 Harcidar, Desti; Sabilu, Yusuf; Lestari, Hariati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.249 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah status gizi menjadi masalah penting yang dihadapi dunia dan beberapa negara, salah satunya ialah Indonesia. Kuranglebih satu dari tiga orang anak atau 37,2% anak di Indonesia menderita gizi buruk. Hal itu berarti 9,5 juta anak-anak di bawah umurlima tahun menderita kurang gizi (WFP, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran determinan yangmempengaruhi status gizi balita di pemukiman TPA Puuwatu Kota Kendari Tahun 2018. Metode penelitian ini menggunakanobservasional deskriptif dengan rancangan studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampelexhaustive sampling. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 balita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwakualitas pengasuhan pada balita di pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah cukup baik. Frekuensi sakit ISPA pada balitadi pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah tidak berulang. Frekuensi sakit diare pada balita di pemukiman TPA Puuwatusebagian besar adalah tidak berulang. Sanitasi lingkungan di pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah tidak memenuhisyarat. Kata kunci: kualitas pengasuhan ibu, frekuensi sakit, sanitasi lingkungan, status gizi balita 
PERILAKU PENCARIAN PENGOBATAN PADA IBU HAMIL TERHADAP KELUHAN SAKIT SELAMA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMPO KECAMATAN NAPABALANO KABUPATEN MUNA TAHUN 2016 Suharni, Suharni; Lestari, Hariati; Ardiansyah, Ririn Teguh
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.389 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1237

Abstract

Perilaku pencarian pengobatan adalah perilaku orang atau masyarakat yang sedang mengalamisakit atau masalah kesehatan yang lain, untuk memperoleh pengobatan sehingga sembuh atauteratasi masalah kesehatannya. Pencarian pengobatan pada masyarakat Indonesia dipenuhimelalui tiga cara yaitu pengobatan sendiri di rumah, pengobatan pada sektor tradisional, danpengobatan pada sektor professional. Tujuan penelitian ini untuk megetahui perilaku pencarianpengobatan ibu hamil terhadap keluhan sakit selama kehamilan di wilayah kerja PuskesmasTampo Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna tahun 2016. Penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologis. Cara mendapatkan informasimelalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Teknik pengambilan sampel denganmenggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria pada informan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pengobatan sektor awam (pengobatan sendiri) yang dilakukan ibu hamilterhadap keluhan sakit selama hamil adalah membeli obat di warung/pasar dan istrahat dirumah,pengobatan sektor tradisional yang dilakukan adalah pengobatan dukun, dengan menyentuhperut si ibu hamil untuk mengetahui dan memperbaiki letak janin dan kondisi bayi sertapemberian air do’a, sedangkan pengobatan sektor medis professional yang dilakukan adalahpengobatan ke tenaga kesehatan, Puskesmas dan Rumah Sakit. Sumber informasi pencarianpengobatan lebih banyak didengarkan dari orang tua/mertua karena faktor kepercayaan dandianggap sudah berpengalaman. Adapun saran untuk penelitian ini adalah perlunya peningkatanpengetahuan bagi ibu hamil tentang pentingnya melakukan pencarian pengobatan pada sektormedis professional bila mengalami keluhan sakit selama hamil agar ibu hamil mampu menjagakehamilannya dengan baik sehingga resiko kematian ibu dan bayi dapat dihindari.Kata Kunci: Perilaku Pencarian Pengobatan, Keluhan sakit, Kehamilan
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, KEBUTUHAN, MOTIVASI, EMOSI, DAN BUDAYA DENGAN PERSEPSI KELUARGA SKIZOFRENIA (GANGGUAN JIWA BERAT) DI RSJ PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2018 Afrina, Yana; Lestari, Hariati; Jumakil, Jumakail
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.661 KB)

