Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Efektivitas model pembelajaran daring berbasis tiktok Ardiyanti, Handrini; Kustandi, Cecep; Cahyadi, Ani; Elihami, Elihami; Pattiasina, Petrus Jacob
Jurnal Komunikasi Profesional Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.214 KB) | DOI: 10.25139/jkp.v5i3.3826

Abstract

In an effort to prevent the Covid-19 pandemic, schools are implementing online student learning methods. This government policy is in order to break the chain of spreading Covid-19. However, in practice, there are still many teachers in schools who are still confused about implementing the online learning system because the teachers are not good at technology, so the teacher only sends assignments without explaining the material. As a result, online learning becomes ineffective which has an impact on student learning outcomes. This study aims to determine the effectiveness of the tiktok-based online learning model. The method used in this research is phenomenology. The informants in this study were the parents of students who live in East Java. The conclusion of this study is that the Tik Tok application used as a learning medium has not been fully effective. Parents consider that the Tik Tok application used in their children's learning is mostly used for playing while learning hours are still in progress. Keywords: model; learning; online; tik tok. Dalam upaya mencegah pandemi Covid-19, sekolah menerapkan metode pembelajaran siswa secara online. Kebijakan pemerintah ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun dalam prakteknya masih banyak guru di sekolah yang masih bingung menerapkan sistem pembelajaran online karena gurunya kurang jago teknologi, sehingga guru hanya mengirimkan tugas tanpa menjelaskan materi. Akibatnya pembelajaran online menjadi tidak efektif yang berdampak pada hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran daring berbasis Tik Tok. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang tinggal di Jawa Timur. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa aplikasi Tik Tok yang digunakan sebagai media pembelajaran belum sepenuhnya berjalan dengan efektif. Para orang tua menilai bahwa aplikasi Tik Tok yang digunakan dalam pembelajaran anak-anak mereka lebih banyak digunakan untuk bermain ketika jam pembelajaran masih berlangsung. Kata kunci: model; pembelajaran; daring; tik tok.
Mendengarkan dan berbicara untuk berkomunikasi: apa yang guru lakukan dan siswa pelajari dari penilaian kelas Syahrani, Agus; Asfar, Dedy Ari; Perdana, Indra; Pattiasina, Petrus Jacob; Nadeak, Bernadetha
Jurnal Komunikasi Profesional Vol 5 No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.992 KB) | DOI: 10.25139/jkp.v5i4.3908

Abstract

Choosing the right learning media during the Covid-19 pandemic is very important. Students are helped in understanding the learning material delivered with learning media, even though they are studying at home. The purpose of this study is to find out how Edmodo as a medium is used in teaching and learning activities. This research is a research that uses a qualitative approach and uses a phenomenological method to students and teachers. The conclusion obtained in this study is that the communication that occurs between teachers and students in Edmodo takes place effectively through the delivery of material that is easily understood by students.
The Future of Instruction Media in Indonesian Education: Systematic Review Sudarmo Sudarmo; Ardian Arifin; Petrus Jacob Pattiasina; Vani Wirawan; Aslan Aslan
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2021): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.713 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v13i2.542

Abstract

This study aimed to answer whether digital devices replace print media in education in Indonesia's digital era. Systematic studies and experts' findings can get a basic understanding of print media that can be replaced by digital media in education today and in the future. For this reason, the researchers have attempted to collect literature and publications related to this theme. Then it analyzes critically to prove whether our hypothesis is accepted or rejected. For example, the way we research seeks to understand the question's theme and matches the findings of several publications that we target from 2010 to 2020. Data sources come from Google Scholar, ERIC publications, and other search engines. This analytical process involves coding systems, content evaluation, in-depth interpretation, and concluding to obtain findings characterized by validity and trustworthiness. The results reveal that slowly the role of electronic media has begun to take over paper media. However, with the condition of Indonesian education in general, the role of print media continues to dominate the world of Indonesian education today, especially in remote areas of the country where modern educational facilities are not yet supported. Therefore, this finding is useful for policymakers and further study in a similar field.
Peran Literasi Teknologi Dalam Dunia Pendidikan Rini Nuraini; Petrus Jacob Pattiasina; Anisah Ulfah
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 3 (Juli 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i3.1045

