Claim Missing Document
Check
Articles

DESIGN OF DIGITAL MAP BASED ON HAND GESTURE AS A PRESERVATION OF WEST JAVA HISTORY SITES FOR ELEMENTARY SCHOOL Padmasari, Ayung Candra; Wahyuningsih, Yona; Rostika, Deti
Letters in Information Technology Education (LITE) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.31 KB) | DOI: 10.17977/um010v2i22019p023

Abstract

Social science study of historical content at present does not seem to be directly proportional to the development of the industrial revolution 4.0. it is because of rote learning styles, text-based, teacher-centered teaching methods without technologicalaided modifications. With these problems, it is necessary to have design innovations and media for learning models, one of them is to design a hand gesture-based map equipped with a leap motion controller. This study aims to design a digital hand gesture-based map design as the preservation of West Java historical sites for elementary school children. The method used in the study is Design and Development (D&D). The results of this study are the design of an interactive map as a teaching media innovation and the configuration response of the tool with the results of 13 ms / FPS 33 ms / 60 FPS tap gesture responses.
Mengoptimalkan Sosioemosional Anak Usia Dini Melalui Media Wayang Wahyuningsih, Yona
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i1.2856

Abstract

Kecerdasan emosi merupakan penentu dari keberhasilan seseorang. Sosioemosional pada anak penting dikembangkan karena anak memiliki masa emas perkembangan sosioemosional sesuai tahap perkembangannya. Sejalan dengan kurikulum 2013 yang menitikberatkan pada aspek-aspek perkembangan diri anak salah satunya penekanan pada sosioemosional. Dikembangkannya sosioemosional secara optimal melalui proses pembelajaran dengan menggunakan media berbasis lokal salah satunya yaitu wayang. Penekanan wayang ini bukanlah secara tradional melainkan miniatur yang diaplikasikan seperti pewayangan agar melatih pengendalian diri siswa, mengajarkan pengenalan emosi pada anak, melatih pengelolaan emosi anak, penerapan disiplin dengan konsep empati, mengungkapkan emosi dengan kata-kata, melakukan permainan yang dapat melatih sosial dan emosional anak, dan menanggapi perasaan anak. Hal ini merupakan keterampilan sosial yang harus dikembangkan anak sejak dini. Pembelajaran sejak dini tidak hanya memperkenalkan teknologi canggih namun pemberdayaan budaya pada lingkungan anak pun penting khususnya dalam pembelajaran yang dirancang guru agar ada penanaman kesadaran bahwa anak adalah penerus, pencipta dan investasi masa depan yang perlu dipersiapkan secara optimal.Kata Kunci: Kecerdasan Sosioemosional, Media Wayang, Anak Usia Dini
Optimalisasi Peningkatan Keterampilan Mengajar Mahasiswa Dengan Menerapkan Model Berbasis Masalah dalam Pembelajaran IPS di SD Sundari, Nina; Susilowati, -; Wahyuningsih, Yona
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4577