Abstract

Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan,dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya. Gangguan jiwayang menjadi salah satu masalah utama di negara-negara berkembang adalah skizofrenia. Menurut dataWHO terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkenaskizofrenia, serta 47,5 juta terkena dimensia. Jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia sebesar 0,17%dari jumlah penduduk berusia diatas 15 tahun, atau sekitar 37 ribu penduduk. Prevalensi penderitagangguan jiwa berat atau skizofrenia sebesar 1,7 per 1000 penduduk atau sekitar 400.000 penduduk.Prevalensi penderita skizofrenia di Sulawesi Tenggara sebesar 1,1 permil. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan antara pengetahuan, kebutuhan, motivasi, emosi, dan budaya dengan persepsikeluarga skizofrenia di RSJ Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakanadalah analitik observasional menggunakan rancangan cross sectional study. Penelitian ini menggunakanteknik penarikan sampel nonprobability sampling dengan teknik accidental sampling. Populasi dalampenelitian ini berjumlah 324 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 100 orang. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan persepsi keluargaskizofrenia (pValue=1,000> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara kebutuhan dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,349> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara motivasi dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,051> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara emosi dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,262> 0,05), serta tidak ada hubungan bermakna antara budaya denganpersepsi keluarga skizofrenia (pValue=0,527> 0,05). Kata kunci: Pengetahuan, Kebutuhan, Motivasi, Emosi, Budaya, dan Persepsi Keluarga Skizofrenia.
ANALISIS FAKTOR RISIKO BBLR, PANJANG BADAN BAYI SAAT LAHIR DAN RIWAYAT IMUNISASI DASAR TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KANDAI KOTA KENDARI TAHUN 2016 Swathma, Dandara; Lestari, Hariati; Ardiansyah, Ririn Teguh
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.527 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1088

Abstract

Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial danekonomi di masyarakat. Ada bukti jelas bahwa individu yang stunting memiliki tingkatkematian lebih tinggi dari berbagai penyebab dan terjadinya peningkatan penyakit. Banyakfaktor yang dapat memicu seorang balita dapat menjadi stunting yaitu BBLR, panjang badanbayi saat lahir dan riwayat imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiberapa besar faktor risiko BBLR, panjang badan bayi saat lahir dan riwayat munisasi dasarterhadap kejadian stunting pada balita usia 12-36 bulan di wilayah kerja puskesmas Kandaikota Kendari tahun 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian epidemiologianalitik observasional menggunakan desain case control. Populasi dalam peneliti an ini 726dengan jumlah sampel sebanyak 51 kasus dan 51 kontrol, pengambilan sampelmenggunakan teknik purposive sampling dengan pendekatan fixed disease pada sampelkasus maupun kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan BBLR (OR= 5,250; 95%CI= 1,897–14,532), panjang badan bayi saat lahir (OR= 4,078; 95%CI= 1,599-10,400) dan riwayatimunisasi dasar (OR= 6,044; 95%CI= 2,295-15,916).Kata kunci : stunting, bblr, panjang badan bayi saat lahir dan riwayat  imunisasi dasar
GAMBARAN DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BALITA DI PEMUKIMAN TPA PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2018 Harcidar, Desti; Sabilu, Yusuf; Lestari, Hariati
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.815 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5561

Abstract

ABSTRAKMasalah status gizi menjadi masalah penting yang dihadapi dunia dan beberapa negara, salah satunya ialah Indonesia. Kuranglebih satu dari tiga orang anak atau 37,2% anak di Indonesia menderita gizi buruk. Hal itu berarti 9,5 juta anak -anak di bawah umurlima tahun menderita kurang gizi (WFP, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran determinan yangmempengaruhi status gizi balita di pemukiman TPA Puuwatu Kota Kendari Tahun 2018. Metode penelitian ini menggunakanobservasional deskriptif dengan rancangan studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampelexhaustive sampling. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 balita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwakualitas pengasuhan pada balita di pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah cukup baik. Frekuensi sakit ISPA pada balitadi pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah tidak berulang. Frekuensi sakit diare pada balita di pemukiman TPA Puuwatusebagian besar adalah tidak berulang. Sanitasi lingkungan di pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah tidak memenuhisyarat.Kata kunci: kualitas pengasuhan ibu, frekuensi sakit, sanitasi lingkungan, status gizi balita
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 4 KENDARI TAHUN 2016 Wulandari, Syamsinar; Lestari, Hariati; Fachlevy, Andi Faizal
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.104 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1239