Abstract

Perkembangan bidang teknologi melahirkan tantangan baru di era industry 4.0, salah satunya adalah pendidikan. Pendidikan pada abad ini mengalami tantangan yang sangat besar. Jika cara mengajar tidak dirubah maka kita akan mengalami kesulitan besar Menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat, literasi sains dan teknologi menjadi kunci dan landasan utama yang harus dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik pengumpulan melalui data tertulis dari berbagai sumber, baik buku maupun jurnal yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik content analisis. Hasil peneliti menunjukkan bahwa literasi teknologi adalah kemampuan memahami kelengkapan yang mengikuti teknologi seperti peranti keras (hardware), peranti lunak (software), serta etika dan etiket dalam memanfaatkan teknologi Literasi teknologi informasi dan komunikasi memegang peranan penting dalam dunia pendidikan. Salah satunya yaitu memudahkan akses informasi dan pengelolaan informasi. Selain itu, Literasi teknologi juga memiliki peran dalam proses interaksi dan komunikasi selama proses pembelajaran. Bahkan literasi teknologi pun mengembangkan aspek social dan etika dalam penggunaan teknologi. Pada ISTE Standar for Student dijelaskan bahwa literasi teknologi informasi dan komunikasi mengarahkan para siswa untuk terlibat secara positif, aman dan menjaga etika ketika menggunakan teknologi.
Penggunaan Metode Mendongeng Dalam Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini Petrus Jacob Pattiasina; Endang Fatmawati; Misna Wulandari
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 3 (Juli 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i3.1049

Abstract

Mendongeng adalah metode paling universal yang memiliki efek mendalam pada pikiran anak. Selain itu, mendongeng lebih berkesan dari pada memberikan nasehat langsung. Sehingga mendongeng merupakan cara yang efektif untuk menumbuhkan minat baca anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan studi pustaka. Dalam penelitian terhadap literatur ini, peneliti menggunakan berbagai sumber seperti artikel jurnal, buku, dan penelitian terkait dokumen dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini memberikan penjelasan bahwa penggunaan metode mendongeng dapat meningkatkan komunikasi, minat membaca, dan meningkatkan kepercayaan diri dari anak. Kegiatan mendongeng juga membuat anak memiliki fantasi dan imajinasi yang baik untuk bisa membuat karya-karya baru. Kegiatan mendongeng juga berimplikasi positif dalam mengembangkan kemampuan anak dalam mengembangkan salah satu kecerdasan anak abad 21 yaitu kemampuan anak untuk bisa berkomunikasi/mengomunikasikan berbagai hal yang menurut anak patut untuk disampaikan. Penelitian ini berkontribusi terhadap berbagai metode pembelajaran yang bisa membangun kecerdasan/karakter menjadi lebih baik dan berkembang sesuai dengan apa yang diharapkan.
Colocial Expression of Students of SMA Negeri 4 Ambon in Oral Language (Ethnographic Study of Communication) Carolina Sasabone; Petrus. J. Pattiasina; Merlin Rutumalessy
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5041

Abstract

Language is seen as a science, cannot be separated in interaction between humans and is translated into the scope of education, both formal, non-formal and informal. In social interaction, language functions to convey messages in interaction or conversation. Language is seen from an axiological point of view, then language is a form of human behavior in the dimensions of social life of society which naturally grows and develops in various aspects of human life, especially the association of students in the school environment. In connection with this research, the problem discussed is "colloquial expressions of students at SMA Negeri 4 Ambon in the ethnographic perspective of communication". This research is a descriptive qualitative research, namely synchronous language research. This is in line with Mahsun's opinion (2017: 86) which states that synchronous language research is language research that is carried out by observing the phenomenon of a language at a certain time, and is descriptive. The focus is a comprehensive description or describe and explain the data obtained. The research data is in the form of utterances in the conversations of SMA Negeri 4 Ambon students. Speech that contains colloquial expressions. The results of this study found that the students' colloquial expressions were in the form of questions, statements and orders. While the colloquial expression functions found are assertive functions, directive functions, expressive functions and commissive functions.
Trends in Technological Innovation in Education During a Time of Pandemic Disruption: Examining The Perspective of Teaching Digital Pedagogy Syanti Dewi Harahap; Jimmi Jimmi; Petrus Jacob Pattiasina; Zulvia Trinova; Antono Damayanto
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.777 KB) | DOI: 10.31538/nzh.v5i1.1867