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa keterampilan mengajar mahasiswa dalam pembelajaran IPS yang disimulasikan di dalam kelas belum terlihat selayaknya seorang guru dengan menampilkan berbagai keterampilan mengajar yang meliputi membuka menutup pelajaran, menjelaskan, bertanya dasar dan lanjut, mengelola gelas, mengadakan variasi, membimbing diskusi dan kelompok kecil. Dari temuan tersebut dapat dirumuskan masalah yakni bagaimana peningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan model berbasis masalah. Penelitian ini pun bertujuan meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan model berbasis masalah. Pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah dilakukan oleh mahasiswa semester 4 di UPI Kampus Cibiru menggunakan metode deskriptif yang diawali dengan penyajian permasalahan diikuti dengan melakukan analisa terhadap informasi sebagai landasan dalam memecahkan permasalahan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, catatan lapangan penampilan mengajar mahasiswa pada tiap pertemuan perkuliahan. Hasil penelitian mengalami peningkatan yakni pada Pembelajaran 1 mahasiswa mampu mengoptimalkan 4 keterampilan mengajar, Pembelajaran 2 mahasiswa mampu mengoptimalkan 5 keterampilan mengajar, dan Pembelajaran 3 keterampilan mengajar dilakukan optimal. Hal ini berdasarkan hasil observasi dan hasil penampilan simulasi mahasiswa.
BIG BOOK SEBAGAI ALAT PENGEMBANG MEDIA LITERACY DALAM KONTEKS BUDAYA LOKAL Wahyuningsih, Yona; Sundari, Nina; Rustini, Tin; Harsono, Nono
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 8, No 2 (2017): November 2017
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena krisis budaya seharusnya diselesaikan Pelestarian Kebudayaan berupa upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan yang dinamis. Tidak hanya masalah global yang menjadi pemicu amnesia budaya melainkan faktor diri individu yang seharusnya sadar dan Action pada kalangan anak sekolah dasar yaitu senang dengan budaya asing seperti perfilman, buku bacaan, makanan dan gaya penampilan sudah menjadi perkembangan era modern saat ini. Bentuk strategi literasi dalam konteks budaya lokal yaitu media literacy sebagai kemampuan untuk mengakses, mengevaluasi dan mengkomunikasikan pesan dalam pelbagai bentuknya. Salah satunya media literacy berupa Big Book yang dibuat untuk bahan bacaan anak sekolah dasar dalam konteks budaya lokal.
PENDIDIKAN BERBASIS AJARAN AGAMA DAN KEBUDAYAAN MASYARAKAT INDONESIA DALAM MENGHADAPI ARUS GLOBALISASI Ghozali, Rifai Al; Wahyuningsih, Yona
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 8, No 2 (2017): November 2017
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era perkembangan jaman yang semakin maju dan berkembang Pendidikan merupakan upaya sadar dan terencana yang dilakukan oleh manusia dalam mengembangkan segala kemampuan, potensi dan skil yang dimiliki oleh setiap individu, dalam pendidikan bukan saja mengembangkan potensi kognitifnya saja melainkan harus didasari dengan keyakinan beragama. Pada hakekatnya semua agama memberikan dasar-dasar nilai kehidupan bagi penganutnya. Agama berisi tentang aturan-aturan Tuhan yang mengatur hubungan manusia dengan Allah swt, pendidikan berbasis agama merupakan upaya inovatif bagi dunia pendidikan yang tidak memisahkan antara agama dan ilmu sains.agama sebagai dasar filosofis dianggap penting dan perlu diberikan terhadap individu yang berkembang menuju pribadi yang lebih baik. Pendidikan Islam berorientasi terhadap pendidikan yang menerapkan paradigma islam menyatukan pristiwa kehidupan dengan Allah swt sebagai satu-satunya sentral pendidik. Kata kunci: implementasi pendidikan islam
EFEKTIFITAS POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI -, Susilowati; Sundari, Nina; Wahyuningsih, Yona
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 6, No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektifitas pola pengasuhan dari orang tua terhadap anak dapat usia dini dilihat dari cara anak berperilaku dalam kehidupannya sehari-hari. Pola asuh orang tua terhadap anak dapat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan sosial anak seperti Pola Asuh Keras (Otoriter), Pola Asuh Lunak (Permisive), dan Pola Asuh Demokratis (Otoritatif). Jika orang tua terlalu authoritarian dalam mendidik anak, maka akan dapat membahayakan bagi perkembangan sosial anak, seperti anak menjadi penakut, pendiam, sulit beradaptasi dengan orang lain, malu mengungkapkan sesuatu, bahkan hal ini akan dapat mematahkan kreativitas serta bakat dan minat yang dimiliki anak. Pola asuh permissive yang hanya membiarkan dan serba pasrah terhadap apa yang dilakukan anak. Sehingga anak akan tumbuh dengan tanpa arah karena tidak adanya bimbingan dari orang tua. Berbeda dengan pola asuh demokratis, selalu mendidik anak dengan hati dan penuh kasih sayang sehingga anak memiliki masa depan yang lebih baik. Maka mendidik anaklah dengan cara-cara yang tepat. Kata kunci: Pola Pengasuhandari orang tua, perkembangan sosial, anak usia dini
PENDIDIKAN KESANTUNAN DI LINGKUNGAN KELUARGA Kalimayatullah, Rifansyah; Wahyuningsih, Yona
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 8, No 2 (2017): November 2017
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua sebagai pelaku pendidikan dan sebagai orang yang pertama yang melakukan transfer pengetahuan melalui bahasa ibu dan bagi orang tua harus memiliki kemampuan pedagogik dalam mendidik seorang anak, Melakukan pendidikan terhadap seorang anak dan membentuk kepribadian anak lingkundan kelurga berperan penting terhadap perkembangan anak. Orang tua sebagai sosok pendidik yang memiliki kemampuan mendidik yang baik tentu memiliki kemampuan bertutur yang baik, santun, halus dan lembut terhadap anaknya. Kemampuan bertutur ini terkait dengan kompetensi komunikasi yang harus dimiliki oleh Orang tua. Tugas utama orang tua tidak hanya memindahkan pengetahuan (transfer of knowledge) saja, tetapi juga memindahkan nilai (transfer of value) kepada anak. Proses pemindahan pengetahuan dan nilai yang dilakukan oleh orang tua akan berhasil apabila dilakukan dengan prinsip yang baik, benar, dan tepat. Salah satu prinsip itu adalah prinsip kesantunan berbahasa. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan tentang realisasi pendidikan karakter kesantunan melalui berbahasa orang tua dalam pendidikan keluarga. Berbahasa yang baik, benar, dan tepatnya dalam kegiatan sehari-hari dalam lingkungan keluarga yang berdampak pada keberhasilan orang tua dalam membentuk perilaku anak, baik pada aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan anak. Dengan demikian, orang tua diharapkan dapat menguasai keterampilan komunikasi dan memahami prinsip kesantunan dalam berbahasa secara baik dan benar. Pembelajaran yang diberikan oleh orang tua di rumah akan bermakna dan menjadi media menanamkan nilai pendidikan kesantunan. Kata kunci: Implementasi Pendidikan Santun 
Rancangan Bigbook Bilingual dalam Konteks Budaya Jawa Barat Yona Wahyuningsih; Nono Harsono; Setyaningsih Setyaningsih
DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2019): VOLUME 2, NUMBER 2, 2019
Publisher : Program Studi PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.994 KB) | DOI: 10.21831/didaktika.v2i2.28100