Abstract

Obesitas merupakan suatu kelainan atau penyakit yang terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yangmasuk dengan energi yang keluar sehingga menyebabkan terjadinya penimbunan jaringan lemak dalam tubuh secaraberlebihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja diSMA Negeri 4 Kendari Tahun 2016. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectionalstudy. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Februari sampai 5 Maret 2016 dan bertempat di SMA Negeri 4 Kendari.Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah seluruh siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 4 Kendari yaitu sebanyak 1.133siswa, dengan jumlah sampel sebesar 89 orang. Hasil penelitian menggunakan analisis Chi Square dengan α=0,05menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan (PValue= 0,018), aktivitas fisik (PValue = 0,000), uang jajan (PValue  =0,017) dan  parental fatness (PValue = 0,004) dengan kejadian obesitas serta tidak terdapat hubungan antara durasi tidur(PValue= 0,654) dengan kejadian obesitas. Disarankan bagi pihak sekolah perlu diadakannya program kesehatan padapenderita obesitas melalui usaha kesehatan sekolah (UKS) atau bimbingan dan konseling (BK) seperti : diet sehat remaja,melakukan senam pagi seminggu sekali, melakukan kegiatan rutin jalan santai bersama dengan seluruh siswa dan guru agarmenumbuhkan kesadaran untuk hidup sehat.Kata kunci : obesitas, pola makan, tingkat aktivitas fisik, uang jajan, parental fatness, durasi tidur
Co-Authors Afa, Jusniar Rusli Afrina, Yana Agnes Marsatika Hartoyo Akifah Akifah Alfrida Alik Langgesa, Alfrida Alik Alyssa Destiana Adnan Ambo Upe Andi Faisal Fachlevy Antimas, Nur Agusti Apriani Apriani Apriani Apriani Ardiansyah, Ririn Teguh Asmaul Husna Asmiati Arif Cece Suriani Ismail, Cece Suriani Devi Emrianti Devi Puspitasari Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Devi Takin Dhiya Dwi Muthiah Dian Pratiwi Dinda Dwi Afriliyana Dwiyanti, Fitriana Elvivin, Elvivin Emi Andriani Erick Apriansyah Fauzi Fachlevy, Andi Faizal Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Ferli Faemu Fifi Nirmala Fifi Nirmala Fifi Nirmala Fika Mustika Tanaka Fikriyanti Fikriyanti Fitriani Fitriani Gusti Ayu Putu Reskiyanti Harcidar, Desti Harleli Harleli Harleli Harleli Hartati Bahar Hartati Bahar Hartati Bahar Hartati Bahar Hartati bahar Hasanah, Nur Mukmin Hasrullah Hasrullah Hepy Hepy Hikma Hikma Ibrahim, Karma Iin Iin Indah Suci Cahyani Irma Irma Irma Irmayanti Irmayanti Isa, Lisna Ismawati Ismawati Isnian, Sitti Nur Jafriati Jafriati, Jafriati Jufri, Nurnashriana Jumakil Jumakil Junaid Junaid, Junaid Jusniar Rusli Afa Jusniar Rusli Afa Kaimudin, Nur Ia Kamrin Kamrin Karimuna, Siti Rabbani Kullu, enny Marisai La Ode Ahmad Saktiansya La Ode Ali Imran Ahmad La Ode Ali Imran Ahmad La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode Ali Imran La Ode Ali Imran, La Ode La Ode Liaumin Azim La Ode Liaumin Azim La Ode Liaumin Azim La Tamsila Lila Ramadanti Lisna Sulistiawati Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Listy Handayani Lymbran Tina Lymbran Tina Mardaniah, Mardaniah Marwati Marwati, Marwati Mistawati, Mistawati Muhammad Ardyan Hanafi Musadar Mappasomba Musdar, Andi Sulfida Muslikhah, Ida Musniatun, Wa Ode Nafa Tryanti Muhtar Nafa Tryanti Muhtar Nisa Patawari, Indri Eka Artamevia Khaerun Nunkaidah, Melina Nunu Sarah Nur Ida Nur Irma Nur Widya Oktaviana Nurdian Nurdian Nurniati, Linta Pitrah Asfian Pitrah Asfian, Pitrah Putu Eka Meiyana Erawan Ramadhan Tosepu ramadhan tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Rasma Rasma Rastika Dwi Liaran Rastika Dwiyanti Liaran Renni Meliahsari Ridhayanti, Suci Rismalawati, Rismalawati Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali Sabrin Sabrin Safriyanti, Safriyanti Salahuddin Salahuddin Sam, Nur Saptaputra, Syawal Sarni Rahmawati Layn Sartiah Yusran` Sartika Sartika Sety, La Ode Muhamad Siti Nurfadilah H Siti Rabbani Karimuna Sitti Husnul Khatimah Sri Tungga Dewi Suharni Suharni susanti, Muspidah Swathma, Dandara Syahril Syamsuddin Tyas Eka Subtitawati Wa Ode Israwati Wa Ode Salma Wa Ode Syamsara Sariwaty Waode Novi Indra Cahaya Wulandari, Syamsinar Yasnani Yasnani Yasnani, Yasnani Yusran, Sartiah Yusuf Sabilu, Yusuf