Abstract

Since the world has been disturbed by the increasing impact of Covid-19, various countries have applied distance learning, responding to the pandemic policy on an international scale. The author believes that the learning of technological innovation for Indonesia is different from that of developed countries, so this study tries to understand the digital pedagogical perspective of teaching. A series of successful electronic literature searches were carried out on several scientific journal publications, books, and other website literature to get the intended understanding. The data that we have obtained are then analyzed in-depth, involving critical coding and high evaluation to obtain understanding and conclusions that can answer the core questions of this study. We used all data from secondary data, namely scientific evidence published between 2010 and 2021. Then the design of this study was in a descriptive qualitative system under a phenomenological approach, an effort to explore data as widely as possible. After discussing the results, we included that pedagogical technology, which is a method that discusses how teachers handle their duties assisted by technological innovation. However, the pedagogy also helps teachers become student learning facilitators by using existing technological facilities to improve learning outcomes. While at the same time developing students' potential even though they are being afflicted with learning disorders due to pandemics. We hope this result can be a contributing input for further studies.
How Teacher Creativity Brings to Indonesian Language Teaching Innovations in The Multimedia Era Mas'ud Muhammadiah; Stephanus Turibius Rahmat; Endang Fatmawati; Arif Bintoro Johan; Petrus Jacob Pattiasina
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.553 KB) | DOI: 10.31538/nzh.v5i1.2003

Abstract

Teacher creativity determines the success of teaching Indonesian through innovative activities, especially in the multi-media era, which has become part of teaching for all subject areas. For this reason, we have conducted a literature search on several data found by experts in teaching Indonesian language education, both sourced from national and international journal publications and other sources that support Indonesian language teaching programs through creativity and innovation by involving multi-media. So that we can use the data in answering the questions and objectives of this study, we first examined the data by involving a phenomenology-based approach, an approach that seeks to explore as much data as possible to obtain comprehensive, high-quality answers to the study problem. Based on the exposure and discussion of our findings after understanding that teachers' creativity in teaching Indonesian will determine learning outcomes combined with innovative learning methods and strategies in line with the demands of the current multi-media era. Thus, the results of this study will become an essential input in supporting the study and development of teaching Indonesian as the national language in Indonesia in the technological era.
ANALISIS KESALAHAN MORFOLOGI PADA KORAN KABAR TIMUR EDISI APRIL 2020 Chesya Titahena; Petrus J. Pattiasina; Grace Somelok
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 3 (2021): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol3no3hlm535-554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan morfologi pada koran Kabar Timur edisi April 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, teknik catat serta teknik dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan teknik padan. Hasil penelitian ini adalah ditemukan lima kesalahan morfologi pada koran Kabar Timur edisi April 2020, yakni (1) kesalahan penggunaan afiks yang terdiri atas kesalahan penghilangan afiks {meN-}, {di-},{-kan}, {-i}, penggunaan afiks {-ir}yang tidak tepat, penggantian afiks {-kan} dan {-an}, penempatan afiks yang tidak tepat pada gabungan kata, (2) bunyi yang seharusnya luluh tetapi tidak diluluhkan, (3) kesalahan penggunaanbentuk reduplikasi, (4) kesalahan penulisan kata majemuk, dan (5) kesalahan penggunaan afiks yang tertukar dengan preposisi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koran Kabar Timur jika dilihat dari segi tataran morfologi masih terdapat banyak kesalahan baik dari segi penggunaan bahasa maupun penulisan dalam kalimat. Kesalahan morfologi yang ditemukan dalam koran Kabar Timur edisi April 2020 didominasi oleh kesalahan penggunaan afiks yakni pada kesalahan penghilangan afiks serta kesalahan penggunaan afiks yang tertukar dengan preposisi.
BENTUK DAN FUNGSI SAPAAN DALAM BAHASA BANDA DI OHOI BANDA ELI KECAMATAN KEI BESAR UTARA TIMUR KABUPATEN MALUKU TENGGARA Yunus Hardi Hurulean; Petrus J. Pattiasina; Chrissanty Hiariej
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2022): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol4no1hlm617-632