Abstract

This research is the background of the phenomenon of cultural crisis that should be resolved Cultural Preservation in the form of efforts to protect, develop and utilize a dynamic culture. It is not only the global problem that triggers cultural amnesia but individual self-factors that should be aware of and action among elementary school children that is happy with foreign cultures such as cinema, reading books, food and appearance styles have become the development of the current modern era. This study aims to describe the development, implementation and identify the difficulties faced by students in the development of Big Book as a tool for developing media literacy for elementary school children in the cultural context of West Java. Regional coverage in West Java which is the subject of analysis is Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Karawang, Subang, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Kuningan and Cirebon.
PROFILE PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) OF PRIMARY SCHOOL TEACHER IN SCIENCE TEACHING Yuliariatiningsih, Margaretha Sri; Halimah, Lely; Yanthi, Novi; Wahyuningsih, Yona
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.17481

Abstract

This research is to know pedagogical content knowledge (PCK) of primary schools teacher in science lesson. The research method used survey method. Research subject is determined by purposive sampling technique. Research data were collected by interview technique, questionnaire, test, product assessment, and observation. Data were analyzed by one-way Anova toward civil servant period, certification period, work class, GPA and university origin. The conclusions obtained indicate that the teacher's PCK in teaching science in primary schools depends on the newly-conducted training program such as the Teacher Education and Professional Training (PLPG). There is no correlation between the underlying factors as a teacher and the PCK in significantly teaching science in primary schools. It is recommended that teachers regularly attend training related to the updating of learning materials or related to PCK as the basis of the teaching profession in teaching science through an in service training program.
Implementasi Pembelajaran IPS di SD Kelas Tinggi Berbasis Aplikasi LMS Google Classroom Rustini, Tin; Arifin, Muh Husen; Wahyuningsih, Yona
DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 2 (2021): Didaktika Tauhidi : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/dt.v8i2.4174

Abstract

Timbulnya tantangan dan hambatan praktik pengajaran di tengah pandemi Covid-19 melatari penelitian ini. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui implementasi Pembelajaran IPS di SD Kelas Tinggi berbasis Google Classroom yang menitik beratkan pada pengembangan kemampuan Higher Order Thinking Skills di masa pandemi. Pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analisis digunakan pada penelitian ini. Subjek penelitian yaitu 60 mahasiswa aktif PGSD Kampus UPI di Cibiru. Pengambilan data dilakukan menggunakan teknik observasi pembelajaran, catatan harian peneliti berdasarkan instrumen serta studi pustaka. Uji keabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi. Adapun data dianalisis melalui kegiatan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa penggunaan LMS Google Classroom mampu mendorong pengembangan keterampilan HOTS serta meningkatkan efektivitas perkuliahan. Temuan tersebut menjadi bukti bahwa Google Classroom merupakan platform yang relevan dan efektif pada masa pandemi yang berorientasi pada pengembangan HOTS.