Abstract

Semua bahasa mempunyai bahasa tutur sapa sama halnya dengan bahasa Banda, yakni sistem yang mempertautkan seperangkat kata-kata atau ungkapan yang dipakai untuk menyapapara pelaku dalam satu peristiwa sehingga sapaan juga merupakan kesantunan berbahasa. Penutur bahasa Banda merupakan masyarakat kepulaun Banda yang bermigrasi ke Kepulaun Kei pada masa penjajahan Belanda dan mereka membangun dua desa yakni Desa Banda Eli dan Desa Banda Elat yang ada di pulau Kei Besar selain itu masyarakat Banda juga tetap menjaga dan melestarikan bahasa Banda dengan sangat baik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi sapaan dalam bahasa Banda di Ohoi Banda Eli Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan data penelitian yaitu data verbal berupa tuturan dalam bahasa Banda di Ohoi Banda Eli Kecamatan Kei Besar Utara Timur Kabupaten Maluku Tenggara yang terdapat sapaan dalam komunikasi mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Bahasa Banda memiliki empat bentuk sapaan dan juga ditemukan 4 fungsi sapaan. Empat Bentuk sapaan yaitu, bentuk sapaan berdasarkan jenis kelamin yang terbagi menjadi 2 yakni sapaan terhadap laki-laki dan sapaan terhadap perempuan. Berikunya bentuk sapaan berdasarkan usia yang terbagi menjadi 4 yakni sapaan untuk usia 50 tahun ke atas, sapaan untuk usia menengah, sapaan untuk usia dewasa, dan sapaan untuk usia remaja dan anak-anak. Bentuk sapaan selanjutnya adalah bentuk sapaan berdasarkan status sosial, dan bentuk sapaan berdasarkan pronomina.Berikutnya 4 fungsi sapaan yaitu fungsi regulasi, fungsi pemerian, fungsi interaksi dan fungsi perorangan
Co-Authors A. Prayogi Abdul Samad Arief Abdul Wahab Abdul Wahab Syakhrani Adam Latuconsina Aditya Ridho Fatmawan Agnes Tesalonika Yolanda Agus Rofi’i Agus Syahrani Alim Hardiansyah Andi Muh Akbar Saputra Ani Cahyadi Anisah Ulfah Anita Noviyanti Antonius Rino Vanchapo Antono Damayanto Apit Fathurohman Ardiyanti, Handrini Arief, Abdul Samad Arif Bintoro Johan Arifin, Ardian Armayanti Rumalutur Asfar, Dedy Ari Aslan Aslan Bernadetha Nadeak Budi Mardikawati Budi Sulistiyo Nugroho Chesya Titahena Chrissanty Hiariej Cindy Sandra Lumingkewas Daheri, Mirzon Deswalantri Deswalantri Dian Aswita Dian Kusmaharti Dwi Mahya Sari Eka. Supriatna ELIHAMI, ELIHAMI Emy Yunita Rahma Pratiwi Emy Yunita Rahma Pratiwi Endang Fatmawati Ferdinand Salomo Leuwol Fitria, Tira Nur Frans Sudirjo Grace Somelok Haris Munandar Hasman Zhafiri Muhammad I Gusti Ngurah Santika Ida Bagus Made Wisnu Parta Indra Perdana Iwan Rumalean Jimmi jimmi Julhadi Julhadi Kamaruddin, Ilham Karolis Anaktototy Kustandi, Cecep Lailatul Uzlifah Laratmase, Antonia Junianty Luluk Faridah M. Imelda Kusumastuty Marlen Wariunsora Mas’ud Muhammadiyah Melia Anggraini Merlin Rutumalessy Merlina Elsa Safira Merlyn Kristine Nelloe Merlyn Rutumalessy Miftahulkhairah Anwar Misna Wulandari Mohammad Fauziddin Muh. Zuhdy Hamzah Mulyaningsih, Indrya Muta'allim Muta'allim Nana Meily Nurdiansyah Nanda Saputra Nelvia Susmita Ngumar Ngumar Nining Fitriani Nofvia De Vega Nur Indah Sari Nur Latifah Nurcaya Nurcaya Nurcaya, N P Purwanto Rahayu Rahmat, Stephanus Turibius Ramdani, Hasbi Taobah Rangga Mege Putra Remus, Sahat Parulian Rinda Riztya Rini Nuraini Rissa Megavitry Riyantino Yudistira Rizki Ananda Ruty Jacoba Kapoh S. Sumihatul Ummah MS Sahat Parulian Remus Salman Alam Sapryanti Tomia Sasabone, Carolina Sofia F Rahmani Sudarmo Sudarmo Supriyanti Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Syanti Dewi Harahap Tabelessy, Novita Trimey Liria Hutauruk Tuti Marjan Fuadi Umar Sidiq Umul Khasanah Uswatunnisa Uswatunnisa Via Yustitia Wirawan, Vani Yoseb Boari Yunus Hardi Hurulean Zulkifli Tanipu Zulvia Trinova